DIREKTORI PISUHAN KHAS JAWA
* Anjing, adalah hewan yang sering dimanusiakan ketika seseorang kesal
terhadap orang lain. Kata ini bisa menimbulkan suatu pembunuhan jika
diucapkan kepada orang yang salah.
* Anjrit, plesetan dari Anjing.
* Anjroot, plesetan dari Anjrit, benar-benar murni turunan. Tidak boleh
diartikan sebagai Anjing gembrot.
* Asem, adalah pisuhan yang sering dijumpai pada penggemar buah-buahan.
Bahasa Latin dari kata ini adalah Tamarindus indica.
* Asyeng, kata pisuhan ini maknanya agak rancu. Dicurigai sebagai anak
haram dari kata pisuhan Asu dan Asem.
* Asu, berarti Anjing, segawon, dan sebangsa gukguk lainnya.
B
* Babi, adalah hewan haram yang bisa diucapkan selain Anjing.
* Badak, adalah hewan bercula yang dilindungi oleh UU. Merupakan variasi
pisuhan selain Anjing dan Babi.
* Bajigur, adalah minuman hangat khas Jawa Barat. Kata ini menjadi
pisuhan yang sangat Jogja sekali. Merupakan eufemisme dari kata pisuhan
Bajingan.
* Bajindal, turunan dari Bajirut namun lebih alus.
* Bajirut, turunan dari Bajingan yang juga lebih halus.
* Bajingpret, turunan dari Bajingan + kopet
* BangJiman Ngangsu, bentuk halus dari ... ah pasti tau lah
C
* Cangkemmu, bahasa halus dari Cocote.
* Cangkirmu, adalah sebuah alat untuk minum. Merupakan penghalus dari
kata Cangkemmu.
* Cocote, berarti mulutmu. Ini pernah diucapkan Anangku dalam sebuah
sabda.
* Cobrote, Cocote ala cah Solo.
* Congore, Ungkapan paling kasar dari pisuhan berawalan C ini.
D
* Dancuk, pisuhan khas Jawa Timur.
* Dapurmu, berarti, Raimu, Rupamu, Mukamu.
G
* Gentho, makna aselinya adalah Maling.
H
* Hajinguk, turunan lain dari pisuhan Bajigur namun lebih kasar.
* Hajingseng, integral dari pisuhan Hajinguk
* Hamster, Binatang lucu mirip tikus. Cocok bagi pemisuh yang ingin
tetap kelihatan imut.
* Huasyu, merupakan modifikasi dari Asu. Biasa dipakai secara tak
sengaja saat bersin.
J
* Jamput, adalah modifikasi dari Jancuk.
* Jancuk, adalah hasil modifikasi dari Dancuk. Dikenal luas dalam
masyarakat Jawa Timur.
* Jindal, kependekan dari Bajindal.
* Jinguk, kependekan dari Hajinguk.
K
* Kampret, merujuk kepada hewan nocturnal seperti kelelawar. Mengucapkan
pisuhan ini mungkin bisa disamakan dengan mengucapkan Batman!.
* Kemplu, biasanya dipasangkan dengan Kere. Bisa berarti bodoh atau
tolol.
* Keple , Sebutan untuk mereka yang menjadi selimut malam.
* Kere, mengatai si obyek pisuhan sebagai orang miskin.
* Kewan, artinya kamu seperti binatang.
M
* Matamu, berarti mata dan alat indera penglihatan. Diucapkan kepada
orang tolol yang ndak punya mata dan tidak bermaksud menyinggung
teman-teman yang tuna netra. Kata ini merupakan cikal bakal merk Dagadu,
suvenir khas Jogja.
* Matane, bentuk lain dari Matamu.
* Modar, berarti seperti bilang Mampus!.
* Modyaaar, Sama seperti Modar, cuman lebih mantep.
* Munyuk, berarti monyet atau hewan primata lainnya.
L
* Lonthe, sebutan untuk mereka yang suka menjajakan kehangatan dan
keenakan sesaat yang melenakan.
N
* Ndasmu, berarti kepalamu.
* Nggatheli, memuakkan, menyebalkan, menjengkelkan.
* Ndloghok, artinya kurang tau ane gan
O
* Oasui, turunan kesekian dari asu
P
* Pabu, Versi Dagadu dari Asu.
* Pekok, berarti tolol.
* Pethuk, masih berarti tolol.
R
* Raimu, berarti Mukamu.
S
* Sontoloyo, makna aselinya adalah gembala bebek. Entah kenapa eh kenapa
kemudian menjadi pisuhan tingkat tinggi sungguh sejarah tentang kata
pisuhan ini sudah kabur. Pokoknya ini termasuk pisuhan.
* Simbahmu koprol, pisuhan yang ibarat kata: bagai pungguk merindukan
bulan, karena sampai kapanpun sepertinya seorang simbah-simbah tidak
akan mampu koprol. Variasi dari kata ini bisa Simbahmu salto, Simbahmu
jumping, Simbahmu {silakan isi dengan olah raga ekstrim yang anda suka}.
* Semprul, jenis pisuhan yang disinyalir mampu menimbulkan hujan lokal.
* Saciladh, Adalah versi dagadu dari bajingan
W
* Wasyu, bentuk lain dari Asu.
* Wasew, logat Inggris dari Wasyu.
* Wedhus, pisuhan binatang halal, yang artinya obyek terpisuh menyerupai
kambing, baik dari segi fisik maupun aromatik.
* Wedhus Griwo, gelar tambahan untuk "wedhus", yang saya sendiri juga
gak tau artinya.
DISCLAIMER:
This Message is confidential; it contents does not constitute a commitment by PT. INDONESIA POWER, except where provided for in a written agreement between you and PT.INDONESIA POWER. Any unauthorized disclosure, use or dissemination of the content, either whole or partial, is strictly prohibited. If you are not the intended recipient of the message or you have received this electronic transmission in error, please notify or contact the sender immediately.
PT. INDONESIA POWER is subsidiary of PT. PLN PERSERO which operates in power generating business. Through its 130 power plants, with a total capacity of 8,872 MW, PT.INDONESIA POWER has contributed significantly to the Java Bali interconnection system electricity supply. PT.INDONESIA POWER operates through its eight generating Business Unit (GBU) : Suralaya, Priok, Saguling, Kamojang, Mrica, Semarang, Perak Grati, Bali and one maintenance Services business unit (MSBU).
Scanned by IronPort Email Security Gateway