Coba lihat saja sekarang. Bukankah jumlah orang Arab yang menjadi pengikut
Kristus, jauh lebih besar daripada jumlah orang Yahudi yang Kristen?
Bahkan menurut Injil Yohanes, tuduhan yang tertulis di atas salib Yesus juga
ditulis dalam bahasa Latin. Bahasa Latin dikenal juga, tetapi hanya di
kalangan terbatas sebagai bahasa administrasi kerajaan. Andai saja Yesus
lahir di Pulau Pinang, waah sulit sekali untuk terdokumentasikan. Sebab
orang-orang rantau sini mengenal huruf hanya pada abad ke-4 Masehi.
Sedangkan di Israel dan daerah sekitarnya, dari tahun 3000 S.M tulisan sudah
berkembang pesat.
"HAMRAN AMBRIE" <mend...@yahoo.com> wrote in message
news:X6gcj.58865$GV4.37171@trnddc05...
Together with those fears, and that exercise of mind which is rational,
and which they have just ground for, they have often suffered many
needless distresses of thought, in w