SURAT TERBUKA RISIKO HUKUM PASCA DEMISIONER

113 views
Skip to first unread message

luke harahap

unread,
Jan 26, 2021, 8:32:16 PM1/26/21
to advent...@googlegroups.com
Dari: Arief Parhusip <arief.p...@yahoo.com>
Kepada: marb...@yahoo.com <marb...@yahoo.com>; pdt....@gmail.com <pdt....@gmail.com>; habe...@yahoo.com <habe...@yahoo.com>; harolsd...@yahoo.com <harolsd...@yahoo.com>; lsimor...@gmail.com <lsimor...@gmail.com>; sam_mun...@yahoo.com <sam_mun...@yahoo.com>; solaimanl...@gmail.com <solaimanl...@gmail.com>; kelso...@yahoo.com <kelso...@yahoo.com>; josept...@gmail.com <josept...@gmail.com>; alimson...@gmail.com <alimson...@gmail.com>; alber...@gmail.com <alber...@gmail.com>; reapelt....@gmail.com <reapelt....@gmail.com>; edison....@yahoo.com <edison....@yahoo.com>; peggyi...@yahoo.com <peggyi...@yahoo.com>; eld...@gmail.com <eld...@gmail.com>; m_s...@yahoo.com <m_s...@yahoo.com>; herry.k...@probo.co.id <herry.k...@probo.co.id>; caddy...@yahoo.com <caddy...@yahoo.com>; hang...@yahoo.com <hang...@yahoo.com>; ljsitumora...@yahoo.com <ljsitumora...@yahoo.com>; lindone...@gmail.com <lindone...@gmail.com>; melvi...@gmail.com <melvi...@gmail.com>; simoran...@gmail.com <simoran...@gmail.com>; david...@gmail.com <david...@gmail.com>; omersi...@gmail.com <omersi...@gmail.com>; pakch...@gmail.com <pakch...@gmail.com>; medis...@gmail.com <medis...@gmail.com>; mardhy...@gmail.com <mardhy...@gmail.com>; benny_t...@yahoo.com <benny_t...@yahoo.com>; Sopar.situ...@gmail.com <sopar.situ...@gmail.com>; sonny....@gmail.com <sonny....@gmail.com>; mang...@gmail.com <mang...@gmail.com>
Cc: Saws...@ssd.org <saws...@ssd.org>; Jlu...@ssd.org <jlu...@ssd.org>; Mla...@ssd.org <mla...@ssd.org>; sugihs...@yahoo.com <sugihs...@yahoo.com>
Terkirim: Selasa, 26 Januari 2021 02.39.34 WIB
Judul: Re: SURAT TERBUKA RESIKO HUKUM PASCA DEMISIONER

Selamat malam, Bapak dan Ibu Komite Eksekutif yang terhormat sekalian,

Kami hendak menanyakan Surat Pernyataan Tanggung Renteng Bersama terkait keputusan Bapak dan Ibu tidak berhenti / membubarkan diri, termasuk Ketua Sekretaris Bendahara, sebagaimana yang kami mintakan pada surat terbuka kami, yang beredar ke publik bukan karena yang kami lakukan, namun salah satu penerima surat elektronik ini meneruskannya kepada yang lain.

Kekhawatiran kami atas resiko akan terbuangnya dengan sia-sia uang perpuluhan yang saya berkontribusi langsung didalamnya (terlepas berapapun besarnya) telah terbukti. Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya akan menghadapi satu gugatan hukum di PN Jakarta Selatan yang sudah didaftarkan dan dibayarkan biaya panjar proses pengadilannya sebesar Rp. 12.465.000,- dan sidang pertamanya akan dilakukan di akhir Februari 2021. Seharusnya bagian legal sudah mendapatkan notifikasi jadwal sidang.

Kami berharap Bapak dan Ibu, termasuk Ketua Komite Eksekutif, untuk legowo berhenti, menyatakan demisioner secara publik, dan memberikan seluruh kewenangan kekuasaan (Pejabat dan Komite) kepada UIKB sebagai kelembagaan yang lebih tinggi di atas Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya di tubuh GMAHK di Indonesia.

Terlebih, Bapak dan Ibu telah gagal dan melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Rumah Tangga 2011, dimana Bapak dan Ibu gagal melaksanakan Konferensi Luar Biasa yang diamanatkan oleh Konferensi 2015, yang berdasarkan informasi dari tim By Laws 2015-2020 amanat forum Musyawarah tertinggi tersebut adalah selambat-lambatnya akhir tahun 2018, artinya 3 (tiga) tahun dari berakhirnya Konferensi 2015 di 16 Desember 2015, Konferensi yag dilakukan dengan tema MENJANGKAU DUNIA KETERLIBATAN SELURUH ANGGOTA.

Kami ulangi pernyataan kami untuk diterima dengan penuh kesadaran oleh Bapak dan Ibu sebagai suatu kenyataan hukum:

Komite Eksekutif, telah melanggar PRT 2011 (yang juga sudah menjadi rancangan pada PRT 2015) yang mewajibkan Bapak dan Ibu Komite Eksekutif melakukan KLB yang diputuskan pada suatu Konferensi, sebagaimana tertulis pada PRT 2011 Pasal II tentang Konferensi, ayat 2 a.1, yang bila di rangkumkan berbunyi sebagai berikut:

Pasal II - Konferensi

Ayat 1. Konferensi - dst
Ayat 2. Konferensi Luar Biasa –
a. Komite Eksekutif wajib menyelenggarakan Konferensi Luar Biasa pada waktu dan tempat yang tepat, apabila
1) Diputuskan oleh Komite Eksekutif, atau
2) Diputuskan dalam suatu Konferensi, atau


Alasan-alasan (bila ada) yang berpendapat bahwa UIKB juga dipertanyakan keabsahan kepengurusan/wewenangnya karena juga sudah demisioner, menurut pendapat kami merupakan bentuk pembelaan diri yang arogan, mementingkan kepentingan diri sendiri, dan merupakan semangat yang ingin tetap memegang kekuasaan atau akses terhadap anggaran. Atau...patut diduga masih perlu waktu untuk menyelesaikan hal-hal yang tidak benar yang dllakukan dalam kepengurusannya seperti pinjaman kepada beberapa orang yang melebihi ketentuan dan patut diduga tidak dapat dilunasi sampai periode kepengurusannya berakhir.

Kegagalan pelaksanaan amanat Musyawarah sebagai forum tertinggi tersebut (yang sangat fundamenal dalam suatu keorganisasian), diikuti dengan kegagalan lainnya yang nyata yaitu gagal dalam mengelola Bantuan Sosial dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dapat berpotensi memalukan nama baik gereja, dengan terbitnya surat terlampir dari yang terhormat Bapak Pendeta Mardhy Sinaga, yang telah memberikan/membuat suatu pernyataan kebohongan publik / informasi sesat bahwa dana BOTI merupakan bantuan dana insentif kepada Gembala Senior.

Surat tersebut secara hukum menyatakan bahwa hak gereja (umat) dan kostor gereja (individu dengan penghasilan rendah) tidak akan diberikan dan selanjutnya akan dirubah dengan sepihak (melanggar hukum) menjadi hak Gembala Senior yang sudah berpenghasilan diatas sepuluh (sepuluh) juta rupiah, dan kemudian bahkan dipotong 10% untuk pribadi Pendeta Mardhy Sinaga yang patut diduga disetujui atau bahkan disuruh oleh atasannya.

KEKUATAN SOSIAL MEDIA
Apabila kegagalan demi kegagalan ini tidak Bapak dan Ibu hentikan sampai minggu ini yang berakhir pada tanggal 31 Januari 2021, maka surat terlampir ber kop surat GMAHK akan kami posting di media sosial kami pada 1 Februari 2021 dan menginformasikan kepada seluruh umat atas kesalahan gereja masing-masing yang membiarkan Pendetanya dapat terjerat hukum untuk mengembalikan dana BOTI tersebut ke gereja dan Kostor, dan juga meminta pejabat terkait di Pemprov DKI Jakarta dan Sekitarnya menghentikan BOTI 2021 untuk Aras GMAHK karena tidak diterima oleh yang berhak, serta melaporkan dugaan TIPIKOR Bansos Bantuan Operasional Tempat Ibadah APBD Provinsi DKI Jakarta, ke POLDA Metro Jaya, Kriminal Khusus TIPIKOR. Bapak dan Ibu harus bertanggung jawab atas tidak diterimanya dana BOTI dari APBD kepada yang berhak, terutama yang akan masih diterima oleh Pendeta yang tidak lagi bertugas di gereja yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta.

Pak Tatang BINTAL Provinsi DKI (081296041366) serta staff beliau Bapak H. Mukhlis (0811911675) yang mengurusi BOTI Kristen, dapat Bapak dan Ibu hubungi terkait BOTI tersebut. Tanyakan apa benar Arief Parhusip, kawan dari Bapak Ichwanul Muslimin (Anul) anggota DPRD Fraksi Gerindra, telah berkonsultasi tentang dana BOTI aras Kristen Advent.

Kami sangat sesalkan, apabila Bapak dan Ibu akhirnya nanti bersedia turun setelah tekanan publik kepada Bapak dan Ibu, yang artinya seluruh Pendeta penerima dana BOTI 2020 sejumlah 18 juta per gereja/kostor, harus berjejer di POLDA untuk dipanggil menjadi Saksi atas laporan polisi kami kepada Pimpinan Officers.
Namun apabila itu yang harus diperlukan untuk menghentikan rangkaian kegagalan tapi tetap ingin punya akses kepada anggaran, maka biarlah itu terjadi untuk perbaikan organisasi gereja saya yang sangat bobrok saat ini. MEMALUKAN, adalah kata yang tepat disaat Pejabat Eksekutif/Officers tega membawa bawahannya korps Pendeta, pasukan dilapangan yang merawat umat, harus beresiko turut menjadi pelaku kejahatan atas dana bantuan sosial dari Pemerintah.

Terima kasih, dan kami tegaskan didalam nama Yesus, biarlah IA Sang Kuasa menaruh kutuk kepada diri ini, bahkan pada kedua anak saya, apabila kami (menggerakkan seluruh umat melalui media sosial untuk mengembalikan dana BOTI ke kas gereja dan kostor sebelum melapor pada POLDA Krimsus TIPIKOR) mempunyai agenda apapun selain turut berpartisipasi untuk memperbaiki keadaan gereja saya sangat saya cintai, yang sangat bobrok keadaannya saat ini. Including no action from top organization leaders who already been informed about this things (failures) for many-many time. I pray to God, the silence is not because protecting friends purpose. But if it is, let God be the judge of the ordained ones and their families.

Salam hormat,


Arief Timbul Parhusip
Anggota Biasa GMAHK di Indonesia
Bersurat atas nama pribadi


Pada Kamis, 7 Januari 2021 00.15.11 WIB, Arief Parhusip <arief.p...@yahoo.com> menulis:


Selamat malam, yang terhormat Bapak dan Ibu sekalian,
Para Anggota Komite Eksekutif, Pejabat Eksekutif dan Direktur / Associate Departemen
GMAHK DKI Jakarta dan Sekitarnya, yang sudah demisioner.

Berikut adalah surat terbuka kami sebagai Anggota Biasa GMAHK di Indonesia, surat pribadi atas nama pribadi sesuai hak konstitusional kami sebagai Anggota Biasa. Kami kirimkan tentunya setelah kami berdoa, agar Tuhan menjadi hakim atas diri ini apabila niatan buruk yang menjadi landasan penulisan surat ini.

Surat ini kami buat dengan semangat positif untuk perbaikan-perbaikan gereja yang telah menyelamatkan kehidupan saya, seorang anak kondektur yang bertumbuh kembang di kampung kumuh Pulogadung didalam suatu keluarga pengudus Sabat, sejak 1985.

Semoga kondisi lebih baik bisa tercipta dengan segera pada gereja saya, sehingga diri ini tidak malu untuk mengabarkan injil atas sesuatu yang nyata dan indah yang terjadi di gereja yang mengklaim sebagai gereja Tuhan di akhir zaman, karena menjadi calo surga adalah suatu penghinaan kepada sang Pencipta.

Salam hormat,

Arief Timbul Parhusip
Anggota Biasa GMAHK


Sent from my iPhone

Dennis

unread,
Jan 26, 2021, 9:00:03 PM1/26/21
to advent...@googlegroups.com
Apakah benar Konf menerima dana BOTI 2020 sejumlah 18 juta per gereja/kostor dari pemerintah, seperti yg disebutkan pada email dibawah ini?

-Dennis Sitohang-
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.
To view this discussion on the web visit https://groups.google.com/d/msgid/advent-global/8EFF21CB-E313-484F-BA68-4455C6C63EB1%40yahoo.com.


__________ ESET NOD32 Antivirus __________

This email was scanned, no threats were found.



Detection engine version: 22701 (20210125)

https://www.eset.com




Iman Agung Silalahi

unread,
Jan 26, 2021, 10:08:48 PM1/26/21
to advent...@googlegroups.com
Bah! Ada apa pulak ini? 

Tapi saya jadi teringat akan Pancarespon - bukan Pancasila lho - yang salah satu responnya mungkin saja terjadi pada diri seseorang atas sebuah kejadian...

1. Kemarahan yang membumbung tinggi ke langit keangkuhan.

2. Kedagdigdugan jantung yang berirama kecemasan bin ketakutan.

3. Kecuekbebekan/ketidakpedulian pada hati yang dingin.

4. Kesumringahan senyum di bibir yang berharap datangnya kesempatan yang akan memberikan keuntungan bagi diri sendiri.

5. Keprihatinan dan sikap positif dari hati yang dipenuhi damai surgawi.

Bagaimana respon masing2 kita terhadap apa yang sedang terjadi di GMAHK Konferens DKI Jakarta dan sekitarnya? Adakah respon masing2 kita sesuai dengan salah satu respon dari pancarespon? Kalau tidak ada, silakan tambahkan satu atau lebih respon yang sesuai dengan kenyataan yang ada pada diri sendiri. Lalu renungkan sendiri di dalam hati masing2. Respon masing2 bukan untuk didiskusikan, hanya untuk direnungkan sendiri.

Anyhow, saya pikir kita patut bersyukur dan puji Tuhan atas adanya kesetiaan umat, keberserahan pemimpin dan keberanian siapapun yang mungkin berperan sebagai 'Yohanes Pembabtis abad 21' yang mengingatkan atau menegur jika ada penyimpangan.

Okelah, sekian dulu. Tuhan memberkati.

Salam,
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

Bambang Purnomo

unread,
Jan 27, 2021, 6:16:43 PM1/27/21
to 'Iman Agung Silalahi' via Advent Global
JAGA DIRI BAIk-BAIK BRO, WAKTU KEDATANGANNYA SUDAH DEKAT.
BACA BUKU PERISTIWA2 AKHIR JAMAN, AGAR KITA TETAP DAPAT SETIA KEPADA TUHAN DAN TIDAK MENEMPUH JALAN YANG SALAH.

Your brother
Bangpoer

To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.
To view this discussion on the web visit https://groups.google.com/d/msgid/advent-global/76406081.382706.1611716922698%40mail.yahoo.com.

Sabar Tambunan

unread,
Jan 27, 2021, 8:02:15 PM1/27/21
to advent...@googlegroups.com

Perlu direnungkan ; Orang kristen tidak seharusnya naik banding ke pengadilan sipil untuk membereskan perbedaan paham yang mungkin timbul diantara anggota-anggota sidang. Perbedaan seperti itu harus dibereskan antara mereka sendiri, atau oleh sidang, sesuai dengan petunjuk Kristus. Meskipun ketidak adilan mungkin telah dilakukan, para pengikut Yesus yang lemah lembut dan rendah hati itu akan membiarkan "ditipu" daripada membuka kepada dunia dosa-dosa saudaranya di dalam sidang.

Penuntutan perkara di antara saudara-saudara adalah kehinaan kepada pekerjaan kebenaran. Orang-orang kristen yang pergi kepengadilan satu dengan yang lain membeberkan kesalahan sidang itu untuk tertawaan bagi musuh-musuh dan menyebabkan kuasa kegelapan mendapat kemenangan. Mereka sedang melukai Kristus sekali lagi dan menyebabkan Dia dipermalukan dengan terang-terangan. - Alpa & Omega Jilid 7 hal 257 dan 258

Iman Agung Silalahi

unread,
Jan 27, 2021, 11:11:21 PM1/27/21
to 'Iman Agung Silalahi' via Advent Global
Selamat pagi, MasBro Bangpoer

Tulisannya menggunakan huruf besat semua. Apakah MasBro lagi marah?
Lagi pulak, isi tulisan MasBro itu maksudnya apa sih? Kok saya belum paham nih. Hihiihiii....

MasBro bilang jaga diri dari apa?  Dari serangan covid-19 atau dari apa?

MasBro juga bilang waktu kedatanganNya sudah dekat. Tapi seberapa dekat? Dari sejak zaman rasul Petrus pun sdh dibilang klo waktu kedatanganNya sudah dekat.

Tapi saya setuju dengan yg MasBro bilang bhw kita harus tetap setia kepada Tuhan tak peduli entah kapan Dia mau datang kembali. 

Anyhow, klo kita kembali ke topik awal, maka kayaknya akan/sedang/sudah terjadi sesuatu yg bisa bikin gerah dan cemas pada sebagian orang yg menjadi petinggi di GMAHK Konferens Jakarta. Ah, semoga ini hanya perasaan saya saja.

Salam,
Si-Iman
On Thu, 28 Jan 2021 at 6:16, 'Bambang Purnomo' via Advent Global

Bambang Purnomo

unread,
Jan 28, 2021, 3:05:17 AM1/28/21
to 'Iman Agung Silalahi' via Advent Global
Bro Iman yang terkasih,
Huruf besar semua sebab tanpa sadar capslock terpencet.
Jaga diri artinya jangan mudah terikut arus atau terprovokasi tulisan mereka, terlepas dari benar atau salah tulisan mereka.
Ingat nubuatan, bahwa organisasi ini akan tergoncang juga, Roh Nubuat bilang, seolah-olah akan roboh, tapi tidak akan roboh.
Semakin banyak tanda-tanda aman digenapi maka berarti semakin dekat kedatangan Yesus ke dua kali.
Berjaga dan bersedialah!!! sebab peristiwa2 akhir aman berlaku sangat cepat di luar dugaan kita.
Contoh kongkritnya adalah Covid 19.  Hanya satu virus kecil dapat mengguncang dunia dan mengubah pola hidup manusia. 
AKU DATANG SEGERA, BERSEDIALAH.

Bangpoer

Julian Tauran

unread,
Jan 29, 2021, 1:34:16 AM1/29/21
to Advent Global Group
Saudara Luke Harahap, bagaimana dengan pemalsuan surat DEPAG ??? apakah tidak tanggung jawab dari saudara sebagai penyebar surat tersebut??

Arief Parhusip, sebagai sesama anggota biasa, apakah saudara sudah tau keputusan tertinggi ada di tangan Konferensi Jemaat ? apakah saudara mempunyai wewenang dari konferensi jemaat saudara? atau saudara sedang memprovokasi umat dengan surat terbuka? bagaimana kalau semua umat mengeluarkan surat terbuka...???  bukankah ini menunjukan ketidakmampuan saudara dalam berorganisasi di gmahk? ada wadah di jemaat saudara untuk menyampaikan aspirasi saudara, jika itu berkenaan dengan anda secara pribadi dengan organisasi, anda dapat bersurat dengan adcom lalu excom... jika 2 lembaga tersebut tidak mau mendengar saudara, baru bisa saudara keluarkan surat terbuka dengan melampirkan surat anda ke adcom/excom... sehingga umat mengetahui bahwa memang saudara sudah menempuh jalur organisasi secara resmi.

Saya tidak melihat seberapa hebat anda dan latar belakang pendidikan saudara... tapi saya melihat integritas saudara dalam menjaga organisasi ini... tetapi apa yang saudara sampaikan, tidaklah tepat dalam berorganisasi... kurang luwes karena beberapa hal kecil saudara lupakan.... kalau mau bicara AD/ART, kira2 apa harus orang hukum yg mengerti atau orang awam boleh mengerti???  Keputusan tertinggi Konferens DKI memang ada di Konferensi Konferens, tapi sebelum itu terjadi ada tahapan2 nya bukan...??? pastinya bukan dengan demo dan surat terbuka.... ada 176 jemaat di DKI, berapa Jemaat di DKI yang keluarkan surat untuk Menyatakan konferens harus mengadakan Konferensi Daerah/Konferens??? kalau mau merubah pakailah cara2 yang baik dan benar... bukan dengan cara2 demo dan surat terbuka.... karena akan dinilai oleh jemaat/umat ada sesuatu dibalik ini semua... entah itu ketenaran, kekuasaan, harta, tahta, dan lainnya...

Julian Tauran





Iman Agung Silalahi

unread,
Jan 29, 2021, 2:22:41 AM1/29/21
to 'Iman Agung Silalahi' via Advent Global
Dear Mas Bro Bambang,

Terina kasih atas kebaikan Anda untuk berbagi tulisan Roh Nubuat yg menyatakan bhw organisasi ini akan tergoncang, seolah-olah akan roboh, tapi tidak akan roboh.

By the way....

1. Di mana tuh tepatnya sumber kutipan tsb?

2. Apa karena kutipan tsb sehingga para petinggi terkesan gagah berani dalam mengurus organisasi ini. Mereka seakan terlihat seperti mengurus perusahaan miliknya sendiri. Padahal organisasi ini bukan milik meteka. Padahal mereka hanyalah yg dipercayakan untuk masa pelayanan tertentu saja.

3. Kayaknya gonjang-ganjing yg sering melanda organisasi kita yg ada di Jakarta ini baik UIKB atau pun Konfetens Jakarta atau Konferens/daerah lainnya adalah karena ada ketidakpuasan terhadap kinerja para petinggi. Petingginya yg gak benar atau umatnya yg gak sabaran?

4. Ke mana tuh Petisi 50 yg dulu suaranya terkesan idealis tapi titik-titik? Apa sudah tidak ada lagi? Mudah2an saja sudah gak ada lagi. Saya sih cuma berharap agar siapa pun yg menginginkan pembersihan di Konferens Jakarta pada saat ini hendaknya jangan mau jadi kuda tunggangan oknum2 tertentu yg haus kekuasaan.

Sebenarnya ada banyak pertanyaan saya, tapi sudah dulu ya Mas Bro. Nanti sambung lagi.

Anyhow, Anda bagian dari para petinggi. Hati2 dan waspadalah. Jangan sampai diterkam singa yg lapar dan haus akan kekuasaan. Kita lihat saja babak selanjutnya dari apa yg sedang terjadi di Konferens Jakarta ini. Yang pasti, Tuhan lebih kuat dari problema yg ada.

Salam,
Si-Iman


On Thu, 28 Jan 2021 at 15:57, 'Bambang Purnomo' via Advent Global

Iwan Napit

unread,
Jan 29, 2021, 3:46:40 AM1/29/21
to advent...@googlegroups.com
Mas Iman,

Tulisan tsb ada di Buku EGW - Tulisan2 Permulaan, lihat di bab judul (klo tdk salah) " Mimbar yang hampir goyah"

Rgd,
Iwan


Naibaho Albert

unread,
Jan 29, 2021, 7:30:26 PM1/29/21
to advent...@googlegroups.com, Iwan Napit
Wah dihentikan aja dl, di audit investigasi aja klo terbukti korupsi dipecat aja tdk perlu kasih pesangon.

Regard
DAN
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages