Google Groups no longer supports new Usenet posts or subscriptions. Historical content remains viewable.
Dismiss

Firman Allah itu tidak berubah dan akan dijaga

950 views
Skip to first unread message

MAS SUMODILOGO

unread,
Dec 28, 2005, 7:32:32 AM12/28/05
to
Firman Allah itu tidak berubah dan akan dijaga
Allah. Apakah Anda meragukan penjagaan Allah terhadap
dokumenNya? Kalau Anda masih ragu dan menganggap
Firman Allah itu sudah dirubah dan dipalsukan itu
berarti Anda melecekan kesanggupan Allah yang telah
berjaji akan menjaga FirmanNya. Allah menegaskan
Alkitab itu adalah petunjuk bagi orang yang bertagwa.
Apakah Allah rela petunjuk itu di palsukan? Manusia
saja, tidak rela dokumennya dipalsukan, apakah Allah
rela dokumenNya dipalsukan? Biarlah kita berpikir
sesuai Firman Allah bukan sesuai pendapat manusia.
Yang katakan Alkitab sudah dipalsukan itu adalah
pendapat manusia, pendapat Firman Allah adalah Allah
akan jaga. Siapa yang Anda percaya, percaya janji
Allah atau percaya kepada perkataan manusia yang hanya
ciptaan Allah yang penuh kesalahan. Percayalah kepada
Allah bukan kepada manusia.

Dibawah ini adalah sebagian (belum semua) bahan dialog
saya dengan Ulama Islam di Depok pada waktu yang lalu
yang berjudul :

Apakah Alkitab dan Al-Quran akan dijaga oleh
pemilikNya?
Jawabnya: Pasti akan dijaga oleh pemiliknya. Dalilnya
adalah:
Alkitab Matius 24:35 "Langit dan bumi akan berlalu
tapi perkataanKu tidak akan berlalu".
Qs Al-Hijr (15):9 "Sesungguhnya Kamilah yang
menurunkan Al-Quran dan sesungguhnya Kami benar-benar
memeliharanya".

Apakah sipemiliknya mempunyai kesanggupan untuk
menjaga?
Jawabnya: Kalau Saudara masih meragukan kesanggupan
sipemilik yaitu Allah Yang Maha Kuasa, Allah yang
memiliki semua Maha, maka kami tidak tahu lagi
bagaimana caranya untuk meyakinkan saudara bahwa
sesungguhnya sipemilik Firman ini benar-benar sanggup
menjaganya.
Sadarlah! Si pemilik firman ini adalah Allah yang Maha
Kuasa, Allah yang Maha Sanggup, yang telah menciptakan
Alam Semesta.
Tentu Dia sanggup menjaga FirmanNya.

Apakah memang perlu dijaga? Apakah memang perlu
dilestarikan agar tidak dipalsukan?
Sanggat perlu!. Firman Allah sangat perlu untuk
dilestarikan, sangat perlu dijaga agar tetap seperti
aslinya. Karena mengandung petunjuk sebagai penuntun
hidup manusia agar selamat didunia dan diakhirat.
Alkitab Masmur 119:105 "FirmanMu itu pelita bagi
kakiku dan terang bagi jalanku".
Qs Al-Baqarah (2):2 "Kitab (Al-Quran) ini tidak ada
keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa".

Apa kata Al-Quran tentang Alkitab? Tentu yang dimaksud
adalah kepada Taurat, Zabur dan Injil yang masih
seperti aslinya. (Nanti akan dibuktikan keasliannya).

Qs Al-Baqarah (2):4 "Mereka beriman kepada Kitab
(Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan
Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu".
Qs Ali Imran (3):3 "Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Quran)
kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang
telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan
Injil".
Qs Al-Maaidah (5):44 "Sesungguhnya Kami telah
menurunkan Kitab Taurat didalamnya ada petunjuk dan
cahaya (yang menerangi).
Ayat 46 "Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil
sedang didalamnya ada petunjuk dan cahaya yang
menerangi, dan membenarkan kitab yang sebelumnya,
yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta
pegajaran untuk orang-orang yang bertakwa".
Qs Ash-Shaffaat (37):114 "Dan sesungguhnya Kami telah
melimpahkan ni'mat atas Musa dan Harun" (ayat 117)
"Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat
jelas".

Apakah kitab yang menjadi petunjuk yang sangat jelas
sudah dibiarkan Allah tercemar dengan sisipan dan
kepalsuan? Tentu tidak dibiarkannya. Allah pasti
menjaga keasliannya. Karena menurut Al-Quran:
Qs Al-Maaidah (5):68 "Hai Ahli Kitab, kamu tidak
dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan
ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al-Quran yang
diturunkan kepadamu dari Tuhanmu".

Perhatikan saudaraku, "tidak dipandang beragama
sedikitpun oleh Allah, kalau tidak menegakkan
ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al-Quran".

Qs Yunus (10):94 "Maka jika kamu (Muhammad) berada
dalam keragu-raguan tentang apa yang kami turunkan
kepadamu, maka bertanyalah kepada orang-orang yang
membaca kitab sebelum kamu".

Ini membuktikan kitab sebelum kamu (Taurat, Zabur dan
Injil) adalah tempat untuk kita bertanya kalau ragu,
karena kitab-kitab itu mengandung petunjuk-petunjuk
yang sangat jelas dan berharga.

Satu ilustrasi: Ada seorang guru SD mengatakan kepada
muridnya, kalau ke Jakarta jangan lupa pergi melihat
Monas karena disitu ada petunjuk sejarah. Tapi setelah
muridnya ke Jakarta, Monas sudah tidak ada, sudah
dibongkar. Kira-kira apa kata muridnya kepada guru
itu?
Bayangkan kalau Allah mengatakan pergi kepada buku
sebelum kamu, tapi terbukti buku sebelum kamu itu
sudah tidak ada atau sudah dipalsukan, sudah
dibongkar.
Tentu Allah tidak akan menyuruh kepada yang sudah
tidak ada atau yang sudah dipalsukan (seperti kata
orang).

Sesuai Al-Quran "Jika kamu ragu bertanyalah kepada
kitab sebelumnya" (yaitu kitabTaurat, Zabur dan
Injil). Apakah Allah menyuruh kepada yang sudah tidak
ada? Kepada yang sudah dibongkar / dipalsukan?

Janganlah ragu akan perkataan Allah!. Jujurlah dalam
hati, terimalah apa kata Allah dalam Al-Quran bahwa:
Taurat, Zabur dan Injil masih ada dan akan di jagaNya.

Apakah masih ada Alkitab yang isinya masih benar,
menurut Al-Quran?
Jawabnya Masih Ada!
Qs Al-Baqarah (2):121 "Orang-orang yang telah Kami
berikan Al-Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan
bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya,
Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka
itulah orang-orang yang rugi".
Al-Quran sendiri menyatakan bahwa masih ada Al-Kitab
yang bacaannya benar, kenapa kita berani mengatakan
sudah tidak ada?
Apakah anda berani melawan / mendustaklan ayat
Al-Quran?
Perlu diperhatikan bahwa "buku sebelumnya" yaitu
"bacaan yang sebenarnya" yang dimaksud oleh Al-Quran
adalah Taurat, Zabur dan Injil yang diterjemahkan oleh
Waraqa bin Naufal pada zaman Muhammad saw, itu adalah
terjemahkan dari Alkitab yang disimpan di British
Museum dan Vatican Library. (Naskah Alkitab abad ke
IV) sampai hari ini tahun 2005 masih tersimpan dengan
baik. Jadi kalau ragu tentang kepalsuan Alkitab
cocokkan saja dengan yang ada di Museum itu, dan sudah
dicocokkan terbukti sama tidak berubah. Itu berarti
"bacaan yang sebenarnya" yang disyahkan oleh Al-Quran
masih sama dengan yang ada sekarang ini. Kalau
Al-Quran sendiri membenarkan masih ada yang benar,
mengapa ada orang yang mengatakan sudah tidak benar?

Qs Az-Zukhruf (43):4 "Sesunghnya Al-Quran itu dalam
induk Al-Kitab di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi
nilainya dan amat banyak mengandung hikmah".

Betapa jujur dan benarnya Al-Quran mengakui bahwa
Al-Kitab adalah induknya Al-Quran. Tentu Allah akan
menjaga kemurnian kedua kitab ini.

Jujurlah! Baiklah kita terima apa yang dinyatakan oleh
Al-Quran bahwa masih ada Alkitab yang benar isinya.

Pertanyaan dari hati ke hati.
Kalau seumpamanya ada 1000 ahli Islamologi yang
menuliskan tentang kepalsuan Al-Quran, apakah Saudara
langsung mau menerimanya? Tentu tidak.
Bahkan Saudara akan menentang. Karena tidak mungkin
Allah ingkar janjiNya yang akan menjaga Al-Quran.
Demikian pula kepada FirmanNya Alkitab. Allah pun
telah berjanji "Langit dan bumi akan berlalu tapi
perkataanKu tidak akan berlalu" (Matius 24:35).
Dengan kata lain Langit dan bumi akan berlalu tapi
Alkitab tidak akan dipalsukan demikianlah firman
Allah.

Memang semua kritik perlu didengar. Tapi berusahalah
cari jawabannya agar dapat membuktikan bahwa Firman
Allah itu tetap masih dapat dipercaya.
Bukan langsung menerima dan bergabung dengan mereka
yang meragukan kesanggupan penjagaan Allah Yang Maha
Kuasa.
Sesungguhnya semua kritik yang ditujukan kepada
Alkitab itu, sudah ada jawabannya. (Sabarlah!
Semuanya akan dijawab pada kesempatan berikut
Yang terpenting sebelum menjawab pertanyaan dan kritik
itu, baiklah kita satu dalam pikiran bahwa Allah pasti
akan menjaga Firman-Nya.
Al-Quran menegaskan, semua tulisan para nabi adalah
sama dan perlu ditegakkan bukan dipisah-pisahkan.
Qs Asy-Syuura (42):13 "Dia telah mensyari'atkan bagi
kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya
kepada Nuh dan apa yang telah Kami wasiatkan kepadamu
(Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada
Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: "Tegakkanlah agama dan
janganlah kamu berpecah belah tentangnya"
Artinya semua ajaran para nabi adalah sama tidak
berbeda dan harus ditegakkan.
Kenapa kita memisah-misahkannya? Marilah kita turuti
perintah Allah ini. "SATUKAN DAN TEGAKKANLAH FIRMAN
ALLAH ITU"

Ringkasannya adalah:
(1)Berdiskusi / berdialog, bukanlah mau menang sendiri
bukan mau berdebat tapi mau mencari kebenaran yang
hakiki,
(2)Menerima ajaran Al-Quran dan Alkitab yang adalah
bukan untuk memisahkan tapi justru mempersatukan,
(3)Menerima isi Ajaran Alkitab masih asli dan tetap
dapat dipercaya,
(4)Menerima Allah Maha Sanggup. Jadi tak perlu
diragukan bahwa Allah berkuasa dan sanggup menjaga
FirmnNya sehingga tidak seorangpun yang dapat
merubahNya.

Sekian dulu bahan yang dimaksudkan, nanti akan di
sambung disaat berikut, semoga dapat didigunakan. Tapi
kalau ada koreksi, pertanyaan atau tambahan ataupun
ada yang perlu dikurangi tentu kami akan sangat
hargakan masukan tersebut demi lebih melancarkan
pekabaran Tuhan.


satimm...@gmail.com

unread,
Jan 1, 2019, 9:02:03 PM1/1/19
to
Firman tidak berubah, artinya meski zaman berubah firman tetap SPT itu. Klo tulisan bs berubah sesuai selera penulis.
0 new messages