ayam rebutan mengerami

1,241 views
Skip to first unread message

Achmad Farajallah

unread,
Jul 30, 2014, 7:29:28 AM7/30/14
to maria ulfa soekmadi, biosel_ipb
Bu Maria,

Saya pelihara 3 ayam: 1 ayam kampung campuran kate, 1 ayam pelung dan 1 ayam bangkok
Yang ayam kampung sudah masa bertelur kedua. Pada fase telur pertama karena sering ditinggal ketika mengerami, saya pindah ke dus dan semuanya mati. Ada yang mati masih nokath darah dan ada yang mati sudah ada bulunya. Penyebabnya adalah disiplin mendinginkan yang kemudian kelupaan menghidupkan listrik lagi.
Sedangkan 2 yang lain baru pertama bertelur.
Masalahnya, sekarang mereka bertiga rebutan tempat telur dan mengerami.
Kalau malam yang pelung mengerami, besok paginya yang kampung dan sorenya yang bangkok.
Sudah dibuatkan tempat mengerami tetapi tetap saja rebutan. Pokoknya seru. Yang paling lama kebagian mengerami adalah yang pelung.
Kalau kampung yang kebagian mengerami, dia tidak akan lama karena dipatoki oleh kedua yang lain.

Ada solusi bu?

AFM

Achmad Farajallah

unread,
Aug 2, 2014, 10:50:51 PM8/2/14
to maria ulfah, biosel_ipb
Wa'alaikumussalam,

Dari 16 butir telur yang dierami, saya ambil 5 butir dan dipecahkan: 2 masih bagus (kuning telur bulat dan putihnya jernih), sedangkan 2 sudah ada embrionya (gambar) dan 1 rusak (kuning telur meleber, putihnya keruh). Jadi 11 butir sisanya diteruskan dierami dengan harapan 50% viable.
Agar tidak rebutan, yang dua saya mandikan, yi yang kampung kate dan bangkok.
Benarkah embrio yang ada itu umur 6 hari?

Terima kasih.

AFM
 


2014-08-02 6:30 GMT+07:00 maria ulfah <ulfa...@hotmail.com>:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bapak Ysh.,
Nyuwunduko saya baru bisa akses internet lagi setelah heboh dengan lebaran.
Tentang ayam yang berebutan mengeram, apabila boleh tahu, apakah postur induk ayam pelung dan ayam bangkok lebih besar daripada ayam kampung? Jika benar, sepertinya ada "dominasi" yang ditunjukkan oleh ayam pelung dan bangkok, walaupun ayam kampungnya lebih tua. Jadi walaupun lebih muda, ayam pelung dan bangkoknya kurang respect kepada ayam Kampung karena body nya lebih besar.

Misalnya Bapak sudah membuatkan tempat mengeram masing-masing, ada baiknya apabila kandangnya disekat untuk masing-masing ayam tersebut untuk menghindari rebutan mengeram (namun sepertinya kurang efisien nggih). Yang saya khawatirkan, karena mereka berebutan mengerami telur, telur tetasnya tidak mendapat kondisi pengeraman yang baik sehingga mempengaruhi daya tetasnya nanti. Ayam yang mempunyai sifat mengeram yang baik biasanya 2-3 hari pertama tidak akan turun dari pengeraman. baru setelah itu ayam akan turun hanya beberapa menit untuk makan atau minum. sehingga ayam yang selesai mengeram selalu rontok bulunya dan biasanya diserang kutu karena asupan nutrien nya kurang dan imunitas tubuhnya menurun.

Atau bagaimana menurut Bapak jika masa pengeraman  yang sekarang tidak dilanjutkan dahulu (hehe..telurnya digoreng untuk De' Raihan)? di samping ayam Bangkok dan pelungnya masih belajar mengeram, karena berebutan mengerami, telur tetasnya rendah fertilitasnya.

Mengaten Bapak, nyuwun duko jika ada kurangnya. Matur sanget nuwun.

Salam hormat,
maria



Date: Wed, 30 Jul 2014 18:29:27 +0700
Subject: ayam rebutan mengerami
From: achamadf...@gmail.com
To: ulfa...@hotmail.com
CC: biose...@googlegroups.com
1-DSCN1449.JPG
1-DSCN1448.JPG
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages