Melihat perkembangan milis akhir-akhir ini apakah mencerminkan karakter umat Advent atau tidak, saya kurang tahu... tapi cukup membuat diri semakin bertanya-tanya...
"Apakah benar nanti umat Advent dikejar-kejar hingga ke gunung-gunung lalu bertahan dengan makanan sederhana dan siap dianiaya setiap waktu?"
Atau justru pemikiran liar saya yang terjadi:
"Orang Advent yang mengejar-ngejar umat lain karna beda pendapat dan memakan makanan yang full protein plus lemak agar tetap kuat bertahan di 'dunia yang keras' dalam persaingan ini".
Seperti yang disampaikan bro Edi Limbong... apakah sudah saatnya kita merevisi makna sesungguhnya dari Sunday Law?
Walahualam... kita butuh waktu panjang utk merenungkannya. Tapi kembali lagi, "apa sempat?"
Mohon ijin menanggapi topik yang ada di milis ini.
Mungkinkah saat ini kita sudah memasuki masa pengguncangan/penampian?
Saya yakin, karena kita semua sudah dewasa di dalam iman, tidak ada yang salah dengan semua komentar/tanggapan, kritik/saran yang dituangkan oleh umat-umat Tuhan ini.
Semua ini saya yakin suatu proses pendewasaan diri untuk siap menghadapi masa-masa di depan.
Warning: Allah yang bertakhta di Surga sana tidak dapat dibohongi. Dia tahu apakah komentar kita subjective atau objective.
Dan saya pun berfikir, untuk surat ini pun orang lain bisa saja tidak dapat memahami maksud yang terkadung di dalamnya, akan ada ruang untuk hal itu, karena keterbatasan yang kita miliki masing-masing.
Hanya Allah kita yang di Surga saja yang 100% tahu dan paham maksud/motive dari tulisan ini.
Salam,
gsimbolon
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
|
This email has been checked for viruses by Avast antivirus software.
|