Buku ini dapat juga dikatakan sebagai rekaman intelektual atas kejadian yang sebenarnya pernah terjadi. Abdurrahman merespons dari bilik-bilik kampus, seminar, serta secara rutin buah dari pikirannya itu dituangkan dalam surat kabar maupun majalah, hingga pada karya ilmiah.
Ia tidak tidak hanya membahas permasalahan secara kritis saja, namun juga menekankan pada ajaran-ajaran dari Rasulullah saw. Walaupun buku ini terlihat memiliki sifat tematis dan memiliki masalah yang beragam di dalamnya, namun memiliki cara pengemasan tulisan yang menarik dalam menyajikan sebuah gagasan yang fokus, aktual, dan kritis.
Kitab ini adalah sebuah kitab referensial klasik yang telah terbit sejak 850 tahun yang lalu dan telah digunakan oleh umat Islam dalam berbagai belahan bumi. Kawasan Asia Tengah, Asia Tenggarah. bahkan di Indonesia. Kitab ini menjadi bacaan yang wajib ada dalam pesantren yang ada di Indonesia.
Penulis dari buku ini adalah seorang ulama yang terkenal, ia berasal dari Afghanistan yang memiliki nama lengkap Imam Burhanuddin Az-Zanurji. Buku ini memiliki 13 bab di dalamnya yang berisi mengenai metode belajar dan tahapan belajar yang baik dan benar secara akhlak, fikih, dan tarbiyah. Dasar dari kitab ini merupakan rujukan dari Al-Quran, hadis, dan juga nasehat para ulama. Kitab ini merupakan karya tunggal dari Imam Zanurji
Agama Islam adalah agama yang disampaikan oleh Allah Swt., lewat Rasulullah saw., kepada manusia. Islam saat ini telah berusia lima belas abad dan tersebar di berbagai kawasan. Kawasan-kawasan tersebut meliputi, kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol Islam), kawasan pengaruh kebudayaan Persia (Islam dan Negara-negara Islam di Asia Tenggara), kawasan pengaruh kebudayaan Turki, kawasan pengaruh kebudayaan India Islam, kawasan Asia Tenggara dan kawasan Afrika Selatan dan Afrika Tengah.
Agar pembahasan dalam buku ini menjadi lebih fokus maka materi dalam buku dibatasi dalam kawasan Arab yang meliputi, Timur Tengah, Afrika Utara dan Spanyol Islam dengan menggunakan pendekatan berdasarkan periodenya, yaitu pada periode klasik dan periode pertengahan. Oleh karena itu, materi di dalam buku ini membahas tentang peradaban sejarah bangsa Arab pada masa pra-Islam yang pada saat itu masih rendah kedudukannya.
Kemudian dilanjutkan mengenai Rasulullah saw., yang berhasil mengangkat bangsa Arab hingga memiliki kedudukan yang tinggi dan berakhlak mulia dengan waktu yang relatif singkat. Lalu sebuah usaha dari Khulafaur Rasyidin yang berhasil memperluas wilayah Islam ke bagian utara, timur, dan barat. Setelah itu yang teristimewa adalah keberhasilan dari Umar bin Khattab yang menghancurkan kerajaan adikuasa Persia yang ada di Timur, lalu digantikan dengan negara Islam yang menjadi salah satu negara adikuasa pada masa itu bersama dengan kerajaan Romawi di Barat.
Tasawuf merupakan batin dalam sebuah ajaran Islam. Sedangkan sisi lahirnya merupakan syariat Islam yang mengandung hukum-hukum keagamaan yang formal tentang apa yang wajib dilakukan dalam agama Islam dan apa yang dilarang untuk dilakukan.
Tasawuf selain mengajarkan tentang sisi batin dan syariat dalam sebuah agama juga mengajarkan bagaimana makna beragama dengan baik dan benar. Dalam hal ini, tasawuf menegaskan bahwa seseorang yang hidup tanpa memiliki Tuhan artinya hidup mereka akan kosong dan hampa. Manusia yang telah meninggalkan sisi batinnya dan juga tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan Tuhannya, maka ia adalah manusia yang hidup tanpa aturan dan norma kebaikan beragama.
Tasawuf dalam al-akhlaq al-mahmudah artinya menegakkan dan melaksanakan bentuk moral yang baik mulai dari ucapan, perbuatan, dan juga aktivitas sehari-hari. Moral yang seperti ini tentunya harus diajarkan, dididik, dan dipahami agar dalam keseharian manusia memiliki tindakan yang baik dan benar sesuai aturan.
Oleh karena itu, belajar tasawuf adalah hal yang penting karena dapat membentuk karakter Islami yang diperlukan bagi individu, masyarakat, dan juga suatu bangsa. Karakter Islami ini tentunya berguna untuk kebaikan dan keselamatan di dunia dan akhirat.
Prof. Dr. KH. M. Tholhah Hasan yang telah menghabiskan semasa hidupnya untuk mengembangkan lembaga pendidikan Islam di Indonesia ini sering disebut sebagai Wali Songonya NU dan Imam Ghazalinya Indonesia. Ia pantas disebut seperti itu karena memang banyak sekali perjuangan dan pengorbanannya dalam mendirikan lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Tidak mudah tentunya untuk melakukan hal tersebut tanpa adanya kecintaan dalam Islam di Indonesia.\
Buku ini shahih atau telah disahkan karena sudah dikoreksi dan juga diuji oleh Prof. Dr. KH. M. Tholhah Hasan selaku objek penelitian untuk tulisan dalam buku ini. Buku ini membahas mengenai pola dari strategi manajemen pendidikan Islam di Indonesia berdasarkan pengalaman dan intelektual Prof. Dr. KH. M. Tholhah Hasan.
Buku ini adalah yang pertama kalinya memaparkan secara komprehensif dan signifikan dari pemikiran nyata tentang manajemen pendidikan Islam oleh Prof. Dr. KH. M. Tholhah Hasan yang unik dan berbeda dari konsep pemikiran tokoh Islam lainnya.
Islam merupakan sebuah agama yang mengatur semua seluk beluk dalam kehidupan umatnya agar memiliki kehidupan yang sebaik-baiknya. Islam juga memiliki pedoman hidup bagi para umatnya yang ada pada Al-Quran dan juga hadis.
Di dunia ini terdapat pria dan wanita yang memiliki perbedaan dari segi fisik, sifat, dan kodratnya. Dalam Islam, seorang wanita dipandang mempunyai keistimewaan yang tidak terdapat pada pria. Bahkan, keistimewaan ini mempunyai ilmu sendiri dalam membahasnya. Yakni ilmu fikih untuk wanita. Fikih wanita merupakan sebuah cabang ilmu Islam mempelajari tentang wanita di mana cabang ilmu ini menjelaskan mengenai hukum dan aturan dalam Islam yang berkaitan dengan wanita.
Grameds, demikianlah 8 rekomendasi buku tentang Islam yang telah diberikan oleh Gramedia. Tentunya buku-buku tersebut sangat bermanfaat untuk mengetahui Islam dan mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan syariat-syariatnya.
Bagi kalian yang ingin mempelajari buku tentang Islam atau pun buku lainnya, kalian bisa membelinya di Gramedia. Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas menyediakan berbagai buku yang berkualitas dan mungkin bermanfaat untuk kamu. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang juga!
Untuk mendekatkan diri kita kepada Allah Swt. tentu harus dengan mempelajari semua seluk beluk dalam agama Islam. Sebagai umat beragama Islam tentu kita harus tahu ajaran-ajaran di dalam Islam dan juga hal-hal terkait Islam seperti sejarah, pendidikan, kebudayaan, karakter dan lain-lain. Semua itu dapat kita pelajari dengan membaca buku tentang Islam yang ada di Gramedia.
Dengan membaca buku tentang Islam, tentunya kalian juga akan lebih paham mengenai Islam lebih dalam lagi, bukan hanya ajaran-ajarannya saja yang kalian jalani selama ini. Kalian akan mendapatkan hal-hal yang mungkin belum pernah kalian tahu sebelumnya tentang Islam.
Islam mengajarkan banyak hal di dalam agamanya maka dari itu akan lebih menarik lagi jika kalian juga membaca buku-buku tentang Islam untuk menambah wawasan kalian mengenai sejarah dalam agama kalian sendiri, yaitu Islam.
Oleh karena itu, Gramedia akan memberikan rekomendasi buku tentang Islam yang bisa kalian beli dan baca dari Gramedia. Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja buku rekomendasinya, mari simak ulasan berikut!
Acara penyerahan yang diadakan dengan penuh khidmat di ruang perpustakaan IAIN Manado menjadi momen bersejarah. Dr. Sahari, dengan penuh semangat, menyampaikan harapannya bahwa buku tersebut akan menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa, dosen, dan staf dalam menghadirkan pendidikan agama Islam yang lebih relevan dan mudah diakses melalui integrasi teknologi.
Pendidikan Agama Islam (PAI) adalah pendidikan yang mempelajari ajaran dan nilai-nilai Islam. Pendidikan agama Islam meliputi berbagai aspek kehidupan, seperti keyakinan, akhlak, ibadah, sejarah Islam, dan lain-lain. Tujuan dari pendidikan agama Islam adalah untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, beriman, dan taqwa kepada Allah SWT.
Pendidikan agama Islam tidak hanya diberikan di lembaga pendidikan Islam, tetapi juga di lembaga pendidikan umum di Indonesia. Pendidikan agama Islam di sekolah umum disebut Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP). Siswa di sekolah umum akan mempelajari ajaran agama Islam sesuai dengan agama yang dianutnya.
Di Indonesia, PAI diajarkan dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Di jenjang pendidikan dasar dan menengah, PAI menjadi salah satu mata pelajaran wajib yang diatur oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Di perguruan tinggi, PAI dapat dipelajari sebagai salah satu program studi atau sebagai mata kuliah pilihan.
Lulusan pendidikan agama Islam dapat bekerja di berbagai bidang yang terkait dengan agama Islam, seperti pengajar agama Islam, pendakwah, penulis buku agama, dan lain-lain. Selain itu, lulusan pendidikan agama Islam juga dapat bekerja di bidang-bidang lain yang tidak terkait langsung dengan agama, seperti jurnalis, manajemen, dan lain sebagainya.
Plh Kasi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Ikhwan Is SPdI menjelaskan, bedah buku tersebut dilakukan oleh berbagai unsur, diantaranya pengawa PAI, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI dan penggiat literasi, serta penulis buku.
Adapun buku yang dibedah diantaranya, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sekolah menengah pertama (SMP) kelas VII, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sekolah menengah kejuruan (SMK) kelas XI, dan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sekolah menengah atas (SMA) kelas XII dan buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sekolah dasar (SD).
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MSi mengapresiasikan kegiatan bedah buku tersebut. Menurutnya hal tersebut salah satu cara untuk memfilter berbagai konteks pendangkalan akidah.
Khairul berharap, melalui kegiatan bedah buku tersebut dapat mengeluarkan rekomendasi buku ajar pendidikan agama Islam (PAI) untuk diterapkan di seluruh sekolah Kabupaten Aceh Barat dan harus sesuai dengan standar pendidikan agama Islam.[]
e59dfda104