[berkebun] Re: [GREEN Society] Tentukan dulu metode kompostingnya baru desain tongnya kali

4 views
Skip to first unread message

Manglayang

unread,
Jun 13, 2007, 3:46:43 AM6/13/07
to greens...@yahoogroups.com, berk...@yahoogroups.com

Niat bikin dokumentasi ndak sempat terus.. sedang bikin kompos, ndak
bawa kamera, sedang bawa kamera, komposnya tidak beroperasi :( (ah
alasan, intinya sih males nulis hehe).

Tapi Mamang coba share beberapa tips & trik:

1. Untuk composting, usahakan sebisa mungkin menggunakan metoda aerob
(dengan udara). Faktanya:

a. proses anaerob cenderung lebih lama. Disebabkan mikroba anaerob
berbeda dan memiliki metabolisme yang lebih rendah daripada mikroba
aerob. Implikasinya:

- proses composting anaerob tidak memiliki panas untuk mempercepat
pematangan dan 'pembunuhan' bakteri patogen yang ada dalam bahan kompos.
- karena mikroba kurang rakus, maka menyebabkan kandungan nitrogen
yang ada di dalam bahan organik tidak bisa cepat diurai (dimakan oleh
mikroba). Sedangkan kita tahu, nitrogen yang terpapar di udara akan
menjadi nitrate dan ammonia, dan yang terakhir ini berbau seperti kamar
mandi di sekolah saya dulu :). Bila bau ini yang keluar, ada beberapa sebab:

Campuran terlalu basah -> tambahkan dan aduk bahan-bahan 'coklatan' atau
yang mengandung banyak karbon, misalnya serbuk gergaji (ini banyak
banget yang ngusulin, padahal nyari serbuk ini tidak selalu gampang),
potongan kertas koran, atau daun kering. Usahakan potongan semua bahan
tersebut kecil-kecil, ya 2 - 3 cm lah. Potongan yang kecil akan
meningkatkan luas penampang bahan, thus mempercepat si mikroba mengurai
dan menjadikannya kompos.

Terlalu banyak bahan hijauan -> sama dengan di atas.

Terlalu anaerob -> aduk tumpukan

Indikator lain adalah panas. Rule of thumbnya, makin panas makin baik.
how hot your compost are ?. Ada literatur yang bilang suhu maksimal bisa
mencapai 70 derajad celcius, hati-hati kulit anda bisa melepuh. Tumpukan
dengan suhu begini juga bisa sampai mengeluarkan asap (hati-hati mudah
terbakar). Tapi rasanya dengan skala rumah tangga akan sulit dicapai,
untuk RT, di sekitar 40 - 50 juga sudah sangat baik.

Bila panas tidak keluar -> kurang bahan hijauan/nitrogen atau kurang air

b. Teman2 anaerob kita (mikroba maksudnya) cenderung mengeluarkan
gas-gas yang berbau tidak sedap, misalnya H2S.

Proses yang trully aerob agak sulit dan melelahkan, karena tumpukan
(pile) kompos harus terus dibolak balik untuk menjaga pile tetap
bersentuhan dengan udara. Jadi true anaerob lebih tepat diterapkan untuk
skala produksi, bukan rumah tangga. Komprominya gunakan metoda gabungan.
Memasang pipa-pipa berlubang (untuk sirkulasi udara) dalam tong tertutup
adalah salah satu usaha kompromi. Ada juga yang menggunakan dinding dari
kawat ayam atau jalinan bambu, biasanya pada metoda open windrow. Yang
lebih ribet, bahkan ada yang membuat dengan bantuan kipas angin untuk
mengalirkan udara ke sekeliling tumpukan kompos atau membuat wadah
kompos bermesin yang dapat berputar-putar, mirip molen untuk mengaduk
semen :)

2. Starter kompos mahal. Solusinya bikin sendiri starter anda, sudah
banyak yang memberi contoh, namun efektifitas dan efisiensinya memang
perlu diuji kembali. Beberapa cara:

a. Gunakan tanah humus (agak sulit cari karena yang bagus humus dari
hutan primer). Tanah humus ini banyak mengandung berbagai mikroba
pengurai yang baik hati itu. Biakkan mikroba tsb dengan cara
mencampurkan humus dengan kompos yang sudah jadi kemudian tambahkan
bahan2 organik/sampah dapur. Kompos yang sudah jadi ini akan mengandung
mikroba2 yang cukup lengkap, bisa dipakai sebagai biakkan untuk
pengomposan selanjutnya.
Alternatif lihat point selanjutnya.

b. Biakkan starter komersial, Mamang saranin EM4 (psst, ini rahasia ya..
jangan bilang2, nanti mamang dimarahin sama produsen hehe).

Prinsipnya, mikroba membutuhkan karbohidrat untuk hidup (dan beranak
pinak). Dan karbohidrat yang paling mudah bisa dicuri dari dapur emak..
yap betul, gula pasir.
Beli starter komersial yang cair. Cari botol air mineral bekas kemasan 1
liter. Isi air matang, hangat suam2 kuku lebih disukai, jangan terlalu
penuh, kira-kira 3/4-nya saja. Masukkan 4 sdm starter pada botol air
mineral, tambahkan gula pasir 1 sdm, bisa juga tambahkan berbagai
potongan buah atau air kelapa.
Perhatikan setiap hari, bila mikroba dalam starter komersial tersebut
aktif, dalam 2 hari akan timbul gas.. dibuktikan dengan cara membuka
tutup botol tsb. Bila keluar suara 'ceesss' kayak kita buka botol
minuman soda, nha itu tandanya teman2 kita sedang aktif. Tunggu 4 - 7
hari, jangan lupa buang gasnya setiap hari, atau kamar anda akan penuh
dengan cipratan starter karena botolnya meledak atau tutupnya pecah hehe.
Pada hari ke sekian, gas sudah tidak timbul, artinya aktivitas mikroba
berkurang karena karbohidrat (makanan si mikroba) semakin sedikit. Nha
starter buatan ini sudah bisa digunakan, langsung pada kompos atau
biakkan lagi dan bagikan sama teman2 yang lain (awas jangan sampai
perusahaan komersialnya tersaingi ya, ini untuk non-profit atau personal
only hehe).

3. Open windrow atau metoda lain yang skala besar lebih cocok untuk
skala produksi. Untuk rumah tangga juga sudah banyak yang memikirkan,
misalnya metoda tong atau yang sedang populer di Bandung namanya
keranjang takakura (nanti mamang forward imilnya dari milis sebelah).

4. Inti komposting adalah: campuran yang tepat antara bahan coklatan
(karbon) dengan hijauan (nitrogen), kelembaban (kandungan air), dan
temperatur. Bila semuanya terpenuhi, maka kompos yang baik dan matang
yang dihasilkan akan berbau harum humus, warna coklat kehitaman dan
remah di tangan. Apalagi kalau sudah dihuni oleh berbagai macam cacing
tanah, ini tandanya kita sudah sukses bikin kompos.

Demikian, sekedar sharing.. ide/kritik mangga di susulkan.

Rgds,

mang Layang
*newbie farmer*
http://manglayang.blogsome.com

agusto negara wrote:
>
>
> langsung gabung ya moga gak jaka sembung,
>
> selain harga2 tentunya penting dipertimbangkan
> desainnya apalagi kalo beli jadi. setahu saya kalo
> metode an aerob tong tertutup rapat selama proses kalo
> yang aerob ada lubang-lubang disekeliling terutama
> bagian bawah tong. Juga jenis aktivatornya lain-lain
> untuk aerob dan an aerob.
>
> agus/anto
> Community based waste management
> RW 04 Kel. Susukan - Ciracas Jakarta Timur

__._,_.___
SPONSORED LINKS
Share Photos

Put your favorite

photos and

more online.

Yahoo! Mail

You're invited!

Try the all-new

Yahoo! Mail Beta

Y! GeoCities

Create a Web Site

Easy-to-use tools.

Get started now.

.

__,_._,___
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages