Siapa yang Lebih Dominan Memberikan Nama Bayi?
Vera Farah Bararah - detikHealth

(Foto: thinkstock)
Jakarta, Menamakan nama
bayi memang gampang-gampang susah buat orangtua. Ayah dan ibu terkadang harus
saling adu argumen untuk menamai bayi yang baru lahir. Siapa yang akhirnya
lebih sering menamai bayi?
Survei yang dilakukan oleh Bounty Parenting Club di Inggris menemukan bahwa ibu
yang biasanya paling dominan memberikan nama bayinya.
Peneliti menemukan bahwa 4 dari 10 laki-laki dipaksa mundur dan membiarkan
pasangannya memilih nama untuk si buah hati. Hal ini menunjukkan bahwa kaum
perempuan atau ibu memiliki suara yang lebih besar dalam memilih nama bayi yang
akan dilahirkannya.
Survei ini melibatkan 3.000 pasangan orangtua dan diketahui pula bahwa
sepertiga dari jumlah survei ini baru bisa menentukan nama setelah bayinya
dilahirkan.
Dalam survei yang dilakukan ini juga diketahui bahwa setiap pasangan rata-rata
mempersiapkan sekitar 12 nama sebelum memilih satu nama favorit untuk anaknya.
"Menentukan nama adalah salah satu pemicu perdebatan yang bisa berlangsung
selama masa kehamilan atau sembilan bulan dan terkadang pasangan gagal
menyepakati nama terbaik untuk anaknya hingga bayi tersebut dilahirkan,"
ujar Faye Mingo, juru bicara Bounty, seperti dikutip dari Telegraph,
Senin (18/10/2010).
Faye menuturkan memilih nama bayi merupakan salah satu keputusan tersulit yang
harus dibuat oleh ayah dan ibunya. Hal ini karena orangtua harus memberikan
suatu penilaian sebelum mengenal karakter dari anaknya.
"Beberapa faktor lain juga turut dipertimbangkan dalam memilih nama,
seperti nama panggilan untuk anaknya atau apakah nama tersebut bisa masuk ke
dalam keluarganya dan sebagainya. Tak mengherankan jika pemilihan nama ini akan
membuat orangtua lebih sering berdiskusi atau bahkan berdebat," ungkapnya.
(ver/ir)