[berkebun] KLIPING: Deptan Kembangkan Sorgum Sebagai Bahan Baku Bioetanol

4 views
Skip to first unread message

Manglayang

unread,
Jun 7, 2007, 6:56:55 AM6/7/07
to berk...@yahoogroups.com
Deptan Kembangkan Sorgum Sebagai Bahan Baku Bioetanol

Jakarta,7/6/2007 (Kominfo-Newsroom) – Departemen Pertanian mengembangkan
tanaman sorgum manis untuk memenuhi kebutuhan bahan baku bioetanol,
karena jenis tanaman tersebut dianggap tahan terhadap kekeringan, hama,
dan penyakit lainnya, dibanding tebu dan tanaman lainnya.

“Sumber energi alternatif ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan
bahan bakar, karena kebutuhan bahan bakar minyak sekarang ini semakin
meningkat,” kata Direktur Budidaya Serealia Ditjen Tanaman Pangan, Riri
Purwanto, pada workshop peluang dan tantangan pengembangan sorgum
sebagai bahan baku bioetanol, di Jakarta, Kamis (7/6).

Kebutuhan bahan bakar minyak sekarang ini mencapai 215 juta liter per
hari, sedangkan produksi dalam negeri hanya mencapai 178 juta liter per
hari, sehingga antara kebutuhan dengan produksi tidak seimbang. Untuk
itu diperlukan adanya pengembangan sumber energi lain sebagai alternatif
yang murah dan diperbaharui guna mengurangi ketergantungan pada BBM.

Selain untuk subtitusi bahan pangan, pemanfaatan sorgum sebagai bahan
baku energi alternatif biofuel yang berasal dari etanol untuk masa
mendatang sudah mulai dirancang mengingat persediaan minyak bumi yang
berasal dari fosil diperkirakan akan habis dalam 18 tahun ke depan.

Penggunaan sorgum selain sebagai bahan baku etanol dan sebagai subtitusi
BBM, juga dapat menghemat devisa negara dan membuka peluang kesempatan
kerja dengan pemberdayaan masyarakat tani.

Oleh karena itu, pengembangan tanaman sorgum pada gilirannya akan
memberikan dampak yang positif, baik untuk meningkatkan kesejahteraan
petani maupun pemanfaatan lahan, mengingat potensi lahan kering yang ada
di tanah air saat ini tergolong sangat besar.

Rencana pengembangan tanaman sorgum sudah mulai dirancang sejak tahun
2006, seperti untuk pemenuhan substitusi premium 10 persen diperlukan 3
kg biji sorgum yang dapat menghasilkan 1 liter etanol, maka pada tahun
2010 dibutuhkan areal tanam seluas 3.377 hektare dengan produksi sebesar
6.733 ton.

Purwanto menjelaskan, saat ini The International Corps Research
Institute for the Semi-Arid Tropics (ICRISAT), yaitu lembaga riset yang
berada di bawah payung PBB (FAO), telah mengembangkan sorgum manis
sebagai bahan baku bioetanol melalui berbagai penelitian.

Jenis tanaman sorgum manis tersebut dapat menghasilkan rata rata 30-40
ton batang per hektar mempunyai manfaat ganda, seperti batangnya untuk
bahan baku etanol sedangkan bijinya untuk bahan pangan.

Selain itu nilai gizi dari biji sorgum lebih unggul dari pada beras.
Menurut data dari FAO tahun 2002 di Amerika Serikat produksi bioetanol
sorgum sudah mencapai 10.000 liter/ hektar/ tahun, sedangkan di India
sebesar 3.000 – 4.000 liter/ hektar/ tahun.

Dalam mengembangkan sorgum manis ini diperlukan suatu langkah strategis
dalam jangka pendek seperti membuat paying kerjasama secara formal
antara Pemerintah Indonesia dengan ICRISAT, menetapkan kebijakan dan
program pengembangan sorgum, melaksanakan studi identifikasi wilayah
yang agroklimatnya sesuai untuk pengembangan sorgum, melaksanakan
sosialisasi ke daerah, dan mengembangkan skala pilot project, jelasnya.
(T.Bhr/toeb/b)

http://www.bipnewsroom.info/?_link=loadnews.php&newsid=21720



Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/berkebun/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/berkebun/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:berkebu...@yahoogroups.com
mailto:berkebun-f...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
berkebun-u...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages