Assalamu’alaikum, warahmatullahi wabarakatuh,
Ikhwan sekalian, mohon masukan dan saran antum sekalian...
Kemarin salah seorang anak mahasiswi yang kita bantu kuliah di Lahat – Leni Marlina - menuturkan permasalahan yang ia hadapi.
Dia diminta pindah dari tempat kostnya selama ini, karena alasan ingin ditempati oleh keluarga Ibu Kost tsb.
Leni bayaran kostnya setahun Rp. 1,5 jt namun karena belum lunas semua maka dia jadi kandidat yang “terusir” dari tempat kost lamanya.
Barang2nya dititipkan sementara di tempat temannya di tempat kost yang baru. Leni ingin pindah ke tempat kost baru, namun biayanya lebih mahal. Setahun sebesar Rp. 2,5 jt.
Leni mengadukan kondisinya pada saya, dan saya belum dapat memberikan jawaban pada anak ini.
Satu sisi ingin rasanya membangun jiwa survivalnya agar dia berusaha mencari solusi sendiri (secara dia sudah mahasiswa).
namun Sisi lain, dia tidak punya tempat minta tolong kecuali kepada yang telah menyantuninya selama ini.
Untuk itu saya mengajak urun rembug Bapak-bapak dan Ibu sekalian yang selama ini memberikan bantuan kepada anak-anak yang kuliah ini, baik langsung maupun tidak langsung.. Bagaimana solusi untuk sang Anak?
Tentunya semua sepakat bahwa memberi kail pancing lebih baik baik daripada memberi ikan..
Monggo diskusinya
Jazakallah,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Rizki on behalf BDI