Jakarta, 4/7/2007 (Kominfo-Newsroom) – Menteri Kesehatan (Menkes) Siti
Fadillah Supari mengatakan, sebaiknya untuk jangka panjang pemerintah
mempunyai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi susu tersendiri.
“Karena susu sangat dibutuhkan oleh balita dan anak-anak di seluruh
Indonesia, maka untuk itu diharapkan pemerintah dapat membangun pabrik
susu,” kata Menkes di Jakarta, Rabu (4/7).
Dalam hal ini, Departemen Kesehatan akan mendukung dan memperjuangkan
bagi siapapun untuk membuat pabrik susu, namun untuk jangka pendek
pemerintah dapat segera berindak cepat.
“Untuk itu, saya tidak mau kehilangan momentum, ketika saat ini susu
sedang naik, dan dimana ibu-ibu tidak dapat lagi membeli susu untuk
anak-anaknya,” ujar Menkes.
Seiring dengan naiknya harga bahan pokok seperti minyak dan lainnya,
jangan sampai mereka lebih mementingkan yang lainnya dari pada kesehatan
balita dan anaknya.
Untuk mengantisipasi meningkatnya gizi buruk pada anak dan balita, maka
Menkes akan berusaha mengatasinya dengan memasok makanan pengganti susu,
seperti biskuit ke posyandu.
Meskipun kata Menteri Perdagangan, kenaikan harga susu tidak begitu
tinggi, tetapi ternyata di pasaran masyarakat begitu panik terhadap
kenaikan harga susu tersebut.
“Memang kalau dilihat naiknya tidak terlalu tinggi, tapi kenaikan
Rp10.000 bagi masyrakat sangat berharga,” tambahnya. (T.Ef/toeb/b)
http://www.bipnewsroom.info/?_link=loadnews.php&newsid=23259
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/berkebun/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/berkebun/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:berkebu...@yahoogroups.com
mailto:berkebun-f...@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
berkebun-u...@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/