Untuk Sahabat-sahabat ku yg terkasih Alumnus Unai saya juga adalah Alumnus Unai dan saya juga adalah Orang Tua dari 2 Anak saya yg ikut Kampore!!pd waktu kejadian itu hari jumatnya saya langsung berangkat ke Yogyakarta utk coba mengetahui yg sebenarnya dan saya menemui pihak berwenang dan aparat pemerintah dimana kampore itu dilaksanakan dan hasilnya adlh Panitia sdh berusaha sekuat tenaga dari semua sisi teristimewa perijinan tapi disebabkan krn ada Oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab yg meng-atas namakan pengurus Gereja Advent yg menyurati pemerintah setempat maka acara itu jadinya batal dan mengenai uang yg dibicarakan saya sebagai Orang tua dari 2 Anak yg mengikuti Kampore tersebuat telah menerima uang yg dikembalikan oleh Panitia!!semoga ini dpt sedikit menjawab rasa penasaran dari saudara-saudaraku yg terkasih Alumnus UNAI!!salam
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.
> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
Terimakasih pdt seran atas komformasihnya. Tuhan memberkati.
Dear,
Baru saja ada contoh seorang laki-laki yang gentle, ex Dirjen Pajak RI, mengundurkan diri karena tidak tercapainya target pajak.
Lalu,,, bagaimana dengan 'yang ngaku hamba Tuhan'? Pasti jawabannya, ini adalah pekerjaan Tuhan, tak boleh ditolak. Haram hukumnya. Tapi coba saja dikembalikan ke pedalaman lagi, maka dia pun akan memakai nama Tuhan untuk menolaknya.
Jual terus nama Tuhan,,,,
Kalau sudah pernah gagal, seharusnya org yg bijak dirotasi aja. Jgn dipertahankan.
Itu artinya mempertahankan kesalahan yg diperbuat
Salam
Alumnus 86
Selamat mengeban Tugas Pelayanan yang baru n Tuhan yg akan memimpin Pdt. David Panjaitan
Dear,
Sebenarnya Pdt. David Panjaitan merupakan salah satu gembala terbaik yang pernah saya kenal. Pendeta ini mempunyai spirit yang sangat baik dalam bekerja. Tapi entah mengapa, kurangnya sifat gentle (mundur dan bertanggung jawab) terhadap suatu kegagalan dalam berorganisasi dapat diartikan sebuah keserakahan akan kekuasaan dan mungkin uang. Inilah yang harus dihindari.
Selalu memakai alasan tidak boleh meninggalkan pekerjaan Tuhan, sebenarnya tidak mempunyai korelasi dengan pengunduran diri dari sebuah jabatan. Walaupun tak menjabat, seseorang masih bisa tetap bekerja untuk Tuhan.
Semoga spirit hebat yang dimiliki Pdt. DP dapat membawa inovasi lebih baik di Dept. Komunikasi, sehingga bukan hanya sekedar 'TVRI' di tahun 80'an, tetapi bisa menjadi Metro TV yang selalu memberikan inspirative, lebih modern dan lebih mudah diakses, sehingga dapat membawa perubahan kepada para 'pemimpin' dan 'rakyatnya'.
Selamat bertugas.