Download Ebook Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja

0 views
Skip to first unread message

Zebedeo Konig

unread,
Aug 3, 2024, 4:11:41 PM8/3/24
to biosopywer

Dalam kehidupan anak terdapat dua proses yang beroperasi secara kontinu, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Kedua proses tersebut berlangsung secara interdependen atau saling bergantung satu sama lain. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif, yaitu peningkatan ukuran dan struktur tubuh. Sebaliknya, perkembangan berkaitan dengan perubahan kualitatif dan kuantitatif, yaitu deretan progresif dari perubahan yang teratur dan koheren (saling berkaitan).

Hal ini menunjukkan adanya hubungan nyata antara perubahan yang terjadi dan perubahan yang telah didahului atau yang akan mengikutinya. Tahapan perkembangan anak yang dikemukakan para ahli berbeda-beda, tetapi tidak saling bertetangan karena setiap tahapa tersebut bertitik tolak pada perbedaan budaya dari tiap-tiap teori. Umumnya, tahapan perkembangan anak dibagi 4, yiatu masa bayi neonatal (0-2 minggu), masa bayi (2 minggu- 2 tahun), awal masa kanak-kanak (2-6 tahun) dan akhir masa kanak-kanak (6-13 tahun).

Hal ini dikarenakan remaja berada dibawah tekanan sosial dan menghadapi kondisi baru, yang tidak ia persiapkan sejak masa anak-anak. Ketidakstabilan emosi juga disebabkan dampak dari usaha penyesuaian diri pada pola perilku baru dan harapan sosia baru, misalnya masalah percintaan.

Keunggulan dari buku Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja ini sangat menarik karena pokok bahasan pada buku ini cukup banyak dan bervariasi sehingga cukup jadi acuan dan referensi untuk belajar. Namun di dalam buku kurang adanya gambar untuk mendukung isi dari materi dalam buku ini.

Artikel ini merupakan hasil kajian kepustakaan terhadap pola komunikasi orang tua dalam perkembangan psikologi pada anak usia remaja. Data primer dan sekunder diperoleh dari buku-buku dan artikel jurnal yang ditulis para pakar dalam bidangnya yang selanjutnya dibahas secara seksama terkait fokus yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang harus dibangun dalam perkembangan psikologi anak remaja, yaitu dengan berkomunikasi menggunakan bahasa yang mereka pahami, menjalin hubungan internal dasar yang baik, menunjukkan sikap positif terhadap anak dengan ucapan yang santun maupun perbuatan, menunjukkan sikap menghargai kepadanya, menjaga kekurangan yang dimilikinya dengan tidak mengumbar-umbar kekurangan tersebut, jangan memvonis kesalahan mereka, memperlakukan anak dengan penuh kasih dan cinta, menunjukkan sikap pengertian yang mendalam, baru kemudian dapat menyampaikan nasehat-nasehat, dan menyediakan waktu luang yang lebih banyak untuk si anak.

Psikologi sebagai sebuah disiplin ilmu sangat dibutuhkan oleh dunia pendidikan. Psikologi pendidikan dapat dikatakan sebagai penunjang untuk pengembangan potensi manusia melalui belajar dan pembelajaran. Hal tersebut sesuai dengan salah satu tujuan pembelajaran, yaitu untuk mengoptimalkan perkembangan anak secara menyeluruh. Sehubungan dengan hal di atas, maka buku Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini (Raudhatul Athfal) ini diterbitkan. Dalam buk ini dibahas secara lengkap mulai dari orientasi pembelajaran, psikologi dan cabang-cabangnya, psikologi perkembangan, metode psikologi perkembangan, aliran-aliran perkembangan, teori-teori perkembangan sampai dengan faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan serta implikasi perkembangan dan pertumbuhan dalam proses pendidikan anak usia dini. Selain itu, dalam buku ini juga dibahas secara lengkap tentang perkembangan anak, mulai dari perkembangan prenatal dan kelahiran sampai dengan perkembangan masa akhir anak-anak.

Kebutuhan masyarakat akan pengetahuan mengenai ciri ke berhasilan dan kegagalan pada setiap fase perkembangan dan cara mengoptimalkan perkembangan pada tiap-tiap fase terjawab dengan sebuah buku yang membahas perkembangan secara komprehensif. Tidak hanya komprehensif dalam aspek perkembangan yang dibahas tapi juga dari juga komprehensif dari rentang masa perkembangan yang dibahas. Buku ini membahas tidak hanya perkembangan untuk bayi, anak, remaja, dan dewasa tapi juga perkembangan pada usia lanjut. Buku ini sebagai sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pengetahuan tentang perkembangan manusia secara lengkap sejak bayi hingga usia lanjut. Untuk keperluan tersebut, dalam membahas materi, penulis merujuk hukum-hukum dan prinsip-prinsip perkembangan yang didukung dengan teori-teori dari ahli-ahli perkembangan ternama.

Dr. Sumanto, M.A. adalah alumnus IKIP Yogyakarta Jurusan Pendidikan Teknik. Pernah belajar manajemen pendidikan teknik di Bolton Institute of Highen Education, United Kingdom (1982-1983). Lulus S2 Fakultas Pendidikan jurusan Manajemen Pendidikan dari California State University pada 1988. Menyelesaikan S3 di Fakultas Psikologi UGM pada 2009.

Fase remaja tidak berlangsung satu atau dua tahun. Biasanya, fase ini berlangsung sedikitnya 10 tahun bahkan sampai belasan tahun. Setiap individu yang memasuki masa remaja akan melewati beberapa tahap. Misalnya, mulai pubertas sampai menuju dewasa.

Sebelum menelisik lebih jauh mengenai periode remaja. Alangkah lebih baik, Grameds memahami terlebih dahulu hakikat remaja. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), remaja dimaknai sebagai mulai dewasa; sudah sampai umur untuk kawin; muda; pemuda.

Adapun Kemenkes merumuskan remaja sebagai suatu periode kehidupan manusia yang mana terjadi pertumbuhan dan perkembangan fisik, psikologis, dan intelektual secara pesat. Ia memiliki ciri khas berupa rasa ingin tahu yang tinggi, cenderung berani mengambil risiko dari perbuatannya tanpa mempertimbangkan dengan matang, dan menyukai hal-hal berbau petualangan.

Sementara itu, menurut World Health Organization (WHO), remaja merupakan masyarakat yang berada di rentang usia 10 sampai 19 tahun. Adapun, menurut Peraturan Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, remaja didefinisikan sebagai penduduk dalam rentang usia 10-18 tahun dan menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) rentang usia remaja adalah 10-24 tahun dan belum menikah.

Masa remaja juga disebut sebagai adolescence. Menurut Hurlock, istilah remaja atau adolescence berasal dari bahasa Latin, yakni adolescene yang memiliki kata benda adolescentia yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Orang-orang di zaman purbakala mlihat masa puber dan masa remaja tidak memiliki perbedaan dengan periode-periode lain dalam kehidupan manusia. Mereka dianggap telah dewasa ketika mampu melakukan reproduksi.

Saat ini, adolescence dimaknai lebih luas, yakni melingkupi kematangan mental, emosional, dan emosi. Hal ini selaras dengan pandangan Piaget, secara psikologis, remaja merupakan usia seorang individu yang berintegrasi dengan masyarakat dewasa.

Usia anak yang merasa tidak lagi di bawah tingkat orang-orang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkat uang sama. Seminimal-minimalnya dalam masalah integrasi dengan masyarakat dewasa memiliki aspek efektif, kurang lebih berhubungan dengan masa puber, termasuk juga perubahan intelektual yang mencolok.

Transformasi intelektual yang unik dari cara berpikir remaja memberikan kemungkinan untuk mencapai integrase dalam hubungan sosial orang dewasa. Hal ini menjadi ciri khas yang menjadi rahasia umum pada periode remaja.

Sementara itu, Jhon W. Santrock, masa remaja (adolescence) ialah periode perkembangan transisi dari masa kanak-kanak hingga masa dewasa yang mencakup perubahan-perubahan biologis, kognitif, dan sosial emosional.

Adapun menurut Monks dan Haditono, remaja merupakan seseorang yang berada di rentang usia 12-21 tahun. Masa remaja juga menjadi transisi dari anak-anak ke dewasa. Oleh sebab itu, pola pikir akan berubah dan berproses menuju dewasa.

Selaras dengan Monks dan Haditono, King juga merumuskan pengertian remaja. Baginya, remaja merupakan perkembangan manusia yang ditandai dengan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja biasanya dimulai pada sekitar usia 12 tahun dan berakhir pada usia 18-21 tahun.

Dari beberapa pengerian di atas, dapat disimpulkan bahwa remaja merupakan fase atau masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, biasanya terjadi pada rentang usia 10 sampai 18 tahun. Pada masa remaja, biasanya terjadi perkembangan baik fisik, psikologi, dan intelektual. Ia menjadi bagian masa perkembangan manusia.

Anak memasuki fase remaja ketika berumur 10 tahun. Rentang usia 10-13 tahun termasuk dalam fase remaja awal. Pada tahap ini, anak-anak mengalami tahap awal pubertas dan mulai tumbuh lebih cepat. Baik anak laki-laki maupun perempuan mengalami pertumbuhan fisik yang signifikan dan peningkatan dalam minat seksual.

Tidak hanya itu, perubahan tubuh juga turut menjadi perhatian remaja. Misalnya mulai tumbuhnya rambut di bawah lengan dan di sekitar alat kelamin, perkembangnya payudara pada anak perempuan, dan pembesaran testis pada anak laki-laki.

Anak perempuan biasanya tumbuh lebih cepat daripada anak laki-laki. Mereka lebih dulu satu atau dua tahun dibandingkan anak laki-laki. Bahkan, beberapa perubahan pada perempuan juga normal dialami sejak usia 8 tahun dan 9 tahun untuk laki-laki.

Biasanya, remaja perempuan mulai menstruasi di usia 12 tahun atau rata-rata 2 sampai 3 tahun setelah payudara mulai tumbuh. Perubahan-perubahan fisik dan pola pikir remaja membuat orang tua merasa cemas dan khawatir. Terutama jika tidak tahu mana yang normal dan mana yang tidak.

Beberapa anak juga mungkin mempertanyakan identitas gendernya di masa remaja. Sementara itu, secara kognitif, remaja pada tahap ini telah mulai mengalami peningkatan minat intelektual. Mereka juga memiliki pemikiran yang konkrit.

Sebagai contoh mulai mencari kebenaran mengenai suatu hal (bisa hal baik atau buruk) dari berbagai sumber. Tidak hanya itu, pada masa ini, remaja lebih memusatkan pemikiran pada diri sendiri yang akrab disebut dengan egosentrisme.

Remaja tahap awal juga sering kali merasa penampilan diri dinilai oleh teman-temannya. Sehingga, berusaha semaksimal mungkin mengenakan pakaian yang pantas dan paling terkini. Hal ini, memberikan pengaruh pada mayoritas remaja menganggap bahwa semua penilaian dan pemikiran orang tentang dirinya menjadi penting diperhatikam.

c80f0f1006
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages