:)
bimbi
argent...@cbn.net.id
argent...@gmail.com
www.argentumbooks.com
T.
021.9478.2475
M. 0818.660.978
T/F.
021.7279.4137
Soft Cover |
|
| Akhirnya tiba giliran Daisy Bowman, wallflower
terakhir, untuk mencari calon suami. Setelah menjalani tiga season
tanpa menggaet bangsawan seorang pun, akhirnya Daisy diberi ultimatum
oleh ayahnya untuk segera mendapatkan calon suami. Kalau tidak, dalam
jangka waktu dua bulan ia akan dinikahkan dengan Matthew Swift, pegawai
kepercayaan ayahnya. Daisy benar-benar shock membayangkan dirinya menikah dengan pria kurus yang angkuh dan sok tahu itu. Namun, ia tak memperhitungkan bahwa dengan berlalunya waktu, pria itu telah berubah menjadi pria yang sangat memesona dengan sensualitas memabukkan. Dengan cepat Daisy menyadari pria yang selama ini ia benci ternyata menjadi pria yang ia impikan. Namun, Matthew ternyata menyimpan masa lalu kelam, yang tak berani ia ungkapkan kepada siapa pun. Meskipun demikian, Daisy tetap bersedia menerima Matthew berikut masa lalunya. Tepat di tengah kebahagiaan mereka, rahasia kelam itu terungkap dan mengancam menghancurkan Matthew serta jalinan cintanya dengan Daisy... |
|
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Benarkah dunia mengalami pemanasan global? Benarkah
bencana alam terjadi karena ketidakpedulian pada alam? Bagaimana jika
semua itu hanya omong kosong dan cuma alat untuk menakut-nakuti publik
dan dijadikan isu sebagai alat memperoleh uang dari kalangan industri? Peter Evans, pengacara miliuner George Morton yang rajin memberikan sumbangan untuk LSM lingkungan bernama NERF. Tapi Morton belakangan membatalkan sumbangan $10 juta-nya karena menemukan beberapa fakta ganjil tentang lembaga tersebut. Salah satunya dugaan keterlibatan LSM itu dengan organisasi teroris yang berniat menimbulkan tiga bencana alam di seluruh dunia, termasuk gelombang tsunami yang akan melanda Florida. Dibantu agen pemerintah yang bekerja sebagai dosen MIT, asisten George Morton yang cantik, dan anggota NERF yang "tobat", Peter Evans bertualang dari Antartika sampai Kepulauan Solomon untuk menyingkap intrik dan konspirasi di balik bencana alam yang sengaja ditimbulkan untuk menciptakan kondisi ketakutan |
|
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Julia dan Mark terjebak dalam hubungan cinta yang menjadi
hambar. Julia pikir seorang bayi bisa menyelamatkan hubungan mereka,
tapi mungkin bukan itu jawabannya. Maeve benar-benar alergi pada komitmen--kulitnya akan gatal-gatal setiap kali melihat kereta dorong bayi. Kencan semalam membuatnya hamil. Apa yang harus dilakukannya? Samantha tergila-gila pada bayinya. Tapi bagaimana Chris, suaminya, menghadapi Samantha yang sering kali tidak ada untuknya. Dan apakah obsesi Samantha sesehat yang terlihat? "Novel yang hangat, hidup, bijak, dan benar-benar tak bisa berhenti dibaca sampai akhir." Hello! "Satu novel yang pasti best-seller lagi dari Green." The Times |
|
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Banyak orang mengatakan hidup itu mengalir saja, toh nanti
akan sampai ke laut juga. Benarkah? Tidak semua air, kalau dibiarkan,
akan mengalir ke laut. Seperti air, aliran hidup kita pun, kata Mas
Jamil, harus diarahkan melalui sebuah proposal hidup. Ia mencontohkan
dirinya yang menyusun sendiri proposal hidupnya untuk sekian tahun ke
depan, termasuk capaian dan lompatan-lompatan hidup yang akan dituju.
Serinci mungkin, sedetil mungkin, sedemikian rupa sehingga arah hidup
kita menjadi jelas. Proposal itu dibuat untuk menuntunnya menggapai
prestasi tertinggi yang bisa dibanggakan di hadapan Allah. Seorang filsuf, Jim Rohn mengatakan "Anda tidak bisa menyewa orang lain agar berolahraga untuk Anda," Anda harus melakukan sendiri jika ingin memperoleh manfaat dari olah raga. Andapun tidak akan mampu meraih keberhasilan hidup apabila menyerahkan hidup Anda kepada orang lain. Andalah yang menentukan hidup Anda sendiri. Andalah yang harus menjalani hidup Anda sendiri. Dan untuk itu Anda perlu membuat sebuah proposal hidup sebagai kompas hidup Anda. Jamil akan membantu Anda memberi peta jalannya, tetapi Andalah yang harus mengendarai mobilnya. Jamil akan menuntun Anda tahap demi tahap tapi Anda sendirilah yang harus berjalan menuju tempat yang dituju. Jika Anda mengerjakannya dengan sunguh-sungguh, saya berjanji, imbalannya akan sangat besar untuk hidup Anda. Buku ini semacam workbook, lembaran kerja. Anda tidak akan memperoleh banyak manfaat bila hanya membaca namun tidak melakukan aktifitas yang saya minta. Kerjakan secara bertahap dan ikuti instruksinya dengan baik. Apabila Anda mengikuti semua instruksi yang ada di buku ini, begitu Anda selesai membaca dan mengerjakan aktivitas di dalam buku ini maka jadilah itu bahan baku PROPOSAL HIDUP Anda. Bila ingin hasil yang optimal, tuliskanlah kembali apa yang sudah Anda kerjakan tadi ke halaman akhir dari buku ini. Gabungkan menjadi rangkain tulisan yang berhubungan satu dengan yang lain sehingga jadilah Proposal Hidup Anda. Saya yakin setelah Anda menyusun Proposal Hidup dengan detil sesuai dengan yang saya anjurkan, kehidupan Anda dimasa yang akan datang akan jauh lebih baik daripada apabila Anda tidak menyusunnya. |
|
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Arsitektur Indonesia cukup sulit dijelaskan karena
bersifat sangat multifaset dan mencakup pengaruh dari banyak budaya,
mulai dari India, Cina, Timur Tengah sampai negara-negara Barat.
Pencarian karya arsitektur "asli Indonesia" telah lama menjadi bahasan
di antara para arsitek Indonesia. Dalam buku Masa Lalu dalam Masa Kini: Arsitektur di Indonesia, penulis-penulis terkemuka menggambarkan keragaman arsitektur Indonesia, yang bisa kita lihat dalam bangunan-bangunan bersejarah dan kontemporer di Nusantara. Dalam buku ini, tradisi-tradisi arsitektur utama di Indonesia disebut sebagai arsitektur "tradisional", lokal, Islami, Cina, Hindu, kolonial, atau Indis. Masa Lalu dalam Masa Kini menawarkan sebuah pengenalan umum kepada arsitektur Indonesia dan penggambaran yang mudah dipahami mengenai konteks arsitektur Indis. Demi mencapai dua tujuan tersebut, buku ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, "Keragaman Arsitektur Indonesia", berisi rangkaian esai tentang tradisi-tradisi arsitektur Indonesia. Bagian kedua, "Modernitas di Kawasan Tropis", menampilkan gambar dan foto arsitektur kolonial koleksi The Netherlands Architecture Institute. |
|
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Indonesia is a very significant country of Southeast Asia. Even though it possesses characteristics that can make it the third "rising power" of Asia--its size, population, and its location in the Strait of Malacca, etc.--it has not yet shown a resolve to exploit those characteristics to become one. When it decides to become the next rising power, it has todevelop systematic plans of economic development and use economic wealth stemming from such development for building its military (Tentara Nasional Indonesia or TNI, formerly known as Angkatan Bersenjata Republik Indonesia or ABRI). Connie Rahakundini Bakrie`s book, Defending Indonesia, is an important plea for the modernization of Indonesia`s military.Connie belongs to the "third generation" of national security intellectuals of Indonesia. As the Executive Director of the Institute of Defense and Security Studies (IODAS), she is well versed in the thinking of top civilians and military officials of her country on such matters. | |
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Anda ingin berbisnis serabi? Jika berkeinginan kuat dan
berfokus pada upaya mewujudkan impian itu, Anda pasti bisa menjadi
pengusaha serabi yang sukses. Tapi sebelumnya, ada baiknya Anda
terlebih dulu menguasai teknik pembuatan aneka serabi dan konsep
dasarnya. Buku Produk Unggulan Industri Rumahan: Serabi tulisan Lilly T. Erwin, seorang pelaku bisnis aneka jajanan, ini adalah buku yang tepat bagi Anda. Buku ini tidak sekadar menampilkan berbagai resep yang sudah bermetamorfosis dari aslinya, tetapi juga mengupas secara mendetail dan lengkap konsep dan latar belakang bisnis serabi serta berbagai trik berbisnis makanan dengan modal tidak besar, tetapi menguntungkan. Jadi, pelajari buku ini secara saksama, dengan sabar praktikkan ilmu di dalamya, dan bersiaplah menjadi pengusaha makanan yang sukses. |
|
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Makanan dengan kombinasi tertentu ada yang dapat dicerna
bersama ada pula yang tidak. Kombinasi makanan tidak serasi akan
menyebabkan proses pencernaan tidak lancar hingga sebagian makanan pun
tidak tecerna dengan baik, yang selanjutnya hanya akan membusuk atau
meragi di saluran usus dan menghasilkan toksin. Food Combining adalah seni mengatur asupan makanan. Dengan Food Combining, kita bisa makan enak dan tetap sehat, sekaligus mengendalikan badan pada berat ideal tanpa perlu membatasi porsi makan dan tidak harus kelaparan. Dan mengingat hidangan kafe dan resto sudah tidak asing bagi kita, menjalankan pola makan sehat alami Food Combining dengan pilihan hidangan ala kafe dan resto tentu akan sangat mengasyikkan. Kita bisa menyiapkan sendiri hidangan ala kafe dan resto di rumah dengan mengikuti prinsip Food Combining untuk menghasilkan makanan yang lezat dan tetap sehat. Buku ini berisi panduan dalam menyiapkan hidangan sehat alami Food Combining, terdiri atas 105 resep yang terangkum dalam susunan menu 2 minggu. Resep-resep tersebut sarat dengan nuansa kafe dan resto, yang tentu menjadi favorit Anda. Jadi, praktikkan resepnya, nikmati kelezatannya, dan dapatkan manfaat sehatnya. |
|
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Kota Medan telah menjadi salah satu tujuan kuliner pilihan baik bagi wisatawan Indonesia maupun negara tetangga. Selain keanekaragaman kulinernya, jajanan kaki lima khas Medan juga terkenal akan kekayaan cita rasanya yang lahir dari per-paduan kultur kuliner India, Tionghoa, dan Melayu yang telah berlangsung selama ra-tusan tahun. Keunikan inilah yang menjadi sumber inspirasi penyusunan buku ini. | |
| -- * * * -- | |
Soft Cover |
|
| Yogyakarta bukan hanya "istimewa" daerahnya, tetapi juga istimewa dalam hal memburu makanan enak dan murah. Itulah Yogya. Melengkapi statusnya sebagai kota budaya, ia memiliki begitu banyak keunikan, teristimewa yang berurusan dengan memanjakan lidah. Sebut saja Jalan Malioboro yang sangat terkenal dengan kedai lesehannya. Bila Anda menyusuri sepanjang Jalan Malaiboro menuju keraton pada pagi dan siang hari, Anda akan menjumpai Pasar Beringharjo. Penjaja makanan yang kebanyakan masih menggunakan pakaian tradisional menjajakan pecel komplit dengan pelengkap mi goreng. Juga jadah yang disajikan dengan aneka ragam bacem, buntil daun singkong yang disajikan dengan nasi, dan jajanan pasar yang tak kalah menariknya, cenil. Pada malam hari, Jalan Malaiboro dipenuhi kedai lesehan dan angkringan/warung wedangan. Bila Anda kangen akan suasana Yogyakarta, Anda kini dapat menghadirkannya di r umah. Dalam buku ini disajikan beberapa resep favorit jajanan kaki lima khas Yogyakarta. | |
|
-- * * * --
|
|
|
|
|