Seppiii

34 views
Skip to first unread message

lia...@indo.net.id

unread,
Jan 7, 2016, 7:20:35 AM1/7/16
to api_...@googlegroups.com
Milisnya kok sdh lama sepii ,

Kamojang ini Kok nggak seperti dulu saja ada intervensi
Pemerintah dg Kepmen harga uap , kan sama sama plat merah
ISM



Diusulkan, Audit Harga Uap Panas Bumi
Ikon konten premium Cetak | 7 Januari 2016 Ikon jumlah hit 137
dibaca Ikon komentar 0 komentar
JAKARTA, KOMPAS — Negosiasi harga uap panas bumi untuk listrik
antara Pertamina Geothermal Energy, anak usaha PT Pertamina
(Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) buntu.
Kebuntuan tersebut berpotensi menyebabkan pasokan uap terhenti,
termasuk pengoperasian sumur panas bumi. Audit harga uap
diusulkan menjadi solusi atas kebuntuan negosiasi tersebut.
Kebuntuan terjadi pada uap panas bumi pembangkit listrik panas
bumi (PLTP) Kamojang 1-3 di Jawa Barat milik Pertamina
Geothermal Energy. Kapasitas ketiga pembangkit tersebut 140
megawatt (MW). Pertamina mengusulkan harga 7,43 sen dollar AS
per kilowatt jam (kWh), sedangkan PLN menawar 3,3 sen dollar AS
per kWh.
Perjanjian sementara antara Pertamina dan PLN berakhir pada 31
Desember 2015 dengan tarif yang disepakati 6,2 sen dollar AS
per kWh. Pertamina memberikan tenggat hingga 31 Januari
mengenai harga jual tersebut. Apabila sampai 1 Februari belum
ada respons yang layak dari PLN, Pertamina akan menghentikan
pasokan uap panas bumi.
”Kami sudah menyampaikan ke PLN untuk kembali pada perjanjian
sementara hingga akhir Januari. Apabila tidak ada respons, ada
risiko penutupan sumur-sumur uap,” kata Vice President
Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, Rabu
(6/1), di Jakarta.
Pengamat ketenagalistrikan Fabby Tumiwa mengatakan, perlu
campur tangan pemerintah untuk mengatasi kebuntuan negosiasi
antara Pertamina dan PLN tersebut. Salah satu caranya adalah
mengkaji ulang terhadap kewajaran harga uap panas bumi lewat
audit pihak independen.
”Selain itu, pemerintah perlu menyusun aturan tentang tata cara
dan perhitungan perjanjian jual-beli listrik ataupun perjanjian
jual-beli uap dari PLTP yang sudah habis masa kontraknya.
Lazimnya, pengembalian investasi PLTP 7 tahun sampai 10 tahun.
Jadi, kontrak baru semestinya lebih murah,” ujar Fabby.
Secara terpisah, Manajer Senior Public Relation PLN Agung
Murdifi mengatakan, PLN menilai tawaran harga yang diajukan
Pertamina untuk harga uap panas bumi PLTP Kamojang 1-3
terlampau mahal. (APO)
==================




___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id


udibowo ciptomulyono

unread,
Jan 7, 2016, 8:20:44 AM1/7/16
to Asosiasi Panasbumi
Ismail,

Pada cari makan masing-masing, soal Kamojang saya cenderung serahkan pada Pemerintah (Nur Pamudji eks Dirut konon yg ditugasi).
Semenjak PLN punya PT PLN Geothermal (walaupun akhirnya di freeze), PLN banyak belajar tentang upstream, dan juga resiko-resikonya.

Salam API,
Udibowo
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

udibowo ciptomulyono

unread,
Jan 7, 2016, 8:22:35 AM1/7/16
to Asosiasi Panasbumi
N.B.

6,2 cent itu interim

Wass

Rick

unread,
Jan 7, 2016, 10:17:54 AM1/7/16
to INAGA Millist

Namanya juga PLN...Gitu loh!!!

Rick

unread,
Jan 7, 2016, 6:20:23 PM1/7/16
to INAGA Millist

Jakarta - PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) akhirnya sepakat mengenai harga beli uap panas bumi yang memasok 3 unit PLTP Kamojang, Jawa Barat.

Kesepakatan ini dicapai setelah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno turun tangan untuk memediasi kedua perusahaan energi itu.

"Sudah selesai dan sudah final diterima kedua belah pihak. Tadi difasilitasi Bu Menteri langsung," Kata Deputi BUMN Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata, Edwin Hidayat Abdullah, usai pertemuan antara PLN dan Pertamina, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

PLN, lanjut Edwin, bersedia membayar harga uap energi panas bumi dari pembangkit milik anak usaha Pertamina, PT Pertamina Geothermal Energy, seharga US$ 6 sen per kWh.

"Harganya 6 sen per kWh," jelasnya.

Edwin mengaku, pertemuan tadi berlangsung cukup singkat. Apalagi, harga jual uap oleh Pertamina ke PLN sudah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Jadi berdasarkan audit BPKP, kemudian harga uap dan ada cost dari processing uap ke listrik, jadinya kita bisa lihat harga uap yang wajar itu berapa," tutup Edwin.

amir fauzi

unread,
Jan 7, 2016, 8:24:49 PM1/7/16
to api_...@googlegroups.com
Dear kawans,

Pemerintah ada pemikiran dan rencana membentuk PLN EBT. Ini menurut berita di koran pagi ini. TQ


--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+unsub...@googlegroups.com.

Rick

unread,
Jan 7, 2016, 8:28:55 PM1/7/16
to INAGA Millist

Iya itulah ...kenapa koq hanya buat rencana terus.... Ikut di Panas Bumi sejak alm.pak Vincent Radja, sampai sekarang itu sama saja...

To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.

cob...@yahoo.com

unread,
Jan 7, 2016, 8:59:38 PM1/7/16
to api_...@googlegroups.com, cob...@yahoo.com
To all...API mililies member...

Selamat Tahun Baru 2016,
Dari SULUT kami sngt bertrima kasih kepd API yg sejak kemarin 7 Jan '2016 telah datang ke Manado - Tomohon - Tondangow dlm rngka memantau dan menyelidiki semburan uap panas bumi, semoga dapat mengupdate infomasi ttg semburan uap tsb dan mengnformasikan kepd PemProv.
Kemarin tim dr EBTKE, Badan Geologi serta Badan LitBang KemESDM juga sdh berkunjung juga ke lokasi dan pagi ini telah kembali ke Jkt sayang tdk smpt ketemu dgn PemProv dlm hal ini Bapak SekProv....mga2 tim API ada ksmptnan ya....
OK, selamat kerja GBU all....
ROEROE
Sent from my ASUS

lia...@indo.net.id

unread,
Jan 7, 2016, 8:59:44 PM1/7/16
to api_...@googlegroups.com
kok selalu kalau ada persoalan yg dibikin dulu lembaganya /
institusinya

ism
> =============___________________________________________________________> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
>
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the
> Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group. To
> unsubscribe from this group and stop receiving emails from
> it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>
>
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the
> Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group. To
> unsubscribe from this group and stop receiving emails from
> it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.



Rick

unread,
Jan 7, 2016, 9:14:55 PM1/7/16
to INAGA Millist, cob...@yahoo.com

Maju terus provinsi Sulut bu Roeroe...Bravo - riki ibrahin

Suryadarma

unread,
Jan 7, 2016, 9:21:56 PM1/7/16
to api_...@googlegroups.com

Betul pak Amir. Sesungguhnya bukan PLN EBT tetapi.yg diusulkan adalah PL EBT. Ini semacam BLU utk melaksanakan kewajiban memenuhi target EBT. Mudah2an busa terealisir.
Salam.
SD

To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.

udibowo ciptomulyono

unread,
Jan 7, 2016, 9:46:09 PM1/7/16
to Asosiasi Panasbumi
Dear all,

PLN EBT itu perencanaan dari dulu, mengingat rencana-rencana EBT merupakan masalah dunia (hasil COP21 dll)
Rencana ini di trigger kembali terutama setelah PLN Geothermal dibekukan Dahlan Iskan (termasuk urusan siapa yg mengelola Loan JICA yg sangat besar)

Mangga.

Udibowo
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "'amir fauzi' via Asosiasi Panasbumi Indonesia" <api_...@googlegroups.com>
Date: Fri, 8 Jan 2016 01:24:46 +0000 (UTC)
Subject: Re: [API] Seppiii

Boxbe This message is eligible for Automatic Cleanup! (api_...@googlegroups.com) Add cleanup rule | More info

lia...@indo.net.id

unread,
Jan 7, 2016, 10:02:50 PM1/7/16
to api_...@googlegroups.com
Kalau bentuknya semacam BLU apa nggak repot , kalau nggak salah
BLU itu :
Badan Layanan Umum, yang selanjutnya disebut BLU, adalah
instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan
pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau
jasa yang dijual tanpa Mengutamakan mencari keuntungan dan
dalam melakukan kegiatarnya didasarkan pada prinsip efisiensi dan
produktivitas. ( PP 23 Thn 2005)

ISM
>> ___________________________________________________________
>> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
>>
>>
>> --
>> You received this message because you are subscribed to the
>> Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails
>> from it, send an email to
>> api_inaga+...@googlegroups.com.
>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>
>> --
>> You received this message because you are subscribed to the
>> Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails
>> from it, send an email to
>> api_inaga+...@googlegroups.com.
>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the
> Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group. To
> unsubscribe from this group and stop receiving emails from
> it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.



ant...@penconsulting.com

unread,
Jan 8, 2016, 1:53:09 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com
Pak Is: Sdh pada lari ke WhatsApp. Ramai disana.
Wass Anton W



From: "lia...@indo.net.id" <lia...@indo.net.id>
To: api_...@googlegroups.com
Sent: Thursday, January 7, 2016 4:20 AM
Subject: [API] Seppiii
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id/



--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+unsub...@googlegroups.com.

udibowo ciptomulyono

unread,
Jan 8, 2016, 4:02:36 AM1/8/16
to Asosiasi Panasbumi
Mas Anton,

Siapa Adminnya ?
Pasti nggak belajar sejarah

Wass.

Udibowo
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Date: Fri, 8 Jan 2016 06:53:06 +0000 (UTC)
Boxbe This message is eligible for Automatic Cleanup! (ant...@penconsulting.com) Add cleanup rule | More info

nur suhascaryo

unread,
Jan 8, 2016, 5:23:10 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com
ass wr wb. ayuk mas udi di ramein he he he.


--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.

yunus_pabum

unread,
Jan 8, 2016, 5:57:25 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com
Alhamdulillah atas desakan dan gaduhnya media akhirnya selesai juga harga kamojamg dan lahendong. Tk




Sent from my Samsung device


-------- Original message --------
From: Suryadarma <suryad...@gmail.com>
Date: 01/08/2016 9:21 AM (GMT+07:00)
To: api_...@googlegroups.com
Subject: Re: [API] Seppiii

Betul pak Amir. Sesungguhnya bukan PLN EBT tetapi.yg diusulkan adalah PL EBT. Ini semacam BLU utk melaksanakan kewajiban memenuhi target EBT. Mudah2an busa terealisir.
Salam.
SD

On Jan 8, 2016 8:24 AM, "'amir fauzi' via Asosiasi Panasbumi Indonesia" <api_...@googlegroups.com> wrote:
Dear kawans,

Pemerintah ada pemikiran dan rencana membentuk PLN EBT. Ini menurut berita di koran pagi ini. TQ


On Thursday, 7 January 2016, 19:20, "lia...@indo.net.id" <lia...@indo.net.id> wrote:


--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+unsub...@googlegroups.com.

For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to api_inaga+...@googlegroups.com.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

Muhamad Yasin Pradjadisastra

unread,
Jan 8, 2016, 6:09:42 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com

Syukurlah pak Yunus. Mudah-mudahan yang terjadi di Kamojang dan Lahedong menular juga  ke renegosasi PPA yg lain seperti Muara Laboh  dan Cibuni.

 

 

Salam,

 

Yasin

rizalb...@yahoo.com

unread,
Jan 8, 2016, 6:13:22 AM1/8/16
to 'yunus_pabum' via Asosiasi Panasbumi Indonesia
Dengan harga berapa Pa Yunus S.


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.
From: 'yunus_pabum' via Asosiasi Panasbumi Indonesia
Sent: Friday, 8 January 2016 17:57
Subject: Re: [API] Seppiii

yunus_pabum

unread,
Jan 8, 2016, 7:04:31 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com
Yang jelas harganya cukup baik utk yang sdh produksi spt kamojang  dan lahendong. Krn belum diumumkan secara resmi saya ngka boleh mendahului. Tk

yunus_pabum

unread,
Jan 8, 2016, 7:06:33 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com
Betul pak Yasin muda2an bisa menular dan menjadi baro meter bagi yg lain. Tapi jangan disamakan harga ini spt pada green field ya. Tk




Sent from my Samsung device


-------- Original message --------
From: Muhamad Yasin Pradjadisastra <MPradja...@slb.com>
Date: 01/08/2016 6:09 PM (GMT+07:00)
To: api_...@googlegroups.com
Subject: RE: [API] Seppiii

Syukurlah pak Yunus. Mudah-mudahan yang terjadi di Kamojang dan Lahedong menular juga  ke renegosasi PPA yg lain seperti Muara Laboh  dan Cibuni.

 

 

Salam,

 

Yasin

 

Sent: Friday, January 08, 2016 5:57 PM

Rick

unread,
Jan 8, 2016, 7:28:24 AM1/8/16
to INAGA Millist

Kejadian ini sih tdk apa2 karena...kantong kiri kanan saja..alias deviden juga masuk ke pemerintah... Tapi, bagaimana PLN atau Pertamina memperlakukan ke swasta selama ini...? 

lia...@indo.net.id

unread,
Jan 8, 2016, 7:49:40 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com
Jaman sekarang itu setiap ada beritanya langsung tersebar di
media media online , bahkan sejak kemarin terkait harga yg
disetujui sdhy ada spt dibawah ini :
PGE dan PLN Sepakati Harga Listrik dari PLTP
Kamis, 7 Januari 2016 |
JAKARTA, KOMPAS.com - Seteru antara PT Pertamina Geothermal
Energy (PGE) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait
harga listrik dari PLTP Kamojang 1, 2, dan 3, selesai.
"Sudah selesai dan sudah final diterima keduabelah pihak. Tadi
difasilitasi Bu Menteri langsung," kata Deputi Bidang Usaha
Energi, Logistik, Kawasan dan Periwisata, Kementerian BUMN,
Edwin Hidayat Abdullah, di Jakarta, Kamis (7/1/2015).
Edwin mengatakan, kedua perusahaan pelat merah telah
menyepakati harga listrik dari PLTP Kamojang 1, 2, dan 3
sebesar 6 sen dollar AS per kWh.
Edwin mengatakan, pihaknya menyayangkan kedua juru bicara
perusahaan yang malah adu mulut di ruang publik.
"Saya baru koordinasikan, itu PR (public relation-nya sudah
ngomong-ngomong saja (di media). Makanya saya bilang lain kali
jangan begitu," kata Edwin.
Bahkan, diakui Edwin, Rini Soemarno selaku Menteri BUMN juga
menegur kedua pejabat perusahaan.
Sebelumnya ramai diberitakan, belum ada kesepakatan harga
listrik antara Pertamina Geothermal Energy dengan PLN karena
harga yang ditawarkan anak usaha Pertamina itu terlalu mahal.
PLN memperkirakan harga uap di Kamojang tidak akan melebihi
estimasi harga uap yang telah ada yakni sebesar Rp 535 per kWh
atau sebesar 4 sen dollar AS.
Asal tahu saja, harga listrik dari PLTP Kamojang 5 senilai 9,4
sen dollar AS per kWh.



>
> =============___________________________________________________________> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
>
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the
> Google Groups "Asosiasi Panasbumi Indonesia" group. To
> unsubscribe from this group and stop receiving emails from

lia...@indo.net.id

unread,
Jan 8, 2016, 7:54:27 AM1/8/16
to api_...@googlegroups.com
Lha wong diantara Plat Merah saja saling mendahului ( sulit
ketemu ) , Bagaimana Plat Merah dg Plat Kuning,
Panasbumi memang " panas "


ISM





> Kejadian ini sih tdk apa2 karena...kantong kiri kanan
> saja..alias deviden juga masuk ke pemerintah... Tapi,
> bagaimana PLN atau Pertamina
> memperlakukan ke swasta selama ini...?
> On 8 Jan 2016 19:04, "'yunus_pabum' via Asosiasi Panasbumi
> Indonesia" < api_...@googlegroups.com> wrote:
>
>> Yang jelas harganya cukup baik utk yang sdh produksi spt
>> kamojang dan lahendong. Krn belum diumumkan secara resmi
>> saya ngka boleh mendahului. Tk
>>
>>
>>
>> Sent from my Samsung device
>>
>>
>> -------- Original message --------
>> From: rizalbandung via Asosiasi Panasbumi Indonesia <
>> api_...@googlegroups.com>
>> Date: 01/08/2016 6:13 PM (GMT+07:00)
>> To: 'yunus_pabum' via Asosiasi Panasbumi Indonesia <
>> api_...@googlegroups.com>, api_...@googlegroups.com
>> Subject: Re: [API] Seppiii
>>
>> Dengan harga berapa Pa Yunus S.
>>
>>
>> Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel
>> network.
>> *From: *'yunus_pabum' via Asosiasi Panasbumi Indonesia
>> *Sent: *Friday, 8 January 2016 17:57
>> *To: *api_...@googlegroups.com
>> *Reply To: *api_...@googlegroups.com
>> *Subject: *Re: [API] Seppiii
>>> =================>>

Rick

unread,
Jan 8, 2016, 8:31:08 AM1/8/16
to INAGA Millist

Ini justru hebatnya Pertamina mengemas berita...dibanding PLN...

Tjahjo Sasmojo

unread,
Jan 12, 2016, 1:41:57 AM1/12/16
to api_...@googlegroups.com
Bung Ricky,

Terpaksa saya bicara untuk meluruskan persepsi Anda. PLN & Pertamina, adalah BUMN yg mengelola aset negara, shg governance nya sangat jelas aturan dan kosekwensinya. Di BUMN, kalau anda memutuskan sesuatu, meskipun tidak ada niat utk kepentingan pribadi namun memberikan benefit utk party lain dan tidak sesuai dengan governance/rambu yg ada, konsekwensinya jelas dlm aspek legal.

PLN sangat profesional dlm perhitungan komersial untuk IPP & PLN banyak belajar binis panas bumi melalui PLN Geothermal. Jadi kalau anda bilang PLN memperlakukan swasta selama ini, tolong jelaskan case yang mana ?

TK, salam,
Tjahjo Sasmojo,
Former Founder & CEO PLN Geothermal

udibowo ciptomulyono

unread,
Jan 12, 2016, 2:33:40 AM1/12/16
to Asosiasi Panasbumi
Bener Yok komenmu

Wass

Udibowo
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "'Tjahjo Sasmojo' via Asosiasi Panasbumi Indonesia" <api_...@googlegroups.com>
Date: Tue, 12 Jan 2016 06:41:11 +0000 (UTC)
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages