Dear all,
Syalom!
Terpujilah nama Tuhan oleh karena kebaikanNya. Dalam konteks tugas yang sudah dipercayakan umat untuk saya laksanakan di UIKB sebagai direktur Komunikasi dan Kebebasan Beragama telah ber’akhir dengan baik.
2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik , aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Semuanya ini hanya karena kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kepada saya.
Rapat 5 tahunan UIKB telah memilih Pdt. David Panjaitan untuk melayani departemen Komunikasi dan Kebebasan UIKB yang baru.
Terimakasih buat pemilik dan moderator milis-milis yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk dapat mempromosikan, mensosialisasikan bahkan mendapatkan masukan dari jemaat untuk saya sampaikan kepada pimpinan selama 5 tahun. Milis resmi atau tidak resmi, semua sarana kami gunakan agar komunikasi UIKB terbuka dan dekat dengan jemaat, baik itu secara formal maupun tidak formal.
Terimakasih buat seluruh pembaca dan anggota milis, baik yang aktive berdiskusi maupun yang aktive hanya membaca saja. Selama 5 tahun, banyak kenangan yang dapat diceritakan untuk menjadi pelajaran.
Teror dimilis:
Tidak sedikit anggota milis mendapat teror apabila ada orang yang membela maupun mendukung tulisan saya.
Siapa yang membela, akan mendapat tegoran langsung dari sekumpulan orang yang rajin memberikan komentar atau kritikan terhadap pemberitaan saya.
Tidak hanya itu, orang yang membela akan dihubungi melalui telephone atau diminta Pendeta jemaatnya untuk menegur agar jangan ikut campur membela Pendeta Simorangkir
bahkan ada yang memberitahukan kepada saya, sampai saudara jauhnya menegor dia agar tidak ikut campur melawan si anu, karena saya dulu pernah mendapatkan bantuannya.
Tulisan saya sering diplintir, dikomentari sehingga menimbulkan kesan, saya sebagai direktur komunikasi, tulisannya selalu bermasalah.
Yang hebatnya, saya sudah dipecat di milis Advent Indonesia, sering tulisan saya masuk dimilis Advent Indonesia, dikomentari dan akhirnya orang mendapat kesimpulan tulisan saya bermasalah dan saya tidak punya kesempatan untuk membela
tentang tujuan asli dari tulisan saya dimilis AI.
Ditahun 2012, Pdt. J. Rantung pernah mengeluarkan SP (Surat Peringatan) oleh karena masalah dimilis tentang, Adventist World sebagai Alkitab ke 2.
Saya protes dan minta SP itu tidak berlaku dan saya kasih bukti semua tulisan asli saya, apakah benar saya katakan seperti itu dan setelah officer UIKB bersama Kependetaan UIKB membaca, mempelajari dan mendiskusikan, saya dinyatakan tidak bersalah.
Puji Tuhan, hingga akhir masa tugas saya, tulisan-tulisan yang saya tulis tidak pernah lagi dipermasalahkan oleh pimpinan.
Tulisan yang diplintir, hinaan dan cacian yang sering dilakukan oleh orang-orang tertentu hampir-hampir berhasil dan dipercayai banyak orang tentang buruknya kemampuan dan karakter saya.
Semuanya itu saya abaikan, karena saya fokus kepada pelayanan dan komit untuk melakukan, keterbukaan komunikasi UIKB dengan jemaat hingga akhir masa pelayanan yang dipercayakan.
Banyak hal yang baik, berkat pelayanan dimilis tapi tidak sedikit yang menjadi buruk oleh karena dikerjain orang yang selalu bertekat untuk memberikan kesan jelek tentang saya.
10 hari berdoa, bacaan baru Alkitab, Revived by His Word, doa dan puasa, IEL, Kelompok Peduli dan buku Win Welness, NET 2015, Youtube, Facebook, Alkitab Suara, HCBN dan HCI dan AWR paling tidak sudah menjadi hal yang umum diketahui dan dilakukan jemaat.
Pemberitaan salah yang mau ditanamkan ke jemaat tentang jumlah orang yang bertemu dengan president SBY bersama rombongan Ted Wilson dan siapa-siapa orang yang terlibat melakukannya terklarifikasi.
Berita tentang pemekaran DKI konferens sudah disetujui akhirnya terhambat oleh karena adanya pemberitaan benar yang saya sampaikan bahwasanya proposal uikb yang menjadi konferens yang baru diterima oleh divisi/SSD. Sementara proposal pemekaran konferens dki belum diserahkan oleh eksektive sekretaris uikb ke divisi/SSD.
Puji Tuhan, selama 5 tahun ini, perbedaan pendapat dan pandangan sesama anggota dan pengerja hanya dimilis tidak sampai kepada dunia nyata.
Petisi 50, Petisi 40 dan petisi 100, emosi dan uneg-uneg disalurkan dimlis, dikomentari dan diklarifikasi dan puji Tuhan, hingga sampai saat ini, didunia nyata tidak sampai terjadi perpecahan umat seperti zamannya Metro Konferens di Jakarta dulu.
Saya percaya, seandainya dulu Konferens DKI jakarta memanfaatkan milis untuk berhubungan dengan jemaat, maka Metro Konferens ada kemungkinan tidak akan terjadi. Semuanya itu karena masalah komunikasi yang tertutup.
Saya percaya, manusia tidak ada yang sempurna. Apa yang saya lakukan pasti ada lebih dan ada kurangnya.
Mohon maaf untuk hal-hal yang kurang saya lakukan, semoga Pdt. David Panjaitan bisa lakukan lebih baik lagi.
Beliau pernah menjadi murid saya ketika saya mengajar di Perguruan Advent Naripan, Bandung.
Meskipun saya tidak di UIKB, saya akan mendukung beliau agar Departemen Komunikasi dan Kebebasan Beragama UIKB lebih maju lagi dan nama Tuhan Yesus ditinggikan.
Dan saya tidak akan menegor Pdt. David Panjaitan dihadapan banyak orang jikalau ada hal-hal yang kurang, agar jangan sampai inti maupun tujuan pemberitaan Pdt. David menjadi kabur oleh karena komentar dan tulisan saya terhadap tulisan maupun pemberitaannya.
Kalaupun ada yang salah, setelah saya koreksi maka saya akan minta Pdt. David Panjaitan sendiri yang mengklarifikasi tulisannya sehingga menjadi benar dibaca banyak orang.
Dibawah ini saya kirimkankan kembali, hal-hal apa yang sudah dilakukan selama 5 tahun lalu untuk dapat menjadi sumber ide bagi Pdt. David Panjaitan dan pemimpin komunikasi lainnya didalam membuat program 5 tahun ke depan sesuai dengan strategic plan GC: Reach the World.
Reach up to God, Reach in With God and Reach out with God.
Dengan modal pengalaman 5 tahun sebagai direktur Komunikasi dan Kebebasan Beragama di DKI Konferens Jakarta, maka pelayanan di UIKB (2010-2015) dilaksanakan sebagai berikut:
Sesuai dengan Misi Departemen Komunikasi, maka Media digunakan untuk melaksanakan Strategic Plan "Tell the World": Reach up, Reach out and Reach across" .
Untuk 5 tahun kedepan, hal-hal yang sudah dilakukan akan tetap dilakukan hingga semakin banyak jemaat melakukannya, melalui Media maka Departemen Komunikasi UIKB akan melaksanakan Strategic Plan yang baru yang disebut dengan "Reach the World": Reach up to God, Reach in with God and Reach out with God.
Mission Statement
Untuk mengumandangkan Injil kekal kepada setiap suku, kaum, bahasa, dan masyarakat; guna penyelesaian pekabaran Injil di dunia ini; dengan menggunakan dan mempromosikan penggunaan seluruh teknik dan media komunikasi modern dalam cara yang efektif bagi percepatan penyelesaian Injil kekal, dan melalui suatu program hubungan masyarakat guna menciptakan suatu iklim yang menyenangkan untuk penerimaan pekabaran keselamatan melalui Kristus.
Target pelayanan adalah jemaat.
Bersama pemimpin daerah dan konferens, UIKB melatih dan menolong jemaat agar dapat melaksanakan Misi dari departemen Komunikasi.
Tugas dan tanggung jawab pemimpin departemen UIKB:
1. Meneruskan program dari GC dan Divisi dengan Menterjemahkan bahan dan memformulasikan program dari GC dan Divisi untuk dilaksanakan di jemaat-jemaat wilayah UIKB.
2. Menyetujui rencana pelaksanaan program 5 tahunan yang dibuat oleh daerah/konferens sesuai dengan Strategic plan UIKB untuk jemaat.
3. Menolong pemimpin daerah/konferens untuk mencapai target dijemaat yang sudah ditetapkan dengan mengadakan pelatihan se Daerah/Konferens, distrik/wilayah, disekolah-sekolah dan didepartemen-departemen, BWA dan Shepherdes.
Tugas dan tanggung jawab pemimpin daerah dan pemimpin konferens:
1. Meneruskan program dari GC, Divisi dan UIKB untuk dilaksanakan di jemaat.
2. Merencanakan gereja mana yang akhirnya dapat melaksanakan mission statemen Departemen Komunikasi. (Didalam strategic plan, terlihat bertambahnya gereja yang melaksanakannya).
3. Merencanakan gereja-gereja mana yang dilatih bersama UIKB, Divisi dan GC dan melanjutkan pelatihan secara distrik maupun secara jemaat sehingga jemaat dapat melaksanakan Mission Statement Departemen Komunikasi.
Hal-hal yang sudah dilakukan:
1. Kegiatan-kegiatan diberitakan melalui media cetak dan elektronik. SINAI, Adventist World, Outlook (SSD), ANN (GC), Koran-koran Nasional dan TV Nasional.
Sudah membuat siaran berita di Youtube dan di Hope Channel Indonesia "Kabar Baik” 3 episode.
Seperti yang dilakukan departemen Komunikasi GC yang selalu memproduksi video siaran berita ANN, Departemen Komunikasi UIKB bersama departemen Komunikasi daerah/konferens dan jemaat diharapkan dapat merekam, meliput dan mengirim kegiatan-kegiatannya untuk dapat dijadikan berita, dan dapat disiarkan di Hope Channel Indonesia maupun di HCBN. Lihat contohnya di: http://news.adventist.org/en/all-episodes/
2. Bersama pemimpin GC dan Divisi, departemen komunikasi UIKB telah melatih pimpinan daerah/konferens dan Jemaat agar dapat memiliki perpustakaan audio dan video untuk dapat disiarkan di radio dan tv. Jemaat juga dianjurkan untuk dapat menyiar melalui radio dan tv Internet (hal ini sudah dilakukan oleh jemaat Kemang Pratama, Jakarta).
NB: Pilot Project, UIKB telah memiliki ribuan rekaman video yang dapat disaksikan melalui youtube:
3. Mengumumkan dan mempromosikan program-program 24/7 tidak hanya dimimbar setiap sabat, tapi juga melalui milis-milis, video di youtube, brosur maupun poster.
4. Melatih jemaat untuk bisa menginjil melalui pengadaan Radio & TV Komunitas yang dapat menolong jemaat untuk menjadi "Center of Influence".
NB: Pilot Project dikantor UIKB terlaksana dengan baik selama 2 tahun, tapi harus diberhentikan oleh karena permintaan dari Hope Channel GC yang tidak setuju adanya siaran Radio dan TV Komunitas dikantor UIKB.
5. Menyelesaikan project Lagu Sion Edisi Baru yang sudah lebih dari 10 tahun dikerjakan oleh Pdt. Mamahit dkk. Komunikasi UIKB mensosialisasikannya ke jemaat bersama Paul Sentana, juga melalui siaran TV dan Internet (youtube).
6. Jemaat dimotivasi dan dilatih agar dapat menciptakan lagu-lagu rohani yang baru untuk dapat disiarkan di Radio dan TV.
7. Melalui TV dan Youtube, jemaat dilatih untuk dapat melakukan penyembahan dan pemujaan kepada Tuhan dengan cara yang benar sesuai nasihat Alkitab dan Roh Nubuat.
8. Jemaat diundang dan dilatih untuk mengisi dan mempromosikan siaran radio AWR bahasa Indonesia, Sunda, Jawa, Batak.
9. Mensyukuri dan mendukung jemaat yang sudah menyiar dan memiliki TV (HCBN). Bersama HCBN, Firman Tuhan ditaburkan dan menjadi berkat bagi masyarakat Indonesia selama 5 tahun ini. Pertemuan pimpinan Advent se-dunia, Ted Wilson dengan President RI disiarkan ber'ulang-ulang di HCBN. Siaran TV HCBN ditayangkan di tv-tv dikantor UIKB sebelum TV Hope Channel Indonesia menyiar di satelit diakhir tahun 2014.
10. Mensyukuri dan mendukung Siaran TV Advent, Hope Channel Indonesia. Setelah Hope Channel Indonesia bisa menyiar melalui satelit seperti HCBN diakhir tahun 2014, Departemen Komunikasi, bekerja sama dengan seluruh departemen UIKB, menyediakan 1000 antena parabola, dibahagikan kepada kelompok peduli dijemaat untuk dapat mengikuti program penginjilan media yang disebut dengan NET 2015. Dengan adanya 1000 parabola maka jemaat akhirnya mengenal dan mencintai Hope Channel Indonesia dan mau memberikan bantuan keuangan untuk Hope channel Indonesia. Program NET 2015 juga disiarkan oleh HCBN, TV Komunitas Jemaat Jerusalem, jakarta. TV Komunitas di sekolah Advent Air Bersih, Medan.
11. Jemaat dilatih dan diharapkan untuk dapat menyiar di radio dan tv pemerintah dan swasta yang berada disekitar gerejanya. Apalagi ditahun 2017, era TV digital akan semakin banyak tv-tv lokal yang membutuhkan banyak program untuk disiarkan.
12. Departemen Kebebasan Beragama, ikut terlibat menolong jemaat agar dapat bebas beragama dan tidak ujian dihari Sabat, antara lain: Ujian Komputensi Dokter, Ujian Guru di Universitas Terbuka, ujian Sekolah kedokteran di UPH, Ujian sertifikasi Guru, Ujian Nasional sekolah. Ujian Advokat (PERADI). Pertemuan pimpinan Advent se-dunia dengan presiden Indonesia, SBY.
13. Jemaat dilatih dan dimotivasi untuk dapat membangun hubungan baik dengan pemerintah, tokoh masyarakat disekitar gereja melalui program, Sabat Kebebasan Beragama yang diadakan disetiap awal tahun. Disetiap Sabat Kebebasan Beragama, jemaat diharapkan untuk dapat mengundang tokoh agama dan masyarakat hadir dihari Sabat khusus, sebagai tanda perkenalan dan terimakasih kepada masyarakat disekitar dan menawarkan pelayanan apa yang bisa dilakukan oleh gereja kepada pemerintah dan masyarakat disekitar gereja.
14. Departemen Komunikasi juga terlibat didalam kegiatan penginjilan langsung, melalui KKR didaerah dan konferens, juga menjadi Penasihat atau koordinator penginjilan didaerah Nusa Tenggara Timur dan sebelumnya di Konferens Jawa Timur.
15. Ditahun 2015, Excom menambahkan tugas sebagai Field Secretary yang bertanggung jawab mengkoordinir penginjilan IEL (integrated Evangelism Life Style dan NET 2015).
Demikian sekilas info tentang kegiatan-kegiatan apa yang sudah dilakukan, semoga ini dapat menjadi berkat bagi yang membacanya, jemaat mengerti apa yang selama ini sudah dibuat dan jemaat mengerti apa yang kurang yang belum dibuat dijemaat.
Tuhan memberkati kita.
Salam berkat,
--