Dewasa ini seluruh situs sudah "dihancurkan" orang. Pelatarannya ditanami
ubi kayu, pohon-pohonannya ditebang dan makam kuno itu diberi saung. Di
dalamnya sudah bertambah sebuah kuburan baru, lalu makam kunonya diganti
dengan bata pelesteran, ditambah bak kecil untuk peziarah dengan dinding
yang dihiasi huruf Arab. Makam yang dikenal sebagai makam Embah Punjung ini
mungkin sudah dipopulerkan orang sebagai MAKAM WALI. Kejadian ini sama
seperti kuburan Embah Jepra pendiri Kampung Paledang yang terdapat di Kebun
Raya yang "dijual" orang sebagai "makam Raja Galuh".
---------------------------------------------------
Dlm lanjutan di BAGIAN 2 dibawah ini, lihatlah bgm FATAHILLAH memangsa orang
satu kulit sendiri!!! Hanya karena ISLAM!!!... setelah memangsa HINDU...
ISLAM pun saling beradu sendiri mencari kemenangan sendiri-sendiri!!!!
NGERAKEUN!!!! kumaha yeuh jelma anu ngaku SUNDA? MAUNG PAJAJARAN aseli NA
LAIN ONTOHOT JEUNG BEBEGIG ISLAM...!!!!
http://pasundan.homestead.com/files/Sejarah/sejarahframe.html