Re: [share] 10 1 Library Codeigniter Yang Sering DiGunakan

0 views
Skip to first unread message
Message has been deleted

Brandi Baylon

unread,
Jul 11, 2024, 7:29:10 AM7/11/24
to bihatjobcxeb

Fitur export ke dalam format excel itu merupakan salah satu fitur yang biasa terdapat pada program yang kita buat. Biasanya fitur ini digunakan dalam modul reporting atau pembuatan laporan. Meski program kita sudah bisa mencetak laporan langsung, adakalanya pengguna itu memerlukan laporan dalam format yang berbeda, misalnya dalam format excel maupun pdf. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, edisi tutorial CodeIgniter 4 ini akan membahas tentang membuat fitur export excel di framework CodeIgniter 4 menggunakan salah satu library yang sering digunakan untuk menangani export excel yaitu library PhpSpreadsheet.

PhpSpreadsheet adalah sebuah library yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menyediakan beberapa class yang memudahkan kita untuk menulis dan membaca file spreasheet dalam format seperti excel dan LibreOffice Calc. Di tutorial ini kita akan coba class untuk menuliskan file excel.

[share] 10 1 Library Codeigniter Yang Sering DiGunakan


Download https://cinurl.com/2yLLT6



Selain format excel, ada beberapa format file yang disupport library ini. Untuk menulis, library ini mendukung format Open Document/OASIS (.ods), Office Open Xml (.xlsx) Excel 2007 ke atas, BIFF 8 (.xls) Excel 97 ke atas dan lain-lain. Karena di tutorial export to excel CodeIgniter sebelumnya itu tanpa library apapun dan tampaknya banyak yang tidak bisa buka file excel hasil generate dari codingannya, di tutorial ini saya mencoba menggunakan cara yang berbeda untuk membuat fitur export dalam format excel.

Project studi kasus untuk fitur export excel ini kita buat sederhana. Pada project ini nanti hanya tampil halaman yang menampilkan button untuk memulai proses export ke format excel dengan menggunakan library PhpSpreadsheet.

Alur prosesnya pun cukup sederhana, ketika kita uji coba atau running di browser, tampil halaman awal, lalu kita klik button yang ada dan setelah itu ada proses export excel dan output akhirnya kita download file hasil export ke format excel.

Untuk teman-teman yang sudah selesai project tersebut dapat langsung mengikuti tutorial export excel ini. Dan untuk yang belum ada hasil project tersebut, boleh mengikuti tutorial sebelumnya untuk persiapan.

Kawan, hal pertama yang akan kita lakukan adalah menginstall library. Seperti proses instalasi CodeIgniter 4, kita pakai composer untuk menginstall library PHPSpreadsheet. Buka terminal lalu run command ini ya..

Buka file yang baru saja kita generate menggunakan spark, yaitu file User.php. di direktori app/Controllers/. Kemudian kita modifikasi class controller User di dalam file User.php. Kita import terlebih dahulu library yang akan kita gunakan menggunakan statement use.

Pada tahapan ini kita sudah bisa melakukan proses export ke excel. Hanya saja kita mesti menuliskan urlnya langsung di address bar browser untuk mengaksesnya. Supaya lebih mudah untuk proses uji coba, kita buat user interfacenya.

Setelah update baru, codeigniter 4 secara default menonaktif-kan autoroute nya dan sebetulnya ini termasuk best practice. Jadi sekarang kita coba tambahkan route baru untuk halaman index dan proses export ke dalam format excel. Buka file app/Config/Routes.php, lalu temukan kode berikut ini.

Di edisi tutorial kali ini kita sudah coba membuat fitur untuk export ke dalam format excel menggunakan library PhpSpreadsheet. Kita coba untuk menuliskan file excel menggunakan class Writer dari library PhpSpreadsheet, yaitu class PhpOffice\PhpSpreadsheet\Writer\Xlsx. Dan setelah proses uji coba, berbeda dengan tutorial sebelumnya, di tutorial kali ini kita sudah bisa menuliskan dan menggenerate file excel (untuk saat ini) tanpa ada kendala.

Meski sample code yang dicontohkan masih sederhana, semoga memudahkan kamu untuk memahami dasar pengembangan fitur yang menggunakan library. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di edisi tutorial berikutnya.

Pernah mengerutkan dahi? Melihat begitu banyak tools/library/teknologi/framework dalam dunia web yang berkembang sangat cepat? Baru belajar satu framework, sudah muncul versi terbarunya. Belum menguasai satu bahasa pemrograman, sudah booming bahasa pemrograman lain yang lebih menjanjikan?

Selamat datang! Dunia web memang agak-agak menyebalkan bagi orang-orang yang baru mulai belajar. Apalagi yang sedang mencari pekerjaan, bingung harus dengan apa menyiapkan bekal. Juga bagi developer professional yang hendak memulai sebuah project, tidak kalah bingung. Mereka bahkan butuh tenaga ekstra untuk menentukan dengan framework apa mereka harus membangun project- yang akan dikerjakan.

Di samping banyaknya pilihan dari framework/tools/libraries, pernah nggak kita penasaran? Kira-kira teknologi apa sih yang sering digunakan oleh situs-situs populer yang sering kita jumpai? Bahasa pemrograman server side apa yang paling banyak dipakai? Web servernya pakai apa? Nginx kah? Apache kah? Terus framework yang dipakai apa? Laravel kah yang lagi booming belakangan ini? Atau codeigniter kah yang memang faktanya masih banyak digunakan di negeri kita?

Pertanyaan-pertanyaan ini akan bisa dijawab dengan mudah sekali! Kita benar-benar hampir bisa mengetahui teknologi-teknologi yang dipakai oleh situs-situs populer tersebut secara transparan! Menggunakan add on Wappalyzer! Bahkan add on buatan Elbert Alias ini --programmer berdomisili Australia-- bisa melacak sampai teknologi web server apa yang digunakan suatu web, atau bahkan bisa melacak dengan bahasa pemrograman server apa yang digunakan oleh suatu situs. Keren bukan?

Selain dari sisi server, kita juga bisa mengetahui segala macam library javascript mau pun css yang digunakan oleh situs yang kita buka. Hampir semua library dan framework bisa dilacak oleh aplikasi ini, karena mereka memiliki database yang besar dan memiliki komunitas pengembang yang aktif mengembangkan sistem ini agar lebih akurat.

Dan... Setelah tombol enter ditekan. Loading bar berputar-putar cepat, berbalik arah, berputar lagi untuk kemudian berhenti. Hap! Setelah halaman berhasil diload, dan wappalyzer menganalisanya, ternyata beginilah hasilnya:

Bisa kita lihat bahwa ternyata situs favorit kita ini menggunakan teknologi yang cukup kekinian. Yakni dari sisi framework, codepolitan menggunakan laravel. Kita bisa juga melihat sistem operasi yang digunakan; yakni ubuntu. Web server beserta versinya; yakni apache 2.4.7, dan banyak library dari sisi client berupa js dan css. Menarik sekali bukan?

Saat ini, membuat website bisa lebih mudah berkat adanya framework. Tanpa memulai semuanya dari awal, framework memiliki berbagai fitur siap pakai yang membuat pengembangan website menjadi lebih cepat. Nah, salah satu framework yang banyak digunakan adalah CodeIgniter.

Sebagai sebuah framework, CodeIgniter memiliki kelebihan dalam hal library dan package yang cukup lengkap. Artinya, Anda akan dimudahkan ketika merancang sebuah website. Tak perlu coding semuanya dari awal, cukup menggunakan library yang disediakan.

Konfigurasi awal pada CodeIgniter juga sangat sederhana. Anda hanya perlu mengubah beberapa kode untuk dapat menggunakan berbagai library bawaan CodeIgniter. Dengan begitu, Anda akan lebih cepat membuat website dengan pengetahuan tentang CodeIgniter.

CodeIgniter mudah diintegrasikan dengan framework atau library lain. Bahkan, Anda tak perlu melakukan konfigurasi rumit untuk melakukannya. Hal ini dimungkinkan berkat adanya folder untuk menyimpan library.

Apa keuntungannya? Ketika membuat website dengan CodeIgniter, pengelolaan library lebih mudah untuk pengembangan website dan kinerjanya pun bisa ditingkatkan. Salah satunya, dengan menghapus library yang sudah tidak dipakai.

CodeIgniter dikenal sebagai framework yang membuat migrasi database menjadi mudah. Jadi ketika menguasai framework ini, Anda bisa melakukan pekerjaan dengan lebih cepat. Katakanlah Anda menggunakan MySQL sebagai database dan ingin berpindah ke PostgreSQL, hanya dengan mengatur beberapa kode saja, migrasi sudah bisa dilakukan.

Anda tentu tidak mau kan membangun website yang lemah keamanannya? Nah, dengan CodeIgniter, Anda tak perlu khawatir lagi. Itu karena CodeIgniter memiliki fitur enkripsi untuk melindungi data-data penting. Meskipun Anda perlu melakukan perlindungan keamanan lain, dengan enkripsi setidaknya data penting tidak dapat dibaca oleh hacker.

CodeIgniter adalah framework PHP yang dikenal dengan banyak folder dengan fungsi yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui fungsi setiap folder agar Anda lebih mudah dalam mengembangkan website sesuai kebutuhan.

Folder application merupakan folder yang paling sering digunakan dalam pengembangan website. Folder ini berfungsi untuk menambahkan kode, baik untuk front end atau back end. Apa saja yang ada di folder Application?

Setelah download berhasil, lakukan ekstrak CodeIgniter. Namun, sebelum itu, Anda perlu memindahkan file CodeIgniter ke folder web server agar dapat terbaca. Caranya, Anda bisa memindahkan file CodeIgniter ke dalam folder htdocs.

Untuk membuat custom tampilan awal website, Anda bisa membuat file bernama Homepage.php di dalam folder application/controllers. Pastikan Anda menggunakan huruf kapital di awal file supaya file dapat terbaca oleh CodeIgniter.

Setelah memanggil library database, Anda perlu mencari file yang ada di dalam folder application/config/database.php. Setelah itu, Anda bisa cari kode di bawah ini. Lalu, isikan username, password, dan database Anda.

Untuk menambah data user, Anda perlu membuat folder model terlebih dahulu supaya data dari pengguna dapat masuk database. Jadi, Anda dapat membuat file bernama M_user.php pada folder application/models. Nantinya, struktur file Anda akan seperti di bawah:

Setelah itu, Anda perlu mengubah controller untuk dapat menerima data dari pengguna. Anda bisa ganti kode pada file User.php pada folder application/controllers menjadi seperti di bawah:

Anda perlu membuat perintah untuk menampilkan seluruh data dari database pada folder Models. Langkah yang harus Anda lakukan adalah membuka file bernama M_user.php pada folder application/models.

7fc3f7cf58
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages