Generasi Curhat

1 view
Skip to first unread message

tanya...@gmail.com

unread,
Jun 14, 2012, 4:41:53 AM6/14/12
to aksicon...@googlegroups.com
"Ceritakanlah Hasil dari perjuangan dan kerja kerasmu, tapi jangan menceritakan dengan bangga rencana perjuangan yang akan dilakukan kepada siapa pun"

Bukan suatu kesalahan menceritakan sulitnya menjalani hidup kepada orang lain. Menceritakan bepata menderitanya kita ketika mengalami hal-hal yang menekan usaha dan kehidupan kita. Tapi, coba perhatikan status BB, Status FB begitu banyak yang berisi keluhan dan kerentanan mental dalam menghadapi kesulitan hidup.

Bersemangat mengomentari sindiran yang datang dalam bentuk kata-kata. Menuliskan tanggapan dengan penuh semangat seolah-olah setelah menuliskan komentar terhadap sindiran tersebut hal sebaliknya akan terjadi.

Ketika dinggap tidak mampu, muncul tanggapan yang menegaskan bahwa dengan kalimat  seperti ini, " akan aku buktikan bahwa aku mampu".
Ketika kita direndahkan, akan muncul respon, " aku bisa menyelesakannya tanpoa bantuan anda sekalipun". seolah-olah kita bisa berhasil mengatasinya.

Sayangnya, kita masih belum melakukan apa-apa saat menuliskan tanggapan tersebut. Kesibukan dan keinginan untuk menunjukkan hal sebaliknya dari sindiran miring dan merendahkan yang dilayangkan orang lain kepda kita membuat kita lemah. Kita larut dalam emosi dan kemarahan.

Kita tidak melakukan apa-apa selain berkomentar.
Tidak masalah orang lain menyindir kita atau bahkan merendahkan kita. Mereka menganggap kita tidak mampu bahkan terlalu naif untuk bermimpi menjadi sukses. Itulah pekerjaan yang bisa mereka lakukan terhadap kita.

Apakah kita juga akan sama dengan mereka yang hanya bisa berkomentar dan bersuara menanggapi kejadian dan hal-hal di sekitar kita? Tentu tidak. Kita pasti ingin membuktikannya kepada mereka bahwa apa yang mereka ucapkan terhadap kita, tidak pernah benar dan kita mampu membuktikan hal sebaliknya dari ucapan mereka.

Tidak akan mengubah keadaan jika hanya berbalas-balasan sindiran seperti layaknya berbalas-balasan pantun. Diam dan menahan diri terhadap sindiran akan mimpi, rencana dan usaha kerja keras kita untuk berhasil lalu lakukan seperti yang kita inginkan.

Ini adalah cara terbaik untuk membuktikan.
Sekali lagi, curhat dan menceritakan keluh kesah  dalam status, mengumbar rencana dan keinginan berhasil namun tidak pernah melakukan setelah curhat, adalah kejatahan terhadap diri sendiri. Ini akan semakin membuat posisi tawar diri kita menjadi semakin rendah dan tidak mampu. 

Biarkan sindiran, sikap melecehkan, tidak mendukung perjuangan ide kita, bahkan merendahkan kita serta menganggap kita tidak mampu ini menjadi batu lompatan bagi kita untuk bangkit dan menunjukkan hasil sebenarnya. Berhenti larut dalam keinginan curhat, merasa lemah dan tidak mampu menjalani saat direndahkan.

Hasil yang kita tunjukkan akan mengubah semua pandangan akan diri kita.
 
Regards,
AF
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages