Kisah Inspiratif

4 views
Skip to first unread message

Ferrari Herdi

unread,
Jul 14, 2014, 10:16:55 PM7/14/14
to alumnus-un...@googlegroups.com




Keseimbangan Hidup

Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.
Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"

Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari".

Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, "Anak muda. Kamu sudah lihat koleksi batu-batuanku? Atau bertemu dengan burung kesayanganku?"

Sambil tersipu malu, si pemuda menjawab, "Maaf Pak, saya belum melihat apa pun karena konsentrasi saya pada mangkok susu ini. Baiklah, saya akan pergi melihatnya."

Saat kembali lagi dari mengelilingi rumah, dengan nada gembira dan kagum dia berkata, "Rumah Bapak sungguh indah sekali, asri, dan nyaman." tanpa diminta, dia menceritakan apa saja yang telah dilihatnya. Si Bapak mendengar sambil tersenyum puas sambil mata tuanya melirik susu di dalam mangkok yang hampir habis.
Menyadari lirikan si bapak ke arah mangkoknya, si pemuda berkata, "Maaf Pak, keasyikan menikmati indahnya rumah Bapak, susunya tumpah semua".

"Hahaha! Anak muda. Apa yang kita pelajari hari ini? Jika susu di mangkok itu utuh, maka rumahku yang indah tidak tampak olehmu. Jika rumahku terlihat indah di matamu, maka susunya tumpah semua. Sama seperti itulah kehidupan, harus seimbang. Seimbang menjaga agar susu tidak tumpah sekaligus rumah ini juga indah di matamu. Seimbang membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Semua kembali ke kita, bagaimana membagi dan memanfaatkannya. Jika kita mampu menyeimbangkan dengan bijak, maka pasti kehidupan kita akan harmonis".

Seketika itu si pemuda tersenyum gembira, "Terima kasih, Pak. Tidak diduga saya telah menemukan jawaban kegelisahan saya selama ini. Sekarang saya tahu, kenapa orang-orang menjuluki Bapak sebagai orang yang bijak dan baik hati".

==============================================

Dapat membuat kehidupan seimbang tentu akan mendatangkan keharmonisan dan kebahagiaan. Namun bisa membuat kehidupan menjadi seimbang, itulah yang tidak mudah.

Saya kira, kita membutuhkan proses pematangan pikiran dan mental. Butuh pengorbanan, perjuangan, dan pembelajaran terus menerus. Dan yang pasti, untuk menjaga supaya tetap bisa hidup seimbang dan harmonis, ini bukan urusan 1 atau 2 bulan, bukan masalah 5 tahun atau 10 tahun, tetapi kita butuh selama hidup. Selamat berjuang!

Sumber : andriewongso.com



haposan panggabean

unread,
Jul 14, 2014, 11:32:53 PM7/14/14
to alumnus-un...@googlegroups.com
Hihihihi…..gitu aja kok repot! Udeh tamat Om Ferrari, Ember banget! Kaga susah lah, kalau kita tidak terlalu gila dalam mengejar karier, bikin saja seperti air sungai yg mengalir, selalu ada liku likunya, benturan nya dan lain sebagainya, tapi jalan terus.

Salam,
Bang Happy


--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "UNTRAP Tuban - Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to alumnus-untrap-t...@googlegroups.com.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

suryoto_75

unread,
Jul 15, 2014, 10:47:51 PM7/15/14
to 'Ferrari Herdi' via UNTRAP Tuban - Indonesia
pagi pak Fer,

Maaf nich,mau minta info dulu pak Fer butuh orang rotating apa masih butuh,kebetulan temen rotating d TPPI ada yang minat,terimakasih


salam

suryoto

Ferrari Herdi

unread,
Jul 16, 2014, 2:43:45 AM7/16/14
to alumnus-un...@googlegroups.com
Betul Mas,
Kami sedang membutuhkan orang rotating....ditunggu kiriman cv nya, semoga berjodoh..
Wass,
fhe


suryoto tama

unread,
Aug 6, 2014, 2:18:53 AM8/6/14
to alumnus-un...@googlegroups.com
Dear pak Fer,

sebelumnya Minal Aidzin  Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan batin,,
Berikut CV teman-teman yang belum lulus dari TPPI,mudah-mudahan berjodoh,

Terimaksih sebelumnya.

wasallam.

Suryoto
CV Marsudi.docx
CV Poniman.doc
CV Suyadi.doc
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages