VICTORY LOVES PREPARATION

186 views
Skip to first unread message

hudiyo firmanto

unread,
May 18, 2012, 2:34:18 AM5/18/12
to aksicon...@googlegroups.com
Hari Kamis kemarin, 17 Mei 2012, adalah hari libur. Pagi hari setelah sholat subuh, saya berinisiatif untuk memasak makanan kesukaan anak-anak kami, chicken drum stick. Kebetulan, asisten rumah tangga kami sedang cuti pulang kampung.  Saya gandeng tangan istri saya. Kami berjalan berdua menuju pasar kaget di dalam kompleks perumahan. Setengah kilo sayap ayam kami beli. Agar lebih memudahkan kami memasak, saya minta penjualnya memotong sayap-sayap ayam tersebut menjadi dua bagian. Bahan lain dan bumbu-bumbu yang diperlukan pun kami beli. Tepung terigu, tepung roti, beberapa butir telur, bawang putih, dan merica kami masukkan ke dalam satu tas plastik.
Sampai di rumah, kami bekerja sama mengolah sayap-sayap ayam tersebut. Setelah hampir 30 menit kami berdua sibuk di dapur, akhirnya semua sayap ayam telah berubah menjadi gorengan chicken drumstick. Tak terasa, kurang labih satu jam waktu kami habiskan. Mulai dari kami berangkat ke pasar, hingga makanan tersebut siap dihidangkan.
Rasa penat kaki saya hilang seketika saat melihat kedua buah hati kami menyantap makanan yang kami siapkan. “Wuuueeenaak, Pa…,” katanya. Tidak lebih dari 15 menit, chicken drumstick telah kami bersih dari meja.
Kawan, kami perlukan waktu hampir satu jam untuk event makan pagi selama 15 menit. Kami lakukan kerjasama yang rapi untuk mendapatkan senyum kepuasan anak-anak kami.
Tak sadar, ternyata banyak kejadian serupa di dunia ini. Seorang penyanyi superhebat seperti Agnes Monica, bisa menghabiskan waktu selama tiga bulan untuk mempersiapkan konser tunggal yang hanya berlangsung selama tiga jam. Bukan hanya koreografi, atau olah suara. Tetapi juga olahraga untuk menjaga kebugaran fisiknya; atau meditasi yoga untuk menjaga kestabilan jiwanya. Satu minggu menjelang konser, Agnes beserta crew-nya terus berlatih langsung di panggung. Setiap hari bisa memakan waktu delapan sampai sepuluh jam. Begitu keras perjuangannya untuk memberikan yang terbaik bagi penggemarnya yang telah membayar mahal untuk konsernya.
Saya jadi teringat satu sekuel di film “The Mechanic,” yang dibintangi Jason Statham. Di satu pistol milik seorang jagoan yang tak pernah gagal dalam misinya, pada satu sisinya tertulis kalimat dalam bahasa latin: "AMAT VICTORIA CURAM.”  Sementara pada sisi yang lain tertulis terjemahannya dalam bahasa Inggris: “VICTORY LOVES PREPARATION”. Dalam Bahasa Indonesia, kalimat itu berarti:  KEMENANGAN MENCINTAI PERSIAPAN.
Kawan, kisah-kisah di atas mengajarkan kepada saya pentingnya persiapan. Sesingkat apapun event kita, persiapan yang baik amat diperlukan. Supaya kita menggapai sukses pada akhirnya; dan mendapatkan senyum kepuasan dari para client kita. Memang, VICTORY LOVES PREPARATION; KEMENANGAN ITU MENCINTAI PERSIAPAN.
 
Salam,
Hudiyo Firmanto
The Super Inspirator

tanya...@gmail.com

unread,
May 18, 2012, 1:28:55 AM5/18/12
to aksicon...@googlegroups.com
Betul betul Superrrr

Sahid
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: hudiyo firmanto <hudi...@yahoo.com>
Date: Fri, 18 May 2012 14:34:18 +0800 (SGT)
Subject: VICTORY LOVES PREPARATION

ratihpla...@gmail.com

unread,
May 18, 2012, 2:44:07 AM5/18/12
to aksicon...@googlegroups.com
Waowww luar biasa, super M@nT4þþþ$$º°˚˚°º»(y)(*)(y)
‎​​. ( | MANTAB !! | )
_____ \ \ / /_____
(____ _) \ / (_____)
(_____ ) _)_ :x __(__ (______)
(__ ___) )-- ||-- ( (_ ____)
(_____) __/ / .. \ \_ _ (_____)
_/_/ \_\_
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Date: Fri, 18 May 2012 05:28:55 +0000
Subject: Re: VICTORY LOVES PREPARATION
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages