Mengenal Virus Bell's Palsy

31 views
Skip to first unread message

angga

unread,
Apr 7, 2010, 4:42:13 AM4/7/10
to Afiafit
Kami sangat terkesan dengan kesaksian seorang konsumen AFIAFIT yang
dengan izin Allah telah sembuh dari penyakit Virus Bell’s Palsy yang
menyerang wajahnya setelah mengkonsumsi kapsul herbal AFIAFIT. Kami
yakin sebagian besar pembaca belum mengenal virus yang satu ini. Jika
Anda mengetikkan kata kunci Bell’s Palsy di Google, maka sederet
informasi akan Anda dapatkan dari mesin pencari yang canggih tersebut.

Dari hasil googling, kami dapatkan informasi menarik tentang Virus
Bell’s Palsy. Berikut informasinya:

Bell’s palsy adalah nama penyakit yang menyerang saraf wajah no 7 (the
facial nerve), sehingga menyebabkan kelumpuhan pada otot wajah di
salah satu sisi. Ingat kelumpuhan hanya terjadi di satu wajah yang
terkena. Ini yang membedakanya dengan stroke. Ditandai dengan susahnya
menggerakkan otot wajah di bagian yang terserang, seperti mata tidak
bisa menutup, tidak bisa meniup, dsb. Penyebab kelumpuhan ini masih
menjadi perdebatan. Beberapa ahli menyatakan penyebabnya adalah karena
terpapar angin dingin di salah satu sisi wajah secara terus menerus,
ada juga yang menyatakan hal itu disebabkan oleh virus herpes yang
menetap di tubuh dan aktif kembali karena trauma, faktor lingkungan,
stres dll. Sebagian penderita bisa sembuh tanpa pengobatan, tapi
disarankan untuk menjalani terapi dan pengobatan agar bisa segera
sembuh.


Bell’s Palsy diambil dari nama Sir Charles Bell, dokter dari abad 19
yang pertama menggambarkan kondisi ini dan menghubungkan dengan
kelainan pada syaraf wajah. Meski namanya unik, penyakit ini akan
mengganggu secara estetika ataupun fungsi pada wajah. Artinya muka
yang terlihat cantik dan bagus di depan kaca itu tidak terjadi dengan
sendirinya. Karena, bila salah satu saja syarafnya minta istirahat,
maka proporsi wajah menjadi tidak seimbang. Jika tidak ditangani maka
akan terjadi kecacatan dengan muka penyok.

Pencegahan

Seperti disarankan oleh Dokter Syaraf agar Bell’s Palsy tidak mengenai
Anda, cara-cara yang bisa ditempuh adalah:

Jika berkendaraan motor, gunakan helm penutup wajah full untuk
mencegah angin mengenai wajah.
Jika tidur menggunakan kipas angin, jangan biarkan kipas angin menerpa
wajah langsung. Arahkan kipas angin itu ke arah lain. Jika kipas angin
terpasang di langit-langit, jangan tidur tepat di bawahnya. Dan selalu
gunakan kecepatan rendah saat pengoperasian kipas.
Kalau sering lembur hingga malam, jangan mandi air dingin di malam
hari. Selain tidak bagus untuk jantung, juga tidak baik untuk kulit
dan syaraf.
Bagi penggemar naik gunung, gunakan penutup wajah/masker dan pelindung
mata. Suhu rendah, angin kencang, dan tekanan atmosfir yang rendah
berpotensi tinggi menyebabkan Anda menderita Bell’s Palsy.
Setelah berolah raga berat, JANGAN LANGSUNG mandi atau mencuci wajah
dengan air dingin.
Saat menjalankan pengobatan, jangan membiarkan wajah terkena angin
langsung. Tutupi wajah dengan kain atau penutup. Takut dibilang “orang
aneh”? Pertimbangkan dengan biaya yang Anda keluarkan untuk
pengobatan.
Sebagai catatan:

Wanita hamil berpotensi 3X lebih mudah terkena Bell’s Palsy daripada
wanita yang tidak hamil.
Penderita diabetes, perokok, dan pengguna obat-obatan sejenis steroid
berpotensi 4X lebih mudah terserang Bell’s Palsy daripada orang lain.
Rata-rata 40.000 orang Amerika setiap tahun menderita Bell’s Palsy.
Terakhir, ini adalah catatan beberapa orang terkenal yang pernah
menderita Bell’s Palsy. Beberapa di antaranya sembuh total, namun
tidak sedikit yang tidak sembuh sehingga hingga kini, wajah mereka
masih tampak mencong akibat penyakit itu.

Pengobatan yang disarankan dokter adalah fisiotherapy, di mana wajah
penderita akan dikompres dengan lampu sinar dan diberi kejutan listrik
di sekitar wajah. Namun Anda bisa juga menggunakan alternatif
pengobatan lain, seperti akupuntur. Jangan mencampur pengobatan
fisioterapi dan akupuntur di waktu bersamaan.

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages