I Can Do, We Can Do (Pelajaran dari Korea)

2 views
Skip to first unread message

Suhono Supangkat

unread,
Feb 9, 2014, 8:04:30 AM2/9/14
to Synergy itb, all-pa...@googlegroups.com
Salam
Jumat lalu, di kuliah tamu saya, Smart Service System STEI ITB
oleh Prof. Jaeho Choi, Chungbuk National University Korea,
selain kuliah tentang teknologi "smart grid for smart city"
beliau sekitar 20 menit memberikan perkenalan tentang beberapa poin-poin
penting terkait perkembangan dan pembangunan di Korea.
Beberapa poinnya diantaranya:
1. Korea adalah bekas jajahan Jepang selama 36 tahun (1910-1945, 36 tahun),
   Perang Korea terjadi selama 3 tahun (1950-1953),
   Setelah itu semua fasilitas negara rusak.
   Semua tergantung dari bantuan luar negeri, tidak ada lapangan pekerjan.
   Secara sosilogi, politiknya tidak stabil.
2. Namun demikian Korea bisa recovery dan bisa tumbuh perkonomiannya cepat secara mandiri
   sejaktahun 1960. Melakukan proses transformasi dari manufaktur ringan ke
   Industri Kimia dan Industri berat.
3. Orientasi ekspor, dimulai dari Wig (rambut buatan), tahun 1960-1970
   diikuti dengan tekstil (1970-1980), Automobile (1980-1990), Semiconductor
   (1990-2000), hingga sekarang "consumer electronic"
4. Income percapita naik tajam 1980-sekarang. Tahun 1962 hanya 89 USD, tahun
   2005 sudah lebih dari 16.000 US dan 2012 skt 32000 USD.
5. Dijelaskan apa yang membuat itu terjadi:
   - Strong Leadership (Make a rich Country)
   - Unique Development strategy 5 Years Economic Development Plans (1962~1992)
   - Education
   - New Village Movement (Saemaul Undong)
   - Campaign: make a good village all together!
   - Unification, collaboration, concentration, thrift and diligence, fast movement, saving for future
   - Harmonization between two conflicts group
   - Membership and readership
     I can do, we can do


Menarik sekali perjalanan Korea, yang startnya hampir sama dengan Indonesia, mereka bisa
lari cepat. Yah bisa beralasan negaranta Uniform. Kebinekaan adalah tantangan.
Prof. Jaeho Choi sering bilang I Can Do, We Can Do. Mungkin beda ya untuk Indonesia,
tapi bagus sebagai bahan pelajaran.

PS:
Beliau sempat cerita, gaji Full Professor disana sekitar 120.000 USD/ Annualy.
Satu Prodi terdiri dari sekitar 6 Full Professor dan 6 atau 8 Associate Professor
san sekitar 10-15 Lecturer.


Selamat berhari minggu.
Suhono

awula...@yahoo.com

unread,
Feb 9, 2014, 6:15:21 PM2/9/14
to all-pa...@googlegroups.com
Pak Prof,
Hebat n sangat patut ditiru..

Lha klo di Indonesia;
I honor you or you honor me piro? Hehe

Andaikan..

Salam kangen untuk semua..selamat beraktivitas..

Asw
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Suhono Supangkat <shs....@gmail.com>
Date: Sun, 9 Feb 2014 20:04:30 +0700
Subject: [all-padmanaba:114] I Can Do, We Can Do (Pelajaran dari Korea)
--
 
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "alumni Padmanaba" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke all-padmanaba+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages