Majelis Mujahidin ancam "menyerang" Bali!

5 views
Skip to first unread message

Balizones

unread,
Mar 27, 2006, 7:52:53 PM3/27/06
to Bali Travel Update
>

> <fau...@indosat.net.id>

>

> MAJELIS MUJAHIDIN

> DEPARTEMEN DATA DAN INFORMASI

> Jalan Jatinegara Timur III no.26 Jaktim-13350

> Tlp/Fax: 021-8517718

>

> Nomor : 01/03/MM-DATIN/06

> Lamp. : -

> Perihal : SOMASI

>

> Kepada:

> 1. Gubernur Propinsi Bali

> 2. Pimpinan DPRD TK I Bali Di Tempat

>

> Setelah memperhatikan pernyataan Gubernur Bali I

> Made Dewabrata, pimpinan DPRD Tk I Bali, dan

> sejumlah tokoh masyarakat Bali dalam menanggapi

> rencana pengesahan RUU APP, maka kami ajukan SOMASI

> dengan alasan sebagai berikut:

>

> 1. Logika pariwisata sebagai tulang punggung

> perekonomian Bali untuk menolak RUU APP adalah

> mengada-ada, karena masyarakat Bali sebelum ini

> hidup tanpa pariwisata. Justru dengan mengundang

> wisatawan asing, kemaksiatan merajalela, prostitusi

> tumbuh subur, narkoba bersimaharajalela, sehingga

> rakyat Bali menjadi budak di negerinya sendiri.

>

> 2. Logika budaya untuk menolak RUU APP sama

> sekali tidak berdasarkan fakta sosiologis dan

> filosofis, mengingat pakaian adat Bali relatif

> menutup aurat (tidak telanjang). Bahkan

> patung-patung di sana pun diberi kain penutup.

>

> 3. Ancaman Gubernur dan masyarakat Bali untuk

> memisahkan diri dari NKRI merupakan bentuk tirani

> minoritas dan arogansi yang bernuansa SARA serta

> ancaman perang terhadap kedaulatan NKRI, di samping melecehkan

> penduduk mayoritas muslim.

>

> Mencermati pernyataan tersebut maka:

> 1. Kami mendesak Pemerintah cq TNI untuk

> segera bertindak tegas terhadap anasir disintegrasi

> yang nampak jelas dengan memanfaatkan momentum

> penolakan terhadap RUU APP.

>

> 2. Jika pemerintah SBY-JK membiarkan ancaman

> Gubernur Bali tersebut berarti pemerintah secara

> langsung maupun tidak, telah merestui separatisme di

> wilayah hukum NKRI, sehingga pemerintahannya

> merupakan pemerintahan subversif, anti NKRI, dan

> menyulut konflik SARA.

>

> 3. Jika TNI tidak sanggup menanggulangi dan

> menghentikan sikap arogansi dan anasir separatisme

> tersebut, maka Majelis Mujahidin bersama institusi

> Islam lainnya siap untuk menyelesaikannya.

>

> Ya Allah, saksikanlah, kami telah menyampaikan,

> Allahu Akbar!

>

> Jakarta, 12 Maret 2006

>

> Drs. Fauzan Al-Anshari, MM

> Ketua (HP.0811-100138)

>

>

>

> Reja Pahlawan Kusuma Bangsa

>

> E-mail: reporter...@yahoo.co.id

> Weblog: http://indonebia.blogspot.com

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages