Saya orang Indonesia asli (pribumi)yang sangat tertarik dengan seni
beladiri china. Tapi saya tidak tahu dimana tempat belajar (perguruan)
kungfu di Makassar, terutama TAI CHI. Kalaupun nanti ada saya temukan
perguruannya, apakah mereka mau menerima saya sebagai murid walau bukan
keturunan Tionghoa?
Kalau ada di antara saudara yang tahu alamatnya di Makassar, saya sangat
berterima kasih jika mau memberitahu saya ke kernel_media@yahoo.com
Regards,
pak Irjan,
Taichi berasal dari filosofi Taoisme yg prinsipanya selalu memberi
tidak pernah meminta dan bersikap tanpa pamrih.
Jadi menurut saya mrk pasti akan menerima dgn tangan terbuka.
Taichi skrg ada 2 jenis, 1 utk fight satunya utk kesehatan.
Yg fight jg bisa utk kesehatan tapi gerakannya lebih rumit dan
memerlukan latihan bertahun2 utk bisa melatih kepekaan thdp pukulan
atau serangan.
Kalau kesehatan gerakannya lebih simple tapi diperlukan cara bernafas
yg benar.
Tapi khusus kata2 kunci dan teknik2 fightingnya, ini sdh lari ke mental
guru pelatih.
Jika gurunya mata duitan, semua rahasia utk fighting pasti dibuka tanpa
pandang bulu moral murid2nya.
Kalu gurunya adalah guru yg memegang Wu De atau Moral Pesilat pasti gak
bakalan ngajarin teknik2nya kpd murid2nya yg bermoral jelek.
Banyak cerita "dongeng" mengenai beladiri atau ilmu lainnya , kalau
gurunya selalu menyimpan jurus pamungkas alias gak diajar full
kemurid2nya supaya jaga2 kalau muridnya nanti ngelawan gurunya.
Guru2 yg bijak selalu mencari murid yg tepat dan bermoral baik utk
mewarisi semua kepandaiannya.
Soalnya ada satu keyakinan di guru2 beladiri maupun ilmu2 lain, kalau
gurunya memiliki murid yg bermoral buruk, maka dosa si guru 2 kali
lipat dibanding muridnya.
Moral buruk bukan cuma menjadi penjahat, mata duitan dgn mengobral ilmu
jg dianggap moralnya jg buruk.
Nah kalu di Makasar sih saya gak tau tempatnya dimana.
--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Muhammad Irjan Mas'ud"
<kernel_media@...> wrote:
>
> Saya orang Indonesia asli (pribumi)yang sangat tertarik dengan seni
> beladiri china. Tapi saya tidak tahu dimana tempat belajar
(perguruan)
> kungfu di Makassar, terutama TAI CHI. Kalaupun nanti ada saya temukan
> perguruannya, apakah mereka mau menerima saya sebagai murid walau
bukan
> keturunan Tionghoa?
>
> Kalau ada di antara saudara yang tahu alamatnya di Makassar, saya
sangat
> berterima kasih jika mau memberitahu saya ke kernel_media@...
>
> Regards,
>
With the all-new
Yahoo! Mail Beta
In a message dated 6/5/2007 2:38:42 P.M. Pacific Daylight Time,
FYI :
Tai Chi yang di aplikasi untuk Kungfu Fighting selama ini sudah hampir
setahun di ajarkan secara gratis , diakhir minggu , umumnya kelas tetap di Hari
minggu jam 3 siang , Kadang di lakukan juga pada hari Sabtu. Shifu yang mengajar
adalah Mr. Arnold Chien dari Taiwan member dari Arcadia Chinese Association
, yang menyumbangkan tenaganya secara sukarela kepada organisasi kami ICAA
(Indonesian Chinese American Association) yang berkedudukan di Los Angeles,
Duarte. California.
Kelas KungFu Taichi, Lao Han, dan Barongsay semuanya gratis, dan dilakukan
oleh tenaga kerja yang cukup profesional. Sebenarnya kelas Kung Fu dan
Barongsay sudah berlangsung lebih dari 7 tahun di ICAA. Hanya belakangan ditambahkan
Taichi yang diaplikasi untuk fighting, dan terapi melangsingkan badan dengan
cara pernafasan. Sedangkan Taichi untuk kesehatan telah berlangsung 6 tahun
di ICAA , yang selalu di selenggarakan setiap sabtu pagi muali pukul 8 pagi .
Juga GRATIS, malah termasuk makan pagi bersama Bubur GRATIS pake telor. Mau
apalagi coba....
Alamat : ICAA : 1200E Huntington Dr, Duarte. CA 91010.
semoga bermanfaat.
Dr.Irawan.
Dr.Irawan.
************************************** See what's free at http://www.aol.com.
[Non-text portions of this message have been removed]
Taichi tidak ada secret apa2 semua terbuka. Jikalai ada yg bilang ada secret ini atau itu - ini semua omong kosong dan hanya utk mencari duit atau pelatihnya atau "gurunya' belum cukup pengetahuannya. Memang Taichi asal Wutang dan jadi berdasarkan agama Tao sehingga latihan napasnya juga berlainan dgn yg belajar kuntau Siao Lin. {SiaoLin juga ada latihan ini yg kita kenal sebagai WeitanKung.
Basic dari gerakan Taichi adalah slow and constant movements of your whole body. Kalau bisa kuntau boleh pakai gerakan kuntau utk ini kalau kurang atau tidak pernah belajar gerakan gymnastik apapun juga dpt dipakai asal jangan bergerak terlalu cepat. Semua gerakan harus dlm slow motion dan tidak boleh berhenti. Ini utk menjalurkan hawa chi yg menurut theory mulai berjalan dibadan, Sedapatnya seluruh badan bergerak.
Jikalau ingin mencapai tingkatan lebih mendalam memang harus memakai guru yg betul2 mengerti theorynya. Disini jikalau latihannya betul setelah kira2 setengah tahun memang dpt merasa ada anget2 dibagian tantien. Nah disinilah letaknya kesulitan utk berlatih - sebab harus diberi tahu atau diberi rasa apa itu hawa chi. Biasanya saya selalu kasih demo dahulu perasaan hawa chi melalui telapak tangan. Hawa chi kalau jadi harus terasa seperti air hanget atau badan dgn demam - 37-38C atau 100F Hawa ini dapat dirasa tanpa disentuh dan keluar melalui telapak tangan ke bagian badan penerima,
Dengan mengetahui hawa ini maka latihan akan lebih mudah.- sebab mengerti apa yg harus dicari atau dirasa. Hawa panas atau anget ini terasa mula2 tidak terasa terlalu jelasa - apalagi jikalau bukan berpakaian celana kuntau pd umumnya [semacem kain pyama] Kalau mau percaya memang harus menghadap timur - tetapi utk saya tidak terbukti.
Setelah jadi nanti chi dapat kita jalurkan keseluruh bagian badan kita.
Andreas
Try the all-new
Yahoo! Mail Beta
>
> drirawan@... wrote:
>
> In a message dated 6/5/2007 2:38:42 P.M. Pacific Daylight Time,
> ardian_c@... writes:
>
> --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Muhammad Irjan Mas'ud"
> <kernel_media@> wrote:
Tapi saya tidak tahu dimana tempat belajar
********
Adakah kumpulan Tai Chi di Semarang?
Bagaimana bisa bergabung dan belajar dari awal?
Kusnady Dharmawan
Host a free online
conference on IM.
Yang dijelaskan oleh Oom Andreas kelihatannya adalah Taiji Qigong (ejaan lama: Taichi Chikung). Yaitu latihan untuk melatih Qi (Chi) melalui metode Taiji (terlihat dari gerakan/jurus taiji).
Sedangkan yang ditanyakan oleh sdr Muhammad Irjan Mas'ud adalah Taijiquan (ejaan lama: Taichi Chuan, Hokkian: Thai Kek Kun) yakni Taiji untuk beladiri.
Taijiquan termasuk kelompok neijia (beladiri aliran dalam), bersama dengan Baguazhang (Hokkian: Pat Kua Ciang), Xingyiquan (ejaan lama: Hsing Yi Chuan), dan Aikido (mandarin: Heqidao). Perbedaan waijia (aliran luar) dengan neijia adalah: pada aliran luar serangan yang datang ditangkis dengan benturan, sementara aliran dalam tidak melakukan benturan.
Saya termasuk orang yang percaya bahwa Taijiquan berasal dari keluarga Chen di Chenjiagou di Henan. Karena dari seluruh aliran utama Taijiquan yang ada saat ini (Chen, Yang, Sun, Wu, dan Wuu) semuanya berasal dari Chenjiagou.
Orang yang pertama menulis Taijiquan yang dihubungkan dengan teori Taoisme adalah Sun Lutang, pencipta Taiji aliran Sun. Dia juga seorang ahli Baguazhang dan Xingyiquan.
Banyak orang yang menganggap Taijiquan hanya 'senam kesehatan untuk manula'. Mungkin hal ini disebabkan karena di Indonesia Taijiquan yang populer adalah Taijiquan "jurus". Selain berlatih jurus, latihan utama Taijiquan adalah tuishou, yang terdiri dari 4 gerakan dasar: peng, lv, ji, an ditambah 4 gerakan tambahan: cai, lie, zhou, kao.
Maksud latihan tuishou adalah melatih 'perasaan' agar bisa merasakan perubahan tenaga lawan, dan bagaimana kita bereaksi terhadap perubahan tenaga tsb.
Untuk belajar Taiji tidak ada syarat harus dari suku/etnis tertentu. Yang jadi masalah adalah: sulit untuk menemukan guru yang baik (benar menguasai dan bisa mengajar).
salam,
KH
.
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! FareChase.
[Non-text portions of this message have been removed]
----- Original Message -----
From: King Hian
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Sent: Friday, June 08, 2007 11:57 PM
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: KUNGFU TAI CHI
> Saya termasuk orang yang percaya bahwa Taijiquan berasal dari keluarga
> Chen di Chenjiagou di Henan. Karena dari seluruh aliran utama Taijiquan
> yang ada saat ini (Chen, Yang, Sun, Wu, dan Wuu) semuanya berasal dari
> Chenjiagou.
-----------------------------------
Jadi Thay Kek Kun bukan berasal dari dari Bu Tong Pay / Thio Sam Hong ya?
Atau dari Thio sian-jin itu cuma legendanya saja, dan yang betulnya dari Tan
couwsu tsb?
Wasalam.
Memang kalau Taichikuan adalah latihan yg dipakai utk bela diri - pernah lihat videonya melalui CCTV - dimana latihan ini dipertunjukan sebagai latihan aliran dari Wutang Temple [ kaga tahu dimana]
Tetapi in principle semua latihan kuntau dgn jurus2nya kurang lebih sama hanya perbedaannya dpt kita lihat didalam cara pemakaian ilmu tsb. System latihan yg kita ketemukan diJapan melalui macem2 karate ,Aikido, Jujitsu atau juga Sumo training selalu adalah applied - jadi langsung dpt dipakai. Principe dari latihan kuntau dari China adalah berdasarkan latihan basis yg harus kuat dan kemudian melatih pemakaiannya. Karena itu kuntau latihan a'la China - biasanya besi harus kuat dan tenaga chi harus bagus etc yg menurut system latihan jaman sekarang dianggap waste of time. [menurut paman saya dulu kalau latihan - pelatih memaksa kita berdiri dlm posisi besi utk berjam2]
Jangan lupa latihan beladiri diJapan dan diPRC adalah - level university/college - dari bagian departemen olahraga. Disinilah letaknya kelemahan ilmu2 yg diketemukan diIndonesia.
Didalam pemakaian ilmu ini ada 2 principle Jikalau diserang - kita terima serangan tsb dgn badan atau kita elakkan - tidak terima. Didalam pertarungan biasanya lebih dari separoh dari serangan biasanya kita harus terima. Karena itu didalam system Japan kita dilatih utk menangkis serangan dgn kekerasan kembali ----system Karate/Taekwando. - ini harus menjadi natura badan dan pemikiran kita.
Aikido memang mencoba menerimanya dgn system imyang - tetapi didalam praktek sulit kita ketemukan - sama dgn system pertarungan judo atau sumo. Disini biasanya sudah ada body contact dan tidak ada pukul memukul lagi tetapi saling wrestle satu sama lain. Bah daerah - piting memiting. Jikalau sudah ada bodycontact yg badannya lebih ringan selalu akan kalah.
Dgn mendapat pengertian diatas sekarang kita kembali kedalam Taychikuan atau kuntau pd umumnya. Didalam theori pemakaian ada macem2 pendapat. Saya hanya akan bicarakan pendapat saya pribadi.
Seharusnya jikalau sudah memakai ilmu - didalam daily routine - kompetisie kita harus memakai semua teknik yg kalian kenal dari latihan2 jepang dan latihan kuntau
Biasanya jikalau didalam latihan kuntau kita sering juga menerima pukulan2 atau tendangan dari lawan.[Ini diIndonesia tidak ada system yg mengajar] Pelindungannya adalah dgn chi kita, cara menerima pukulan/tendangan, dan dgn kegesitan kita. Jaman sekarang pelatih2 sering memberikan sparring dimana kita dilatih menerima pukulan [jadi badan kita dijadikan bantal pemukul.] -- [ini harus dipertunjukan oleh pelatih jangan main sembarangan mencoba, sebab bisa luka parah]
Disinilah Taichikuan memang unggul. Badan sudah secara natura [berdasarkan latihan chikungnya] tahu kapan harus menerima dan memukul balik atau menerima dan menghilang. Latihan jurus dari Taichi umumnya adalah menerima dan menghilang dan sewaktu menghilang memukul. [kurang lebih cara aikido.]
Didalam aliran SiaoLin memang teknik dari Patkua juga sering dipakai didalam pemakaian teknik ini - dimana posisi badan kita dipergunakan untuk melindungi diri kita sendiri. Didalam ilmu latihan patkua yg penting adalah besi2 kita dimana dgn memakai teknik ini kita menang posisi - [Patkua - badan kita bergerak dgn sudut 45 derajat] Disini juga latihan chi penting agar kita dpt menerima pukulan2 dan menangkis pukulan2. Didalam ilmu ini kita juga akan langsung tahu apakah pukulan tsb berbahaya atau tidak - hanya dgn merasakan posisi lawan. Beda antara kedua kapan pemakaiannya Taichi kalau sudah diserang Pakua sebelum diserang. = Saya tidak mahir dlm Taychikuan atau chiqongnya sebab tidak mempergunakannya. Pengetahuan saya berdasarkan hanya berbasis aliran SiaoLin dgn chikung dan patkuanya.
Harap yg membaca tidak jadi bingung - tetapi jikalau ada diantara kalian ingin belajar ilmu bela diri secara mendalam mungkin tulisan saya akan berguna sedikit. Tetapi kalau ingin belajar secara mendalam memang harus belajar dinegara asal [ Japan, Korea atau China.] Untuk mendapat basis - aliran manapun dan darimanapun sama - dan hasil berhasilnya tergantung dari pelatihnya. Ilmu kuntau adalah seperti belajar berenang - utk mendapat teknik bernangnya sulit sekali tetapi begitu dapat natura dari badan akan mengambil alih - Ini 100% sama dgn ilmu bela diri. Bedanya kita dgn ahli2 yg hidupnya dari ilmu bela diri kita mencari penghidupan secara jalan lain dan ilmu beladiri adalah semacem hobby. Meskipun kita sudah cukup berhasil kita didalam pertarungan pasti akan kalah melawan mereka yg hidupnya 100% dari ini. Kita sebagai awam hanya dpt menikmati macem2 aliran dan dpt menikmatinya seperti melihat opera Beijing - sulit dimengerti oleh outsider tetapi indah utk insider.
Andreas
Send up to 1GB of
files in an IM.
encoding utf-8
Aliran Neijiaquan (lue ka kun) 内家拳 sering dihubungkan dengan Wudang (Butong) æ¦å½“ karena 'sedikit kesalahan'.
Istilah Neijiaquan (aliran dalam) untuk menyebut aliran2 Baguazhang, Taijiquan dan Xingyiquan pertama kali dipakai pada tahun 1894, ketika 4 orang: Cheng Tinghua 程åºå Ž (guru Baguazhang), Liu Dekuan 刘德宽 (guru Taijiquan), Li Cunyi æ Žå˜ä¹‰ dan Liu Weixiang 刘纬祥 (guru Xingyiquan) membentuk Neijiaquan. Yakni kelompok persaudaraan untuk menjalin kerjasama, di mana murid mereka dapat saling belajar antar aliran (bagua, taiji, dan xingyi) sebagai satu keluarga (jia: keluarga).
Belakangan baru diketahui bahwa istilah 'neijiaquan' sudah dipakai oleh orang lain, sehingga mereka mengubahnya menjadi 'neigongquan' (lue kang kun) 内功拳. Namun pergantian nama ini terlambat, istilah neijiaquan sudah terlanjur dikenal orang.
Istilah 'neijiaquan' yang lebih dulu ada, adalah satu aliran kungfu pada dinasti Ming dengan gurunya: Sun Shisan å™å 三. Catatan tertulis pertama tentang neijiaquan ini berasal di akhir dinasti Ming, ketika Huang Baijia 黄白家 (seorang ahli neijiaquan) menulis buku berjudul Neijiaquan, untuk mengenang gurunya: Wang Zhengnan çŽ‹å¾ å —. Huang Baijia dibantu oleh ayahnya Huang Zongxi 黄宗羲 (seorang skolar) menulis buku ini. Dalam buku ini, dikatakan bahwa Neijiaquan berasal dari Zhang Sanfeng å¼ ä¸‰ä¸° (Tnio Samhong) dari Wudangshan æ¦å½“å±± (Butong san). Tidak ada silsilah yang jelas antara Zhang Sanfeng dengan Wang Zhengnan. Neijiaquan versi Wang Zhengnan ini tidak sama dengan Neijiaquan yang terdiri dari Taijiquan, Xingyiquan, dan Baguazhang. Diantara 3 aliran ini, hanya Baguazhang yang didirikan oleh seorang Taois: Dong Haichuan è‘£æµ·å· (1797-1882).
Ketika Cheng Tinghua dkk membentuk kelompok neijiaquan yang terdiri dari baguazhang, taijiquan, xingyiquan. Banyak orang salah mengira bahwa neijiaquan ini berhubungan dengan niejiaquan dari Wang Zhennan. Sehingga baguazhang, taijiquan, dan xingyiquan juga dianggap berasal dari Zhang Sanfeng. Kesalahan ini ditambah dengan 'kesalahan' yang dilakukan oleh Akademi Wushu Pusat Nanjing å —äº¬ä¸å¤®å›½æœ¯é¦† pada tahun 1928 yang mengelompokkan taijiquan, baguazhang dan xingyiquan sebagai "kungfu Wudang", untuk membedakannya dengan "kungfu Shaolin".
Di buku2 sekarang yang ditulis oleh banyak peneliti sejarah wushu, dikatakan bahwa Taijiquan berasal dari keluarga Chen di Henan, di mana berdasarkan bukti yang ada, taijiquan 'baru' ada pada akhir dinasti Ming.
Orang yang pertama kali menulis buku tentang Neijiaquan (Taijiquan, Xingyiquan dan Baguazhang) dan dihubungkan dengan filosofi Tao adalah Sun Lutang å™ç¦„å ‚ (1861-1932). Ketika Taijiquan, Xingyiquan dan Baguazhang berjaya di akhir dinasti Qing, umumnya orang yang menguasai ilmu ini adalah para petani yang 'kurang terpelajar' dalam bidang sastra. Sun Lutang merupakan satu hal yang jarang dijumpai, seorang terpelajar dalam kitab klasik, yang juga ahli kungfu. Atas saran guru baguazhang nya: Cheng Tinghua, Sun Lutang mempelajari filosofi Tao ke Emeishan (gunung Gobi) dan wudangshan (gunung Butong). Kemudian Sun menulis buku tentang Xingyiquan, Baguazhang, Taijiquan, yang dibahas sesuai dengan filosofi Tao: Xingyiquan Xue (Pelajaran Kungfu Xingyi), Baguaquan Xue (Pelajaran Kungfu Patkua), Taijiquan Xue (Pelajaran Kungfu Taiji), Baguajian Xue (Pelajaran Pedang Patkua), dan Quanyi Shuzhen (Penjelasan Intisari Kungfu). Ada satu buku tentang Tombak Xingyi, yang sedang ditulis
dan belum diselesaikannya.
Pada tahun 1921 Sun Lutang, ditantang oleh Sakagaki (petarung dari Masyarakat Bushido Jepang) yang diutus Kaisar Jepang. Sakagaki berkata bahwa Sun Lutang mengajar kelembutan bisa mengalahkan kekerasan, dan ia sebagai orang yang keras (tinggi besar dan kuat) akan mencoba bagaimana orang yang lembut (Sun Lutang adalah orang yang kurus, dengan tinggi badan 167 cm), dapat mengalahkan dirinya.
Sun Lutang bertanya pertarungan bagaimana yang dikehendaki oleh Sakagaki. Sakagaki mengatakan ia akan mengunci Sun Lutang, dan menurutnya Sun Lutang tidak akan berhasil terlepas dari kunciannya, bahkan Sakagaki mengatakan akan mematahkan tangan Sun Lutang. Kemudian Sun Lutang mempersilahkan Sakagaki mengunci lengannya, ternyata Sun Lutang dengan mengunakan langkah kaki dan bisa melepaskan lengannya dengan mudah.
Sakagaki meminta agar Sun mencoba sekali lagi tekniknya, tanpa menggunakan kakinya. Sun Lutang berbaring dan mempersilahkan murid2 Sakagaki untuk memegangi kakinya. Sakagaki mengunci Sun Lutang, sementara penerjemah diminta untuk menghitung 1 sampai 3. Dihitungan ketiga, Sun Lutang menekan perut Sakagaki, ketika kunciannya terlepas dan ia memukul beberapa titik di tubuh Sakagaki dan mendorongnya hingga terlempar dan akhirnya jatuh tertimpa sebuah lemari buku.
Sun Lutang mempersilakan Sakagaki untuk mencoba lagi teknik yang lain, tetapi Sakagaki menolak dan mengaku kalah.
salam,
KH
Akhmad Bukhari Saleh <absaleh@indo.net.id> wrote:
----- Original Message -----
From: King Hian
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Sent: Friday, June 08, 2007 11:57 PM
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: KUNGFU TAI CHI
> Saya termasuk orang yang percaya bahwa Taijiquan berasal dari keluarga
> Chen di Chenjiagou di Henan. Karena dari seluruh aliran utama Taijiquan
> yang ada saat ini (Chen, Yang, Sun, Wu, dan Wuu) semuanya berasal dari
> Chenjiagou.
-----------------------------------
Jadi Thay Kek Kun bukan berasal dari dari Bu Tong Pay / Thio Sam Hong ya?
Atau dari Thio sian-jin itu cuma legendanya saja, dan yang betulnya dari Tan
couwsu tsb?
Wasalam.
__._,_._
.
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel.
[Non-text portions of this message have been removed]
tambahan koment
--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, King Hian <king_hian@...>
wrote:
>
> encoding utf-8
>
> Aliran Neijiaquan (lue ka kun) 内家拳 sering dihubungkan dengan
Wudang (Butong) æ¦å½" karena 'sedikit kesalahan'.
>
Bener itu ada kesalahan. Contohnya banyak yg tunjuk gunung Wudang
sbg pusat beladiri Tao tapi lupa ada gunung yg lebih tua lagi yaitu
Qingcheng shan sbg tempat beladiri aliran Tao.
Lv Siniang jebolan aliran Qingcheng.
> Istilah Neijiaquan (aliran dalam) untuk menyebut aliran2
Baguazhang, Taijiquan dan Xingyiquan pertama kali dipakai pada tahun
1894, ketika 4 orang: Cheng Tinghua 程åºå Ž (guru Baguazhang), Liu
Dekuan 刘德宽 (guru Taijiquan), Li Cunyi æ Žå˜ä¹‰ dan Liu Weixiang 刘纬祥
(guru Xingyiquan) membentuk Neijiaquan. Yakni kelompok persaudaraan
untuk menjalin kerjasama, di mana murid mereka dapat saling belajar
antar aliran (bagua, taiji, dan xingyi) sebagai satu keluarga (jia:
keluarga).
> Belakangan baru diketahui bahwa istilah 'neijiaquan' sudah
dipakai oleh orang lain, sehingga mereka mengubahnya
menjadi 'neigongquan' (lue kang kun) 内功拳. Namun pergantian nama
ini terlambat, istilah neijiaquan sudah terlanjur dikenal orang.
>
Beladiri aliran Tao lebih mengarah lembut krn dalam kitab DaoDe Jing
ada tulisan "Lembut mengalahkan keras" / yi rou zhi gang.
Ini yg menjadi dasar beladiri aliran Tao, walau gak semuanya.
Contohnya Baji quan yg keras.
Kuncian jurus Bagua dan Taiji lebih didasari filsafat Tao.
> Istilah 'neijiaquan' yang lebih dulu ada, adalah satu aliran
kungfu pada dinasti Ming dengan gurunya: Sun Shisan å™å 三. Catatan
tertulis pertama tentang neijiaquan ini berasal di akhir dinasti
Ming, ketika Huang Baijia 黄白家 (seorang ahli neijiaquan) menulis
buku berjudul Neijiaquan, untuk mengenang gurunya: Wang Zhengnan 王å¾
å —. Huang Baijia dibantu oleh ayahnya Huang Zongxi 黄宗羲 (seorang
skolar) menulis buku ini. Dalam buku ini, dikatakan bahwa Neijiaquan
berasal dari Zhang Sanfeng å¼ ä¸‰ä¸° (Tnio Samhong) dari Wudangshan æ¦å½"
å±± (Butong san). Tidak ada silsilah yang jelas antara Zhang Sanfeng
dengan Wang Zhengnan. Neijiaquan versi Wang Zhengnan ini tidak sama
dengan Neijiaquan yang terdiri dari Taijiquan, Xingyiquan, dan
Baguazhang. Diantara 3 aliran ini, hanya Baguazhang yang didirikan
oleh seorang Taois: Dong Haichuan è`£æµ·å· (1797-1882).
>
Huang Zongxi membuat blunder dan salah kaprah besar yg sekarang
menimpa banyak org termasuk pengarang silat terkenal Jin Yong.
Zhang Sanfeng tidak pernah tinggal di Shaolin dan menjadi samanera
disana apalagi dilatih oleh bhiksu Jue Yuan.
Memang bhiksu Jue Yuan terkenal sebagai ahli beladiri dan sering
mengundang ahli beladiri aliran lain bersilaturahmi dan menjalin
persahabatan diantara pesilat2 di dunia Kang Auw.
Zhang Sanfeng adalah murid aliran Quanzhen.
Silsilah murid keturunan Zhang Sanfeng antara lain Qiu Xuanqing,
selain 7 org murid yg disebut2 7 pendekar Wudang oleh Jin Yong. Tapi
ke 7 org itu bukan pendekar silat dari Wudang seperti dalam cerita
To Liong To. Sama jg seperti seperti aliran kuburan tua atau ko bok
pai di Sin Tiaw Hiap Lu, aliran Ko Bok Pai itu tdk ada, jg tdk ada
Siao Liong Li. Semua tambahan.
Murid keturunan Zhang Sanfeng masih ada di gunung Wudang dan
sebenarnya tidak ada aliran Wudang atau Wudang pai disana, kalau ada
jg itu utk konsumsi turis.
Mayoritas aliran Sanfeng pai, Jingming pai dan Quanzhen Longmen pai
yg ada di gunung Wudang. Belum lama ini ada org yg mengaku sebagai
pewaris Longmen di gunung Wudang dan menggelar pertunjukkan beladiri
Formasi 7 Bintang yg lenyap. Tapi bbrp source meragukannya.
Para Taoshi yg beraliran Quanzhen terutama Longmen memiliki jurus
Taiji tersendiri yg dikenal dgn sebutan Xuanmen Taiji yg terdiri
dari 13 jurus.
Guru Zhang SongXi itu Sun Shishan yg murid keturunan Zhang Sanfeng.
Tang Hao dan Gu Liuxing pada tahun 1930an yg menulis bahwa ilmu
Taiji berasal dari keluarga Chen dan tulisan itu dimasukkan kedalam
ensiklopedia Zhongguo bagian olahraga, Taiji.
Kemudian Gu Liuxing bersama Shen Jiazhen membuat buku "Taiji quan
shu" dalam pengantarnya dikatakan bahwa ilmu Taiji berasal dari
keluarga Chen. Ini kemudian diambil oleh Chen jiagou sebagai alasan
bahwa Chen Wanting adalah pencipta ilmu Taiji.
Thn 1984, Gu Liuxing sdh mengakui kesalahan itu dalam "majalah
Olahraga".
Dalam tulisan Chen Changxing, ditulis gurunya adalah Jiang Fa, jg
Yang Chengfu menulis bahwa tinju Taiji keluarga Yang berasal dari
Chen Changxing dan diwariskan kepada Yang Luchan, dan disebutkan
bahwa Chen Changxing mempelajari Taiji dari Jiang Fa.
Chen Changxing sendiri sering menyembahyangi kuburan Jiang Fa
sebagai wujud penghormatan dari murid kepada guru.
Wu Tunan, murid Yang Shaohou, kakak Yang Chengfu, menyelidiki tinju
Taiji langsung ke Wudang dan pada pertemuan para pesilat di Beijing
tahun 50 mengatakan bahwa tinju Taiji yg dipelajari dari keluarga
Chen mengandung unsur tinju meriam berbeda dgn Taiji di Wudang yg
mengandung unsur Taoisme yg kental.
Keturunan Yang Luchan yaitu Yang Chengfu berkali2 menyembahyangi
kuburan Chen Changxing dan juga ke aula Zhang Sanfeng di Bai Yunguan.
Berdasarkan data sejarah, Wang Zhongyue memang ada orangnya dan
diperkirakan mempelajari Taiji kemudian mengajarkan kepada keluarga
Chen.
Sebelum Chen Changxing, banyak yg beranggapan keluarga Chen atau
Chen jiagou menguasai ilmu yg berbeda yaitu Taizhu Hongquan.
Tapi dari Zhang Sanfeng ke Wang Zhongyue memang tdk ada catatannya.
Memang sih perdebatan siapa yg menciptakan jurus Taiji sampai
sekarang jadi bahan seru, tapi yg jelas siapa itu yg ciptakan taiji
pasti menguasai Yijing dan filsafat Tao yg mendalam serta menguasai
teknik2 daoyin.
Bicara siapa pencipta jadi ingat tinju Baji, penciptanya tdk jelas
tapi semua mengakui tinju baji diajar dari seorang daoshi/tosu yg
bermarga Lai. Dari tosu marga Lai menyebar hingga ke suku Hui. Dan
semuanya termasuk suku Hui mengakui tinju Baji berasal dari tosu yg
tdk dikenal bernama Lai.
Ardian
You're invited to try
the all-new Mail Beta.
Chat over IM with
group members.
Di gunung Wudang tepatnya di Taizi bo, ada satu perguruan yg namanya
Sanfeng wushu guan, tepatnya adalah Taoism aliran Sanfeng.
Guru besar disana namanya Yu Quande.
Taiji mengenal cara mementahkan kekuatan lawan, seolah2 diterima
tapi tdk dpt disebut menerima pukulan.
Ardian
--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, ANDREAS MIHARDJA
Chat over IM with
group members.