Topi SANBENITO

1 view
Skip to first unread message

Rachmad Erwanto

unread,
Dec 30, 2013, 10:41:58 PM12/30/13
to AR-RAHMAN APWA 5, apwa-s...@googlegroups.com
TAHUKAH KALIAN ?

Topi Tahun Baru yg b'bentuk kerucut ternyata adalah topi yg di sebut SANBENITO, yakni topi yg digunakan Muslim Andalusia utk menandai bahwa mrk sudah murtad dibawah penindasan Gereja Katholik Roma yg menerapkan INKUISISI SPANYOL.

SANBENITO,TANDA MUSLIM TELAH MURTAD

Ketika kaum Frank yg b'agama Kristen Trinitarian menyerang Negeri Muslim Andalusia, mrk menangkapi, menyiksa, membunuh dg sadis kaum Muslim yg tdk mau tunduk kpd mrk.

Mrk kaum Kristen Trinitarian m'bentuk lembaga yg bernama INKUISISI.

Sebuah lembaga dlm Gereja Katholik Roma yg bertugas melawan ajaran sesat atau pengadilan atas seseorang yg didakwa bidat. Dan dlm hal ini yg dimaksud sesat/bidat adalah MUSLIM!

Adalah sebuah pakaian yg diberi nama SANBENITO, pakaian & topi khas yg
dipakaikan kpd tawanan muslim yg telah menyerah & mau conferso (confert/murtad).

Pakaian ini utk m'bedakan mrk (para converso) dg orang² lain ketika b'jalan
di tempat² umum di Andalusia yg saat itu telah takluk di tangan Ratu Isabella & Raja Ferdinand.

SANBENITO adalah sebuah pakaian yg menandakan bahwa seorang muslim di Andalusia saat itu telah MURTAD.
Bagaimana bentuk pakaian itu ?
Jubah & topinya ??

SANGAT IRONIS !

Kini,6 abad setelah peristiwa yg sangat sadis tsb berlalu, para remaja muslim,anak² muslim justru memakai pakaian SANBENITO utk merayakan TAHUN BARU MASEHI & merayakan ULANG TAHUN. Meniup trompet² ala topi SANBENITO di saat p'gantian tahun.

Perayaan² yg sama sekali tdk pernah dicontohkan oleh Rasulullah صلىالله عليه وسلم yg justru nyata² berasal dari kaum Kafir.

Kaum yg telah merampas kejayaan Muslim Andalusia & m'hancurkan sebuah peradaban maju Islam Andalusia.

أَسْتَغْفِرُاللّهَ الْعَظِيْمَ

Setelah kita tahu sejarah ini,apakah kita masih tega memakai SANBENITO ? Atau membiarkan anak², adik², shabat² kita
memakainya ?

Sumber:
Buku MENYINGKAP fitnah. Hj.Irene Handono
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages