The Blue Mansion

9 views
Skip to first unread message

Tjandra Ghozalli

unread,
Oct 15, 2012, 2:24:16 AM10/15/12
to aspe...@googlegroups.com, budaya_...@yahoogroups.com


THE BLUE MANSION
Setelah mengunjungi The Green Mansion, kami mengunjungi The Blue Mansion yang lokasinya di Penang juga.
The Blue Mansion dibangun oleh Cheong Fatt Tze di tahun 1880 di jalan Leith Street 14.   Pada tahun 1856, seorang pemuda Hakka tiba di pelabuhan Nanyang (sebutan daerah Asia Tenggara) bernama Cheong Fatt Tze yang bekerja keras serabutan mulai dari pengambil air sungai hingga menjadi konglomerat. Cheong beruntung punya mertua seorang saudagar yang nantinya memperkenalkan dia ke kalangan pedagang.
https://lh5.googleusercontent.com/-WvUZ_OJlJEw/UG64Ilu4zlI/AAAAAAAAAOU/Ao5RKjGAhwg/s640/01DSC02668.jpg
Dari para kenalan mertuanya, Cheong memulai usaha dagang, investasi, perkebunan, dan beragam bisnis lainnya.  Sebagai enterpreneur yang bergerak di bidang komoditas lada, karet, teh, dan kopi, Cheong meraih sukses besar.  Ditambah lagi bisnis madat, beras, dan tembakau membuat pundi pundi Cheong kian gemuk.
https://lh3.googleusercontent.com/-jRLlicqt110/UG64N8lhHUI/AAAAAAAAAOg/S8MVblZza54/s640/02DSC02669.jpg
Selanjutnya Cheong melakukan peralihan teknologi dari Inggris untuk membuat pabrik gelas, kulit, dan tekstil.  Cheong pula yang mengenalkan metoda tambang timah modern, mengoperasikan kapal laut uap, membangun armada pelayaran antara China dan Amerika Serikat. 
https://lh4.googleusercontent.com/-7L9HtSBCwds/UG64Tqh_r4I/AAAAAAAAAOs/V0RFOkewjpQ/s640/03DSC02671.jpg
Kemudian tertarik dengan bisnis minuman (wine) memulai dengan Chang Yu Winery di Yantai, Provinsi Shantung dan kini menjelma menjadi produsen minuman terbesar di China. Cheong berambisi membangun bank Sino-American dengan modal 10 juta dolar di tahun 1915.
https://lh3.googleusercontent.com/-pIi_ICldejM/UG64X98xrlI/AAAAAAAAAO4/UceAIf0p4Zc/s640/04DSC02673.jpg
 Sayangnya niat mega bank ini tidak kesampaian karena Cheong Fatt Tze meninggal di 1916.
Dengan diguidance oleh Joann Khaw, kami mengunjungi seluruh ruang yang ada di The Blue Mansion.  Gedung ini sempat menjadi losmen kelas kambing di tahun 1960 an.  Selepas perang dunia kedua, bangunan ini tidak dihuni orang, karena tak ada yang berani menginap di rumah "hantu" ini. 
https://lh5.googleusercontent.com/-sbekR2A7X34/UG64cUVZ2-I/AAAAAAAAAPE/eI3Tr-oL2iY/s640/05DSC02665.jpg
Dan mulai tahun 1961 bangunan ini menjadi tempat tinggal kumuh bagi para pendatang. Di mana gantungan cucian baju, sepeda motor butut dari para penghuni bertebaran di depan pintu kamar (The Mansion punya 38 kamar) penyewa masing masing. 
https://lh3.googleusercontent.com/-2fhdI-3dpQE/UG64hLkkNZI/AAAAAAAAAPQ/B7trj4Z3yfw/s640/06DSC02676.jpg
The Mansion dibangun dengan memperhitungkan Feng Sui yang ketat, semisal saluran air cemce harus dibikin berputar. Ketinggian lantai rumah bagian belakang harus lebih tinggi dari bagian depan dan sebagainya.  Di depan The Blue Mansion terdapat lima rumah petak (rumah berdempetan) yang fungsinya sebagai dapur (di The Blue Mansion tidak punya dapur) dan sebagai rumah karantina. 
https://lh5.googleusercontent.com/-81d8i-jYYlo/UG64khKQPYI/AAAAAAAAAPc/CRd7CIWZLLE/s640/07DSC02686.jpg
Bagi anggota keluarga yang sakit menular akan dikarantina di salah satu rumah ini.  Juga bagi para isteri (Cheoang punya 8 isteri) yang lagi ngambek akan dikarantina di rumah petak ini sampai dia sembuh dari sakit atau sembuh dari ambekan.
https://lh4.googleusercontent.com/-uq-yPWCqMPw/UG64s7Xe8yI/AAAAAAAAAP0/cG5l_dcm9a0/s640/09DSC02689.jpg
 Bangunan ini campuran dari gaya China (Kanton), Eropa (Inggris), dan Tropis (Melayu). The Blue Mansion memiliki  5 taman, 7 tangga, 220 jendela, dan 38 kamar besar dan kecil.
https://lh6.googleusercontent.com/-rOcsTd-gVzk/UG64oGL_-yI/AAAAAAAAAPo/HAFh4hb-eMQ/s640/08DSC02681.jpg
Di sisi kiri The Blue Mansion ada kuil Tao tempat sembahyang para dewa dan leluhur. Bagian ini tidak turut direnovasi karena tidak dijual.  Saban pagi ada seorang cicit buyut Cheong bersembahyang disana.
https://lh4.googleusercontent.com/-ZuMLVTtTj3o/UG64xUgQDjI/AAAAAAAAAQA/wUZBvbSKO5c/s512/10DSC02677.jpg
 Restorasi dimulai oleh Laurence Loh dan LIn Lee Loh - Lim mereka merenovasi bangunan dan melengkapinya dengan perabot dan hiasan rumah. Renovasi dimulai tahun 1991 dan selesai tahun 1995 dengan menghabiskan dana hampir 60 miliar Rupiah untuk renovasi dan pembelian barang barang seni.
Semula para pengunjung tidak diperkenankan mengambil foto. Namun berkat izin dari baba Daniel Selvantharan (manajer operasi) maka saya diperkenankan mengambil foto foto di dalam bangunan ini. Demikian. Salam Tjandra Ghozalli
 
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages