REFERENSI UNTUK PENGELOLAAN MASJID ASSALAAM MANDAR BINTARO...

13 views
Skip to first unread message

Hadi Tjahjono

unread,
Feb 28, 2014, 8:34:51 AM2/28/14
to Assalaam, Assalaam-Abd.Azis Sidqi, Assalaam-Fuad Masykur I., Assalaam-Hatif Sidar, Assalaam-Lutfie Buraidah, Assalaam-Sofyan, Assalam-Tuti Nurhayati Tajuddin, Asslm-Dr.M.Faisal Hamdani,MA, RT 006-Amir Syafril.2, RT 001-Dewa Gede Dwiadnya, RT 001-Edwin Kerukaspari, RT 002-Ketua 1.A.Dawami.2, RT 003-DR.Arifin Muhtar.2014, RT 003-Hari Budianto, RT 004-Ardy Achmad Syah, RT 004-Raymond Amir, RT 005-Fika Fitria Nasution, RT 005-Ketua 2.Seno Wintarto, RT 006-Danang T., RT 006-M.Iskandar, RT 006-Nuni Rudi, RT 006-Rudy Istiono, RT 006-Syinta Dewi Syawaluddin, RT 007-Adit Pane, RT 007-Aldylla GeEr, RT 007-Amelia GeEr, RT 007-Arry Ardhian Haumahu, RT 007-Bambang Tribudiman, RT 007-Donny Arsal, RT 007-Miasari Mustikawati Pane, RT 007-Milasari Rachmawati Pane, RT 007-Much.Yonno Sugiharto S., RT 007-Prof.Tresna Priyana.Soemardi, RT 007-R.Muh.Ihsan Sasraningrat, S.Ked, RT 007-R.Muh.Iman Saraningrat, ST, RT 007-R.Muh.Iqbal Sasraningrat, ST, RT 007-R.Muh.Nur A.Hadi Sasraningrat (Reza),ST,MM, RT 008-Agung Priambodo.2013, RT 008-Ketua.Faisal Yani, BAZMA-Amru Anwar.2014, BAZMA-Nur Komarudin.2013, BDI RSPP-Cucu, BDI-Dasril Saputra, Ptm-Agung BS.Pusrek, Ptm-Ishak Nawawi, Ptm-Kosasih E.Watnaya, Ptm-Langgeng Subagyo, Ptm-Mauludi Yasien, Ptm-Slamet Darsono, Ptm-Sutioko Warsad 2013, Pusrek-Titik Widyayati.2012, RW 010-Boyke P.A.Kuricang, BPST 5- Ustd.DR.Bambang Irawan, Ptm-A.Fatoni.Bpst-5, Ptm-Ahmadi Hario, Ptm-Arian Lubis, Ptm-Crisna Damayanto, PTM-Eko Sartono.ekos139, Ptm-Firdaus Harahap, Ptm-Harijanto Kambali, Ptm-Hario Suryohusodo.2013, Ptm-Rukmi Hadihartini.2, Ptm-Saniman Notowerdoyo, Ptm-Suhendro Dasam, Ptm-Taslim M.Noor, Ptm-Wahyu Pudjo Haryoko
Monday, 24 February 2014  22:35  Headlines, Special reports

Muslimedianews.com ~ Kisah nyata tentang orang HTI penyebar buletin Al-Islam yang tidak sopan dan Jama'ah Tabligh yang meresahkan ini baru saja terjadi.
Kisah ini diceritakan oleh salah seorang pengurus masjid yang ada di Ciputat.
Berikut kisahnya :
***
Minggu2 ini masjid kecil yg saya kelola di Ciputat kedatangan dua kelompok tamu yg agak menjengkelkan.
Tamu pertama dari HTI yang tanpa minta ijin mengedarkan bulletin al-Islam.
Mereka dengan tanpa beban membagi bulletin itu di dalam masjid.
Saya tanya ke mereka: "Kamu mengedarkan ini sudah minta ijin belum".
Dia gelagapan karena memang tidak minta ijin.

Dia tanya: "kalau minta ijin sama siapa pak". "Ya sama saya", jawab saya.
"Kalau gitu kami minta ijin pak", dia menimpali. "Saya tidak ijinkan".
Dia agak gusar dan bertanya: "kenapa tidak diijinkan pak?".
"Karena saya tahu HTI itu apa". Petugas itu agak ngeyel dan saya ancam jangan salahkan saya kalau saya bersikap keras kalau kamu ngeyel.
Si petugas rupanya tidak terima dan lapor pada pimpinan HTI.
Jum'at berikutnya, si pimpinan datang ke masjid yang saya kelola itu.

Kebetulan Jumat itu saya Jum'atan di luar, jadi tidak ketemu.
Dia bicara dg salah seorang pengurus masjid dan ustaz yang sdh saya pesan soal ini. Akhirnya, si pimpinan minta nomer HP saya. Beberapa saat kemudian pimpinan HTI itu telpon saya dan minta ijin mengedarkan bulletin itu.
Saya tetap bilang tidak boleh dan itu hak saya, karena saya tahu HTI itu organisasi apa.
Dia masih bilang: "kalau diedarin di jalan bagaimana pak?".
Saya bilang: "Kalau dijalan itu urusan Ketua RT".
Saya sudah bilang ke Ketua RT, HTI jangan boleh ngedarin karena HTI organisasi yang hendak mengganti Pancasila.
Saya bilang begitu dan Ketua RT baru paham.

Cerita kecil di atas, semakin menyadarkan saya betapa pentingnya mengawal tempat ibadah agar kelompok2 seperti yang saya ceritakan tidak seenaknya memasarkan ideologinya. Hanya satu kata: LAWAN!!!
***

Diceritakan oleh : Ust. Rumadi Ahmad
 
Redaktur : Ibnu Manshur
 
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages