Hakikat & Sifat Surga

7 views
Skip to first unread message

Muhammad SYAFEI

unread,
Apr 5, 2011, 11:07:04 PM4/5/11
to

HAKIKAT DAN SIFAT SURGA

 

            Dalam Ensiklopedi Islam jilid 4 hal 319, surga diistilahkan dengan jannah yang artinya kebun atau taman yang terdiri dari berbagai macam pepohonan. Suatu tempat yang diliputi atau dipenuhi oleh berbagai macam kenikmatan dan kelezatan yang luar biasa, yang disediakan Allah swt untuk hamba-Nya yang berbakti dan taat kepada-Nya.

 

            Keterbatasan bahasa memang membuat kita tidak mampu mengungkapkan sesuatu seperti adanya, karenanya ketika surga digambarkan seperti itu, kita jangan dulu menganggap surga itu sama saja dengan taman-taman wisata yang banyak di negeri kita dan di negara lain. Rasulullah saw bersabda:

 

لَيْسَ فِى الْجَنَّةِ شَيْءٌ مِمَّا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ اْلأَسْمَاءَ

Tidak ada di surga sesuatu yang sama seperti yang ada di dunia kecuali nama-nama (HR. At Thabrani).

 

            Karenanya kenikmatan dan keindahan surga tidak bisa dibahasakan sehingga kita harus memahami hakikatnya.

 

1.   Kenikatan dan Keindahan Yang Tidak Terbayangkan

 

Surga merupakan tempat yang penuh dengan keindahan dan kenikmatan, namun tidak bisa dibayangkan dan dibahasakan serta dibandingkan oleh manusia dengan apa yang ada di dunia ini, Allah swt berfirman dalam hadits Qudsi:

 

أَعْدَدْتُ لِعِبَادِى الصَّالِحِيْنَ مَالاَ عَيْنٌ رَأَتْ وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبٍ بَشَرٍ

Aku menyiapkan untuk para hamba-Ku yang shaleh, apa yang belum pernah dilihat dimata dan didengar telinga serta belum pernah terlintas dalam hati manusia (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

 

            Di dalam Al-Qur’an, Allah swt menegaskan lagi soal kenikmatan surga yang tidak pernah bisa diketahui dan tidak terbayangkan sebagaimana firman-Nya: Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai Balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan  (QS As Sajdah [32]:17).

 

 

 

 

2.   Kenikmatan Yang Kekal

 

Kenikmatan yang akan diperoleh manusia di surga bersifat kekal sehingga tidak berkurang kenikmatan itu dan manusiapun tidak jenuh dan bosan dalam menikmatinya sedangkan puncak kenikmatan itu adalah dapat melihat Allah swt sebagai Tuhan yang selama hidup di dunia diabdi dan disembah, Allah swt berfirman: Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. kepada Tuhannyalah mereka melihat. (QS Al Qiyamah [75]:22-23)

 

3.   Luasnya Tak Terkira

 

            Surga merupakan tempat yang amat luas sehingga manusia yang ingin masuk surga meskipun jumlahnya banyak jangan khawatir akan kemungkinan tidak kebagian kavling, Allah swt berfirman dengan mengilustrasikan luasnya surga seluas langit dan bumi: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa (QS Ali Imran [3]:133).

 

Ketika menafsirkan ayat di atas, M. Quraish Shihab dalam Tafsirnya Al Mishbah menyatakan: “Yang dimaksud dengan lebarnya surga adalah luasnya, dan luas yang dimaksud adalah perumpamaan. Ia tidak harus dipahami dalam arti harfiahnya . Dalam benak kita -manusia- tidak ada sesuatu yang dapat menggambarkan keluasan melebihi luasnya langit dan bumi, maka untuk menggambarkan betapa luasnya surga, maka Allah memilih kata-kata “selebar langit dan bumi”. Disisi lain, sedemikian luasnya sehingga ketika mendengar bahwa lebarnya saja sudah demikian, maka bagaimana pula panjangnya?” (Tafsir Al Mishbah, Vol 2, hal 206).

 

4.   Sungai Yang Menyenangkan

 

Surga merupakan tempat yang amat menyenangkan, salah satunya karena di dalamnya terdapat sungai-sungai yang berisi air, susu, madu dan khamer yang lezat dan buah-buahan, semuanya tidak bisa dibandingkan dengan apa yang ada di dunia ini, Allah swt berfirman: (apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya? (QS Muhammad [47]:15).

 

 

5.   Berhiaskan Emas dan Mutiara Serta Berpakaian Sutera

 

            Perhiasan berupa emas, mutiara dan pakaian sutera yang amat halus merupakan sesuatu yang amat diinginkan manusia, surga merupakan tempat untuk menikmati hal itu, Allah swt berfirman: (bagi mereka) syurga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera (QS Fathir [35]:33).

 

            Di dalam ayat lain, Allah swt berfirman: Mereka memakai sutera yang Halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, (Ad Dukhan [44]:53).

 

6.   Makanan Yang Beraneka Ragam

 

            Sebagai tempat yang menyediakan, surga menyediakan makanan yang berneka ragam dengan buah-buahan yang tidak bermusim serta naungan dari Allah swt yang terus menerus, Allah swt berfirman: Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka (QS Ar Ra’du [13]:35).

 

 

7.   Pelayan Yang Menyenangkan.

 

            Penghuni surga akan mendapatkan pelayanan yang memuaskan, pelayan yang selalu muda, bahkan mata memandangnya bagaikan mutiara yang bertaburan sehingga surga terasa sebagai kerajaan yang besar dan amat menyenangkan penghuninya, Allah swt berfirman: Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar. Mereka memakai pakaian sutera Halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. (QS Al Insan [76]:19-21).

 

 

8.   Suasana Damai.

 

            Permusuhan atau konflik antar manusia merupakan keadaan yang amat tidak menyenangkan dan mengakibatkan kesengsaraan yang berkepanjangan, baik fisik maupun mental, karenanya surga menjadi tempat yang penuh dengan kedamaian, baik dalam sikap, perkataan maupun perbuatan, Allah swt berfirman: Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman". Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. (QS Al Hijr :45-48).

 

9.   Tidak Ada Pembicaraan Kotor.

 

            Berbicara yang baik dan mendengar pembicaraan yang baik merupakan sesuatu yang amat menhyenangkan, hal ini akan bisa kita rasakan di dalam surga sehingga tidak ada pembicaraan kotor seperti yang sering kita dengar di dunia ini, Allah swt berfirman: Mereka tidak mendengar di dalamnya Perkataan yang sia-sia dan tidak pula Perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar Ucapan salam (QS Al Qaqi’ah [56]:25-26).

 

10. Tidak Merasakan Lelah dan Jenuh.

 

            Di dunia ini ketika manusia merasakan kenikmatan, ia merasa lelah dan jenuh dalam menikmatinya, sedangkan di dalam surga tidak ada kelelahan, kejenuhan atau kelesuan, Allah swt berfirman: Dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan Kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri. Yang menempatkan Kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya Kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu" (QS Fathir [35]:34-35).

 

            Itulah diantara gambaran hakikat surga yang serba menyenangkan dan tidak bisa dikhayalkan, sesuatu yang harus kita percaya adanya dan setiap kita memiliki visi untuk bisa memasukinya.

 

 

 

 

 

 

Drs. H. Ahmad Yani

Email: ayan...@yahoo.co.id

 

 

 

SIFAT SYURGA.doc
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages