Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Bapak Ysh.,
Nyuwunduko saya baru bisa akses internet lagi setelah heboh dengan lebaran.
Tentang ayam yang berebutan mengeram, apabila boleh tahu, apakah postur induk ayam pelung dan ayam bangkok lebih besar daripada ayam kampung? Jika benar, sepertinya ada "dominasi" yang ditunjukkan oleh ayam pelung dan bangkok, walaupun ayam kampungnya lebih tua. Jadi walaupun lebih muda, ayam pelung dan bangkoknya kurang respect kepada ayam Kampung karena body nya lebih besar.
Misalnya Bapak sudah membuatkan tempat mengeram masing-masing, ada baiknya apabila kandangnya disekat untuk masing-masing ayam tersebut untuk menghindari rebutan mengeram (namun sepertinya kurang efisien nggih). Yang saya khawatirkan, karena mereka berebutan mengerami telur, telur tetasnya tidak mendapat kondisi pengeraman yang baik sehingga mempengaruhi daya tetasnya nanti. Ayam yang mempunyai sifat mengeram yang baik biasanya 2-3 hari pertama tidak akan turun dari pengeraman. baru setelah itu ayam akan turun hanya beberapa menit untuk makan atau minum. sehingga ayam yang selesai mengeram selalu rontok bulunya dan biasanya diserang kutu karena asupan nutrien nya kurang dan imunitas tubuhnya menurun.
Atau bagaimana menurut Bapak jika masa pengeraman yang sekarang tidak dilanjutkan dahulu (hehe..telurnya digoreng untuk De' Raihan)? di samping ayam Bangkok dan pelungnya masih belajar mengeram, karena berebutan mengerami, telur tetasnya rendah fertilitasnya.
Mengaten Bapak, nyuwun duko jika ada kurangnya. Matur sanget nuwun.
Salam hormat,
maria
Date: Wed, 30 Jul 2014 18:29:27 +0700
Subject: ayam rebutan mengerami
From: achamadf...@gmail.com
To: ulfa...@hotmail.com
CC: biose...@googlegroups.com