Terimakasih...Terimakasih....Terimakasih.....Puji Tuhan !!!

2,372 views
Skip to first unread message

Samuel Simorangkir

unread,
Dec 6, 2015, 3:33:28 AM12/6/15
to advent...@googlegroups.com, Pendeta Advent, Konfer...@yahoogroups.com, 'Cahaya Hati Abadi' via MAHK Dskt, 'Putra Sabbath Sinaga' via sdaconnection
Dear all,

Terimakasih…Terimakasih…Terimakasih dan Puji Tuhan !!!

Saya kumpulkan tulisan-tulisan yang baik dari saudara/i untuk response dari tulisan saya tentang “Terimakasih”. (Tulisan asli ada dibahagian paling bawah).
Dan saya bahagikan keberbagai milis untuk dapat menjadi berkat dan kekuatan buat hamba-hamba Tuhan bahwasanya pelayanan yang kita lakukan
dengan sungguh-sungguh tidak sia-sia dan pasti diberkati Tuhan dan dapat menjadi berkat bagi jemaat.

Saya percaya, Roh Kudus yang menggerakkan saudara/i untuk menulisnya, dan semuanya itu saya kembalikan untuk Tuhan Yesus Kristus saja.
Saya sangat senang membacanya, rasanya semangat baru timbul kembali dan siap melayani jemaat untuk kepujian nama Tuhan Yesus Kristus.

Silahkan untuk membaca tulisan-tulisan yang baik dibawah ini dari berbagai penulis.

On Dec 4, 2015, at 2:45 PM, 'Ramon' via Advent Global <advent...@googlegroups.com> wrote:


Dear Pdt Simorangkir,

Saya baru buka email dan melihat begitu banyak email simpati dan terima kasih yg ditujukan kpd pdt. Simorangkir.
Walaupun semua pimpinan-pimpinan lainnya yang purna tugas dari Uikb juga berjasa, simpati lebih yang ditunjukkan kepada Pdt Simo membuktikan bahwa you will be missed di milis milis kita. Karena tulisan2 Pdt Simo setelah 2015 akan berbeda kapasitas dari 10 thn terakhir yng menjadi corong (baca: congor--heheh) mewakili organisasi. Konferens dki dan uikb.

Banyak kesan selama ini kita dapatkan melalui seorang Pdt Simo. Negatif atau positif kesan pada anggota2, semua tentu sudah menjadi kebaikan krn kita semua adalh besi yang menajamkan besi. Maklum saya lihat kadang ganas benar milis2 advent ini. Jujur kadang saya lemah dan ingin cabut pula tapi apa daya penasaran juga lihat ap yang terjadi on daily basis pada umat Tuhan melalui sarana cyber ini. 

Saya lihat Pdt Simo adalah salah satu figur kontroversial sehingga tidak jarang menjadi target serangan. 
Mula-mula di tahun 2009-2011 pun saya "sebel" dgn pdt Simo karena sempat terlihat asal serang, tuduh, ceplas ceplos, ngurusi urusan orang termasuk ministry kami yang baru muncul saat itu. Namun semua kini menjadi kebaikan. Saat sementara banyak yang mencurigai pekerjaan kami di HCBN awalnya... (Ada yang bilang radikalisme lah, fanatisme lah, cuci otak, bahkan ada pendeta yang datang teriak-teriak menuduh kami ini teroris yang siap meledakkan gedung-gedung, dll.) ditengah itu semua ada Pdt Simorangkir yang rela mengambil semua resiko untuk bekerjasama dan merangkul kami dan dengan kerendahan hati seorang bapa yang sayang kepada anak. Ia mau belajar mengenal dan mempelajari secara langsung seperti bagaimana layaknya gembala yng mengayomi domba2nya. Ini dia lakukan sementara yang lain hanya berkesimpulan negatif berdasarkan kata-kata orang lain.

Hal ini kami hargai dan kita menjadi kawan dekat yng berbagi suka duka.
Kita ramai-ramai berkeliling ke hampir semua konferens/daerah di uikb, jajan sama sama, tour naik mobil keliling jawa sumatra untuk melayani gereja2, sekolah, dan lainnya sambil makan- makan di warung, jajan duren sampai dimarahi Opung Simorangkir karena terlalu banyak, dan bareng-bareng tidur di lantai kantor-kantor daerah. Sampai pendeta2 setempat bingung karena direktur tingkat uni mau "nggelosor" alias "nggembel". Rupanya jarang yang begitu hari gini... Walaupun jabatannya pelayan-pelayan Tuhan sekalipun banyak juga yang sekarang memilih fasilitas nyaman daripada save uang organisasi/perpuluhan dengan cara merakyat. 

Itulah pdt Simo yang saya kenal. Yang dulu saya musuhi namun dia datang merendahkan hati dan merubah hati saya. Dialah yang menyembuhkan luka saya dan pandangan saya yang sempat buruk terhadap semua pimpinan2 kita dan arah gereja kita. Ternyata memang Tuhan masih pakai gereja ini! 

Pdt Simo rela bekerja keras tanpa pamrih dan siap menerima ketidaknyamanan dalam situasi demi pekerjaan Tuhan. Sudah mengantuk pun dia yang rela menyetir malam sampai subuh baik lintas sumatra, jawa dan terakhir kami di kalimantan. 

Walaupun tidak kembali bertugas di uni mungkin adalah dalah satu resiko akibat langkah-langkah yang pdt ambil, ketahuilah ini adalah terbaik dan Tuhan punya tugas lain utk Pdt.

Masalah-masalah politik organisasi saya tidak ikutan karena saya hanya "foot soldier" yang hanya layak di garis depan. Jadi saya tidak membela Anda dalam urusan petisi 50, pemilihan, lobby melobby, dll. Namun teruslah berkarya dan menjadi inspirasi dimana pun tugas baru menyambut. Karya Tuhan tidak terbatas pada jabatan atau penilaian orang. Kami dukung siapa pun yang mau bekerja dengan rendah hati, and God bless your heart!

Sampai ketemu di Indonesia...
Ramon Tengkano

Sent from my iPhone

Dear all,


    Pada Kamis, 3
Desember 2015 11:06, 'hansmandalas' via Advent
Global <advent...@googlegroups.com> menulis:
   

  
Dear sahabat yg
baik,

Salam sejahtera.

Dalam kesempatan singkat ini,
saya ingin memberi apresiasi dan ucapan terima kasih pada
pengabdian Pdt. Samuel Simorangkir,D.Min, dari kacamata
seorang guru biasa dan ' by stander ' non berpolitik
atas  apa yang telah dilaksanakan dan dicapai.

Saya banyak belajar dari sepak
terjang Pdt. Simorangkir, yang penuh antusias, mirip Petrus
dan Paulus. Kenapa saya katakan demikian, karena beliau ini
memang tipe  ' meledak -ledak ' dan bisa terobos apa
saja, sekalipun hasilnya bagaimana itu urusan kedua.

Hal ini mengingatkan pada :

1. You will never know till
you have tried. ( Ungkapan para pengusaha ). Action
oriented. ( Jangan lupa Yesus adalah Man of Actions. Lihat
di buku Injil Markus ).

2. Apa yang kita lakukan dan apa yang dijelaskan dalam konsep
atau falsafah, bila akan dipersatukan diatas piring di '
meja ' akan menjadi hidangan yang harmonis dan nikmat. (
Pdt. Simorangkir sudah memperlihatkan sepak terjang dan itu
akan menjadi pelajaran, dan nanti utk pejabat berikut
menjadi pembelajaran yang lebih bijak lagi, sehingga apa
yang dikatakan oleh Prof. Drucker : Don't repeat the
same mistakes menjadi bekal untuk pejabat berikutnya.

Saya tidak menilai ini atau
itu dari Pdt. Simorangkir, karena dalam hidup ini ada dua
hal :  yaitu tepat atau kurang tepat. Karena manusia sangat
bereaksi kalau dibilang salah. ( Ingat ciri orang berdosa 3
P: Pertahankan Diri, Pura-pura, Pembenaran Diri ).

Saya pernah berimaginasi,
kalau sekiranya kita ini dalam situasi perang ( kita ini
Laskar Kristus, Infantryman Allah dalam buku To be like
Jesus ), maka Jenderal Perang yang cocok adalah seperti Pdt.
S.Simorangkir. ( Lihat Petrus dan Paulus yang berani
terobos, sikat kedepan ). Dan ini tidak terlepas background
Pdt. Simorangkir, dimana orang tuanya adalah pengusaha yang
biasanya dijadikan model oleh putra putri pengusaha. ( Maaf
kalau saya tebak tidak tepat ). Ini dipelajari di konsep
Entrepreneurship/Corporate Entrepreneurship oleh Prof.
Hisrich, Prof. John Kao dan Dr. Ir. Ciputra.

Oleh sebab itu saya yakin
percaya, Pdt. S.Simorangkir akan lebih mantap ( seperti
Petrus, Paulus ) setelah '  heavenly wisdom'
dicurahkan lagi kepada beliau, sehingga akan lebih dahsyat
lagi pelayanan dan pengabdiannya diwaktu mendatang dimanapun
di ijinkan Bapa surgawi untuk mengabdi. Kita semua Kertua :
KERjakan TUgas dgn Antusias.  

Akhirnya, sekali lagi banyak terima kasih, dan
mendoakan semoga akan lebih dahsyat lagi pengabdiannya
setelah kuasa Ilahi via Roh Kudus dan ' heavenly wisdom
' akan bertahta di hati Pdt. Simorangkir.

Salam pengabdian,

Hans Mandalas
Pelayan
OB
Lecturer (1979 - )
Evangelist
Keliling di NTT ( 2012,2014,2015, dan diwaktu mendatang lagi
).

On Dec 3, 2015, at 10:28 AM, Janner E.P. <janner...@gmail.com> wrote:

Dear Pdt. Samuel Simorangkir,

Tentu kita bersyukur oleh karena Pdt Simorangkir telah menyelesaikan tugas pelayanan dengan baik.

Salah satu kesan selama pelayanan Pdt Simorangkir adalah Pdt telah membuat warna yang benar2 berbeda dari pejabat2 sebelumnya, yaitu adanya informasi yang terbuka dan transparan, apa adanya, bahkan bagi sebagian orang itu disebut tabu, tapi dibuka apa adanya. Justru jemaat membutuhkan hal2 seperti ini. 

Pada era Pdt Siomangkir, kita semua dengan sangat mudah mendapatkan informasi2 tsb karena banyaknya media yang digunakan. Kalaupun ada yang pro atau kontra itu hal normal, di organisasi manapun selalu ada. Sesungguhnya mereka yg memberi komentar2 pedas itu adalah sahabat Pdt Simorangkir, karena mereka selalu punya waktu untuk Pdt.

Terimakasih Pdt.
Semoga di tugas lainnya yang Tuhan percayakan, Pdt Simorangkir diberi kemampuan untuk melaksanakannya dengan baik. Semoga ada warna lain lagi yang Pdt berikan.

Tuhan memberkati Pdt Simorangkir dan keluarga.

Salam, 
Janner E. Pasaribu
Jemaat Panongan.

On Dec 3, 2015, at 10:27 AM, Lukman <lukeh...@yahoo.com> wrote:

Pdt Simorangkir:

Teruskan kebiasaan keterbukaannya dalam Informasi dalam jabatan apa pun yg pendeta Emban Didalam GMAHK.

Itu memberikan rasa nyaman dan tenang kepada Anggota dan Juga menunjukkan Pendeta adalah Individual yg MODERN, MAJU DALAM BERPIKIR.

Love,

Lukman Harahap


Sent from my iPhone

 On Dec 3, 2015, at 9:34 AM, Richard Hutasoit <rhut...@gmail.com> wrote:

Atas nama pribadi saya mengucapkan terima kasih pada Dr. Samuel Simorangkir yang telah melayani di Departemen Komunikasi dan PARL UIKB. Kiranya Tuhan memberkati pelayanan bapak selanjutnya dimanapun ditempatkan. 

Salam hormat,

Richard Hutasoit
Anggota Awam

On Dec 3, 2015, at 1:14 PM, samuel simorangkir <simoran...@gmail.com> wrote:

Dear Bang Samuel,

Greetings dari kampus AIIAS. Saya baca surat ucapan terima kasih Bang Sam, dan saya berkata "Amin" untuk laporan dan harapan-harapan ke depan bagi pekerjaan Tuhan.

Untuk kebebasan beragama, saya pikir abang juga sedang mengusahakan agar akan ada ujuan Advocat yang tidak jatuh pada hari Sabat. Kalau itu terjadi, itu luar biasa, dan sudah itulah tugas dari Kebebasan Beragama. Tolong diteruskan Bang, karena banyak calon Advocat kita yang sedang menunggu kapan ini terjadi. Semoga.

Saya pribadi ucapkan salut setinggi-tingginya atas pelayanan Abang selama 5 tahun ini. Semoga Tuhan memberkati Bang Sam selanjutnya. Dia tahu yang terbaik.

Salam hormat, Tuhan memberkati.

Blessings,
Richard

On Dec 3, 2015, at 9:13 AM, 'Lukman' via Advent Global <advent...@googlegroups.com> wrote:

Terima kasih atas Pelayanan pdt Samuel Simorangkir atas Pelayanan nya 5 tahun terakhir Ini. Dan juga keterbukaannya dalam menginformasikan hal2 yg penting melalui Milis2 dan Sarana2 Komunikasi lainnya.

Lukman Hakim Harahap


Sent from my iPhone

On Dec 3, 2015, at 9:10 AM, Edi Limbong <lim...@seid.sharp-world.com> wrote:

Terimakasih untuk pak pdt Samuel Simorangkir,
 
Saya pribadi juga senang dengan pelayanan bapak dimillis, yang hampir setiap hari muncul di millis memberikan berbagai macam informasi.

Semoga Direktur Komunikasi selanjutnya lebih rajin lagi mempublikasikan kegiatan2 Organisasi di Millis ini supaya rasa cinta kepada Organisasi semakin terpupuk. Jangan cari aman dengan diam-diam saja ya Pak Pdt David Panjaitan...harus sering-sering tampil dimillis supaya umat well informed.
 
------------------------------------------------------------------
 
Sebagai tambahan, seharusnya kepemimpinan di setiap Organisasi kita itu dibatasi. Jangan sampai satu orang hanya pindah jabatan saja tapi tetap di Organisasi tersebut. Misalnya periode ini Dept Komunikasi, periode selanjutnya Dept Kependetaan, periode selanjutnya Dept lain...
 
Bagi-bagi jatah dong dengan pendeta-pendeta lain...
Saya yakin sangat banyak pdt-pdt lain yang berpotensi tapi tidak terkenal, tidak mau kampanye ke para Panitia istimewa atau panitia pemilih.
 
Semoga pada tatib disetiap Uni atau Daerah selanjutnya ada pembatasan lama aktif berkarir di Organisasi dibatasi, misalnya max 5 atau 10 tahun misalnya.
 
Kalau dijemaat bisalah ganti2 jabatan saja karena anggotanya itu-itu saja, kalau di Organisasi kan banyak sekali Pendeta yg berpotensi, sudah banyak yang S2 atau S3...ayo dong diberi giliran.
 
Sesama Pendeta harus memberi jalan untuk pendeta lainnya yah...Tuhan memberkati.
 
Salam
Edi limbong
Pondok Gede

On Dec 3, 2015, at 8:29 AM, Dirjon Sitohang <dir...@sitohang.org> wrote:

Secara pribadi saya berterima kasih kepada Pdt. Samuel Simorangkir.

Sebagai anggota mislis yang cenderung sebagai silent reader saya melihat bahwa ada kelompok/geng  tertentu yang selalu ingin menjatuhkan hamba Tuhan ini, entah apa tujuannya Tuhanlah yang tau.  Bagi saya secara pribadi khususnya akhir-akhir ini Pdt. Samuel Simorangkir adalah pahlawan, yang memberika warna baru yang lebih dinamis kepada organisani GMAHK yang kita cintai ini dan ini adalah sejarah.  Barang yang selama ini dianggap tabu khususnya oleh orang-orang yang disebut sebagai "hamba Tuhan" telah dirobohkannya walaupun itu harus "mengorbankan" dirinya, saya yakin kalau bukan dengan kejadian yang sudah kita ketahui bersama, proses pemilihan di UIKB yang sudah lewat akan berbeda.

Yth. Pdt. Samuel Simorangkir, jalan ke surga itu bukan harus dari kantor UIKB, bahkan mungkin/bisa saja itu menghalangi kita tiba di sorga.

Terima kasih banyak atas warna baru yang pendeta sudah peragakan selama ini, Allah kita yang Maha tau akan membukakan jalan yang terbaik.

Salam,
Dirjon Sitohang
Balikpapan

On Dec 3, 2015, at 8:22 AM, Yoshen Danun <yda...@gmail.com> wrote:

Terima kasih Pendeta Simorangkir atas salah perpisahan dan pesan-pesan yang perlu ditindaklanjuti oleh Pimpinan Komunikasi, dan terutama kami sebagai kaum awam.
Tuhan selalu membuat indah pada waktunya.
Saya berdoa, Pdt. S. Simorangkir akan diberikan tugas sesuai dengan kompetensinya, dan tentu sebagai seroang pendeta, di Ladanglah (jemaat) tempat yang paling menyenangkan, langsung bertemu dengan domba-domba yang selalu lapar dan haus akan makanan dan minuman rohani.

Tuhan memberkati pendeta dan keluarga.

Salam,

Yoshen Danun

On Dec 3, 2015, at 8:10 AM, Advent Global <lian...@gmail.com> wrote:

Dear Pastor S. Simorangkir, Terima kasih atas pelayanan Pdt dan Tuhan memberkati pelayanan selanjutnya.

inaciu

On Dec 3, 2015, at 7:39 AM, Taroreh, Osvald <osval...@yahoo.com> wrote:

Thanks Pdt Simorangkir untuk pelayanannya selama ini, Tuhan kiranya menuntun dan memberikan berkatNya untuk pelayanan pendeta selanjutnya. 
Salam, Osvald



Dear Bp Pdt S Simorangkir,

Selamat atas pencapaian pekerjaan yg telah bapak buat selama ini di Kantor UIKB.
Doa saya semoga bpk bisa memberikan pencapaian yg fantastis lagi di jabatan atau pekerjaan/tugas yang baru nanti.

Tuhan menyertai, 



From:  Dirjon Sitohang
<dir...@sitohang.org>
Sender:  advent...@googlegroups.com
Date: Thu, 3 Dec 2015 09:29:41

Secara pribadi saya berterima kasih kepada
Pdt. Samuel Simorangkir.
Sebagai anggota mislis yang
cenderung sebagai silent reader saya melihat bahwa ada
kelompok/geng  tertentu yang selalu ingin menjatuhkan hamba
Tuhan ini, entah apa tujuannya Tuhanlah yang tau.  Bagi
saya secara pribadi khususnya akhir-akhir ini Pdt. Samuel
Simorangkir adalah pahlawan, yang memberika warna baru yang
lebih dinamis kepada organisani GMAHK yang kita cintai ini
dan ini adalah sejarah.  Barang yang selama ini dianggap
tabu khususnya oleh orang-orang yang disebut sebagai
"hamba Tuhan" telah dirobohkannya walaupun itu
harus "mengorbankan" dirinya, saya yakin kalau
bukan dengan kejadian yang sudah kita ketahui bersama,
proses pemilihan di UIKB yang sudah lewat akan
berbeda.
Yth. Pdt.
Samuel Simorangkir, jalan ke surga itu bukan harus dari
kantor UIKB, bahkan mungkin/bisa saja itu menghalangi kita
tiba di sorga.
Terima
kasih banyak atas warna baru yang pendeta sudah peragakan
selama ini, Allah kita yang Maha tau akan membukakan jalan
yang terbaik.

Salam,Dirjon
Sitohang Balikpapan

On Dec 5, 2015, at 6:57 AM, kloster sihotang <kloster....@gmail.com> wrote:

Dear Pdt. Samuel Simorangkir,

Ijinkan saya memberi opini dalam menanggapi ulasan dari pendeta dan juga dari Saudara se-Iman yang lain di milis ini.

Terharu, saya pribadi sangat terharu dan tersentuh ketika membaca curahan isi hati yang paling dalam (menurut saya). Selama ini boleh saya katakan sangat  suka membaca email2 dari pendeta. Apalagi bila ada hal-hal yang menjadi "topik hangat" oleh karena perbedaan pendapat, sering saya amati terjadi "tekanan-tekanan" yang bahkan tidak tanggung2 dilontarkan kepada pendeta. Namun, pendeta berusaha untuk selalu mengadakan "self defense" yang menurut saya itu adalah sangat lumrah dan baik demi melindungi korps kependetaan untuk tidak dicemari atau diolok-olok oleh orang2 yang sering tidak tau menempatkan kata2 yang sesuai dan benar untuk para hamba Tuhan khususnya para pendeta.

Salud, biasanya, ketika seseorang tidak terpilih kembali apakah di posisi yang sama atau di dept yang lain, maka jarang untuk memberikan masukan2 kepada orang yang menggantikannya, namun pendeta memaparkan apa yang sudah dicapai, apa yang masih sedang dilaksanakan dan bahkan memberi arahan apa saja yang perlu dilaksanakan di kemudian hari oleh orang yang terpilih. Hal ini adalah sangat perlu diteladani. Dan saya yakin bahwa pendeta merasa bahwa ini bukanlah pekerjaan manusia, akan tetapi adalah pekerjaan Tuhan yang mulia. Salud untuk hal ini.

Jabatan, bila kita hanya seorang pekerja bukan pemilik dari satu organisasi, maka jabatan tersebut hanyalah merupakan "TEMPORARY ASSIGMENT", yang satu ketika jabatan tersebut akan beralih kepada orang lain. Dan tidak akan menutup kemungkinan jabatan tsb akan bisa kita raih kembali, bahkan boleh jadi akan mendapatkan jabatan yang lebih tinggi di kemudian hari. Kata orang bahwa "dunia bulat bagaikan roda pedati".

Pencapaian, menurut penilaian saya yang sangat terbatas bahwa apa yang pendeta sudah buat selama ini, "sudah lebih dari target". Kenapa? sama seperti yang sudah disebutkan rekan2 yang lain bahwa setelah pendeta memegang dept. komunikasi Uni, telah banyak kemajuan yang terjadi, terlepas dari apa yang belum tercapai.

Harapan, dunia sekarang ini memerlukan orang2 yang berani, berani dalam membawakan kebenaran, tidak terpedaya oleh karena jabatan, materi dan fasilitas seperti banyak orang dambakan. Masih banyak umat Tuhan yang memerlukan tuntunan serta perhatian dari para pimpinan organisasi. Kiranya hanya melalui tuntunan sorgawi yang dapat menjamah hati nurani yang paling dalam dari setiap pimpinan mulai dari Jemaat hingga pimpinan yang tertinggi di organisasi GMAHK yang kita cintai ini.

Tuhan memberkati pendeta/keluarga dan kita semua. Amin!

Salam sejahtera,
Kloster Sihotang
IEISDAC, San Bernardino, CA.

On Dec 5, 2015, at 6:12 AM, imanagungsilalahi via Advent Global <advent...@googlegroups.com> wrote:

Dear Pak Pdt. Samuel Simorangkir yang dikasihi Tuhan,

Shalom! Salam damai sejahtera!

Pagi ini burung-burung di pohon rambutan saya sedang bersiul riang. Siulan riang mereka bagaikan suara musik yang harmonis dalam mengiringi suara lembut seorang Jim Reeves yang menyanyikan 'We thank Thee'. Sayapun akhirnya tergerak untuk memberi respon terhadap ungkapan terima kasih Anda kepada semua warga 'kampung' kita ini. 

Karena itu semogalah tulisan saya terbaca oleh mata Anda. Dan semogalah juga hati Anda merenungkan tulisan saya. Ha haa ... Karena walaupun tulisan saya tidak ada jimatnya, tapi tentulah tak ada salahnya kalau seorang gembala menikmati cemprengnya suara seekor domba celaka yang masih belum 'GILA'. Ha haa haaa ....

Boleh jadi ada orang yang berpikir bahwa karir Anda sudah berakhir. Padahal, mungkin saja Anda justru baru terlahir untuk suatu pelayanan khusus tanpa akhir. Karena mungkin saja bahwa sesungguhnya Allah memang sedang memanggil seorang Pdt. Samuel Simorangkir.

Badan Anda yang besar dan suara Anda yang menggelegar tentu tidak akan membuat setan gemetar. Tapi jiwa Anda yang besar itulah yang saya bayangkan telah membuat setan agak gentar.

Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada para hamba Tuhan yang lain, dan tanpa bermaksud untuk membuat Anda 'Ge ER' (gede rasa), saya ingin katakan bahwa Anda adalah salah seorang hambaNya yang berpotensi untuk menerima 'heavenly wisdom' yang lebih banyak lagi dari Allah. Kenapa saya bilang begitu?

Itu karena ada dua perkara besar yang Anda nyatakan dalam email Anda. Pertama, Anda berterima kasih. Dan kedua, ini yang paling hebatnya, Anda mau memohon maaf atas kekurangsempurnaan pelayanan Anda. Jarang lho orang, apalagi orang yang merasa dirinya besar, mau minta maaf, khususnya kepada orang yang dianggap kecil. Puji Tuhan!

Tapi ada hal ketiga yang mungkin perlu Anda renungkan dan sadari, yakni 'lengser'nya Anda dari kursi empuk seorang direktur bukanlah karena ada teror atau karena ulah gendruwo atau karena rapuhnya benteng pertahanan Anda. Bukan, bukan karena itu semua. Tetapi hanya karena Tuhanlah yang sedang menarik Anda untuk pergi ke padang rumput untuk menggembalakan domba-dombaNya. Seperti nabi Musa, dari seorang pembesar di istana Firaun ke tanah Midian untuk menjadi seorang gembala. Boleh percaya, boleh juga gak percaya. Terserah Anda saja. Tapi percayalah. Haaa ....

Pertanyaannya adalah apakah Anda mau atau tidak menerima hal itu terjadi pada diri Anda? Puji Tuhan karena, waktu kita makan bersama di satu Sabat siang di jemaat MT. Haryono-1, telinga saya pernah mendengar langsung dari mulut Anda bahwa Anda selalu siap untuk menjadi seorang gembala. Hanya saja seperti pernah saya tanyakan juga pada Anda saat itu, apa gak sayang kalau Anda hanya menjadi seorang gembala jemaat? Kita serahkanlah itu pada mereka yang berkompeten untuk memutuskannya. Kita patut terima itu tanpa harus pakai petisi, apalagi harus pakai puisi. Ha haa haaa ... Iya 'kan?

Para pendeta seperti Anda adalah sebagai seorang gembala dan anggota jemaat seperti saya adalah sebagai seekor domba. Roh Kudus dibutuhkan untuk terciptanya hubungan yang baik antara seorang gembala dan seekor domba. Karena kalau tidak demikian, Anda mungkin akan menjadi seorang gembala yang bermuka dua, seperti seorang psikopat dan saya akan menjadi seekor domba liar seperti orang gila. Karena itu, Biiarlah Roh KudusNya betah tinggal di dalam hati kita masing-masing. Amin.

Lagu 'Count your blessing ... Name them one by one ...' sekarang sedang terdengar. Semoga jiwa kita semakin segar.

Sekian dulu yaa, Pak Pendeta.

Tuhan memberkati.

Salam,
Si-Iman
Bekasi
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!


Dear all,


Syalom!

Terpujilah nama Tuhan oleh karena kebaikanNya. Dalam konteks tugas yang sudah dipercayakan umat untuk saya laksanakan di UIKB sebagai direktur Komunikasi dan Kebebasan Beragama telah ber’akhir dengan baik.
2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik , aku telah mencapai garis akhir   dan aku telah memelihara iman.
Semuanya ini hanya karena kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kepada saya.

Rapat 5 tahunan UIKB telah memilih Pdt. David Panjaitan untuk melayani departemen Komunikasi dan Kebebasan UIKB yang baru.

Terimakasih buat pemilik dan moderator milis-milis yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk dapat mempromosikan, mensosialisasikan bahkan mendapatkan masukan dari jemaat untuk saya sampaikan kepada pimpinan selama 5 tahun. Milis resmi atau tidak resmi, semua sarana kami gunakan agar komunikasi UIKB terbuka dan dekat dengan jemaat, baik itu secara formal maupun tidak formal.

Terimakasih buat seluruh pembaca dan anggota milis, baik yang aktive berdiskusi maupun yang aktive hanya membaca saja. Selama 5 tahun, banyak kenangan yang dapat diceritakan untuk menjadi pelajaran.

Teror dimilis:
Tidak sedikit anggota milis mendapat teror apabila ada orang yang membela maupun mendukung tulisan saya.
Siapa yang membela, akan mendapat tegoran langsung dari sekumpulan orang yang rajin memberikan komentar atau kritikan terhadap pemberitaan saya. 
Tidak hanya itu, orang yang membela akan dihubungi melalui telephone atau diminta Pendeta jemaatnya untuk menegur agar jangan ikut campur membela Pendeta Simorangkir
bahkan ada yang memberitahukan kepada saya, sampai saudara jauhnya menegor dia agar tidak ikut campur melawan si anu, karena saya dulu pernah mendapatkan bantuannya.

Tulisan saya sering diplintir, dikomentari sehingga menimbulkan kesan, saya sebagai direktur komunikasi, tulisannya selalu bermasalah.
Yang hebatnya, saya sudah dipecat di milis Advent Indonesia, sering tulisan saya masuk dimilis Advent Indonesia, dikomentari dan akhirnya orang mendapat kesimpulan tulisan saya bermasalah dan saya tidak punya kesempatan untuk membela
tentang tujuan asli dari tulisan saya dimilis AI.

Ditahun 2012, Pdt. J. Rantung pernah mengeluarkan SP (Surat Peringatan) oleh karena masalah dimilis tentang, Adventist World sebagai Alkitab ke 2.
Saya protes dan minta SP itu tidak berlaku dan saya kasih bukti semua tulisan asli saya, apakah benar saya katakan seperti itu dan setelah officer UIKB bersama Kependetaan UIKB membaca, mempelajari dan mendiskusikan, saya dinyatakan tidak bersalah.
Puji Tuhan, hingga akhir masa tugas saya, tulisan-tulisan yang saya tulis tidak pernah lagi dipermasalahkan oleh pimpinan.

Tulisan yang diplintir, hinaan dan cacian yang sering dilakukan oleh orang-orang tertentu hampir-hampir berhasil dan dipercayai banyak orang tentang buruknya kemampuan dan karakter saya.
Semuanya itu saya abaikan,  karena saya fokus kepada pelayanan dan komit untuk melakukan, keterbukaan komunikasi UIKB dengan jemaat hingga akhir masa pelayanan yang dipercayakan.

Banyak hal yang baik, berkat pelayanan dimilis tapi tidak sedikit yang menjadi buruk oleh karena dikerjain orang yang selalu bertekat untuk memberikan kesan jelek tentang saya.
10 hari berdoa, bacaan baru Alkitab, Revived by His Word, doa dan puasa, IEL, Kelompok Peduli dan buku Win Welness, NET 2015, Youtube, Facebook, Alkitab Suara, HCBN dan HCI dan AWR paling tidak sudah menjadi hal yang umum diketahui dan dilakukan jemaat.

Pemberitaan salah yang mau ditanamkan ke jemaat tentang jumlah orang yang bertemu dengan president SBY bersama rombongan Ted Wilson dan siapa-siapa orang yang terlibat melakukannya terklarifikasi.
Berita tentang pemekaran DKI konferens sudah disetujui akhirnya terhambat oleh karena adanya pemberitaan benar yang saya sampaikan bahwasanya proposal uikb yang menjadi konferens yang baru diterima oleh divisi/SSD. Sementara proposal pemekaran konferens dki belum diserahkan oleh eksektive sekretaris uikb ke divisi/SSD.

Puji Tuhan, selama 5 tahun ini, perbedaan pendapat dan pandangan sesama anggota dan pengerja hanya dimilis tidak sampai kepada dunia nyata.
Petisi 50, Petisi 40 dan petisi 100, emosi dan uneg-uneg disalurkan dimlis, dikomentari dan diklarifikasi dan puji Tuhan, hingga sampai saat ini, didunia nyata tidak sampai terjadi perpecahan umat seperti zamannya Metro Konferens di Jakarta dulu.
Saya percaya, seandainya dulu Konferens DKI jakarta memanfaatkan milis untuk berhubungan dengan jemaat, maka Metro Konferens ada kemungkinan tidak akan terjadi. Semuanya itu karena masalah komunikasi yang tertutup.

Saya percaya, manusia tidak ada yang sempurna. Apa yang saya lakukan pasti ada lebih dan ada kurangnya.
Mohon maaf untuk hal-hal yang kurang saya lakukan, semoga Pdt. David Panjaitan bisa lakukan lebih baik lagi. 
Beliau pernah menjadi murid saya ketika saya mengajar di Perguruan Advent Naripan, Bandung.
Meskipun saya tidak di UIKB, saya akan mendukung beliau agar Departemen Komunikasi dan Kebebasan Beragama UIKB lebih maju lagi dan nama Tuhan Yesus ditinggikan.
Dan saya tidak akan menegor Pdt. David Panjaitan dihadapan banyak orang jikalau ada hal-hal yang kurang, agar jangan sampai inti maupun tujuan pemberitaan Pdt. David menjadi kabur oleh karena komentar dan tulisan saya terhadap tulisan maupun pemberitaannya.
Kalaupun ada yang salah, setelah saya koreksi maka saya akan minta Pdt. David Panjaitan sendiri yang mengklarifikasi tulisannya sehingga menjadi benar dibaca banyak orang.

Dibawah ini saya kirimkankan kembali, hal-hal apa yang sudah dilakukan selama 5 tahun lalu untuk dapat menjadi sumber ide bagi Pdt. David Panjaitan dan pemimpin komunikasi lainnya didalam membuat program 5 tahun ke depan sesuai dengan strategic plan GC: Reach the World.
Reach up to God, Reach in With God and Reach out with God.

Dengan modal pengalaman 5 tahun sebagai direktur Komunikasi dan Kebebasan Beragama di DKI Konferens Jakarta, maka pelayanan di UIKB (2010-2015) dilaksanakan sebagai berikut:

Sesuai dengan Misi Departemen Komunikasi, maka Media digunakan untuk melaksanakan Strategic Plan "Tell the World": Reach up, Reach out and Reach across" .
Untuk 5 tahun kedepan, hal-hal yang sudah dilakukan akan tetap dilakukan hingga semakin banyak jemaat melakukannya, melalui Media maka Departemen Komunikasi UIKB akan melaksanakan Strategic Plan yang baru yang disebut dengan "Reach the World": Reach up to God, Reach in with God and Reach out with God.

Mission Statement 
 

Untuk mengumandangkan Injil kekal kepada setiap suku, kaum, bahasa, dan masyarakat; guna penyelesaian pekabaran Injil di dunia ini; dengan menggunakan dan mempromosikan penggunaan seluruh teknik dan media komunikasi modern dalam cara yang efektif bagi percepatan penyelesaian Injil kekal, dan melalui suatu program hubungan masyarakat guna menciptakan suatu iklim yang menyenangkan untuk penerimaan pekabaran keselamatan melalui Kristus.


Target pelayanan adalah jemaat. 

Bersama pemimpin daerah dan konferens, UIKB melatih dan menolong jemaat agar dapat melaksanakan Misi dari departemen Komunikasi. 


Tugas dan tanggung jawab pemimpin departemen UIKB:

 

1. Meneruskan program dari GC dan Divisi dengan Menterjemahkan bahan dan memformulasikan program dari GC dan Divisi untuk dilaksanakan di jemaat-jemaat wilayah UIKB.

2. Menyetujui rencana pelaksanaan program 5 tahunan yang dibuat oleh daerah/konferens sesuai dengan Strategic plan UIKB untuk jemaat.

3. Menolong pemimpin daerah/konferens untuk mencapai target dijemaat yang sudah ditetapkan dengan mengadakan pelatihan se Daerah/Konferens, distrik/wilayah, disekolah-sekolah dan didepartemen-departemen,  BWA dan Shepherdes.

 

Tugas dan tanggung jawab pemimpin daerah dan pemimpin konferens:

 

1. Meneruskan program dari GC, Divisi dan UIKB untuk dilaksanakan di jemaat.

2. Merencanakan gereja mana yang akhirnya dapat melaksanakan mission statemen Departemen Komunikasi. (Didalam strategic plan, terlihat bertambahnya gereja yang melaksanakannya).

3. Merencanakan gereja-gereja mana yang dilatih bersama UIKB, Divisi dan GC dan melanjutkan pelatihan secara distrik maupun secara jemaat sehingga jemaat dapat melaksanakan Mission Statement Departemen Komunikasi.


Hal-hal yang sudah dilakukan:

1. Kegiatan-kegiatan diberitakan melalui media cetak dan elektronik. SINAI, Adventist World, Outlook (SSD), ANN (GC), Koran-koran Nasional dan TV Nasional.

Sudah membuat siaran berita di Youtube dan di Hope Channel Indonesia "Kabar Baik” 3 episode. 
Seperti yang dilakukan departemen Komunikasi GC yang selalu memproduksi video siaran berita ANN, Departemen Komunikasi UIKB bersama departemen Komunikasi daerah/konferens dan jemaat diharapkan dapat merekam, meliput dan mengirim kegiatan-kegiatannya untuk dapat dijadikan berita, dan dapat disiarkan di Hope Channel Indonesia maupun di HCBN. Lihat contohnya di: http://news.adventist.org/en/all-episodes/

2. Bersama pemimpin GC dan Divisi, departemen komunikasi UIKB telah melatih pimpinan daerah/konferens dan Jemaat agar dapat memiliki perpustakaan audio dan video untuk dapat disiarkan di radio dan tv. Jemaat juga dianjurkan untuk dapat menyiar melalui radio dan tv Internet (hal ini sudah dilakukan oleh jemaat Kemang Pratama, Jakarta).

NB: Pilot Project, UIKB telah memiliki ribuan rekaman video yang dapat disaksikan melalui youtube: 
www.youtube.com/adventistradiotv  dapat dilihat juga program lainnya di channel youtube HCBN dan HCI.

3. Mengumumkan dan mempromosikan program-program 24/7 tidak hanya dimimbar setiap sabat, tapi juga melalui milis-milis, video di youtube, brosur maupun poster.
4. Melatih jemaat untuk bisa menginjil melalui pengadaan Radio & TV Komunitas yang dapat menolong jemaat untuk menjadi "Center of Influence".
NB: Pilot Project dikantor UIKB terlaksana dengan baik selama 2 tahun, tapi harus diberhentikan oleh karena permintaan dari Hope Channel GC yang tidak setuju adanya siaran Radio dan TV Komunitas dikantor UIKB.

5. Menyelesaikan project Lagu Sion Edisi Baru yang sudah lebih dari 10 tahun dikerjakan oleh Pdt. Mamahit dkk. Komunikasi UIKB mensosialisasikannya ke jemaat bersama Paul Sentana, juga melalui siaran TV dan Internet (youtube).
6. Jemaat dimotivasi dan dilatih agar dapat menciptakan lagu-lagu rohani yang baru untuk dapat disiarkan di Radio dan TV.
7. Melalui TV dan Youtube, jemaat dilatih untuk dapat melakukan penyembahan dan pemujaan kepada Tuhan dengan cara yang benar sesuai nasihat Alkitab dan Roh Nubuat.
8. Jemaat diundang dan dilatih untuk mengisi dan mempromosikan siaran radio AWR bahasa Indonesia, Sunda, Jawa, Batak.
9. Mensyukuri dan mendukung jemaat yang sudah menyiar dan memiliki TV (HCBN). Bersama HCBN, Firman Tuhan ditaburkan dan menjadi berkat bagi masyarakat Indonesia selama 5 tahun ini. Pertemuan pimpinan Advent se-dunia, Ted Wilson dengan President RI disiarkan ber'ulang-ulang di HCBN. Siaran TV HCBN ditayangkan di tv-tv dikantor UIKB sebelum TV Hope Channel Indonesia menyiar di satelit diakhir tahun 2014.

10. Mensyukuri dan mendukung Siaran TV Advent, Hope Channel Indonesia. Setelah Hope Channel Indonesia bisa menyiar melalui satelit seperti HCBN diakhir tahun 2014, Departemen Komunikasi, bekerja sama dengan seluruh departemen UIKB, menyediakan 1000 antena parabola, dibahagikan kepada kelompok peduli dijemaat untuk dapat mengikuti program penginjilan media yang disebut dengan NET 2015. Dengan adanya 1000 parabola maka jemaat akhirnya mengenal dan mencintai Hope Channel Indonesia dan mau memberikan bantuan keuangan untuk Hope channel Indonesia. Program NET 2015 juga disiarkan oleh HCBN, TV Komunitas Jemaat Jerusalem, jakarta. TV Komunitas di sekolah Advent Air Bersih, Medan.

11. Jemaat dilatih dan diharapkan untuk dapat menyiar di radio dan tv pemerintah dan swasta yang berada disekitar gerejanya. Apalagi ditahun 2017, era TV digital akan semakin banyak tv-tv lokal yang membutuhkan banyak program untuk disiarkan.

12. Departemen Kebebasan Beragama, ikut terlibat menolong jemaat agar dapat bebas beragama dan tidak ujian dihari Sabat, antara lain: Ujian Komputensi Dokter, Ujian Guru di Universitas Terbuka, ujian Sekolah kedokteran di UPH, Ujian sertifikasi Guru, Ujian Nasional sekolah. Ujian Advokat (PERADI). Pertemuan pimpinan Advent se-dunia dengan presiden Indonesia, SBY.

13. Jemaat dilatih dan dimotivasi untuk dapat membangun hubungan baik dengan pemerintah, tokoh masyarakat disekitar gereja melalui program, Sabat Kebebasan Beragama yang diadakan disetiap awal tahun. Disetiap Sabat Kebebasan Beragama, jemaat diharapkan untuk dapat mengundang tokoh agama dan masyarakat hadir dihari Sabat khusus, sebagai tanda perkenalan dan terimakasih kepada masyarakat disekitar dan menawarkan pelayanan apa yang bisa dilakukan oleh gereja kepada pemerintah dan masyarakat disekitar gereja.

14. Departemen Komunikasi juga terlibat didalam kegiatan penginjilan langsung, melalui KKR didaerah dan konferens, juga menjadi Penasihat atau koordinator penginjilan didaerah Nusa Tenggara Timur dan sebelumnya di Konferens Jawa Timur.

15. Ditahun 2015, Excom menambahkan tugas sebagai Field Secretary yang bertanggung jawab mengkoordinir penginjilan IEL (integrated Evangelism Life Style dan NET 2015).


Demikian sekilas info tentang kegiatan-kegiatan apa yang sudah dilakukan, semoga ini dapat menjadi berkat bagi yang membacanya, jemaat mengerti apa yang selama ini sudah dibuat dan jemaat mengerti apa yang kurang yang belum dibuat dijemaat.

Tuhan memberkati kita.


Salam berkat,

-- 
Samuel Simorangkir D.Min
WIUM Field Secretary and Communication & PARL Director, 
AWR & Jakarta Studio Director
West Indonesia Union Mission.
+6282113265659
www.adventist.or.id


hansmandalas

unread,
Dec 6, 2015, 4:39:42 AM12/6/15
to 'Sonny Situmorang' via Advent Global
Dear Pdt. Samuel Simorangkir yg luar biasa,

Luar biassaaaa. Puji Tuhan 3x.

Saya tersenyum membaca surat ini. Dan hati juga sedih namun bersuka cita karena kita bekerja untuk Bapa surgawi.

Dari bro. Ramon, ada kata ' sebel ' yg bisa diartikan ' SEnang BELajar '.

Surat bro.Ramon cukup menjamah dan sebagaimana adanya. Inilah persahabatan, yg makin erat, kalau bisa merasakan suka duka dalam tugas. Luar biasa ungkapan Bro.Ramon.

Saya yakin dan percaya, apapun nanti penugasan yang Bapa surgawi akan mengijinkannya, itulah yang terdahsyat dan terbaik.

Kenapa dahsyat, karena satu kekuatan yg dimiliki Pdt, adalah semangat besar / antusiasme luar biasa. ( Ini mirip tank tempur, yang menerobos apa saja dgn catatan, bisa di perbaiki kalau ada kerusakan sini sana ).

Jadi, saya yakin dan percaya Bapa surgawi akan menyediakan tempat yang terbaik dan kita tunggu apa yang Bapa surgawi akan perlihatkan. Eben-Heizer.

Dan terus terang saya rasakan untuk bisa ada nya Kebangunan dan Pembaruan ( dilevel paling bawah, akar rumput, dibutuhkan antusiasme, enteos, dinamit yang menggebu-gebu ) supaya kita bisa Arise dan Shine. Dan semua akan jadi indah, kalau sudah di murnikan oleh Bapa surgawi via Roh Kudus pada tugas mulia berikutnya.

Diatas segala-galanya, semoga Bapa surgawi mengawal ( melalui kuasa Ilahi, kecurahan 'heavenly wisdom 'kepada Pdt Simorangkir dan keluarga yang adalah anggota Korps Laskar Kristus, Infantryman Allah yang siap : Follow Him kemana disuruh.

Salam dan dgn doa, dan mari saling mendoakan,

Hans Mandalas
OB-3P
Evangelist keliling/musiman
di NTT - Pulau 'Patmos' Oetoke - Bitan, Timor Tengah Selatan ( TTS ).
Pelayan msyrkt.

Catatan :
Saya usul kepada calon Pdt muda yg mau ditempatkan di DKI, diberikan uji coba ( gk usah lama ) di Pulau 'Patmos' NTT. Karena ini pengalaman indah : air mata menjadi mata air mujizat pribadi . Kalau di kota hanya ada air PAM. Tanpa beraspun bisa makan jagung atau bekatul.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: Samuel Simorangkir <simoran...@gmail.com>
Date: Sun, 6 Dec 2015 15:35:16 +0700
Cc: <Konfer...@yahoogroups.com>; 'Cahaya Hati Abadi' via MAHK Dskt<daer...@googlegroups.com>; 'Putra Sabbath Sinaga' via sdaconnection<sdacon...@googlegroups.com>
Subject: [Advent-Global] Terimakasih...Terimakasih....Terimakasih.....Puji Tuhan !!!

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages