Ada mhs saya yang akan penelitian skripsi dengan topik "hubungan
antara kondisi anemia dan tingkat infeksi cacing parasit pada
kambing". Jadi ada dua pekerjaan yang akan dilakukan, yaitu menghitung
jumlah cacing parasit saluran pencernaan dan mengukur kondisi anemia.
Untuk menghitung jumlah cacing akan dilakukan dengan cara menghtiung
jumlah telur cacing yang ada dalam feses kambing. Sedangkan untuk
mengukur kondisi anemia, dia akan menggunakan FAMACHA card. Kartu ini
dibuat sebagai alat untuk mengukur kondisi anemia pada kambing dan
domba secara cepat dan efisien, yaitu dengan cara membandingkan
tingkatan warna merah dari kelopak mata bagian dalam. Jadi, dia tidak
perlu mengambil darah kemudian menghitung jumlah sel darah merah dan
mengukur konsentrasi Hb dalam darah.
Cacing saluran pencernaan yang sering dilaporkan menyebabkan anemia
pada ternak adalah Haemonchus contortus. Cacing ini hidup di sela-sela
villi dari abomasum (ntar pada kuliah 13 bedakan dengan mikrovilli)
dan menghisap darah dari dinding abomasum. Jadi anemia bukan penyakit,
tetapi yang penyakit adalah infeksi cacing. Kalau cacingnya diberantas
maka kondisi anemia akan pulih.
AFM
On Nov 11, 9:39 pm, achmad farajallah <
achamadfarajal...@gmail.com>
wrote:
> Dear Mas Yoga,
>
> Anemia adalah kondisi (bukan penyakit) kekurangan sel-sel darah merah dan
> atau kekurangan hemoglobin. Dalam kondisi tubuh dewasa normal, RBC
> berjumlah sekitar 5 juta per ml, kandungan Hb sekitar 13 g/dl atau 130 g/L.
> Dalam kondisi anemia, tubuh akan kekurangan oksigen yang kemudian
> memunculkan refleks dalam bentuk kerja jantung memompa darah meningkat
> (hipertensi). Biasanya, kondisi hipertensi yang murni disebabkan anemia
> masih bisa ditoleransi oleh tubuh. Masalah serius adalah jika kondisi
> anemia berkepanjangan; atau ada penyebab lain dari hipertensi selain
> anemia, misalnya atherosklerosis, dll. Artinya tekanan darah yang sudah
> tinggi akan dipertinggi lagi oleh kondisi anemia. Ujung-ujungnya, akan
> memunculkan kelelahan jantung, penyumbatan koroner, dll. Secara teknis,
> terapi hipertensi tergantung pada beberapa tanda hipertensi yang hanya
> dokter yang tahu, yaitu kombinasi antara nilai-nilai dari tekanan sistolik
> dan diastolik, dan beberapa simptom lainnya.
> Selain oleh sistem saraf simpatik dan parasimpatik, laju kerja jantung
> diatur juga oleh sistem hormon.
>
> AFM
>
> 2011/11/11 Yoga Hendri <
hendriyog...@gmail.com>