Media komunikasi intern anggota HRD Club Indonesia, edisi ke lima,
Januari 1998
Para Eksekutif HRD Yth.
Selamat Tahun Baru! Semoga di tahun 1988 ini optimisme anda tetap tinggi,
terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang meng-hadang.
Kami menyadari bahwa dalam situasi moneter ini kita terutama para eksekutif
HRD menghadapi tantangan yang cukup berat.
Melalui ajang pertemuan HRD Club kiranya kita dapat saling berbagi
permasalahan serta mencari jalan keluar yang terbaik.
Dalam News Letter kali ini kami sajikan kilas balik perjalanan HRD Club
tahun 1997 serta masukan-masukan berharga dari peserta HRD Club pada 21 Nov
1997 lalu. Bagi anda yang tidak hadir pada pertemuan lalu juga kami sarikan
topik pertemuan lalu.
Memasuki bulan suci Ramadhan ini, bagi anda yang menunaikan ibadah puasa,
selamat menjalankan ibadah puasa.
Salam
Redaksi
Alamat Redaksi:
Jl. A Yani Kav 65,
Jakarta 10510
Telp/Fax. : (21) 4206325 e-mail: hrd...@hotmail.com
Pertemuan lalu
Pertemuan akhir tahun 1997 lalu cukup tinggi animonya, yakni dihadiri
sekitar 178 orang. Suatu rekor tertinggi dalam hal kehadiran selama 28
pertemuan HRD Club yang pernah kami selenggarakan.
Pembiacara pada pertemuan tersebut adalah Bpk Paulus I Nugroho (PIN), dari
PT Santos Jaya Abadi yang membawakan topik "Concept of Change in HRD"
Change concept menurut PIN didasari pada cara pandang kita selama ini bahwa
suatu kondisi dibagi dalam 3 (tiga) kemungkinan, yakni:
1. Un-Changeable (UC)
2. Temporary Unchangeable (TUC)
3. Changeable (C )
Kaitannya dalam kehidupan nyata adalah bahwa secara sadar ataupun tidak
kita kadang menganggap bahwa suatu kondisi:
1. Temporary Unchangeable (TUC) dinyatakan sebagai UnChange-able (UC):
seperti anggapan bahwa tukang sapu tidak mungkin menjadi ahli komputer
2. Changeable dianggap sebagai Temporary UnChangeable: se-perti anggapan
bahwa kerja lembur terus menerus adalah hal biasa
3. Hal-hal yang Changeable pun ada yang menganggap sebagai Un-Changeable:
Pasrah dan menyesali keadaan, padahal memiliki kemampuan untuk me-ngubahnya
kalau ada kemauan
Hal-hal tersebut di atas terjadi karena kekurang pekaan kita se-hingga
menganggap segala sesuatu tidak bisa diubah.
Dikemukakan oleh PIN bahwa ada riset yang menyatakan bahwa manusia
menggunakan kemampuan otaknya untuk berfikir maximal hanya 20% dari total
kemampuan sebenarnya yang ia miliki. Berarti 80% kemampuan berfikir manusia
masih tersimpan dalam bentuk potensi yang belum digali dan didayagunakan.
Kendala apa saja yang menyebabkan potensi tersebut belum dapat digali?
Adakah cara, methode ataupun alat bantu untuk menggali potensi manusia yang
masih terpendam tersebut? Pertanyaan berikutnya berapa usaha, biaya dan
waktu yang dibutuhkan?
PIN menganalogikan proses penemuan potensi manusia dengan proses penemuan
s/d pengolahan batu permata yang bermula dari suatu bongkahan batu. Melalui
tangan seseorang, bongkahan batu dapat menjadi sebuah batu akik, namun ada
orang yang dengan metode, teknologi dan peralatannya mampu mengubahnya
menjadi batu intan, dari bongkahan batu yang sama!!!
Bongkahan batu yang dianalogikan dengan potensi manusia. Proses pengolahan
yang diakukan hingga bongkahan batu berubah menjadi batu akik merupakan
metode yang biasa kita lakukan saat ini (Old existing), sedangkan metode
pengolahan bongkahan batu menjadi batu intan adalah New Change Concept.
Kendala-kendala yang menghambat dalam melakukan New Change Concept menurut
PIN antara lain : Money, machine, material, manpower, market, methode dan
mindset.
Kilas Balik
Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif dan dukungan anda sehingga
dalam tahun 1997 lalu kegiatan HRD Club dapat berlangsung secara teratur
dan banyak diminati peserta, dimana rata-rata kehadiran mencapai 150 orang
dalam setiap pertemuannya.
Namun demikian kami menyadari masih banyak kekurangan yang terjadi. Dalam
upaya untuk lebih mendengar 'suara pelanggan', kami mengedarkan kuesioner
kepada peserta pertemuan HRD Club tgl 21 Nov 1997 lalu.
Berikut kami sampaikan topik yang kami tanyakan serta rencana tindak
lanjutnya:
T1: Bagaiman manfaat pertemuan HRD Club selama ini?
J1: 97% menyatakan sangat bermanfaat / bermanfaat
T2: Bagaimana topik-topik yang disampaikan selama ini?
J2: 97% menyatakan sangat menarik / menarik
T3: Bagaimana komentar Anda mengenai pembicara?
J3: 68% menyatakan sangat memuaskan / memuaskan. 32% menyatakan kurang
memuaskan dengan memberi alasan karena kurang berkenan dengan cara
pembawaan pembicara pada 21 Nov 97.
F/U1: kami akan lebih selektif dalam memilih pembicara
T4: Bagaimana fasilitas ruangan, makanan dan pelayanan lainnya selama ini?
J4: 71% menyatakan sangat memuaskan / memuaskan. 29% menyatakan kurang
memuaskan dengan alasan kurang luasnya tempat parkir dan ruangan, serta AC
yang pada hari itu cukup panas
F/U2: kami akan sourcing untuk mendapatkan gedung pertemuan yang mudah
diakses, serta fasilitas yang memadai
T5: Membandingkan harga dan manfaat, bagaimana biaya pertemuan HRD Club?
J5: 90% menyatakan seimbang antara harga dan manfaat. 10% menyatakan mahal,
tetapi tidak memberikan alasan
T6: Bagaimana kesan anda secara keseluruhan mengenai HRD Club?
J6: 93% menyatakan sangat memuaskan / memuaskan. 7 % menyatakan kurang
memuaskan karena terlalu banyaknya peserta yang hadir
F/U3 = lihat F/U2
Selain pertanyaan-pertanyaan ter-sebut kami juga menggali masukan
mengenai: usulan calon pembicara, topik-topik yang diinginkan, serta bentuk
service lain yang diusulkan para anggota HRD Club.
Cukup banyak kami menerima masukan dari para peserta yang tidak mungkin
kami tulis satu persatu di sini. Namun yang jelas kami sekertariat HRD Club
akan berusaha menindaklanjuti usulan tersebut sejauh dalam batas kapasitas
HRD Club.
Satu hal yang belum dapat kami penuhi adalah permintaan untuk mengadakan
semacam " Bursa Teanga Kerja" melalui forum HRD Club ini.
Hal ini tidak lain untuk menjaga image Club kita agar tidak dianggap
melegalisir suatu kegiatan, maaf, kasarnya 'bajak membajak tenaga kerja'.
Kami juga belajar dari club –club yang pernah ada bahwa kegiatan semacam
ini memberi citra negatif.
Bahwasanya anda masih dapat saling bertukar informasi tenaga kerja melalui
diskusi informal tentunya sah-sah saja.
Untuk informasi detail mengenai hasil survey ini dapat anda lihat langsung
dalam majalah dinding "INFO HRD".
Majalah dinding "INFO HRD" yang rencananya kami pampangkan pada setiap
pertemuan HRD Club kami maksudkan untuk memberikan informasi mutakhir
perkembangan ke-HRD an.
Seperti anda ketahui HRD Club (atas nama pengurusnya) menjadi membership
ASTD (Ame-rican Society Training Development) dimana secara berkala mereka
mengirimkan informasi mutakhir ke HRD an. Informasi inilah yang ingin kami
bagi kepada anda semua disamping dari sumber lainnya.
Anda juga dapat berperan serta meramaikan INFO HRD tersebut.
Info Terkini
Sehubungan dengan situasi moneter dewasa ini, dengan sangat menyesal kami
informasikan kepada pecinta HRD Club bahwa rencana HRD Club mengorganisir
kegiatan untuk menghadiri "1998 Interna-tional Conference & Exposition ASTD
(American Society Training Development) dan study banding di beberapa
perusahaan di di Washington DC pada bulan Mei 1998 mendatang terpaksa
dibatalkan.
Mudah-mudahan di masa menda-tang rencana tersebut dapat kita realisasikan.
Namun bagi anda yang masih bermaksud menghadiri acara tersebut, kami HRD
Club dapat memberikan infomasi yang diperlu-kan sehubungan dengan
pelaksana-an conference tersebut.
Mengawali pertemuan perdana dalam tahun 1998 ini, HRD Club mengundang
pembicara yang mungkin sedikit banyak sudah anda kenal, yakni Bpk Andrew
EB Tani, Technical Adviser PT Optimal Teknindo Internsional.
Pertemuan yang direncanakan dilaksanakan di Hotel Cempaka tersebut kami
jadwalkan pada tanggal 13 Februari 1998.
Topik yang akan beliau bawakan yakni "Peran Strategik HRD Manager dalam
Bisnis Kini dan Masa Depan".
Sebagai informasi awal kepada Anda, catatlah tanggal penting berikut ini
dalam Agenda anda, tentang Kalender Kegiatan HRD Club selama tahun 1998.
Rencana pertemuan dua bulanan kita untuk tahun 1998 akan diselenggarakan
pada : 13 Feb , 3 Apr, 22 Mei, 10 Jul, 28 Ags,16 Okt, 4 Des. Format
pertemuan masih tetap seperti biasa dengan diselingi suatu "summit meeting"
yang akan kita tentukan kemudian.
Sekian informasi dari HRD Club, sampai jumpa pada pertemuan dua bulanan
mendatang, tanggal 13 Februari 1998 di Hotel Cempaka.