Beberapa bulan lalu, saya mendapat beberapa teman baru dari Peranakan Association Singapore. Dari komunikasi melalui e-mail dan omong punya omong, saya memberanikan diri mencoba menanyakan apakah memungkinkan jika saya mengirimkan artikel tentang makanan karena di situs mereka peranakan.org.sg diumumkan ketika itu kalau Issue 2 tahun 2012 majalah Peranakan akan membahas tentang makanan. Ide bersambut baik dan mulailah kami berdiskusi kira-kira seperti apa dan bagaimana untuk mengisi majalah Peranakan tsb.
Akhirnya disepakati artikel mana dan resep apa untuk kontribusi di majalah Peranakan Issue 2. Sungguh bangga saya mendapat kehormatan berkontribusi mengisi majalah Peranakan dengan tiga tulisan saya. Satu artikel berjudul “Unique Ingredients in Peranakan Cuisine” dan yang dua adalah resep masakan yang akan saya tampilkan juga di Baltyra di lain kesempatan.
Thanks to The Peranakan Association Singapore yang sudah memberikan kesempatan luar biasa ini dan juga thanks to ASPERTINA – Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia yang memberikan kebebasan member’nya seperti saya untuk berekspresi dan berkontribusi.
Courtesy of The Peranakan Magazine, the official publication of The Peranakan Association Singapore
