Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

1,526 views
Skip to first unread message

roy tampubolon

unread,
Jul 30, 2015, 5:28:59 AM7/30/15
to advent...@googlegroups.com

Syallom,

Saya melihat di milis ini begitu banyak debat yang terjadi. Tapi saya yakin, kita-kita yang berdebat adalah semuanya pasti anak-anak Tuhan yang sedang berkembang. Jadi jangan lah kita berburuk sangka, kalau sudah berdebat pasti bermusuhan. Yang bahaya itu bermusuhan dulu baru berdebat.

Saya adalah anggota awam. Saya pernah mendapatkan sebuah buku tentang penginjilan dan perpuluhan. Dan jika memang ini benar, maka saya rasa ini adalah Injil bagi organisasi kita. Bersama ini saya attach buku tersebut.

Secara singkat, buku ini sepertinya menyingkap tabir bahwa adalah suatu kebohongan besar yang menyatakan bahwa perpuluhan itu harus dan hanya diberikan ke gereja, lalu gereja menyetornya ke organisasi 100%, tanpa ada tinggal satu rupiah pun digereja, walaupun itu untuk kegiatan penginjilan. Buku ini mengungkapkan bahwa EG White, yang nota bene diakui sebagai nabiah di akhir zaman oleh SDA, tetap memberikan perpuluhan, tetapi menyalurkannya secara langsung pada kegiatan penginjilan, para pekerja Tuhan, bahkan untuk pembangunan lembaga pendidikan Tuhan, dan itu berlangsung selama 30 tahun lebih hingga akhir hayatnya, oleh karena penyalahgunaan perpuluhan oleh organisasi kita. Bahkan EG White menuliskan kriteria yang patut disebut hamba Tuhan.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah:
1. Apakah ajaran 'serahkan saja perpuluhan ke gereja, dan tentang penggunaannya oleh organisasi tidak perlu engkau risaukan apakah digunakan secara benar atau salah, biarlah mereka yang berdosa pada Tuhan kalau penggunaannya salah', sesuai dengan alkitab?
2. Bukankah pertanggungjawaban perpuluhan itu adalah bersifat pribadi, sebagaimana Tuhan juga memberi rejeki secara pribadi? Apakah yang harus saya jawab ketika Tuhan bertanya 'dimanakah perpuluhan yang aku titipkan padamu itu'? Bisakah saya menjawab 'Tuhan, perpuluhan yang Engkau titipkan itu sudah saya serahkan ke gereja dan saya tidak peduli mau diapakan itu oleh mereka, memangnya itu urusan saya Tuhan?'
3. Apakah saya ikut berdosa ketika saya tahu bahwa perpuluhan yang Tuhan titipkan melalui saya, digunakan secara tidak benar, tetapi saya tetap memberikannya kepada orang yang menyalahgunakannya?
4. Siapakah kira-kira yang pantas menerima perpuluhan ini? Apakah para missionaris termasuk missionaris independent, atau para pekerja di dalam gereja seperti ketua, diakon dll, yang pada kenyataannya lebih lelah mengurus jiwa-jiwa dibanding mereka yang digelari gembala jemaat atau pendeta?
5. Salahkah (dosa) jika perpuluhan tersebut langsung diberikan pada pendeta jemaat tanpa melalui organisasi?
6. Salahkah (dosa) jika perpuluhan di gereja digunakan untuk kebutuhan penginjilan seperti KPA atau KKR?
7. Saya suka dengan pelajaran sekolah sabat triwulan lalu, tentang pembersihan bait suci. Kira-kira apa yang Yesus anggap sebuah perdagangan di jemaat saat ini, dan Dia harus obrak-abrik dengan resiko dibenci dan nyawa melayang. Apakah kita berani katakan padaNya, 'Yesus, dirimu berikan saja perpuluhanmu ke gereja, soal penggunaannya bukan urusanmu, itu urusan kami dengan Tuhan'?

Mohon diberi penjelasan yang sesuai dengan Alkitab dan Roh Nubuat.
Terima kasih atas perhatian dari saudara-saudara sekalian.

Syallom.

KEBENARAN PERPULUHAN (COLOUR).doc

Oberlins Panjaitan

unread,
Jul 30, 2015, 1:20:18 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Dear all brothers & sisters,

Mhn maaf kalau boleh kita bisa saling kenal satu sama lain dengan kerendahan hati, masing-2 kita mau menuliskan jemaat asal kita.
Kemudian, dengan melihat perbincangan-2 dimilis ini yg sdh sangat berorientasi kepada Organisasi, Para Pendeta, dan juga spt Doktrin Persepuluhan, apakah sudah demikian kondisi di jemaat asal kita masing-2 pertanyaan-2 spt ini tidak kita dapatkan penjelasannya? Ataukah ini hanya kondisi bbrp orang saja dimilis ini yg benar-2  sudah tau / tidak tau / tidak tuntas di jemaat asal masing-2, sehingga harus dibawakan ke milis ini?

Mhn maaf sy sampaikan ini, karena sy pribadi masih ingin milis ini bs bermanfaat utk meningkatkan kerohanian sy, bukan sebaliknya tempat utk saling berdebat dengan "bebas" karena kita tidak berhadapan satu sama lain, sehingga kita lebih "berani" utk menyampaikan pandangan-2 kita spt yg saat ini terjadi?

Semoga bisa kita kembali lebih "FOKUS" (spt kata Mario Teguh) utk kebangunan kerohanian kita.

Perlu kita ingat bersama, bahwa Tuhan kita yg baik tidak menuntut umat-2Nya utk spt PEDULI sekali sehingga umat-Nya harus "ngotot" membela kebenaran sejati.

Tuhan kita yang baik, hanya ingin umat-Nya hidup dalam kebenaran yg sejati, menjadi terang yang hidup melalui perkataan-perbuatan kita dimanapun kita berada... itu saja...sangat sederhana.
 
Semoga Tuhan memaafkan sy & saudara/i yg  masih "merasa" sptnya Tuhan membiarkan semua peristiwa terjadi...
Inga-2x...Tuhan lebih peduli dari kita yg "masih" berdosa ini...

Salam & GBU
Oberlins P.
Kota Legenda Bekasi


Date: Thu, 30 Jul 2015 17:28:54 +0800
Subject: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.
From: roy.gm...@gmail.com
To: advent...@googlegroups.com
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

satar sinaga

unread,
Jul 30, 2015, 7:11:15 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com, advent-indonesia
Dear Pak Roy Tampubolon,

Mantap sekali pembahasan perpuluhan dan Persembahan ini.
Makanya banyak gereja-gereja yang tidak pada maju-maju karena semua uang perpuluhan dikirimkan ke organisasi 100%
sehingga tidak ada biaya pemeliharaan digereja tersebut.
Mudah-mudahan yang benar biarlah kita laksanakan dan yang salah selama ini mari kita benarkan.

Pak oberlin,
Ini bukanlah perdebatan, tapi menyingkapkan  kebenaran yang disembujikan (tanpa sengaja atau tidak disengaja)

Regards
Satar (Jemaat UNAI)

Oberlins Panjaitan

unread,
Jul 30, 2015, 8:49:40 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Sdr. Satar Sinaga...teman sy yang baik.

Dalam setiap perbincangan yg ingin kita sampaikan, adabaiknya kita minta melalui doa pribadi ...KUASA ROH KUDUS lebih besar spy kita tidak spt saat ini...dan itu setiap saat kita minta dalam doa....akan kita rasakan perbedaannya dalam perilaku/perkataan kita sehari-2.

Utk konsep Persepuluhan, adabaiknya kita tidak memunculkan "suatu pandangan baru" untuk dapat diterima umat Tuhan, seolah-2 inilah kebenaran yg sesungguhnya...nanti kita bisa dinilai spt pengikut dari ajaran-2 yg baru yg bisa membuat kita berseberangan dengan umat-2 Tuhan saat ini, khususnya di jemaat kita sendiri.

Kalaupun ada konsep Persepuluhan yg kita "rasa" berbeda, mari kita renungkan lebih banyak dgn doa, bukan menuliskannya di milis-2, spt ingin mempengarui "beberapa" member milis ini utk menerimanya. Biarlah sementara kita saja yg memiliki konsep Persepuluhan tsb, dan melalui proses perenungan diri, kita akan dituntun Roh Kudus.

Sy rasa cukup ini saja pandangan saya. Sederhana ya Sdr. Satar Sinaga, semoga berkenan.


Salam & GBU
Oberlins P.
Kota Legenda Bekasi


Date: Fri, 31 Jul 2015 06:11:12 +0700
Subject: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.
From: satar...@gmail.com
To: advent...@googlegroups.com; advent-i...@googlegroups.com

satar sinaga

unread,
Jul 30, 2015, 8:58:38 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Dear sdr Oberlin Panjaitan,

Setiap saya memulai pekerjaan saya selalu diawali dengan "DOA dan meminta Kuasa Roh Kudus". tanpa saudara mengingatkan saya saya sudah melakukannya.

Pandangan mengenai perpuluhan jangan mengangap bahwa konsep yang sekarang digunakan sudah benar 100% dan sesuai dengan yang Tuhan perintahkan.  yang benar mari kita pertahankan dan yang melenceng mari kita luruskan agar semua diberkati.

saya setuju dibahas di milis ini, karena semua masukan yang benar atau yang salah kita memperhatikanya agar dapat menghasilkan sebagai berikut :

1. Yang benar kita pertahankan
2 Yang salah kita perbaiki dan kita buat yang benarnya.

membicarakan Perpuluhan bukan sesuatu yang tabuh, yang diperintahkan Tuhan adalah memberikan perpuluhan dan saya sangat setuju.

Rgards
Satar


Oberlins Panjaitan

unread,
Jul 30, 2015, 9:10:45 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Sdr. Satar Sinaga...kawan yg baik

Mari kita via japri saja ya utk berbincang-2.

Sy sdh respons via japri.


Salam & GBU
Oberlins P.
Kota Legenda Bekasi

Date: Fri, 31 Jul 2015 07:58:36 +0700

Naibaho Albert

unread,
Jul 30, 2015, 9:25:55 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Dear, teman2

Memang benar sekali, ada banyak gereja kurang dana utk operasional gereja karena persembahan terpadu(50%) dan perpuluhan(100%), disetorkan ke Ktr konfrens akhirnya program2 gereja terlunta2. Dan akhirnya dirogoh lg kantong masing2 anggota majelis, jadi biasanya klo jadi anggota majelis harus siap rogoh kantong dalam2 utk membiaya kegiatan2 gereja. Saya pikir ini terjadi hampir disetiap gereja, kadang ada yg langsung dibagi rata, yg hidup sederhana dan kaya sama2 memberi dengan jumlah yg sama.

Termasuk program saya di gereja tdk terlaksana mulus, sy harus minta sumbangan pribadi lepas pribadi, karna dana gereja kurang. Jadi akhirnya saya jadi pengemis spy program sy jalan.

Ini hanya sharing saja, klo ada kesalahan mohon maaf.

Pemerhati KJB,
DAN

satar sinaga

unread,
Jul 30, 2015, 9:32:24 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Dear all,

Kalau masih banyak dikantong ngak apa-apa lah dirogoh, karena semangkin banyak kita memberi semakin banyak kebahagian

karena demikianlah yang tertulis dalam Kis 20 : 35
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."


Horas
Satar

Oberlins Panjaitan

unread,
Jul 30, 2015, 11:29:54 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Dear all,

Kalau kita perhatikan laporan keuangan jemaat-2 se konfrens DKI Jakarta di majalah mahkota sbb :
1. Ada beberapa jemaat besar dengan Total Persepuluhan yg besar (10%) dan Persembahan Terpadu besar juga (4-5%)
2. Ada beberapa jemaat besar dengan Total Persepuluhan yg besar (10%) dan Persembahan Terpadu kecil (1-3%)
3. Ada beberapa jemaat kecil dengan Total Persepuluhan kecil (10%) dan Persembahan Terpadu cukup baik (4-5%)

Jadi, klu semua anggota jemaat dengan tingkat pengertian & pemahaman yg baik dan penyerahan kepada Tuhan, maka pasti dapat menjadi Penatalayan-2 yg baik dengan menyerahkan Persepuluhan (10%), Persembahan Terpadu (5%) bahkan bisa sampai (10% sbg second Tithe) dan di jemaat kami sudah  ada 6 unit pemberi yg melakukan Second Tithe tsb (Persembahan 10%).

Kalau ini terlaksana, tidak ada masalah keuangan di jemaat, tidak perlu lagi sponsor-2, kolektif-2 dari anggkota majelis.

Mari kita renungkan lebih dalam lagi dengan Doa yg tekun.

satar sinaga

unread,
Jul 30, 2015, 11:37:36 PM7/30/15
to advent...@googlegroups.com
Mantap sekali himbauannya : 
Pemberian perpuluhan 10 %  saya akan tunduk dan akan memberikannya.
Persembahan 10% dasar, kenapa membuatnya sebagai formula  10% ?
kalau ada yang kasih lebih atau kurang hukumnya apa ?

Bagaimana penggunaanya uang Perpuluhannya  apakah sudah sesuai dengan Alkitab ?

Regards
Satar

Oberlins Panjaitan

unread,
Jul 31, 2015, 12:45:07 AM7/31/15
to advent...@googlegroups.com
Dear All,

Mudah-2an ada jemaat-2 yg sudah meningkat penatalayanannya sehingga "mampu' utk memberikan sampai 10% Pers Terpadu/Terencana
Manfaatnya :
1. dari yg 10% tsb, 50% yg tinggal di jemaat akan sangat menolong jemaat menjalankan program-2 di jemaat dengan lebih baik lagi.
2. kalau  hanya 1-3% Persembahan Terpadu/Terencana di jemaat, dengan program-2 di jemaat yg aktif, biasanya blm mencukupi.

Jadi dasar  formula tsb, selama ini karena penatalayanan kita semakin baik, maka kita akan tingkatkan persentase tsb, dengan manfaat bagi jemaat spt diatas.


Allah dan Kristus dijelaskan didalam Perjanjian Baru sebagai Pemberi Yang Agung yang memperkaya manusia oleh kasih karunia-Nya. Semenjak saat itu, Kristus sanggup untuk menantang pengikut-pengikut-Nya untuk memberi secara bebas oleh karena mereka telah menerima dengan bebas juga (Matius 10:8). Tujuan dari cara memberi orang Kristen adalah bukan untuk menyediakan bagi kebutuhan-kebutuhan Allah sebab Allah tidak membutuhkan apapun (Kisah Para Rasul 17:25). Cara memberi kita membuat kita lebih mengasihi Tuhan kita.



Semoga bermanfaat.


Salam & GBU
Oberlins P.
Kota Legenda Bekasi


Date: Fri, 31 Jul 2015 10:37:34 +0700

Naibaho Albert

unread,
Jul 31, 2015, 1:40:02 AM7/31/15
to advent...@googlegroups.com
Dear, Mr. Oberlin Panjaitan


Saya sedikit berbeda dengan bapak, mengenai persembahan terpadu ini..
Saya kurang setuju persembahan itu dibatasi, itu sebenarnya adalah pemberian sukarela kita kepada Tuhan..tdk ditentukan besaran persentasinya..
Saya tidak melihat ada ayat di alkitab yang mematok persembahan, sekian persen dari penghasilan...saya baru sekitar 4 minggu yang lalu membawakan "penatalayanan" termasuk saya bahas perpuluhan dan persembahan..

Klo saya berhitung pakai ilmu finance saya, sebenarnya lebih sedikit uang persembahan tinggal di kas gereja karna di setor ke konfren 50%, sedangkan klo diberikan utk persembahan lepasa atau kas jemaat, maka ini akan 100% ke kas gereja pak.

Saya hanya sharing ilmu dan pengamatan saya dilapangan pak..mohon maaf klo salah analisa saya.

GBUs,
DAN

roy tampubolon

unread,
Jul 31, 2015, 5:29:14 AM7/31/15
to advent...@googlegroups.com
Terima kasih atas pendapat saudara sekalian.


Saya tidak bermaksud untuk membuat doktrin yang baru. Mengembalikan perpuluhan adalah benar adanya, karena itu adalah milik T
uhan. Hal ini sama suci nya dengan sabat. Hari sabat adalah hari sabtu. Tetapi apakah mengembalikan perpuluhan kepada gereja adalah sebuah doktrin? atau apakah menyetor perpuluhan 100% ke kantor daerah/konfrence adalah sebuah doktrin?
Saya setuju dengan pendapat para saudaraku "bahwa banyak memberi banyak berkat". Lalu bila Yesus berpikir seperti itu, mengapa Dia harus membersihkan bait Allah sebanyak 2 kali? "Mengapa Ia tidak membiarkan saja hal itu, dalam kemerosotan mereka, khususnya karena hal itu bukan menjadi tidak penting (karena Ia akan mati) tetapi, dalam angkatan yang dibinasakan?' (Pelajaran Sek. Sabat 15 Juni 2015). Bahkan, bukankah hal ini yang amat sangat menimbulkan kebencian para Imam, Ahli Taurat dan orang-orang terkemuka untuk membinasakan Dia? (Lukas 19:47).
Saya tidak menyangkal, bahwa umat Advent adalah umat Tuhan yang sisa. Tetapi, sama hal seperti orang Yahudi, siapakah yang menyalibkan Yesus? Amaran EG White terhadap umat Tuhan saat ini sangat keras, " tidak satu dari antara 20 orang yang namanya tertulis dalam buku jemaat bersiap sedia akan kedatangan Tuhan Yesus.." atau 'tidak satu dari 10 pendeta yang siap menantikan kedatangan Yesus kedua kali'. Saya pun bisa mengerti, seandainya para pimpinan organisasi ini begitu membenci pembahasan ini.
Saya pernah membaca buku "Kerinduan Segala Zaman', yang bila dilihat saat ini adalah buku Alfa dan Omega Jilid 5 dan 6. Di jilid 5 diceritakan bahwa, setelah Yesus membersihkan bait suci, maka "Bait Allah menjadi pusat pengaruh", banyak orang-orang yang disembuhkan, puji-pujian dinaikkan. "Pada waktu Kristus disalibkan, orang-orang yang telah disembuhkan dengan jalan demikian itu tidak menggabungkan diri dengan rombongan rakyat jelata dalam menyerukan, "Salibkan Dia; Salibkan Dia!" simpati mereka adalah pada Yesus,,". (Alfa Omega Jilid 5 - Di dalam bait suciNya). Inilah yang terjadi setelah Yesus 'membersihkan' bait suci Nya.
"Dosa penajisan Bait Suci itu sebagian besar terletak atas imam-imam. Atas usaha merekalah maka halaman itu dijadikan pasar. Orang banyak itu hampir tidak bersalah. Mereka mendapat kesan oleh melihat wewenang Ilahi yang ada pada Yesus; akan tetapi bagi mereka pengaruh imam-imam dan penghulu itulah yang terutama. Dipandangnya pekerjaan Yesus sebagai usaha yang baru, dan meragukan hakNya untuk campur tangan dalam apa yang diizinkan oleh para penguasa Bait Suci itu. Mereka marah karena perdagangan itu telah terganggu, lalu mereka memadamkan keyakinan oleh Roh Kudus." ( Kerinduan Segala Zaman Jilid I - Di Dalam Bait SuciNya).

Saya bisa bayangkan, jika seandainya seluruh dana yang diperoleh oleh gereja, tidak dipaksakan untuk disetorkan seluruhnya ke daerah/konfrence. Bayangkan saja, jika seandainya 50% dana dari perpuluhan dan persembahan dapat tinggal di gereja untuk dijadikan sebagai dana penginjilan, saya yakin gereja pun akan menjadi pusat pengaruh, yang membawa orang, siapa saja yang datang ke gereja, akan dibawa kepada Yesus.
Saya suka dengan pertanyaan pelajaran sekolah sabat di hari jumat 19 Juni 2015, Bagaimanakah agama dapat dimanfaatkan untuk merahi keuntungan, reputasi dan posisi? Lebih penting lagi, bagaimana kita sebagai jemaat dapat memastikan bahwa kita tidak akan jatuh ke dalam penyesatan yang sama?

Selamat menyambut hari sabat.

samuel simorangkir

unread,
Jul 31, 2015, 6:19:52 AM7/31/15
to advent...@googlegroups.com
Dear all,

Syalom!
Untuk mengingatkan kembali tentang penatalayanan, apa, kemana, dimana dan buat apa perpuluhan dan persembahan dibuat.
Silahkan melihat video seminarnya oleh Pdt. W. Mandolang ketika beliau melayani sebagai direktur Penatalayanan di SSD.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkir


Samuel Simorangkir D.Min
WIUM Field Secretary and Communication & PARL Director, 
AWR & Jakarta Studio Director
West Indonesia Union Mission.
+6282113265659

www.adventist.or.id

roy tampubolon

unread,
Jul 31, 2015, 9:38:52 AM7/31/15
to advent...@googlegroups.com

Pak Pendeta yang saya hormati,

Terima kasih atau videonya. Namun, penjelasan yang bapak berikan tidak bisa menjawab inti pertanyaan saya. Bahkan sepertinya, yang saya lihat, peraturan jemaat/organisasi lebih tinggi dari Alkitab dan Roh Nubuat. Mungkin ini yang Yesus maksudkan dengan Matius 15:1-9, adat istiadat lebih tinggi dari Perintah Tuhan.
Sebagai contoh, berbakti pada hari sabat yaitu hari sabtu adalah sebuah doktrin. Bila dilanggar jelas adalah dosa. Tapi, jam kebaktian dimulai pukul 9 pagi apakah sebuah doktrin atau peraturan jemaat/manusia?
Mengembalikan perpuluhan adalah sebuah doktrin, tetapi apakah "harus" mengembalikan perpuluhan melalui gereja/organisasi adalah sebuah doktrin atau peraturan manusia? Apakah pembagian perpuluhan dari gereja ke konfrence/daerah, baru ke uni dan seterusnya adalah sebuah doktrin atau peraturan manusia?

Selamat sabat pak Pendt.

dickson simanungkalit

unread,
Aug 1, 2015, 12:51:19 PM8/1/15
to advent...@googlegroups.com
Shalom AI members Ykk,
Selamat malam dan selamat Minggu bekerja.

Saya hanya terkesan dengan ayat Alkitab dibawah ini, tapi melahirkan gejolak dalam aspek hidupku.?!?!
1 Korintus 9:13-14 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu? 
Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu. 

Matius 10:10 (TB)  Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.

1 Timotius 5:18 (TB)  Bukankah Kitab Suci berkata: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik," dan lagi "seorang pekerja patut mendapat upahnya." 

Lukas 10:7 (TB)  Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.

Mimpi dan kerinduan saya adalah, agar mereka yg mau bekerja ( baca : menginjil), boleh didukung !

System perpuluhan yang sudah ada/paten, tetap berjalan, namun adalah "terobosan baru" atau terbarui dalam metode penginjilan kita.
Sehingga, anggota Jemaat yang punya semangat dan kemauan, bahkan para 1.000 MM, alumnus universitas kita, tidak lagi repot mencari pekerjaan duniawi, tapi ternyata bisa survive juga dengan menginjil. 

Bagaimana metode terbaruinya?? Kita akan sambung lagi yaa...

Terima kasih. Tuhan memberdayakan kita dalam menyegerakan kedatanganNya.

Pdt. D. Simanungkalit


Dari:"samuel simorangkir" <simoran...@gmail.com>
Tanggal:Jum, 31 Jul 2015 pada 17:20
Judul:Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

anp...@gmail.com

unread,
Aug 1, 2015, 7:55:29 PM8/1/15
to Advebt Gkibal
Dear Pdt. D. Simanungkali ykk.

Selamat pagi dan salam kenal. Saya sangat hormat jepada para penginjil dan Pendeta..karena saya juga suka menginjil.

Saya sepakat dengan ayat itu..bila Hamba2 Tuhan itu benar melakukan tugasnya, dan para Pejabat benar mengelola persembahan dan perpuluhan tsb.

Yg menjadi fakta yg saya hadapi sewaktu masih aktif jadi anggota Excom, adalah. Banyaj sekalii para pengelola dan penerima. Hal tsb diatas bermain curang bahkan dengan akal bulus mengambil perpuluhan itu dengan tidak jujur.

Sedih rasanya melihat hal itu, dengan tipu daya dan kwitansi bodong mereka ambil uang itu dan sangat sedih..tetapi masih banyak Hamba Tuhan yg jujur dan tidak membohongi Organisasi.

Melihat hal itu..sering membuat hati orang awam jadi kurang respect pada sebahagian orang yg kita anggap seharusnya orang suci..

Salam dan selamat hari minggu.

Anpan, mantan internal Auditor (Excom) konf. DKI
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "'dickson simanungkalit' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
Date: Sat, 1 Aug 2015 09:48:17 -0700
Subject: Bls: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

Fred Truman P Simamora

unread,
Aug 1, 2015, 8:34:42 PM8/1/15
to anp...@gmail.com, advent...@googlegroups.com
Slamat pagi bro AnPan,
Internal audit organisasi juga turut bertanggung jawab, kok setiap tahun hasilnya "unqualified-bagus". Lagian kok nggak ada auditor dengan latar belakang medis dll, padahal ini perlu untuk evaluasi kinerja departemen terkait.
Salam,
Fred TPSimamora
Bintaro Jaya


Terkirim dari: Lenovo P90

anp...@gmail.com

unread,
Aug 1, 2015, 9:31:06 PM8/1/15
to Freds, Advebt Gkibal
Lae Dr. Freds,

Sebagai internal auditor bersama sama dgn sdr. Roland Naibaho..banyak kami temukan yg janggal dan menyipang yg kami harus minta Bendahara mengadakan kontrol yg baik kepada para pengerja dan atas saran dari ketua daerah..dia mEnyarankan kalau memang tidak bisa di pertanggung jawab kan dan sudah berulang kali..ahirnya kami reject..

Mengenai. Bagaimana nerkomunikasi yg baik, kammi minta salah satu anggota excom (kalau tdk salah DR. Lin..) Dari lembaga majemen Indonesia memberi training kepada para pendeta...tetapi hal itu mungkin sudah tidak nerjalan lagi oleh pimpinan kita..sehingga banyak yg jalan sendiri dan kebabalasan..

DR. Freds yg baik yg sudah pernah menduduki tingkat senior Management di perusahaan, berharap kalau Bapak nanti jadi anggota excom UNI atau Konfrence agar b isa mengcontribusikan pengalamannya..dan mudah2an Roh Suci membuka hati mereka demi kemajuan pekerjaan Tuhan..

Salam,
Anpan, Bintaro
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

P. A. Siboro

unread,
Aug 1, 2015, 9:34:36 PM8/1/15
to advent...@googlegroups.com

Pdt. Simanjuntak yth:

Saya terdorong untuk menanggapi e-mail Anda dengan dua tanggapan, sbb:

1. Anda menyapa pembaca sebagai AI members, sementara e-mail Anda ini
adalah di milis Andvent-Global. Anjuran saya supaya lebih teliti!

2. Mengenai pekerja Injil. Apakah dengan argumen Anda ini semua anggota
GMAHK yang memberitakan Injil juga harus atau wajar mendapat gaji?? Atau
apakah hanya pegawai organisasi saja yang memberitakan Injil?

Mohon clarifikasi!

GBU,
--
P. A. Siboro <p...@siboro.com>
GC, Bandung

roy tampubolon

unread,
Aug 2, 2015, 1:04:42 AM8/2/15
to advent...@googlegroups.com

Saudara-saudara Ykk,

Agar tidak lari kemana-mana pembicaraan kita, kembali saya lampirkan sebuah buku yang saya terima beberapa waktu lalu mengenai kebenaran tentang perpuluhan. Saya akan ulangi kembali emai saya yang pertama.

Secara singkat, buku ini sepertinya menyingkap tabir bahwa adalah suatu kebohongan besar yang menyatakan bahwa perpuluhan itu harus dan hanya diberikan ke gereja, lalu gereja menyetornya ke organisasi 100%, tanpa ada tinggal satu rupiah pun digereja, walaupun itu untuk kegiatan penginjilan. Buku ini mengungkapkan bahwa EG White, yang nota bene diakui sebagai nabiah di akhir zaman oleh SDA, tetap memberikan perpuluhan, tetapi menyalurkannya secara langsung pada kegiatan penginjilan, para pekerja Tuhan, bahkan untuk pembangunan lembaga pendidikan Tuhan, dan itu berlangsung selama 30 tahun lebih hingga akhir hayatnya, oleh karena penyalahgunaan perpuluhan oleh organisasi kita. Bahkan EG White menuliskan kriteria yang patut disebut hamba Tuhan.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah:
1. Apakah ajaran 'serahkan saja perpuluhan ke gereja, dan tentang penggunaannya oleh organisasi tidak perlu engkau risaukan apakah digunakan secara benar atau salah, biarlah mereka yang berdosa pada Tuhan kalau penggunaannya salah', sesuai dengan alkitab?
2. Bukankah pertanggungjawaban perpuluhan itu adalah bersifat pribadi, sebagaimana Tuhan juga memberi rejeki secara pribadi? Apakah yang harus saya jawab ketika Tuhan bertanya 'dimanakah perpuluhan yang aku titipkan padamu itu'? Bisakah saya menjawab 'Tuhan, perpuluhan yang Engkau titipkan itu sudah saya serahkan ke gereja dan saya tidak peduli mau diapakan itu oleh mereka, memangnya itu urusan saya Tuhan?'
3. Apakah saya ikut berdosa ketika saya tahu bahwa perpuluhan yang Tuhan titipkan melalui saya, digunakan secara tidak benar, tetapi saya tetap memberikannya kepada orang yang menyalahgunakannya?
4. Siapakah kira-kira yang pantas menerima perpuluhan ini? Apakah para missionaris termasuk missionaris independent, atau para pekerja di dalam gereja seperti ketua, diakon dll, yang pada kenyataannya lebih lelah mengurus jiwa-jiwa dibanding mereka yang digelari gembala jemaat atau pendeta?
5. Salahkah (dosa) jika perpuluhan tersebut langsung diberikan pada pendeta jemaat tanpa melalui organisasi?
6. Salahkah (dosa) jika perpuluhan di gereja digunakan untuk kebutuhan penginjilan seperti KPA atau KKR?
7. Saya suka dengan pelajaran sekolah sabat triwulan lalu, tentang pembersihan bait suci. Kira-kira apa yang Yesus anggap sebuah perdagangan di jemaat saat ini, dan Dia harus obrak-abrik dengan resiko dibenci dan nyawa melayang. Apakah kita berani katakan padaNya, 'Yesus, dirimu berikan saja perpuluhanmu ke gereja, soal penggunaannya bukan urusanmu, itu urusan kami dengan Tuhan'?

Mohon diberi penjelasan yang sesuai dengan Alkitab dan Roh Nubuat.
Terima kasih atas perhatian dari saudara-saudara sekalian.

KEBENARAN PERPULUHAN (COLOUR).doc

Naibaho Albert

unread,
Aug 2, 2015, 11:23:35 PM8/2/15
to advent...@googlegroups.com
Dear, Mr. Fred T


Saya aja rekomendasikan mengaudit pak, spy sy buat seperti fakta dilapangan(indpendence)...sy punya pengalaman mengaudit (external) perushaan2 besar pak..

Regard,
DAN



>>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>>>
>>>>>> --
>>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>>
>>>>>
>>>>>
>>>>> --
>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>> --
>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>
>>>>
>>>> --
>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> --
>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>>
>>>
>>> --
>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>> --
>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>>
>>> --
>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>
>>
>> --
>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>
>
>
>
> --
> Samuel Simorangkir D.Min
> WIUM Field Secretary and Communication & PARL Director, 
> AWR & Jakarta Studio Director
> West Indonesia Union Mission.
> +6282113265659
> www.adventist.or.id
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

anp...@gmail.com

unread,
Aug 3, 2015, 12:21:30 AM8/3/15
to Advebt Gkibal
Kita doakan niat baik dari sdr. DAN, dan orang yg demikianlah yg kita harapkan dan menjadi asset berharga unutk kemajuannya.

Salam,
Anpan, Bintaro
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "'Naibaho Albert' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
Date: Mon, 3 Aug 2015 03:23:30 +0000 (UTC)
Subject: Bls: Bls: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.

Hemat Sibuea

unread,
Aug 3, 2015, 12:46:24 AM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
Salom para umat Tuhan yg suka berpendapat di milis ini. Hati2 spy tdk disusupi oleh ajaran Davidian khususnya mengenai persembahan dan persepuluhan. Sy se7 dg sdr. Oberlin spy pemilis mencantumkan nama jemaatnya, bl perlu sertakan jg apa jabatannya di gereja.

Hati2 jg spy tdk mengkritik pemimpin2 gereja krn gereja (termasuk para pemimpinnya) adalah pengantin wanitanya Yesus meskipun gereja-Nya ini bnyk kekurangan dan kelemahan. 

Saran saya jika anggota milis ini mempunyai pandangan yg berbeda tentang persepuluhan dan persembahan ada baiknya dibicarakn dulu di jemaatnya kalo blm tundas sampaikanlah ke Konferens, dst.

Saya salut membaca pendapat anggota milis yg cerdas, baik, dan bermanfaat membangun iman.

Selamat berdiskusi. Yesus memberkati.

Pdt. Hemat Sibuea
Gembala jemaat BNI.


Sent from Yahoo Mail on Android


From:"'Naibaho Albert' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
Date:Mon, Aug 3, 2015 at 10:23 AM
Subject:Bls: Bls: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

Daniel Simanjuntak

unread,
Aug 3, 2015, 1:05:20 AM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
Saya sangat setujuh diaudit secara external ( independence)

Rgds,


DANIEL SIMANJUNTAK.
MTH1, JKT.
M. 0817176980 (XL).
PERS HUKUM & HAM
ANTI CORRUPTION TEAM.

kebutuhan terbesar dunia ini adalah "Kebutuhan akan manusia yang tidak dapat diperjualbelikan, manusia yang dalam sanubarinya setia dan jujur, manusia yang tidak segan menyebut dosa itu dosa, manusia yang angan-angan hatinya setia kepada tugas seperti jarum menunjuk ke kutub, manusia yang mau berdiri demi kebenaran walau langit runtuh sekalipun." Pendidikan.43(ED, 57,58)  

Sent from my iPhone  powered by Xl

Dari: 'Naibaho Albert' via Advent Global
Terkirim: ‎03/‎08/‎2015 10:23
Kepada: advent...@googlegroups.com
Subjek: Bls: Bls: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan,Perpuluhan dan persembahan.

[Seluruh pesan asli tidak disertakan.]

irianto natalis Marbun

unread,
Aug 3, 2015, 1:17:32 AM8/3/15
to advent...@googlegroups.com

mengapa pembahasan hanya selalu ditujukan pada penggunaan perpuluhan ...mari kita selalu memikirkan penginjilan, bagaimana menarik jiwa dan menjadi sarana dalam pekerjaan Tuhan....
memberi perpuluhan itu perintah Tuhan .jangan selalu interfensi kepada pengelolah...kalaau itu salah biarlah itu dosa...dan kita ada aturan sesuai dengan organisasi nyatakan mari kita ikuti kalau masih mengaku didlam GMAHK sedunia... kecuali kalau tidak lagi.

Fred Truman P Simamora

unread,
Aug 3, 2015, 4:33:12 AM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
Dear all,

Saya berfikir sederhana saja.
Serahkan persembahan dan persepuluhanmu ke perbendaharaan Tuhan. Jangan coba2 bikin versi sendiri lalu di legalkan. Kalau mau menuggunakan sebagian untuk kas gereja itu urusanmu dengan Tuhan, jangan minta di legalkan. Nah kalau penggunaan oleh organisasi yamg menyimpang barulah kita komentari, contoh A/R yang menumpuk/menggunung. Kita boleh protes para pimpinannya.
Salam,
Fred TPSimamora
Bakrie Tower


Terkirim dari: Lenovo P90

Pada 3 Agt 2015 11.46, 'Hemat Sibuea' via Advent Global <advent...@googlegroups.com> menulis:
>
> Salom para umat Tuhan yg suka berpendapat di milis ini. Hati2 spy tdk disusupi oleh ajaran Davidian khususnya mengenai persembahan dan persepuluhan. Sy se7 dg sdr. Oberlin spy pemilis mencantumkan nama jemaatnya, bl perlu sertakan jg apa jabatannya di gereja.
>
> Hati2 jg spy tdk mengkritik pemimpin2 gereja krn gereja (termasuk para pemimpinnya) adalah pengantin wanitanya Yesus meskipun gereja-Nya ini bnyk kekurangan dan kelemahan. 
>
> Saran saya jika anggota milis ini mempunyai pandangan yg berbeda tentang persepuluhan dan persembahan ada baiknya dibicarakn dulu di jemaatnya kalo blm tundas sampaikanlah ke Konferens, dst.
>
> Saya salut membaca pendapat anggota milis yg cerdas, baik, dan bermanfaat membangun iman.
>
> Selamat berdiskusi. Yesus memberkati.
>
> Pdt. Hemat Sibuea
> Gembala jemaat BNI.
>
>
> Sent from Yahoo Mail on Android
>

> ________________________________
> From:"'Naibaho Albert' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>

> Date:Mon, Aug 3, 2015 at 10:23 AM

> > --
> > Samuel Simorangkir D.Min
> > WIUM Field Secretary and Communication & PARL Director, 
> > AWR & Jakarta Studio Director
> > West Indonesia Union Mission.
> > +6282113265659
> > www.adventist.or.id
> >
> > --
> > You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.

roy tampubolon

unread,
Aug 3, 2015, 10:30:04 AM8/3/15
to advent...@googlegroups.com

Saudara2 ykk,

Saya senang, kebetulan gembala saya, bpk Pdt. Irianto Marbun mau memberikan pemikirinnya. Membicarakan perpuluhan adalah membicarakan penginjilan, bila saya bisa mengutip dari buku Nasehat Bagi Sidang Pasal 8 -  Nasehat Tentang Penatalayanan, "Persembahan sukarela dan persepuluhan merupakan sumber keuangan Injil. Dari harta yang dipercayakan kepada manusia, Allah menuntut bagian tertentu - perpuluhan".

Pak Pendeta, apakah tabu/salah seorang anggota biasa/awam bertanya perihal tentang perpuluhan? Apa yang dimaksud dengan intervensi pengelolah perpuluhan?

Bila saya boleh mengutip tulisan Roh Nubuat:
"Imam-imam dan penghulu-penghulu disebut sebagai wakil-wakil Allah bagi bangsa itu; sebenarnya mereka harus membetulkan perlakuan salah terhadap halaman Bait Suci itu. Seharusnya mereka memberikan kepada orang banyak suatu teladan keikhlasan dan belas kasihan. Gantinya mempelajari keuntungan mereka sendiri, seharusnya mereka mempertimbangkan keadaan dan keperluan orang-orang yang berbakti, dan seharusnya bersedia menolong orang-orang yang tidak mampu membeli korban yang dituntut. Akan tetapi hal ini tidak mereka lakukan. Loba akan kekayaan telah mengeraskan hati mereka". (Alfa Omega 5 (Kerinduan Segala Zaman) hal 156).

Suatu pelajaran yang berharga saya dapat sewaktu saya masih remaja, ketika mempelajari sebuah buku 'Apa yang harus diketahui oleh setiap orang Advent mengenai masalah tahun 1888" terbitan tahun 1995 oleh Indonesia Publishing House, pada bab 6 - Roh Kudus Diperlakukan Secara Memalukan - EG White menuliskan "Allah yang telah dilukai dan dihina akan berbicara, menyatakan dosa-dosa yang tersembunyi. Sebagaimana para imam dan penguasa, yang penuh dengan amarah dan kengerian, mencari perlindungan dan melarikan diri pada peristiwa terakhir penyucian Kaabah, begitulah akan terjadi pada pekerjaan ini di akhir zaman".
"Seluruh alam semesta menyaksikan perlakuan yang memalukan terhadap Yesus Kristus ini, yang diwakili oleh Roh Kudus. Sekiranya Kristus berada dihadapan mereka, maka mereka akan memperlakukan Dia dengan cara yang sama seperti perlakuan orang Yahudi terhadap Kristus".

Bahkan di bab 7 - Mengapa terjadi Pengkhianatan dan Penyaliban Terhadap Yesus? - "Kalaupun mempunyai pimpinan yang sudah diurapi, pengikutnya tidak bebas dari tanggung jawab pribadi. Kita tidak mengikut pimpinan dengan membabi buta. Adalah kesempatan setiap pengikut untuk belajar mengenal kemauan Allah melalui FirmanNya sebagaimana diterangi oleh Roh Kudus... Roh Kudus ingin mendorong setiap orang melakukan apa yang benar".

Pak Pendt. Irianto Marbun yang saya hormati, apakah "aturan sesuai dengan organisasi" berarti adalah kehendak Allah? Manakah lebih tinggi, aturan organisasi atau Alkitab dan Roh Nubuat? Tapi saya masih memegang teguh keyakinan bahwa bapak adalah gembala yang takut akan Tuhan.

Pak Pendeta, tidak perlu menunggu domba mu ini keluar dari kandangNya. Bila apa yang saya tanyakan dan sampaikan adalah salah dan dosa, dan saya terus bersikeras, maka bapak memiliki pengaruh dan kekuasaan di gereja untuk mengeluarkan/memecat saya dari kandang ini. Jangan ragu untuk bertindak pada hal itu. Itu adalah tugas bapak.

Saya akan sampaikan kembali apa yang telah saya tuliskan dan sampaikan, yang mungkin bapak belum ketahui, untuk sebagai bahan pertimbangan bapak menilai dan menegur saya.

Syallom,

Saya melihat di milis ini begitu banyak debat yang terjadi. Tapi saya yakin, kita-kita yang berdebat adalah semuanya pasti anak-anak Tuhan yang sedang berkembang. Jadi jangan lah kita berburuk sangka, kalau sudah berdebat pasti bermusuhan. Yang bahaya itu bermusuhan dulu baru berdebat.

Saya adalah anggota awam. Saya pernah mendapatkan sebuah buku tentang penginjilan dan perpuluhan. Dan jika memang ini benar, maka saya rasa ini adalah Injil bagi organisasi kita. Bersama ini saya attach buku tersebut.

Secara singkat, buku ini sepertinya menyingkap tabir bahwa adalah suatu kebohongan besar yang menyatakan bahwa perpuluhan itu harus dan hanya diberikan ke gereja, lalu gereja menyetornya ke organisasi 100%, tanpa ada tinggal satu rupiah pun digereja, walaupun itu untuk kegiatan penginjilan. Buku ini mengungkapkan bahwa EG White, yang nota bene diakui sebagai nabiah di akhir zaman oleh SDA, tetap memberikan perpuluhan, tetapi menyalurkannya secara langsung pada kegiatan penginjilan, para pekerja Tuhan, bahkan untuk pembangunan lembaga pendidikan Tuhan, dan itu berlangsung selama 30 tahun lebih hingga akhir hayatnya, oleh karena penyalahgunaan perpuluhan oleh organisasi kita. Bahkan EG White menuliskan kriteria yang patut disebut hamba Tuhan.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah:
1. Apakah ajaran 'serahkan saja perpuluhan ke gereja, dan tentang penggunaannya oleh organisasi tidak perlu engkau risaukan apakah digunakan secara benar atau salah, biarlah mereka yang berdosa pada Tuhan kalau penggunaannya salah', sesuai dengan alkitab?
2. Bukankah pertanggungjawaban perpuluhan itu adalah bersifat pribadi, sebagaimana Tuhan juga memberi rejeki secara pribadi? Apakah yang harus saya jawab ketika Tuhan bertanya 'dimanakah perpuluhan yang aku titipkan padamu itu'? Bisakah saya menjawab 'Tuhan, perpuluhan yang Engkau titipkan itu sudah saya serahkan ke gereja dan saya tidak peduli mau diapakan itu oleh mereka, memangnya itu urusan saya Tuhan?'
3. Apakah saya ikut berdosa ketika saya tahu bahwa perpuluhan yang Tuhan titipkan melalui saya, digunakan secara tidak benar, tetapi saya tetap memberikannya kepada orang yang menyalahgunakannya?
4. Siapakah kira-kira yang pantas menerima perpuluhan ini? Apakah para missionaris termasuk missionaris independent, atau para pekerja di dalam gereja seperti ketua, diakon dll, yang pada kenyataannya lebih lelah mengurus jiwa-jiwa dibanding mereka yang digelari gembala jemaat atau pendeta?
5. Salahkah (dosa) jika perpuluhan tersebut langsung diberikan pada pendeta jemaat tanpa melalui organisasi?
6. Salahkah (dosa) jika perpuluhan di gereja digunakan untuk kebutuhan penginjilan seperti KPA atau KKR?
7. Saya suka dengan pelajaran sekolah sabat triwulan lalu, tentang pembersihan bait suci. Kira-kira apa yang Yesus anggap sebuah perdagangan di jemaat saat ini, dan Dia harus obrak-abrik dengan resiko dibenci dan nyawa melayang. Apakah kita berani katakan padaNya, 'Yesus, dirimu berikan saja perpuluhanmu ke gereja, soal penggunaannya bukan urusanmu, itu urusan kami dengan Tuhan'?

Mohon diberi penjelasan yang sesuai dengan Alkitab dan Roh Nubuat.
Terima kasih atas perhatian dari saudara-saudara sekalian.

Syallom.

Terima kasih atas pendapat saudara sekalian.

Saya tidak bermaksud untuk membuat doktrin yang baru. Mengembalikan perpuluhan adalah benar adanya, karena itu adalah milik T
uhan. Hal ini sama suci nya dengan sabat. Hari sabat adalah hari sabtu. Tetapi apakah mengembalikan perpuluhan kepada gereja adalah sebuah doktrin? atau apakah menyetor perpuluhan 100% ke kantor daerah/konfrence adalah sebuah doktrin?

Saya setuju dengan pendapat para saudaraku "bahwa banyak memberi banyak berkat". Lalu bila Yesus berpikir seperti itu, mengapa Dia harus membersihkan bait Allah sebanyak 2 kali? "Mengapa Ia tidak membiarkan saja hal itu, dalam kemerosotan mereka, khususnya karena hal itu bukan menjadi tidak penting (karena Ia akan mati) tetapi, dalam angkatan yang dibinasakan?' (Pelajaran Sek. Sabat 15 Juni 2015). Bahkan, bukankah hal ini yang amat sangat menimbulkan kebencian para Imam, Ahli Taurat dan orang-orang terkemuka untuk membinasakan Dia? (Lukas 19:47).

Saya tidak menyangkal, bahwa umat Advent adalah umat Tuhan yang sisa. Tetapi, sama hal seperti orang Yahudi, siapakah yang menyalibkan Yesus? Amaran EG White terhadap umat Tuhan saat ini sangat keras, " tidak satu dari antara 20 orang yang namanya tertulis dalam buku jemaat bersiap sedia akan kedatangan Tuhan Yesus.." atau 'tidak satu dari 10 pendeta yang siap menantikan kedatangan Yesus kedua kali'. Saya pun bisa mengerti, seandainya para pimpinan organisasi ini begitu membenci pembahasan ini.

Saya pernah membaca buku "Kerinduan Segala Zaman', yang bila dilihat saat ini adalah buku Alfa dan Omega Jilid 5 dan 6. Di jilid 5 diceritakan bahwa, setelah Yesus membersihkan bait suci, maka "Bait Allah menjadi pusat pengaruh", banyak orang-orang yang disembuhkan, puji-pujian dinaikkan. "Pada waktu Kristus disalibkan, orang-orang yang telah disembuhkan dengan jalan demikian itu tidak menggabungkan diri dengan rombongan rakyat jelata dalam menyerukan, "Salibkan Dia; Salibkan Dia!" simpati mereka adalah pada Yesus,,". (Alfa Omega Jilid 5 - Di dalam bait suciNya). Inilah yang terjadi setelah Yesus 'membersihkan' bait suci Nya.

"Dosa penajisan Bait Suci itu sebagian besar terletak atas imam-imam. Atas usaha merekalah maka halaman itu dijadikan pasar. Orang banyak itu hampir tidak bersalah. Mereka mendapat kesan oleh melihat wewenang Ilahi yang ada pada Yesus; akan tetapi bagi mereka pengaruh imam-imam dan penghulu itulah yang terutama. Dipandangnya pekerjaan Yesus sebagai usaha yang baru, dan meragukan hakNya untuk campur tangan dalam apa yang diizinkan oleh para penguasa Bait Suci itu. Mereka marah karena perdagangan itu telah terganggu, lalu mereka memadamkan keyakinan oleh Roh Kudus." ( Kerinduan Segala Zaman Jilid I - Di Dalam Bait SuciNya).

Saya bisa bayangkan, jika seandainya seluruh dana yang diperoleh oleh gereja, tidak dipaksakan untuk disetorkan seluruhnya ke daerah/konfrence. Bayangkan saja, jika seandainya 50% dana dari perpuluhan dan persembahan dapat tinggal di gereja untuk dijadikan sebagai dana penginjilan, saya yakin gereja pun akan menjadi pusat pengaruh, yang membawa orang, siapa saja yang datang ke gereja, akan dibawa kepada Yesus.

Saya suka dengan pertanyaan pelajaran sekolah sabat di hari jumat 19 Juni 2015, Bagaimanakah agama dapat dimanfaatkan untuk merahi keuntungan, reputasi dan posisi? Lebih penting lagi, bagaimana kita sebagai jemaat dapat memastikan bahwa kita tidak akan jatuh ke dalam penyesatan yang sama?

Selamat menyambut hari sabat.

Pak Pendeta yang saya hormati,

Terima kasih atau videonya. Namun, penjelasan yang bapak berikan tidak bisa menjawab inti pertanyaan saya. Bahkan sepertinya, yang saya lihat, peraturan jemaat/organisasi lebih tinggi dari Alkitab dan Roh Nubuat. Mungkin ini yang Yesus maksudkan dengan Matius 15:1-9, adat istiadat lebih tinggi dari Perintah Tuhan.
Sebagai contoh, berbakti pada hari sabat yaitu hari sabtu adalah sebuah doktrin. Bila dilanggar jelas adalah dosa. Tapi, jam kebaktian dimulai pukul 9 pagi apakah sebuah doktrin atau peraturan jemaat/manusia?
Mengembalikan perpuluhan adalah sebuah doktrin, tetapi apakah "harus" mengembalikan perpuluhan melalui gereja/organisasi adalah sebuah doktrin atau peraturan manusia? Apakah pembagian perpuluhan dari gereja ke konfrence/daerah, baru ke uni dan seterusnya adalah sebuah doktrin atau peraturan manusia?

Selamat sabat pak Pendt.

Berikut juga saya sampaikan dokumen yang pernah saya lampirkan dan pertanyakan di forum ini.

Terima kasih atas perhatian Pak Pendeta. Syallom.

KEBENARAN PERPULUHAN (COLOUR).doc

Praban Saputro

unread,
Aug 3, 2015, 11:42:36 AM8/3/15
to Advebt Gkibal
Dear All:

Saya tertarik untuk ikut berdiskusi mengenai pekerjaan Tuhan, perpuluhan dan persembahan: Pendapat saya singkat saja. Sistem perpuluhan yang ada di organisasi Advent seluruh dunia sudah sesuai dengan Alkitab dan Tulisan Roh Nubuat. Dan sistem perpuluhan ini pekerjaan Tuhan melalui GMAHK di seluruh dunia maju pesat karena ditopang dengan sistem perpuluhanyang bagus.  Sistem perpuluhan itu jangan diganti karena itu sudah menopang pekerjaan Tuhan di daerah, uni, divisi dan general conference. 

Yang perlu ditekankan dan dimodifikasi itu adalah sistem pembagian persembahan terpadu (perpuluhan kedua) di Indonesia. Maaf kalau pendapat saya ini berbeda dengan saudara-saudara pendeta dari Indonesia. Di Amerika sistem persembahan terpadu (perpuluhan kedua) lebih diserahkan kepada individu atau anggota. Misalnya: Anggota jemaat itu atau individu itu bisa memberikan semua persembahan terpadu (perpuluhan kedua) kepada jemaat. Atau bisa membagi sesuai dengan kebutuhan di jemaat atau konferens.. Coba baca tulisan Ellen G. White mengenai pembagian dan penggunaan perpuluhan kedua (persembahan terpadu. Kalau hal ini bisa dilakukan maka akan memperkuat keuangan di jemaat.  


Salam


Pdt. Praban Saputro
Upland Indonesian Church
Loma Linda Indonesian Church
  





. Coba baca tulisan EG White mengenai perpuluhan kedua atau persembahan terpadu di Para Nabi dan Bapa. Di Amerika tidak ada itu pers

irianto natalis Marbun

unread,
Aug 3, 2015, 2:56:41 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com

saya meyakini bahwa organisasi GMAHK sedunia sesuai dengan Alkitab dan Rohnubuat...dan sistem perpuluhan dan persembahan telah diatur sesuai aturan yang berlaku..
dan kita memberikan perpuluhan dan persembahan sesuai Alkitab nyatakan...berikanlah itu denganhati yang tulus...jangan dengan persungutan...percayakan lah kepada organisasi pengelolaannya sesuai dengan aturannya....jangan berpikir salah dan pesimis kemana itu digunakan dan mencari suatu jalan untuk selalu menyelidikinya itu bukan bagian kita...
apalagi bila merasa ..kemana dan untuk apa digunakan....
pertimbangan yang baik selalu ada bagi para pimpinan kita diorganisasi ini untuk penggunaannya dengan baik...
doakan pimpinan kita dan organisasiGereja kita agar diberikan hikmat untuk mengelolanya dengan baik untuk pekerjaan Tuhan.

Philips Marbun

unread,
Aug 3, 2015, 8:24:43 PM8/3/15
to advent-global

Terima kasih brother Roy Tampubolon atas artikel/file tentang perpuluhan yg bro kirim.

Saya sudah baca sepintas dan cukup menarik sebenarnya bila kita bisa bedah Alkitab dan tulisan Ny. White mengenai perpuluhan di milis ini.

Namun melihat tanggapan-tanggapan yang ada, saya pikir milis ini bukan tempat yang tepat bro.

Bagaimana bila kita amati, kagumi dan bahas secara mendalam mutiara-mutiara kebenaran dari Tuhan ini di sebuah forum khusus yang netral dan tidak dipengaruhi jabatan atau titel seseorang dalam organisasi, namun tetap bertujuan baik mendukung penginjilan di dunia ini?

Kalau brother setuju, coba bro visit www.extramiles.club/forum

Kemudian bro register disana dan posting isi artikel tersebut. Semua anggota milis ini juga diundang untu memberikan pandangannya disana dengan bebas, sopan dan teratur. Semua diharapkan melepaskan apapun titel saudara di organisasi, namun tetap dalam koridor mendukung pekerjaan Tuhan di bumi ini.

Ditunggu... :)

On Jul 30, 2015 4:28 PM, "roy tampubolon" <roy.gm...@gmail.com> wrote:

Syallom,

Saya melihat di milis ini begitu banyak debat yang terjadi. Tapi saya yakin, kita-kita yang berdebat adalah semuanya pasti anak-anak Tuhan yang sedang berkembang. Jadi jangan lah kita berburuk sangka, kalau sudah berdebat pasti bermusuhan. Yang bahaya itu bermusuhan dulu baru berdebat.

Saya adalah anggota awam. Saya pernah mendapatkan sebuah buku tentang penginjilan dan perpuluhan. Dan jika memang ini benar, maka saya rasa ini adalah Injil bagi organisasi kita. Bersama ini saya attach buku tersebut.

Secara singkat, buku ini sepertinya menyingkap tabir bahwa adalah suatu kebohongan besar yang menyatakan bahwa perpuluhan itu harus dan hanya diberikan ke gereja, lalu gereja menyetornya ke organisasi 100%, tanpa ada tinggal satu rupiah pun digereja, walaupun itu untuk kegiatan penginjilan. Buku ini mengungkapkan bahwa EG White, yang nota bene diakui sebagai nabiah di akhir zaman oleh SDA, tetap memberikan perpuluhan, tetapi menyalurkannya secara langsung pada kegiatan penginjilan, para pekerja Tuhan, bahkan untuk pembangunan lembaga pendidikan Tuhan, dan itu berlangsung selama 30 tahun lebih hingga akhir hayatnya, oleh karena penyalahgunaan perpuluhan oleh organisasi kita. Bahkan EG White menuliskan kriteria yang patut disebut hamba Tuhan.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah:
1. Apakah ajaran 'serahkan saja perpuluhan ke gereja, dan tentang penggunaannya oleh organisasi tidak perlu engkau risaukan apakah digunakan secara benar atau salah, biarlah mereka yang berdosa pada Tuhan kalau penggunaannya salah', sesuai dengan alkitab?
2. Bukankah pertanggungjawaban perpuluhan itu adalah bersifat pribadi, sebagaimana Tuhan juga memberi rejeki secara pribadi? Apakah yang harus saya jawab ketika Tuhan bertanya 'dimanakah perpuluhan yang aku titipkan padamu itu'? Bisakah saya menjawab 'Tuhan, perpuluhan yang Engkau titipkan itu sudah saya serahkan ke gereja dan saya tidak peduli mau diapakan itu oleh mereka, memangnya itu urusan saya Tuhan?'
3. Apakah saya ikut berdosa ketika saya tahu bahwa perpuluhan yang Tuhan titipkan melalui saya, digunakan secara tidak benar, tetapi saya tetap memberikannya kepada orang yang menyalahgunakannya?
4. Siapakah kira-kira yang pantas menerima perpuluhan ini? Apakah para missionaris termasuk missionaris independent, atau para pekerja di dalam gereja seperti ketua, diakon dll, yang pada kenyataannya lebih lelah mengurus jiwa-jiwa dibanding mereka yang digelari gembala jemaat atau pendeta?
5. Salahkah (dosa) jika perpuluhan tersebut langsung diberikan pada pendeta jemaat tanpa melalui organisasi?
6. Salahkah (dosa) jika perpuluhan di gereja digunakan untuk kebutuhan penginjilan seperti KPA atau KKR?
7. Saya suka dengan pelajaran sekolah sabat triwulan lalu, tentang pembersihan bait suci. Kira-kira apa yang Yesus anggap sebuah perdagangan di jemaat saat ini, dan Dia harus obrak-abrik dengan resiko dibenci dan nyawa melayang. Apakah kita berani katakan padaNya, 'Yesus, dirimu berikan saja perpuluhanmu ke gereja, soal penggunaannya bukan urusanmu, itu urusan kami dengan Tuhan'?

Mohon diberi penjelasan yang sesuai dengan Alkitab dan Roh Nubuat.
Terima kasih atas perhatian dari saudara-saudara sekalian.

Syallom.

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.

Edi Limbong

unread,
Aug 3, 2015, 8:58:16 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com

Sedikit pertanyaan:

 

Sistem sekarang ini 0% di Jemaat dan 100% ke Konferens. Badan manakah yg berhak memutuskan pembagian perpuluhan? Apakah Peraturan Jemaat (Working Policy), GC, Divisi, Uni, konferens atau Jemaat itu sendiri, atau siapa?

 

DI Amerika sana konon sudah ada yg namanya Jemaat Konferens, yaitu jemaat yg mengelola sebagian perpuluhannya sendiri. Apakah keberadaan sistem Jemaat konferens ini legal dan sesuai aturan? Aturannya seperti apa (jika ada)?

 

Mohon dibantu jawabannya bagi yang mengetahui, terutama rekan2 yg ada di Amerika sana yah...

 

Salam

Edi limbong

Oberlins Panjaitan

unread,
Aug 3, 2015, 9:41:43 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Pdt. Praban Saputra.

Terima kasih atas emailnya utk menguatkan kita tetap spt anjuran dalam buku nasihat bagi sidang.

Mari kita renungkan kutipan dari Buku Nasihat Bagi Sidang jilid1 Pasal 8:
Allah tidak bergantung kepada manusia untuk menyokong pekerjaan-Nya. Ia dapat mengirim uang langsung dari surga untuk mengisi perbendaharaan-Nya, kalau Ia melihat inilah yang terbaik bagi manusia. Sebenarnya Ia dapat merencanakan ikhtiar yang olehnya malaikat-malaikat dapat diutus untuk memasyhurkan kebenaran kepada dunia tanpa perantaraan manusia. Ia dapat menuliskan kebenaran di langit, dan dengan demikian menyatakan segala tuntutan-Nya kepada dunia dalam huruf-huruf yang hidup. Allah tidak bergantung kepada emas atau perak seseorang. Ia mengatakan: “Sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung. Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.” (Mzm. 50:10,12). Adapun keharusan kita untuk menjadi perantara dalam memajukan pekerjaan Allah, Ia telah mengaturnya dengan sengaja untuk kebaikan kita. Ia telah menghormati kita oleh menjadikan kita pengerja bersama-sama dengan Dia. Ia telah menentukan bahwa manusia diharuskan bekerja sama dalam pekerjaan-Nya, supaya mereka dapat selamanya melatih
sifat kemurahan hati.

Kalaupun mekanisme Persembahan Terpadu/Terencana yg kita coba pikirkan, masalahnya saya lihat selama ini sesuai laporan persepuluhan & persembahan di majalah mahkota (khusus utk Konfrens DKI), % persembahan terpadu tsb masih sangat kecil, apabila dibandingkan dengan % persepuluhan yg menggambarkan Total Income setiap anggota jemaat.

Sebagai contoh ilustrasi saja, di laporan Mahkota :
Persepuluhan Jemaat X = 40jt  (10%)
Pers. Terpadu Jemaat X =   4jt  (artinya ada 4jt tinggal di jemaat) ...  ..pers terpadu diberikan anggota hanya 1%

Kalau saja semua Persembahan tinggal di jemaat yaitu 8jt, itu masih sangat sedikit utk mendukung pekerjaan di jemaat

Alangkah baiknya solusinya :
Persepuluhan Jemaat X = 40jt (10%)
Pers. Terpadu Jemaat X =  10jt (artinya ada 10jt tinggal di jemaat)  > ini kalau pers terpadu diberikan anggota  5%

atau
Persepuluhan Jemaat X = 40jt (10%)
Pers. Terpadu Jemaat X =  20jt (artinya ada 20jt tinggal di jemaat)  > ini kalau pers terpadu diberikan anggota 10%

dst-nya.

Jadi, mari kita tingkatkan % Persembahan Terpadu/Terencana, pasti KAS JEMAAT akan lebih baik..yakinlah.
Kenapa? karena % pengeluaran kita utk liburan-tamasya-pelesiran-dan sejenisnya...ada yg melebihi 10% setiap bulannya.

Salam & GBU
Oberlins P.
Kota Legenda Bekasi

 

Oberlins Panjaitan

unread,
Aug 3, 2015, 9:44:31 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com

Dear Pdt. Praban Saputra.

Terima kasih atas emailnya utk menguatkan kita tetap spt anjuran dalam buku nasihat bagi sidang.

Mari kita renungkan kutipan dari Buku Nasihat Bagi Sidang jilid1 Pasal 8:
Allah tidak bergantung kepada manusia untuk menyokong pekerjaan-Nya. Ia dapat mengirim uang langsung dari surga untuk mengisi perbendaharaan-Nya, kalau Ia melihat inilah yang terbaik bagi manusia. Sebenarnya Ia dapat merencanakan ikhtiar yang olehnya malaikat-malaikat dapat diutus untuk memasyhurkan kebenaran kepada dunia tanpa perantaraan manusia. Ia dapat menuliskan kebenaran di langit, dan dengan demikian menyatakan segala tuntutan-Nya kepada dunia dalam huruf-huruf yang hidup. Allah tidak bergantung kepada emas atau perak seseorang. Ia mengatakan: “Sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung. Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.” (Mzm. 50:10,12). Adapun keharusan kita untuk menjadi perantara dalam memajukan pekerjaan Allah, Ia telah mengaturnya dengan sengaja untuk kebaikan kita. Ia telah menghormati kita oleh menjadikan kita pengerja bersama-sama dengan Dia. Ia telah menentukan bahwa manusia diharuskan bekerja sama dalam pekerjaan-Nya, supaya mereka dapat selamanya melatih
sifat kemurahan hati.

Kalaupun mekanisme Persembahan Terpadu/Terencana yg kita coba pikirkan, masalahnya saya lihat selama ini sesuai laporan persepuluhan & persembahan di majalah mahkota (khusus utk Konfrens DKI), % persembahan terpadu tsb masih sangat kecil, apabila dibandingkan dengan % persepuluhan yg menggambarkan Total Income setiap anggota jemaat.

Sebagai contoh ilustrasi saja, di laporan Mahkota :
Persepuluhan Jemaat X = 40jt  (10%)
Pers. Terpadu Jemaat X =   4jt  (artinya ada 4jt tinggal di jemaat) ...  ..pers terpadu diberikan anggota hanya 1% (koreksi 2%)

Kalau saja semua Persembahan tinggal di jemaat yaitu 8jt, itu masih sangat sedikit utk mendukung pekerjaan di jemaat

Alangkah baiknya solusinya :
Persepuluhan Jemaat X = 40jt (10%)
Pers. Terpadu Jemaat X =  10jt (artinya ada 10jt tinggal di jemaat)  > ini kalau pers terpadu diberikan anggota  5%

atau
Persepuluhan Jemaat X = 40jt (10%)
Pers. Terpadu Jemaat X =  20jt (artinya ada 20jt tinggal di jemaat)  > ini kalau pers terpadu diberikan anggota 10%

dst-nya.

Jadi, mari kita tingkatkan % Persembahan Terpadu/Terencana, pasti KAS JEMAAT akan lebih baik..yakinlah.
Kenapa? karena % pengeluaran kita utk liburan-tamasya-pelesiran-dan sejenisnya...ada yg melebihi 10% setiap bulannya.

Salam & GBU
Oberlins P.
Kota Legenda Bekasi

 

From: advent...@googlegroups.com [mailto:advent...@googlegroups.com] On Behalf Of Praban Saputro
Sent: 03 Agustus 2015 22:43
To: Advebt Gkibal
Subject: Re: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

 

Dear All:

 

Saya tertarik untuk ikut berdiskusi mengenai pekerjaan Tuhan, perpuluhan dan persembahan: Pendapat saya singkat saja. Sistem perpuluhan yang ada di organisasi Advent seluruh dunia sudah sesuai dengan Alkitab dan Tulisan Roh Nubuat. Dan sistem perpuluhan ini pekerjaan Tuhan melalui GMAHK di seluruh dunia maju pesat karena ditopang dengan sistem perpuluhanyang bagus.  Sistem perpuluhan itu jangan diganti karena itu sudah menopang pekerjaan Tuhan di daerah, uni, divisi dan general conference. 

 

Yang perlu ditekankan dan dimodifikasi itu adalah sistem pembagian persembahan terpadu (perpuluhan kedua) di Indonesia. Maaf kalau pendapat saya ini berbeda dengan saudara-saudara pendeta dari Indonesia. Di Amerika sistem persembahan terpadu (perpuluhan kedua) lebih diserahkan kepada individu atau anggota. Misalnya: Anggota jemaat itu atau individu itu bisa memberikan semua persembahan terpadu (perpuluhan kedua) kepada jemaat. Atau bisa membagi sesuai dengan kebutuhan di jemaat atau konferens.. Coba baca tulisan Ellen G. White mengenai pembagian dan penggunaan perpuluhan kedua (persembahan terpadu. Kalau hal ini bisa dilakukan maka akan memperkuat keuangan di jemaat.  

 

 

Salam

 

 

Pdt. Praban Saputro

Upland Indonesian Church

Loma Linda Indonesian Church

  

 

 

 

 



Praban Saputro

unread,
Aug 3, 2015, 9:53:35 PM8/3/15
to Edi Limbong
‎Sdr. Edi Limbong yang namanya GMAHK ya sama. Tidak ada itu yang namanya jemaat konferens.

Pdt. Praban Saputro
Upland Indonesian Church
Loma Linda Indonesian Church

Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
From: Edi Limbong
Sent: Monday, August 3, 2015 5:58 PM
Subject: RE: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

satar sinaga

unread,
Aug 3, 2015, 9:56:17 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
Dear all,

Yang saya baca dalam kitab suci kita memberikan perpuluhan :
1.  Orang Lewi ?
2.  Orang Asing ?
3. Anak Yatim ?
4. Kepada Janda ?

Ulangan 26:12 Apabila dalam tahun yang ketiga, tahun persembahan persepuluhan, engkau sudah selesai mengambil segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang.

Regards
Satar

pisctwentyfour

unread,
Aug 3, 2015, 10:30:34 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
saya termasuk awam tentang apa dasar organisasi SDA hanya memperuntukkan persepuluhan itu hanya kepada kaum lewi yg skarang boleh kita katakan pendeta (mungkin juga termasuk guru yg mengajar di sekolah SDA, atau mungkin semua yg masuk pegawai mission) yg sebenarnya ayat dibawah ini sangat jelas itu untuk siapa, supaya persepuluhan itu untuk tersedianya makanan di rumah Tuhan.

saya perhatikan di daerah misi saya, kebanyakan program/kegiatan hanya untuk jalan2 (kunjungan kerja, meeting dalam negeri dan LN) dan kehidupan para pendeta (rumah, listrik, air,berobat, dll) kalo saya berani persentasekan dana untuk penginjilan nyaris hanya 10%. kondisi inilah yg membuat terjadinya "perpecahan" di organisasi. dan saya rasa, para petinggi organisasi yg ada di grup ini lebih tau tentang itu.


segala sesuatu bisa ditaklukkan oleh kepentingan. yg salah bisa jadi benar, yang benar bisa jadi salah oleh karena kepentingan. sahabat bisa jadi musuh, musuh bisa jadi sahabat oleh karena kepentingan juga, dan kalo ada kepentingan disitu, maka anda akan berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk bisa mendapatkan apa yg anda inginkan..(onne yah)

--------------------------------------------
On Mon, 8/3/15, satar sinaga <satar...@gmail.com> wrote:

Subject: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.
To: "advent...@googlegroups.com" <advent...@googlegroups.com>
Date: Monday, August 3, 2015, 6:56 PM
ChurchLoma Linda Indonesian

Naibaho Albert

unread,
Aug 3, 2015, 10:50:53 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
Dear, Mr. Satar Sinaga



Dari ulasan lae dan didukung ayat alkitab, berarti kt bisa mengelola sendiri perupuluhan dan persembahan kt ya tdk perlu di setor ke konfrens dan Uni...Lalu berdosakah kt klo kita kelola sendiri perpuluhan dan persembahan kt?



Regard,
DAN



from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.


To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.

Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.

For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

                         




--

You received this message because you are subscribed to the
Google Groups "Advent Global" group.

To unsubscribe from this group and stop receiving emails
from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.


To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.

Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.

For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.






--

You received this message because you are subscribed to the
Google Groups "Advent Global" group.

To unsubscribe from this group and stop receiving emails
from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.


To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.

Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.

For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.


--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

jady sihombing

unread,
Aug 3, 2015, 10:52:43 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com

1. Sekarang ini gereja adalah tempat yang tepat untuk alokasi dana karena gereja gereja kita sangat jelas pemasukan dan pengeluaran nya sedangkan organisasi kita belum memberikan kejelasan yang otentik terhadap keuangan sehingga menimbulkan banyak pertanyaan dan saya lihat banyak anggota yang tidak iklas memberikannya karena ketidakjelasan tersebut.

2. Saya lebih suka perpuluhan di alokasikan untuk sesama manusia dan bukan untuk Tuhan karena Tuhan tidak akan pernah menerima uang atau butuh uang, sesama manusia tentu di dalam nya adalah pendeta pendeta kita juga tentunya.

3. Para pendeta atau pun pemimpin2 kita tidak perlu kaget apabila perpuluhan berkurang, khususnya di jkt ini karena jkt banyak orang cerdas yang berhati baik tetapi menggunakan logika juga dengan baik.

satar sinaga

unread,
Aug 3, 2015, 10:55:35 PM8/3/15
to advent...@googlegroups.com
Pak DAN,

Hingga saat ini saya masih memberikannya kepada Gereja dimana saya menjadi anggota.
Terserah kepada Gereja mempergunakannya ,  saya juga masih bertanya dalam benak saya
mudah-mudahan Tuhan dapat menerangi pikiran saya akan hal ini

Regards
Satar

To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-globa...@googlegroups.com.

hansmandalas

unread,
Aug 3, 2015, 11:05:02 PM8/3/15
to 'Sonny Situmorang' via Advent Global
Dear para sahabat,

Sedikit saja masukan.

Kalau perpuluhan itu : kewajiban ( krn itu Tuhan yang punya, 1 dari 10 ).
Kalau wajib beda dgn sukarela, ikhlas, sukacita. Ini sudah keharusan.

Kalau persembahan, itu sukarela, dan ini lebih berdasarkan kasih.

Soal tehnis, kemana di stor, itu memang sudah ada pengaturan dari organisasi.

Tapi soal memilih apakah mau stor ke organisasi atau tidak sesuai peraturan Organisasi, saya kembalikan kepada konstituen atau dikenal pada Jemaat yg memegang kekuasaan tertinggi dalam SDA organisasi. ( Baca Perjem atau peraturan jemaat ).

Sekian,

Hans Mandalas
Pelayan masyarakat
Orang Berdosa di Jemaat Menteng, Zhen-Dao, Kasber.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: jady sihombing <sihomb...@gmail.com>
Date: Tue, 4 Aug 2015 09:52:41 +0700

Naibaho Albert

unread,
Aug 4, 2015, 6:21:29 AM8/4/15
to advent...@googlegroups.com
Dear, Pdt Praban

Sy sedikit tdk mengerti dgn perpuluhan kedua Pdt, dmn tertulisnya?
Yang saya tahu hanya satu perpuluhan, yg lain persembahan sukarela..tdk dibatasi..???
Mohon maaf klo saya salah....

Regard,
DAN

samuel simorangkir

unread,
Aug 4, 2015, 6:49:05 AM8/4/15
to advent...@googlegroups.com

Dear Jady Sihombing,

Saya coba bertanya dan jawab tulisan yang saudara kirim beberapa waktu yang lalu:

1. ....organisasi kita belum memberikan kejelasan yang otentik terhadap keuangan.....saya anjurkan agar Jedy minta Pendeta jemaat Berea untuk mengundang bendahara DKI KOnferens atau kalau perlu bendahara UIKB datang melayani dihari Sabat, Dalam pertemuan itu Jedy bisa mendapatkan penjelasan sesuai dengan yang diharapkan.

2. Saya lebih suka perpuluhan di alokasikan untuk sesama manusia dan bukan untuk Tuhan karena Tuhan tidak akan pernah menerima uang atau butuh uang, sesama manusia tentu di dalam nya adalah pendeta pendeta kita juga tentunya.

Tulisan saudara Jady ini sudah bukan Alkitabiah lagi. Perpuluhan itu bukan milik Jady atau manusia, jadi suka atau tidak suka kita harus ikutin apa yang Tuhan suka.

3. Para pendeta atau pun pemimpin2 kita tidak perlu kaget apabila perpuluhan berkurang, khususnya di jkt ini karena jkt banyak orang cerdas yang berhati baik tetapi menggunakan logika juga dengan baik.

Untuk perpuluhan tidak boleh pakai logika, tapi harus pakai iman.
Kalaupun perpuluhan berkurang dari orang yang sengaja tidak mengembalikan uang TUhan, pekerjaan TUhan di DKI jakarta pasti tetap akan berjalan sesuai dengan rencana Tuhan.
Mari kita ikut apa yang Tuhan inginkan.

Salam berkat,

Pdt. S. SImorangkir

tulus....@yahoo.com

unread,
Aug 4, 2015, 6:53:48 AM8/4/15
to advent...@googlegroups.com
Saya setujuh pendapatnya pdt. Samuel Simorangkir
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: samuel simorangkir <simoran...@gmail.com>
Date: Tue, 4 Aug 2015 17:49:02 +0700

jady sihombing

unread,
Aug 4, 2015, 7:27:41 AM8/4/15
to advent...@googlegroups.com

Dear pak pdt Simorangkir,

1. Saya tulis ini karena rasa cinta kepada organisasi ini, dan steatment pertama tentu bukan ditujukan untuk saya atau pun jemaat kecil berea

2. Secara fakta memang manusialah yang menerima itu semua, manusia yang memakai nama Tuhan untuk menerima nya.

3. Iman adalah Perbuatan, perbuatan tentu di dalam nya mengandung pertimbangan dan logika, apakah ada manusia yang berbuat tanpa menimbang atau berpikir terlebih dahulu? Tentu tidak ya pak pdt, kecuali sudah rusak pikirannya dan sering kita sebut tidak waras. Apakah Tuhan menciptakan robot yg tdk punya logika dan siap melakukan apa saja? 

4. Saya berlogika karena menghargai pikiran yang Tuhan berikan kepada saya pak pdt.

jady sihombing

unread,
Aug 4, 2015, 7:43:02 AM8/4/15
to advent...@googlegroups.com

Amin pak pendeta, tentu pekerjaan Tuhan akan tetap berjalan karena Tuhan memakai seisi alam ini untuk melakukan.

Tuhan berkati

Praban Saputro

unread,
Aug 4, 2015, 6:47:13 PM8/4/15
to Advebt Gkibal
Dear Sdr. Naibaho:

Saya kasih referensi saja yaitu dalam buku EG White Para Nabi dan Bapa (Patriarch and Prophets):

Chapter 50 mengenai Tithe
Chapter 52 mengenai Second Tithe

Kalau ada kesempatan baca juga mengenai Tithing di website dari Biblical Research Institute  of General Conference.

Pdt. Praban Saputro
Upland Indonesian Church
Loma Linda Indonesian Church


Naibaho Albert

unread,
Aug 4, 2015, 7:27:43 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com
Dear, Pdt Praban


Tks Pdt atas penjelasannya, kalau di ayat alkitab ada tidak menyatakan second perpuluhan  itu??
Saya baru bawa kotbah penatalayanan 5 minggu lalu di gereja kami(JABAR), yg didukung ayat2 alkitab persembahan adalah sukarela, tdk ada pembatasan  persentasenya....bisa 50% bahkan sampai 100%...dari penghasilan kita...

GBUs,
DAN

Praban Saputro

unread,
Aug 4, 2015, 7:34:04 PM8/4/15
to Advebt Gkibal
Dear All dan Sdr. Roy Tampubolon:

Sebelum saya membaca sebuah buku biasanya saya cari tahu siapa penulis dan latar belakang penulis. Melalui pertolongan internet kita bisa menemukan jawabannya. Setelah menemukan jawabanya maka kita tahu mau dibawa kemana kita pada akhirnya. Jadi memang Dr. Vance Ferrell, penulis dalam lampiran email Sdr., Roy Tampubolon sangat detail dan bagus. Dia pernah menjadi pendeta GMAHK dan mempunyai latar belakang pendidikan yang tinggi. Namun resign karena tidak sejalan lagi dengan prinsip yang dia yakini.

 Jadi saya bisa mengerti mengapa tujuan akhirnya adalah Dr. Vance Ferrell memiliki pendapat yang sedikit berbeda dengan GMAHK mengenai perpuluhan dan bisa menggoyangkan iman.Saya coba cari tahu konklusinya namun tidak ada. Saya tidak tahu apakah penterjemah sengaja tidak melampirkannya atau saya yang kelewatan sehingga tidak menemukan walaupun saya sudah coba sampai dua kali browising.

Sebagai perbandingan kita bisa membaca tulisan mengenai perpuluhan di website Biblical Research Institute of General Conference. sehingga kita akan memilki pandangan yang seimbang dalam mencari jawaban terhadap pertanyaan yang disebutkan dalam email.  Saya memang tidak dalam kategori memberikan jawaban terhadap semua pertanyaan. Namun saya rinda agar pembaca buku-buku atau penterjemah buku-buku dari "Penulis-Penulis Advent" mengerti siapa dan latar belakangnya. Banyak yang bagus. Namun kita bisa tebak dari pendahuluan dan kesimpulannya. 

Memang menarik membaca hal-hal yang berbeda dari biasanya. Namun  janganlah iman kita digoyahkan dengan membaca satu pandangan yang berbeda. Kita perlu meriset dan meriset lalu mengambil kesimpulan. Memang capek dan tidak punya kesempatan untuk melakukan itu semua. Itulah sebabnya kita perlu mengisi walaupun tidak sedetail sipenulis.

Salam

Pdt. Praban Saputro
Upland Indonesian Church
Loma Linda Indonesian Church



2015-07-30 2:28 GMT-07:00 roy tampubolon <roy.gm...@gmail.com>:

Syallom, bu

Praban Saputro

unread,
Aug 4, 2015, 7:44:35 PM8/4/15
to Advebt Gkibal
Dear Sdr. Naibaho:
Ya disitulah kita memerlukan bimbingan dari tulisan Roh Nubuat. Bagaimana Ellen G. White meneliti dan menggunakan istilah second tithe menolong kita mengerti perbedaan dari tithe secara umum.  Kalau kita baca tulisan-tulisan orang-orang yang pernah jadi Advent dan yang belum pernah jadi Advent mereka sering mencampur adukkan antara tithe and second tithe. Sehingga kesimpulannya bisa berbeda dengan apa yang kita yakini sebagai doktrin GMAHK mengenai perpuluhan dan penggunaannya dan perpulihan kedua dan penggunaannya. Sebenarnya kalau kita ikuti petunjuk dari EG White yang berdasarkan Alkitab tentunya, jemaat jemaat lokal tidak akan kekurangan dana untuk menyokong penginjilan di jemaat.

Pdt.Praban Saputro
UISDA and LLISDA



Salam

Pdt. Praban Saputro

Fred Truman P Simamora

unread,
Aug 4, 2015, 7:52:26 PM8/4/15
to Praban Saputro, advent...@googlegroups.com
Dear bro Praban Saputro,

Saya tambahkan ya, bagi anda yang dengan tulus ingin jawabannya "Berdoa dengan sungguh2". Niscaya Tuhan akan menjawabnya. Sadar atau tidak semua kita pernah mengalaminya kalau berdoa sungguh2 untuk setiap masalah, pasti ada solusinya. Jadi ini sekedar mengingatkan saja.

Salam,
Fred TPSimamora
Bintaro Jaya

Terkirim dari: Lenovo P90

Pada 5 Agt 2015 06.34, Praban Saputro <psap...@gmail.com> menulis:
>
> Dear All dan Sdr. Roy Tampubolon:
>
> Sebelum saya membaca sebuah buku biasanya saya cari tahu siapa penulis dan latar belakang penulis. Melalui pertolongan internet kita bisa menemukan jawabannya. Setelah menemukan jawabanya maka kita tahu mau dibawa kemana kita pada akhirnya. Jadi memang Dr. Vance Ferrell, penulis dalam lampiran email Sdr., Roy Tampubolon sangat detail dan bagus. Dia pernah menjadi pendeta GMAHK dan mempunyai latar belakang pendidikan yang tinggi. Namun resign karena tidak sejalan lagi dengan prinsip yang dia yakini.
>
>  Jadi saya bisa mengerti mengapa tujuan akhirnya adalah Dr. Vance Ferrell memiliki pendapat yang sedikit berbeda dengan GMAHK mengenai perpuluhan dan bisa menggoyangkan iman.Saya coba cari tahu konklusinya namun tidak ada. Saya tidak tahu apakah penterjemah sengaja tidak melampirkannya atau saya yang kelewatan sehingga tidak menemukan walaupun saya sudah coba sampai dua kali browising.
>
> Sebagai perbandingan kita bisa membaca tulisan mengenai perpuluhan di website Biblical Research Institute of General Conference. sehingga kita akan memilki pandangan yang seimbang dalam mencari jawaban terhadap pertanyaan yang disebutkan dalam email.  Saya memang tidak dalam kategori memberikan jawaban terhadap semua pertanyaan. Namun saya rinda agar pembaca buku-buku atau penterjemah buku-buku dari "Penulis-Penulis Advent" mengerti siapa dan latar belakangnya. Banyak yang bagus. Namun kita bisa tebak dari pendahuluan dan kesimpulannya. 
>
> Memang menarik membaca hal-hal yang berbeda dari biasanya. Namun  janganlah iman kita digoyahkan dengan membaca satu pandangan yang berbeda. Kita perlu meriset dan meriset lalu mengambil kesimpulan. Memang capek dan tidak punya kesempatan untuk melakukan itu semua. Itulah sebabnya kita perlu mengisi walaupun tidak sedetail sipenulis.
>

> Salam
>
> Pdt. Praban Saputro
> Upland Indonesian Church
> Loma Linda Indonesian Church
>
>
>

> 2015-07-30 2:28 GMT-07:00 roy tampubolon <roy.gm...@gmail.com>:
>>
>> Syallom, bu
>>

bachtiar simanjuntak

unread,
Aug 4, 2015, 8:01:56 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com, Praban Saputro
Amin sdr. Fredy Mamora. Tuhan memberkati kita semua
selamat pagi dan selamat beraktivitas.

Pdt. BAF. Simanjuntak.



>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

Solaiman Lumban Gaol

unread,
Aug 4, 2015, 8:50:58 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com

Dear Sdr JADY..
karna Abraham mengikuti logikanya maka Abraham mengikuti saran isrinya Sarah..utk mengambil gundik Hagar. Dan apa yg terjadi saya percaya sdr Jady udah memgerti...

Utk kasus yg lain Abraham tdk menggunakan logikanya..sehingga dia mengajak anak Ishak utk dipersembahkan..

Pertanyaan saya utk kita apakah kewajiban kita utk perpuluhan atas logika atau iman.atau iman yg berlandaskan logika,,?

Jawaban saya: Kewajiban kita tentang perpuluhan adalah iman tanpa ada embel-embel logika...GBU..

Pdt Solaiman Lbn Gaol
Jemaat Petukangan Selatan

--

jady sihombing

unread,
Aug 4, 2015, 9:00:03 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com

Dear pdt Solaiman,

1. Apa itu Iman? Mohon dibedah kata iman dulu ya pak pdt seberikan jawaban.

2. Apakah Tuhan menciptakan robot yang tidak berpertimbangan?

3. Apakah dalam kehidupan sehari2 bapak pendeta Solaiman tidak menggunakan akal, pemikiran atau pertimbangan dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu?

hutauruk joshua

unread,
Aug 4, 2015, 9:29:15 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com
Iman tidak meniadkan logika
di dalam Firman Allah tertulis sebelum mendirikan bangunan duduk dulu berpikir apakah dana cukup / logikakah ini?
jh

jady sihombing

unread,
Aug 4, 2015, 9:51:57 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com

Membangun gereja itu sangat berlogika bisa tercapai pak, kita juga mau beli unit untuk bangunan gereja kita agar lebih besar.

Logika nya

1. Komitment jemaat
2. Bantuan uni dan konfrens
3. Pencarian dana
4. Banyak umat2 Tuhan yang diberkati dan siap dibantu dan lain lain.

Jikalau pembangunan gereja berhasil tanpa yang saya sebut diatas atau tanpa iman atau tanpa perbuatan yang di dalam nya mengandung pemikiran baru saya sebut itu hal goib

Irma Pakasi

unread,
Aug 4, 2015, 10:15:55 PM8/4/15
to advent-global@googlegroups.com Milis

Sekedar info tambahan  ttg Persepuluhan dan Persembahan Terpadu, di Organisasi GMAHK aturannya terdapat dalam "Working Policy of the General Conference of Seventh- day Adventist" Halaman 691-719, semua keterangan ttg Tithe, Principle and procedure in Tithing, Sharing Financial Resources, Sharing the Tithe, Accountibility for use of Tithe, Offerings, Offerings plan, Combined offering plan, calender of offerings weekly appeal, Personal giving plan, Camp meeting mission offering, Special donation and bequests, implementation..

Bila saudara2 ingin melihat Working.Policy untuk memperjelas, silahkan ke Kantor Uni, Konferens, Daerah, atau undang Direktur Penatalayanan ke gereja agar bisa lebih menjelaskan ttg Persepuluhan dan persembahan terpadu, khusus untuk Uni Timur Direktur Penatalayanan Uni Pdt. Semuel Wullur dengan senang hati akan menjelaskan atau menjawab pertanyaan2 hub beliau di email: swu...@yahoo.com, no hp beliau by request di japri, thanks

Irma Pakasi
Toraja

samuel simorangkir

unread,
Aug 4, 2015, 10:29:03 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com

Mantap.....terimakasih saudari Irma untuk informasinya yang baik.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkir

hansmandalas

unread,
Aug 4, 2015, 10:48:19 PM8/4/15
to 'Sonny Situmorang' via Advent Global
Ini mantaaaappp.
Dan bisa dijelaskan pakai Gambar Besar 3D dalam dua detik.

Mantaaaaapppp
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "'hutauruk joshua' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
Date: Wed, 5 Aug 2015 01:29:12 +0000 (UTC)
Subject: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

satar sinaga

unread,
Aug 4, 2015, 11:41:15 PM8/4/15
to advent...@googlegroups.com
Dear all,

Ulangan 4:2       Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

Ulangan 12:32   Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.

kalau penggunaan perpuluhan hanya berdasarkan " Working Policy of the General Conference of Seventh- day Adventist" Halaman 691-719, semua keterangan ttg Tithe, Principle and procedure in Tithing "   itu sama dengan menambahi dan mengurangi apa yang diperintahkan Tuhan.

Penggunaan perpuluhan harus berdasarkan Alkitab ?  Please advice me

Regards
Satar

Praban Saputro

unread,
Aug 5, 2015, 1:35:05 AM8/5/15
to Advebt Gkibal
Dear all:

Singkatnya saja ya pada dasarnya working policy itu adalah aplikasi berdasarkan Alkitab dan Tulisan Roh Nubuat di suatu tempat. Working policymengenai perpuluhan dan persembahan adalah aplikasi dari doktrin gereja dan doktrin perpuluhan dan persembahan yang berdasarkan Alkitab dan Roh Nubuat. Jadi kalau ada aplikasi atau working policy yang tidak sesuai dengan Alkitab dan Roh Nubuat akan direvisi, Menurut saya aplikasi mengenai penggunaan perpuluhan adalah sama untuk semua gereja MAHK. Hanya untuk aplikasi mengenai persembahan terpadu yang berbeda.

Pdt. Praban Saputro
UISDA and LLISDA

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 3:05:17 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Pak Pendeta,

Aplikasi alkitab yang mana tertulis dimana yang di aplikasikannya  ?  atau tambahan saja (ingat Ulangan 4:2 dan Ulangan 12: 32 -tidak boleh menambah atau mengurangi yang diperintakan Tuhan)?
ya sudahlah saya hanya mempunya prinsip alkitab kegunaan perpuluhan  seperti yang tertulis di Ulangan 26: 12 bukan tambahan tambahan yang lain.

Ulangan 26:12Apabila dalam tahun yang ketiga, tahun persembahan persepuluhan, engkau sudah selesai mengambil segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang.

saya diingatkan pada saat membaca tidak perlu membahas perpuluhan yang terpenting "keadilan dan belas kasihan dan kesetian":

Matius 23:23Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Silahkan ditutup case ini, dan tolong jangan menjabarkan isi alkitba dengan menerangkan working policy.
 
Regards
Satar

roy tampubolon

unread,
Aug 5, 2015, 3:12:46 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Saudara-saudaraku yang kekasih dalam Tuhan.
Terima kasih atas perhatian yang saudara berikan atas pertanyaan saya ini.

Tentang siapa penulis dari buku tersebut, apakah itu menjadi sebuah masalah? Tidakkah kita mengetahui, bahwa pada rapat besar General Conference 1888 yang diselenggarakan di Minneapolis pada tanggal 17 Oktober, EG White mengatakan bahwa Yesus telah disalibkan disana, dan Roh Kudus telah diolok-olok oleh karena kita menolak doktrin "Pembenaran Oleh Iman"? Apakah ajaran AT Jones (38 thn) dan EJ Waggoner (33 thn) tentang Pembenaran Oleh Iman harus kita 'buang' oleh karena (setahu saya) mereka akhirnya keluar dari organisasi ini?
Apakah doktrin 'Trinitas' harus kita 'campakkan' karena istilah dan ajaran ini dicetuskan oleh gereja Roma Katolik, yang selalu kita sebut gereja setan, penyembah setan dan lain-lain yang pasti menyakitkan hati mereka? Dimanakah kita ketika kita mengatakan 'jangan lihat orangnya, lihatlah Firman yang disampaikannya'?

Tentang ayat ini, kepada siapakah Yesus bicara? Matius 23:34-35 (TB)  Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota,
supaya kamu menanggung akibat penumpahan darah orang yang tidak bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah.

Pak Pendt. Simorangkir dan seluruh para Gembala dan Tua-tua jemaat yang sangat saya hormati. Kasihanilah mereka yang kita tuduh karena pertanyaan yang saya ajukan ini. Jangan sakiti lagi perasaan mereka. Jika apa yang saya tanyakan dan sampaikan bertentangan dengan Alkitab dan Roh Nubuat, tegur saya dan nyatakanlah itu dosa. Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak mengenal mereka. Tapi walaupun begitu, Yesus pun mati untuk mereka juga. Mereka pun perlu diselamatkan seperti saya juga.

Saya percaya bahwa organisasi ini adalah milik Tuhan. Tuhan lah yang membentuknya. Bahkan Tuhan berfirman bahwa umat yang sisa ini bagaikan 'Biji Bola MataNya'. Tetapi apakah dengan begitu saya harus mengabaikan pekabaran kitab Wahyu tentang jemaat Laodikia, dimana saya berada saat ini seperti pengajaran yang saya terima, yang suam-suam kuku, yang juga akan dimuntahkan? Wahyu 3:15-19 (TB)  Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.
Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Saudaraku, Hamba-hamba Tuhan yang saya hormati, saya suka sekali dengan pelajaran sekolah sabat kita triwulan ini, yaitu tentang Missionaris. Penginjilan harus tetap berjalan dan tidak boleh dihalangi. Penginjilan dapat dilakukan oleh siapa saja, tidak pandang jabatan, kedudukan dan sosial ekonomi. Tetapi, terkadang saat kita melakukan tugas menginjil pun, Tuhan pun ingin kita mendengar apa kataNya. Oleh karena itu, di saat kita menginjil, kadang sering Tuhan juga mengirimkan terang baru pada kita. Cerita ini mulanya saya anggap sebagai cerita biasa, tetapi Roh Tuhan melalui buku Kerinduan Segala Zaman, mengungkap lebih dalam dari cerita ini. Saya harap, saudara-saudara sekalian dapat meluangkan waktu membacanya dengan penuh perhatian.

Matius 2:1-12 (TB)  Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia."
Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Imam- imam tengah mengulang-ulangi tradisi-tradisi. Mereka meninggikan agama dan peribadatan mereka sendiri, sementara mereka mencela bangsa Yunani dan Romawi sebagai orang kafir dan orang berdosa melebihi orang lain. Orang majus itu bukannya penyembah berhala, dan pada pandangan Allah mereka tegak jauh lebih tinggi daripada imam-imam itu, yang mengaku sebagai penyembah Dia; namun mereka dianggap orang Yahudi sebagai orang kafir. Bahkan diantara para penunggu yang telah ditentukan Kitab Suci itu, pertanyaan-pertanyaan mereka yang penuh harapan gemilang itu tidak juga menjamah hati.

Imam-imam dan tua-tua Yerusalem sebenarnya bukanlah tidak mengetahui hal kelahiran Kristus itu sebagaimana yang mereka pura-pura buat. Laporan tentang kunjungan malaikat-malaikat kepada gembala-gembala itu sudah dibawa ke Yerusalem, tetapi rabi-rabi telah memperlakukannya seperti sesuatu hal yang tidak layak mendapat perhatian mereka. Mereka sendiri boleh jadi sudah akan mendapat Yesus dan mungkin sudah akan siap untuk memimpin orang Majus itu ke tempat kelahiranNya; tetapi sebaliknya, orang Majus itulah yang datang untuk menarik perhatian mereka kepada kelahiran Mesias. "Dimana Raja orang Yahudi yang dilahirkan itu?" tanya mereka; "kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."

Sekarang kesombongan dan iri hati menutup pintu terhadap terang. Sekiranya laporan yang dibawa oleh gembala-gembala dan orang Majus itu diakui, maka akan ditempatkannyalah imam-imam dan rabi-rabi itu dalam satu kedudukan yang paling tidak disukai, membatalkan pengakuan mereka sebagai ahli tafsir kebenaran Allah. Guru-guru yang terpelajar ini tidak mau merendahkan hati untuk diberi petunjuk oleh orang-orang yang mereka sebut kafir. Mustahil, kata mereka, Allah sudah melampaui mereka, untuk berhubungan dengan gembala-gembala yang tidak tahu apa-apa atau dengan orang kafir yang tidak disunat. Mereka bertekad untuk menunjukkan hinaan terhadap laporan yang tengah mengharukan Raja Herodes dan seluruh kota Yerusalem. Malahan mereka tidak mau pergi ke Betlehem untuk melihat kalau segala perkara ini demikian halnya. Dan mereka menuntun orang banyak untuk menganggap perhatian kepada Yesus sebagai suatu keheboan yang mengandung anasir kefanatikan. Di sinilah mulai terjadi penolakan terhadap Kristus oleh imam-imam dan rabi-rabi. Dari titik ini kesombongan serta kedegilan mereka pun tumbuhlah hingga menjadi kebencian yang tetap terhadap Juruselamat. Sementara Allah membuka pintu bagi orang kafir, para pemimpin Yahudi sedang menutup pintu bagi mereka sendiri." (Kerinduan Segala Zaman Jilid 1 pasal 6 - "Kami Melihat Bintangnya")

Saya yakin, tidak ada yang berani menyangkal bahwa orang Yahudi adalah umat (perjanjian) Tuhan. Begitulah juga dengan saya terhadap organisasi/umat Tuhan saat ini. Tapi, para hamba Tuhan yang saya sangat hormati, lihatlah apa yang bangsa Yahudi lakukan? Dan lihatlah apa yang telah/akan kita lakukan? Mungkin Tuhan mengutus orang "Majus" atau 'gembala' kepada kita saat ini untuk memberitahukan 'kegenapan' Injil yang sudah begitu lama kita pegang dan agung-agungkan selama ini?! Sebenarnya, bukankah sebuah 'Injil' juga kepada orang Yahudi ketika Pilatus mengatakan 'Aku tak menemukan kesalahan apapun pada orang ini (Yesus)'? Semua kita pasti tidak ingin apa yang terjadi pada bangsa Yahudi dahulunya akan terjadi juga pada kita. Dan untuk itulah Tuhan menjaga Alkitab dan Roh Nubuat agar tetap ada hingga saat ini, supaya kita dapat belajar dan lebih dekat pada Tuhan.

Benarlah juga adanya, bahwa dunia kita ini bahkan apa yang terkandung di dalam nya, semuanya adalah milik Tuhan. Dunia kita ini bagaikan debu di alam semesta. Bagaikan debu di rumah saya, bila berkurang satu debu, tidak membuat rumah saya lebih bersih, atau pun sebaliknya. Bila bertambah satu debu, tidak membuat rumah saya bertambah kotor. Tapi oleh karena Kasih Tuhanlah makanya kita sangat berharga, dan berpengaruh terhadap alam semesta ciptaan Tuhan. Bahkan, saat ini pun malaikat-malaikat Tuhan sedang menonton kita dan mencatat apa yang kita lakukan, entah itu baik, entah itu jahat.

Para Hamba Tuhan yang saya hormati, dusta bukanlah hanya mengatakan hal yang tidak benar. Belajar dari cerita Abraham saat di Mesir, yang mengatakan bahwa Sara adalah saudarinya. Memang benar Sara adalah saudara perempuan Abraham, satu bapak lain ibu. Tetapi Tuhan pun marah akan hal ini, karena Abraham menutupi kebenaran lainnya yaitu Sara adalah juga istrinya. Berarti, bukankah dosa apabila kita menutupi/menghalangi sebuah kebenaran yang ada?

Sekali lagi Pak Pendt. Simorangkir dan para Hamba Tuhan dan Tua-tua jemaat, bila apa yang saya sampaikan dan tanyakan ini tidaklah bertentangan dengan Alkitab dan Roh Nubuat, bersalahkah dan berdosakah saya? Bila seandainya pengajaran ini adalah 'benar' sebagai 'Injil' bagi umat Tuhan khususnya Gereja Tuhan, apakah kita tidak merasa berdosa untuk terus menutupi dan menghalangi injil ini oleh karena berbagai 'kepentingan'? Apakah saat ini peraturan jemaat telah menjadi lebih tinggi dari Alkitab dan Roh Nubuat?

Saya percaya, semua para Hamba Tuhan, tua-tua jemaat yang ada di milis ini adalah umat-umat Tuhan yang takut akan Allah. Organisasi kita pun dulunya bukanlah sebesar ini, bahkan gereja Advent pun pada awalnya bukanlah memelihara hari Sabat. Tapi Tuhan tidak pernah meninggalkan gerejaNya, Dia berikan pada kita terang sedikit demi sedikit hingga akhirnya semua akan terbuka. Pak Pendt. Simorangkir, apapun yang orang lain katakan tentangmu, aku hanya percaya bahwa engkau adalah hamba Tuhan yang masih takut akan Tuhan. Maafkan bila tanggung jawab ini terletak lebih berat padamu. Aku percaya, malaikat Tuhan ada disamping anda saat membaca email, bahkan disamping kita semua.
Terima kasih juga khususnya untuk gembala saya, Pdt. Irianto Marbun, dedikasi anda untuk penginjilan dan pengembalaan tak perlu diragukan lagi. Sudah banyak pengalaman penginjilan yang kita lakukan bersama. Sayang sekali anda harus memegang beberapa jemaat, sehingga perhatian anda harus terpecah. Dibawah anda, gereja kita banyak mengalami kemajuan. Anda adalah salah satu sahabat terbaik saya. Jangan pernah ragu pak.

Pak Pdt. Simorangkir, untuk mencegah terjadi sakit hatu kepada orang lain, saya akan tuliskan identitas saya. Nama saya Roy Tampubolon, saya adalah anggota jemaat GMAHK sidang Gatot Subroto Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Saya rasa itu sudah cukup untuk mencegah kita untuk tidak menembak secara membabi buta.

Tuhan memberkati kita.
Syallom.

On Aug 4, 2015 6:43 PM, "jady sihombing" <sihomb...@gmail.com> wrote:
--

Philips Marbun

unread,
Aug 5, 2015, 3:24:47 AM8/5/15
to advent-global
Bang Satar, itu perpuluhan yang untuk orang asing, yatim, janda adalah perpuluhan pada tiap tahun ketiga. Kalau perpuluhan tiap tahun khusus utk Lewi.

Nah organisasi kita sudah 152 tahun berdiri (sejak 1863) jadi seharus kalau dibagi 3, sudah 50 kali membagi perpuluhan ke orang asing, yatim dan janda, selain ke lewi.

Coba bang Satar tanya ke bendahara daerah/konferens abang, seperti arahan pdt. Samuel, apakah tiap tiga tahun sudah bagi-bagi perpuluhan ke "mereka"? Bagaimana dengan yang bencana di tanah Karo, apakah jemaat-jemaat yang terkena bencana tetap wajib setor perpuluhan, ataukah dihentikan dulu bahkan dibantu dari dana organisasi (entah dari dana per10an atau tidak) yang penting ada bantuannya.

Dan masih banyak kasus-kasus lain yang terjadi...

Namuunn... bila organisasi katakan... "Oh ini bukan soal alkitab, ini adalah kesepakatan kita atau aturan internal GMAHK bahwa seluruh perpuluhan hanya untuk pengerja" ya sudah sebagai anggota yang baik abang dan saya monggo manggut-manggut saja jangan banyak protes bang. Sebagai anggota GMAHK yang baik, lebih baik kita menurut. :) Begitu ada yang berkoar-koar ini sesuai alkitab, baru bisa teriak balik "dimana ayatnya?" Hehehehe.

Kira-kira begitu mungkin bang. 

Ari Palgunadi

unread,
Aug 5, 2015, 3:27:58 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Yang Terkasih Saudara2 Seiman di Milis Advent-Global,

Ijinkan saya ikut berbagi mengenai topik yang sangat sensitif ini. Saya hanya sekedar memberikan pandangan atas apa yang selama ini saya imani dan hidupkan terkait mengenai persembahan dan perpuluhan dan secara khusus yang menjadi topik hangat dalam diskusi ini adalah mengenai PERPULUHAN.

Saya bukan orang mission, juga bukan dari keluarga Pendeta, saya adalah anggota jemaat biasa dari Jemaat Yosodipuro Solo yang saat ini melayani di Ministri Amazing Facts Indonesia. Berikut ini pandangan saya mengenai Perpuluhan.

Pertama, bahwa Perpuluhan adalah MILIK TUHAN.
“Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN.” [Imamat 27:30]

Persepuluhan … adalah milik TUHAN. Bentuk ungkapan yang sama digunakan untuk hukum hari Sabat. “Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; (Keluaran 20:10). TUHAN menyediakan untuk DiriNya satu bentuk khusus tentang waktu dan sarana manusia, dan tidak seorangpun dapat, tanpa menjadi bersalah, menggunakannya untuk kepentingannya pribadi.” [Patriarch & Prophets, 525, 526]

Adalah hal yang sangat tidak mungkin bagi saya untuk mencampuri urusan keuangan orang lain, karena saya sama sekali tidak memiliki hak sedikitpun atas apa yang bukan menjadi milik saya. Ketika saya berusaha mencampuri urusan keuangan orang lain, berarti saya telah melanggar garis batas kedaulatan seseorang, dan bahkan ketika saya malah mengambilnya untuk diri saya sendiri itu berarti saya telah mencuri/merampok milik orang lain tersebut.

Demikian juga halnya dengan Perpuluhan yang sudah sangat jelas dinyatakan adalah milik TUHAN. Untuk mencampuri uang milik orang lain saja saya tidak berani, apalagi ini adalah milik TUHAN.

“Mereka yang mencampuri urusan mengenai perpuluhan dengan tidak semestinya akan diganjar dengan kehilangan harta sorgawi mereka… Tuhan belum berubah, perpuluhan masih tetap harus digunakan untuk pelayanan InjilNya.” [9 Testimonies, 249-250]

“Janganlah seorang pun merasa mempunyai kebebasan untuk menahan perpuluhan, untuk digunakan sesuai dengan pendapat mereka.  Mereka tidak seharusnya menggunakannya walaupun dalam keadaan darurat, dan tidak boleh menggunakannya sesuai dengan pikiran mereka, walaupun mereka menganggap itu untuk melakukan pekerjaan Tuhan. [9 Testimonies, 247]

Kedua, Perpuluhan dikembalikan kepada Tuhan melalui Gereja.
“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.” [Maleakhi 3:10]

Saya percaya akan ada banyak sanggahan dan argumentasi mengenai kata "rumah perbendaharaan". Sekali lagi saya hanya memaparkan apa yang saya imani, bahwa rumah perbendaharaan yang Tuhan sebut sebagai rumah-Ku adalah gereja. Dan karena saya adalah anggota dari GMAHK maka Perpululuhan yang saya sisihkan saya kembalikan kepada Tuhan melalui GMAHK menyerahkan sepenuhnya pengelolaannya sebagai rumah perbendaharaan Tuhan.

Adapun ketika ada masalah dalam pengelolaan Perpuluhan tersebut saya percaya dan mengimani, bahwa TUHAN lebih tahu dari saya, dan punya berbagai cara untuk menyelesaikannya karena DIA lah Sang Pemilik itu sendiri. Bagi saya pribadi, saya tidak berani ikut campur mengenai Perpuluhan karena saya pun bukan sebagai "rumah perbendaharaan" yang berhak mengatur. Ketika saya ikut campur dalam pengelolaan Perpuluhan, maka secara tidak langsung saya merasa lebih hebat dari Tuhan Sang Pemilik Perpuluhan yg sesungguhnya. Ketika mengembalikan Perpuluhan melalui gereja, saya betul2 mengembalikan dan menyerahkan sepenuhnya kendali atas Perpuluhan itu kepada Sang Pemilik. Kewajiban yang TUHAN tuntut dari saya atas Perpuluhan adalah MENGEMBALIKANnya bukan ikut MENGATURnya.

Demikian sekilas pandangan saya mengenai Perpuluhan. Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati.


Salam,_____________________
Ari Palgunadi
Amazing Facts Indonesia

*** Sudahkan Anda melakukan kebaikan hari ini? ***


2015-08-05 12:35 GMT+07:00 Praban Saputro <psap...@gmail.com>:

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 3:39:36 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear sdr Philip Marbun,

Terimakasih atas penjelasannya, saya tidak protes dan percayalah saya tidak protes
dan juga saya tidak mau baca itu working policy karena saya bukan orang terlibat dalam pemakaian atau pembagian uang perpuluhan.

kalau sudah sesuai dari alkitab
dan kalau sudah ada diberikan kepada : 1) orang lewi 2) orang asing 3)anak yatim 4) janda.
dan ada buktinya ya sudah itu cukup bagi saya karena memang itulah yang benarnya fungsinya. saya juga bukanlah sebagai pemerksa kebenaran.

saya hanya usulkan bagikanlah dengan porsi yang adil (25% utk orang lewi, 25% orang asing, 25% anak yatim, 25% untuk janda-he..he.... ini hanya pemikiran namun bukan ketetapan dan juga bukan perintah)

Regards
Satar



samuel simorangkir

unread,
Aug 5, 2015, 3:40:25 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Dear Saudara Satar dan Saudara Jady Sihombing,

Syalom!

Sepertinya kita harus belajar bersama kembali.
Beberapa hari lalu saya ada posting informasi tentang theology Organisasi yang saya ambil dari buku peraturan jemaat. Organisasi gereja kita dibuat oleh Tuhan Yesus sendiri berdasarkan Alkitab dan Roh Nubuat.

Keterangan dari Pdt. Praban itu sudah betul.

Dari  tulisan saudara saya lihat hampir mirip dengan pekabarannya Randy Tauran yang menyatakan kita harus keluar dari organisasi gereja yang sekarang.
Dan tidak percayalagi sama organisasi. Yang penting apa kata Alkitab dan Roh Nubuat, padahal Alkitab dan Roh Nubuatlah yang membuat adanya organisasi.

Lihat itu Randy Tauran, tidak percaya sama organisasi tapi dia membuat organisasi sendiri, menerima uang dari pengikutnya bahkan memberkati saudari saya menikah. Siapa yang mengawasi dia dan siapa yang audit pengeluaran keuangannya dan sampai dimana penginjilan yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus sudah dia lakukan bersama pengikutnya?

Mohon maaf...kalau saya salah menyebutkan saudara Jady dan Satar seperti mengikuti ajarannya Randy Tauran, semoga hal ini tidak benar.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkir

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 3:53:21 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear saudara Samuel,

Saya tidak kenal ajaran Randy Tauran dan saya tidak kenal beliau, saya bertanya melalui ayat alkitab, bukan ayat-ayat katanya
, bukan juga ayat praduga, dan juga bukan juga bertanya mengenai working policy, coba baca pelan-pelan.
Apapun yang mau dilakukan Randy Tauran hanya Tuhan yang tau, dan saya tidak mau tau akan kehidupanya.

Karena kehidupan saya sendiri tidak tau apa yang akan terjadi nanti dan yang tau hanya Tuhan.

Regards
satar

samuel simorangkir

unread,
Aug 5, 2015, 4:15:59 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Dear saudara Satar,

Silahkan baca email saya beberapa hari yang lalu tentang theologi organisasi atau baca buku peraturan jemaat.
Jikalau saudara percaya Alkitab maka saudara akan percaya terhadap organisasi karena organisasi gereja ini ada berdasarkan Alkitab dan melalui organisasi ada working policy.

Kalau saudara tidak percaya dengan organisasi yang sudah membuat working policy berarti saudara tidak percaya terhadap Alkitab yang mengajrkan kita tentang organisasi. Bukan cuman itu, berarti saudara tidak percaya sama Firman Tuhan yang membuat organisasi.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkir

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 4:50:23 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear sdr Samuel,

Janganlah kita membalikan kata-kata dan membuat suatu ketetapan "Kalau tidak percaya dengan organisasi (working policy) berarti tidak percaya terhadap Alkitab"

Dimana tertulis dialkitab saya harus mempercaya terhadap theologi organisasi dan peraturan jemaat atau working policy ? 
dimana tertulis bahwa theologi organisasi dan buku peraturan jemaat dapat menyelamatkan saya(manusia) ?

Mohon maaf saya hanya mempercayai isi alkitab, 


Regards
Satar


jady sihombing

unread,
Aug 5, 2015, 4:51:48 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Dear pak pdt Simorangkir,

Advent adalah rumah saya, apa pun yang terjadi Advent adalah rumah saya. Jikalau pun ada debu kotoran saya juga lah yang mengotorinya dan saya juga lah yang membersihkan debu karena Advent adalah rumah saya.

Bpk Randy Tauran saya tidak kenal pak tapi hanya pernah dengar2 saja, kita semua pengikut Yesus  aja ya pak pdt. 

Mengenai Alkitab kita pasti sama2 membaca tapi apa yang kita ambil maknanya belum tentu sama dan itu wajar dan baik karena beraneka ragam wawasan yang diambil dari setiap ayat.

Jikalau sudah dikatakan working policy organisasi maka saya mau bilang apa lagi selain ikut karena saya members di dalam nya, jikalau tidak ikut maka organisasi punya hak untuk mengeluarkan.

Hanya saja sebagai members terkadang kita yang anggota ini banyak juga membuat bunyi bunyian, maklumlah pak pdt namanya jg anak anak yang perlu di ayomi.

Janganlah kira nya pak pdt terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa kita orang yang tidak percaya dengan Firman Tuhan hanya karena berbeda makna yang kita ambil dari setiap Firman.

samuel simorangkir

unread,
Aug 5, 2015, 5:38:39 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Terimakasih saudara Ari Palgunadi untuk kesaksian yang baik.
Lebih banyak anggota yang bersaksi maka nama Yesus Kristus semakin ditinggikan.

Tuhan memberkati saudara Ari didalam pelayanannya di IAFCO, Amin.

Maringan Marbun

unread,
Aug 5, 2015, 7:30:34 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Haloooooo......haloooooo.

Mohon stop aja topic ini. Kurang baik....dan kurang baik.

Yang ngak mau bayar biarin saja. 

Saran juga buat Pdt Simorangkir....lebih baik tidak berdiskusi di milis ini secara terbuka. Saran...ya melawat saja habis itu berdoa.

Thanks

Mmarbun

Sent from my iPad

Nimrod Limbong

unread,
Aug 5, 2015, 8:24:42 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Oh Tuhan, insyafkanlah kami ini lewat kuasa Roh Kudus sehingga pemahaman kami dulunya berbagai tafsir akan Petsepuluhan dan Persembahan makin jelas. Kepada Pendeta kami yang dangkal pemahamannya mengenai 'TOPIC' yang hangat2nya dipetdebatkan agar menahan diri, kepada Bapak2 yang awam biarlah ini kita hentikan, dan Pemimpin/petinggi di Organisasi sudilah diakhiri bersoal jawab di milis yang sifatnya mendunia, gantinya "adakan SEMINAR PENATALAYANAN, dan Undang Pakar PENATALAYANAN". Hindarkan perpecahan dan jangan menarik diri dari Gereja. Salam!!!


Sent from Yahoo! Mail on Android



From: 'Maringan Marbun' via Advent Global <advent...@googlegroups.com>;
To: advent...@googlegroups.com <advent...@googlegroups.com>;
Subject: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.
Sent: Wed, Aug 5, 2015 11:30:24 AM

jady sihombing

unread,
Aug 5, 2015, 9:57:24 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Dear pdt Simorangkir,

Terima kasih atas pelayanan nya di milis ini, tidak ada dihati rasa tidak suka kepada hamba2 Tuhan dan juga kepada organisasi yang adalah alat Tuhan untuk pekerjaan injil.

Hanya sharing ideologi atau berbagi tentang firman tetapi karena ada sahabat2 yang sedikit resah terhadap obrolan yang baik ini sehingga yang di dapat sebuah keributan maka saya setuju untuk stop topik ini.

Terima kasih karena kesabaran dan tetap rendah hati berbagi, senang sekali.

Tuhan Berkati segala yang pendeta kerjakan di dalam pelayanan..

Bilter Nababan

unread,
Aug 5, 2015, 11:04:08 AM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Dear all,

Sabat ini saya khotbah di jemaat saya salemba, saya mau khotbah tentang pencobaan, mohon bantuannya tertulis dimana di alkitab dan rohnubuat yang menekankan bahwa sebagian orang kristen/umat Tuhan akan murtad /kekuar dan bahkan akan menjadi musuh terbesar/paling susah dihadapi umat Tuhan .
Tujuan khotbahnya agar jemaat mengetahui dan memahami bahwa dari anggota jemaat itu sendiri yang murtad akan menjadi musuh terbesar, jemaat mempunyai persiapan untuk menghadapinya sehingga tidak ikut murtad. Terimakasih atas bantuannya.

Salam penyerahan kepadaNya.
Bilter Nababan

Sent from Yahoo Mail on Android

From:"'Maringan Marbun' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>

hansmandalas

unread,
Aug 5, 2015, 12:15:59 PM8/5/15
to 'Sonny Situmorang' via Advent Global

Dear sahabat,

Terima kasih sharingnya..

Ini harus dibahas dalam konteks terpadu, integrated dan membumi.

Karena, musuh terbesar adalah diri kita sendiri, bila dalam hati ( frontal lobe ) kita diisi ' gelap ' dan bukan ' terang '.

Yesus jadikan hati kita terang, satan jadikan hati kita gelap.

Untuk mendaratkan pembahasan pada ' otak manusia ' tidak ada jalan lain, perlu melalui ' mind mapping ' dan atau yg dikenal dengan ' helicopter view ' atau ' Big Picture'. Dalam ANN, disinggung oleh Pdt. Ted Wilson prihal ' Big Picture ' sebanyak 2 kali. ( Pernah saya berbagi di milis, dari ANN )

Masih ingatkan lagu berjudul Harap Allah Beserta Kamu, artinya lagu ini sangat dalam. Bisa saja, saya hidup badani tapi secara kerohanian sudah mati. ( Ini sangat berbahaya. Dan bisa dikenal dari sikap dan perilaku kita yang bukan lagi penurutan tapi pemberontakan ).

Sekian masukan untuk mempermudah manusia mengerti secara sederhana, karena otak tidak suka yang rumit. ( Itu sebabnya Guru Agung selalu menyampaikan secara sederhana. Biasanya orang yang sudah sekolah dengan ilmu yg berlapis-lapis sulit menerjemahkan pengetahuan dengan cara disederhanakan, kecuali berusaha utk menjadi ' peoples oriented bukan self-oriented ' dan via Gambar Besar.

Selamat melayani.

Hans Mandalas
Orang Berdosa
Di Jemaat Menteng/ZhenDao/PKasber.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "'Bilter Nababan' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
Date: Wed, 5 Aug 2015 08:04:04 -0700

Fred Truman P Simamora

unread,
Aug 5, 2015, 12:41:20 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear bro Nababan,
Mungkin ini sedikit membantu,:
Jer 2:19; Jer 3:12; Jer 28:16; Jer 29:32; Dan 9:7.
Berikut ini kutipan EGWhite
1. Since “the law of the Lord is perfect,” every variation from it must be evil. Those who disobey the commandments of God, and teach others to do so, are condemned by Christ. The Saviour’s life of obedience maintained the claims of the law; it proved that the law could be kept in humanity, and showed the excellence of character that obedience would develop. All who obey as He did are likewise declaring that the law is “holy, and just, and good.”Romans 7:12. On the other hand, all who break God’s commandments are sustaining Satan’s claim that the law is unjust, and cannot be obeyed. Thus they second thedeceptions of the great adversary, and cast dishonor upon God. They are the children of the wicked one, who was the first rebelagainst God’s law. To admit them into heaven would again bring in the elements of discord and rebellion, and imperil thewell-being of the universe. No man who willfully disregards one principle of the law shall enter the kingdom of heaven. DA 308.4 (Desire of Ages)
2. Satan Will Be Deified
In this age antichrist will appear as thetrue Christ, and then the law of God will be fully made void in the nations of our world.Rebellion against God’s holy law will be fully ripe. But the true leader of all thisrebellion is Satan clothed as an angel of light. Men will be deceived and will exalt him to the place of God, and deify him. But Omnipotence will interpose, and to theapostate churches that unite in theexaltation of Satan, the sentence will go forth, “Therefore shall her plagues come in one day, death, and mourning, and famine; and she shall be utterly burned with fire: for strong is the Lord God who judgeth her” [Revelation 18:8].—Testimonies to Ministers and Gospel Workers, 62 (1893). LDE 168.2
3. Those who pursue a course of rebellionagainst the Lord can always find false prophets who will justify them in their acts, and flatter them to their destruction. Lying words often make many friends, as is illustrated in the case of these false teachers among the Israelites. These so-called prophets, in their pretended zeal for God, found many more believers and followers than the true prophet who delivered the simple message of theLord. 4BC 1158.5 (Bible Commentary)
Salam,
Fred TPSimamora
Bintaro Jaya

Terkirim dari: Lenovo P90

Hemat Sibuea

unread,
Aug 5, 2015, 1:34:11 PM8/5/15
to 'Sonny Situmorang' via Advent Global
Salom saudara seiman. 

Sungguh hangat diskusi tentang persepuluhan. Dibawah ini saya lampirkan tulisan E.G White, Counsels on Stewardship, hlm. 101-103, The Use of the Tithe. Tolong dibaca sbg referensi spy diskusinya lbh fokus.

Chapter 21—The Use of the Tithe.

God has given special direction as to the use of the tithe. He does not design that His work shall be crippled for want of means. That there may be no haphazard work and no error, He has made our duty on these points very plain. The portion that God has reserved for Himself is not to be diverted to any other purpose than that which He has specified. Let none feel at liberty to retain their tithe, to use according to their own judgment. They are not to use it for themselves in an emergency, nor to apply it as they see fit, even in what they may regard as the Lord’s work. CS 101.1
The minister should, by precept and example, teach the people to regard the tithe as sacred. He should not feel that he can retain and apply it according to his own judgment, because he is a minister. It is not his. He is not at liberty to devote to himself whatever he thinks is his due. He should not give his influence to any plans for diverting from their legitimate use the tithes and offerings dedicated to God. They are to be placed in His treasury and held sacred for His service as He has appointed. CS 101.2
God desires all His stewards to be exact in following divine arrangements. They are not to offset the Lord’s plans by performing some deed of charity, or giving some gift or some offering, when or how they, the human agents, shall see fit. It is a very poor policy for men to seek to improve on God’s plan, and invent a makeshift, averaging up their good impulses on this and that occasion, and offsetting them against God’s requirements. God calls upon all to give their influence to His own arrangement. He has made His plan known; and all who would cooperate with Him must carry out this plan, instead of daring to attempt an improvement on it. CS 101.3
The Lord instructed Moses, for Israel, “Thou shalt command the children of Israel, that they bring thee pure oil olive beaten for the light, to cause the lamp to burn always.” Exodus 27:20. This was to be a continual offering that the house of God might be properly supplied with that which was necessary for His service. His people today are to remember that the house of worship is the Lord’s property, and that it is to be scrupulously cared for. But the funds for this work are not to come from the tithe. CS 102.1
A very plain, definite message has been given to me for our people. I am bidden to tell them that they are making a mistake in applying the tithe to various objects which, though good in themselves, are not the object to which the Lord has said that the tithe should be applied. Those who make this use of the tithe are departing from the Lord’s arrangement. God will judge for these things. CS 102.2
Other Lines to Be Sustained, but Not From Tithes
One reasons that the tithe may be applied to school purposes. Still others reason that canvassers and colporteurs should be supported from the tithe. But a great mistake is made when the tithe is drawn from the object for which it is to be used—the support of the ministers.... CS 102.3
The tithe is the Lord’s, and those who meddle with it will be punished with the loss of their heavenly treasure unless they repent. Let the work no longer be hedged up because the tithe has been diverted into various channels other than the one to which the Lord has said it should go. Provision is to be made for these other lines of work. They are to be sustained, but not from the tithe. God has not changed; the tithe is still to be used for the support of the ministry.—Testimonies for the Church 9:247-250. CS 102.4
Includes Bible Teachers
Our conferences look to the schools for educated and well-trained laborers, and they should give the schools a most hearty and intelligent support. Light has been plainly given that those who minister in our schools, teaching the word of God, explaining the Scriptures, educating the students in the things of God, should be supported by the tithe money. This instruction was given long ago, and more recently it has been repeated again and again.—Testimonies for the Church 6:215. CS 103.1
Not a Poor Fund
The tithe is set apart for a special use. It is not to be regarded as a poor fund. It is to be especially devoted to the support of those who are bearing God’s message to the world; and it should not be diverted from this purpose.—The Review and Herald Supplement, December 1, 1896. CS 103.2
Not for Church Expense
I was shown that it is wrong to use the tithe for defraying the incidental expenses of the church. In this there has been a departure from correct methods. It would be far better to dress less expensively, cut down your indulgences, practice self-denial, and meet these outgoings. By so doing you will have a clear conscience. But you are robbing God every time that you put your hands into the treasury for funds to meet the running expenses of the church.—. CS 103.3.

Biarlah tulisan E.G. White di atas kita jadikan pedoman dan petunjuk pada saat sdr2 seiman berdiskusi. 
 
Selamat melanjutkan diskusi yg menarik ini.

Salom,

Pdt. Hemat Sibuea
Gembala Jemaat BNI

Bilter Nababan

unread,
Aug 5, 2015, 6:40:46 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Terimakasih pak atas bantuannya. Jika masih ada yg lebih tepat terimakasih jika ada tambahan.
Salam
Bilter

>>>>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>>>>
>>>>>>> --
>>>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>>>
>>>>>> --
>>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>>>
>>>>>>
>>>>>> --
>>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>>>
>>>>>> --
>>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>>
>>>>>
>>>>> --
>>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>>
>>>>
>>>> --
>>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>>
>>> --
>>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>>
>> --
>> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
>> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

>> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
>> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
>> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
> To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

> To post to this group, send email to advent...@googlegroups.com.
> Visit this group at http://groups.google.com/group/advent-global.
> For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Advent Global" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to advent-global+unsub...@googlegroups.com.

Praban Saputro

unread,
Aug 5, 2015, 7:14:19 PM8/5/15
to Advebt Gkibal
Dear all dan Pak S. Sinaga:

Memang saya tidak bisa menjabarkan semua dalam email ini. Namun bila Pak Sinaga ada waktu bisa diselidiki sendiri mengenai alkitab dan roh nubuat serta aplikasinya yang sama dengan apa yang ada di working policy melalui makalah yang ditulis oleh Lembaga Biblical Research Institute of General Conference of SDA. Silakan di cek di Website. Juga baca tulisan Para Nabi dan Bapa pasal 50 dan 51.

Nah, apa yang saya tahu dari Para Nabi dan Bapa pasal 51, kita tidak bisa menggunakan Ulangan 26:12 sebagai dasar untuk penggunaan tithe untuk orang asing, anak Yatim dan Janda. Karena Ulangan 26:12 digunakan oleh Ellen G. Whte sebagai referensi second tithe, yang kita kenal di gereja MAHK sebagai dasar untuk persembahan terpadu.

Semoga membantu Pak S. Sinaga.

Salam

Pdt. Praban Saputro
UISDA and LLISDA


imanagun...@yahoo.com

unread,
Aug 5, 2015, 7:38:31 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Pak Bilter Nababan na burju,

Shalom! God is good!

Mohon maaf kalau saya berbeda pemikiran dengan anda dan rekan-rekan sekampung. Saran saya urungkan niat anda untuk berkhotbah kalau niat khotbah anda adalah menekankan bahwa saudara dan sahabat kita yang murtad akan menjadi musuh terbesar bagi kita yang merasa 'selamat' karena namanya masih tercantum dalam buku catatan keanggotaan jemaat.

Musuh terbesar kita adalah diri sendiri karena sering kita membiarkan hati kita menjadi singgasana si penghulu kejahatan gantinya menjadi 'pondokan' bagi Roh Suci. Saya khawatir umat langsung mengambil sikap bermusuhan pada setiap saudara dan sahabat kita yang saat ini dianggap murtad secara organisasi. Padahal jangan-jangan kita yang masih 'nyaman' di bangku gerejalah yang sebenarnya murtad secara rohani.

Kalau saya boleh usulkan - he he he .... Emangnya siapa saya ...? - bagaimana kalau anda mengkhotbahkan perumpamaan Tuhan Yesus tentang anak yang hilang. Itu lho tentang kemurtadan juga sebenarnya, tapi berbalik hanya karena memandang kasih Allah yang ada di rumah.

Sekali lagi, mohon maaf karena berbeda sufut pandang.

Tuhan memberkati.

Salam,
Si-Iman
Jakarta
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: "'Bilter Nababan' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
Date: Wed, 5 Aug 2015 08:04:04 -0700

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 7:38:36 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Pak Praban Saputro,

Terimakasih Pak Praban, atas penjelasan singkat dan tegas.
Bagi saya Sumber segala kepercayaan adalah Alkitab, dan Alkitab yang menjadi patokan bahwa Allah yang bicara mengatakan :

Maleakhi 3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

sedangkan buku-buku Ellen G. White yang bapak Praban terangkan adalah buku terang kecil.
Kalau memang tidak ada dasar penggunaan perpuluhan di dalam Alkitab, ya sudah masalah ini sampai disini saja.

Sangat disayangkan statement pentolan UNI yang mengatakan atau membalikan
kata-kata dan membuat suatu ketetapan "Kalau tidak percaya dengan organisasi (working policy) berarti tidak percaya terhadap Alkitab"

Pendidikan doktor tapi pembicaraan seperti mandor
Predikat Pendeta tapi statementnya pendusta
posisi direktur komunikasi tapi tugasnya hanya membuat mis komunikasi.

Salam
Satar

samuel simorangkir

unread,
Aug 5, 2015, 8:27:00 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Wow....Saudara Satar. Sinaga,

Pagi-pagi saudara sudah buat komentar yang tidak baik.

Disubject ini sudah banyak yang membantu saudara menerangkan apa yang saudara perlukan agar saudara tidak jauh dari kebenaran. Tapi saudara berulangkali tuliskan bahwasanya saudara lebih percaya kepada Alkitab daripada kata organisasi, working policy bahkan Roh nubuat.

Itu sebabnya saya tanyakan tentang pengetahuan saudara dan iman saudara mengenai organisasi (theologianya).

Kalau saudara percaya kepada organisasi seperti yang saudara saksikan dalam janji baptisan maka saudara akan percaya dengan working policy organisasi. Sudah pasti working policy dibuat berdasarkan alkitab dan roh nubuat dan disetujui bersama oleh umat advent sedunia. Nach didalamnya ada aturan main tentang perpuluhan dan persembahan.

Tapi kalau saudara tidak percaya sama organisasi yang ada dasarnya Alkitab ini berarti anda tidak percaya sama Firman Tuhan.

Bukan itu saja, terkadang isi email saudara ada yang sopan ada yang kurang sopan. Kalau memang saudara konsisten dengan kesopanan yang saudara tunjukkan saudara pasti tidak akan perpanjang diskusi ini, karena saya sudah himbau dari awal disubject lain agar saudara/i  mengundang pimpinan daerah/konferens untuk membuat seminar dijemaat tentang penatalayanan.

Saya tidak bisa menerangkan secara detail dimilis karena saya sedang melakukan berbagai pelayanan, saat ini berada di batam untuk pindahan pemancar dan studio radio advent. Tapi disela-sela kesibukan saya sempatkan untuk membaca dan membalas email.

Jadi, sekali lagi. Kekurangan saudara yang saya lihat adalah, tidak mau menerima informasi apa kata organisasi gereja (working policy) bahkan Roh Nubuat tapi hanya Alkitab.
Pelajaran yang saudara harus terima dan harus dibicarakan langsung tidak melalui milis adalah:

A. Alkitab dan Roh Nubuat
B. Penatalayanan
C. Theology organisasi

Jika ini sudah saudara pelajari maka komentar dan tindakan saudara Satar Sinaga diperusahan dimana saudara bekerja  tidak akan seperti sebelumnya, akan lebih baik lagi dan nama Tuhan ditinggikan.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkir

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 8:43:57 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Sdr samuel
Kalau anda  seorang doktor yg baik. Dan kalau anda seoran pendeta yg dicontoh.
Kalau anda seorang direktur komunikasi yg hebat.  Saya hanya hanya minta pembahasan ini jangan melebar ke devidian.  Melenceng bpk tauran... melenceng w.policy

Tunjukan saja yg saya minta dlm Alkitab. Bereskan.  Kalau tidak juga tdk masalah. Selesaikan.
Perpuluhan tetap diserahkan ke perbendaharaan (ada di alkitab).

Horas
Satar

samuel simorangkir

unread,
Aug 5, 2015, 9:05:01 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Saudara Satar Sinaga,

Email disubject ini sudah lebih 80 yang mereponse tulisan anda. Sudah banyak yang kasih informasi dan kesaksian.

Silahkan dilanjutkan dijemaat, saya akan atur jadwal berkhotbah dan buat seminar dijemaat anda atau paling tidak akan saya minta ketua konferens mengirim utusan kejemaat anda. Tolong dimanfaatkan dengan baik.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkir

--

P. A. Siboro

unread,
Aug 5, 2015, 9:08:42 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Apakah MOERATOR milis Advent-Global tidak berwenang untuk mengentikan diskusi yg ini?

Suasananya sdh tdk sehat lagi! Memuakkan!

Tolong!

P. A. Siboro<p...@siboro.com>
GC, Bdg.




P. A. Siboro (p...@siboro.com)

From: samuel simorangkir <simoran...@gmail.com>
Date: Thu, 6 Aug 2015 07:26:57 +0700

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 9:22:33 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Sauudara samuel

Silahkan aja.  Di Alkitab kata persepuluhan hanya 30 ayat saja. 
Tidak lebih dan tidak kurang. 
Dan yg memberkan taanggapan ada 80 orang. 
Seperti Anjuran Sesepuh Rohani PA. Siboro sudah memuakkan.
Mari kita closed diskusi ini.

Horas
Satar

Praban Saputro

unread,
Aug 5, 2015, 9:29:38 PM8/5/15
to Advebt Gkibal
Dear Pak S. Sinaga

Ya jawaban saya singkat singkat saja, Karena umumnya orang Advent di sini sudah tahu semua. Termasuk Pak S. Sinaga, khan. Makanya saya kasih referensi saja. Supaya bisa selidiki sendiri lebih dalam.

Secara umum ya ada ayat-ayat Alkitab yang menjelaskan penggunaan Alkitab, Silakan check di Kondordansi tentang perpuluhan bisa melalui online atau cetakan,

Secara specifik ya kita temukan penggunaan tithe di tulisan Ellen G. White.  Memang betul tulisan EG White itu terang kecil dan Alkitab terang besar. Namun sama-sama terang, karena penulisnya diilhami oleh Roh Kudus, yang bisa menerangi pikiran kita semua sehingga dapat menjadi jelas mengenai subjek ini.  Nah para pemimpin gereja sedunia mendapatkan terang tersebut dari membaca Alkitab dan tulisan Roh Nubuat sehingga mereka mengaplikasikan dalam kebijakan kebijakan. Ya saya yakin Pak Sinaga sudah tahu itu semua. Btw. apa Pak S. Sinaga, ini kakak kelas saya ya. Karena saya ingat dulu di UNAI ada yang namanya Bang Satar Sinaga. Kalau enggak salah korektornya Dosen ekonomi ya.  

Salam

Pdt. Praban Saputro
UISDA-LLISDA

samuel simorangkir

unread,
Aug 5, 2015, 9:30:58 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Saudara Satar,

Yang memuakkan itu mungkin karena tulisan kamu pagi-pagi tidak bawa berkat. Diskusi Firman Tuhan tapi tulisan seperti tidak kenal Tuhan. Lain kali jangan menulis seprti dibawah ini yach:

Sangat disayangkan statement pentolan UNI yang mengatakan atau membalikan kata-kata dan membuat suatu ketetapan "Kalau tidak percaya dengan organisasi (working policy) berarti tidak percaya terhadap Alkitab" Pendidikan doktor tapi pembicaraan seperti mandorPredikat Pendeta tapi statementnya pendustaposisi direktur komunikasi tapi tugasnya hanya membuat mis komunikasi.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkir

imanagun...@yahoo.com

unread,
Aug 5, 2015, 9:32:54 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Teman-teman sesama warga kampung milis Advent Global,

Ijinkan saya untuk ikut nimbrung di dalam diskusi yang cukup heboh ini. Saya ikut nimbrung bukan untuk memberikan sebuah teori. Saya ikut merespon bukan untuk beradu argumentasi, apalagi. untuk unjuk gigi dan menghakimi. Emangnya siapa saya? Haaa ....

Bagi saya pribadi, pengembalian perpuluhan bisa merefleksikan iman seseorang, tapi bisa juga menggambarkan kedewasaan seseorang dalam berorganisasi. Kalau kita mengimani bahwa perpuluhan adalah milik Tuhan yang harus dikembalikan kepadaNya, maka kita bawalah perpuluhan kita itu ke meja perbendaharaanNya. Kalau seseorang adalah anggota suatu organisasi, maka biarlah seseorang itu mengembalikan perpuluhannya sesuai aturan main organisasi di mana seseorang itu adalah anggotanya.

Pertanyaannya adalah: "Di mana meja perbendaharaanNya itu berada?" Menurut pengertian saya yang masih dangkal ini, di mana letak meja perbedaharaanNya itu berada, itu tergantung pada iman seseorang. Kalau kita mengimani bahwa meja perbendaharaanNya ada di GMAHK, maka mari kita bawa perpuluhan kita ke GMAHK. Kalau seseorang mengimani bahwa meja perbendaharaanNya ada di denominasi lain atau di mana saja, silakan saja seseorang itu membawa perpuluhannya ke sana. Biarlah kita berdiam diri dan tidak menjadi gaduh bin heboh hanya karenanya. Biarkanlah Tuhan yang menjadi Hakim yang adil atas iman setiap orang.

Setahu saya, seseorang tidak akan dicoret namanya dari buku keanggotaan jemaat GMAHK hanya karena tidak mengembalikan perpuluhan. Tapi kalau kita mengimani GMAHK adalah gerejaNya, mengapa kita tidak mengantarkan perpuluhan kita ke GMAHK? Lalu kalau kita memang sudah dewasa dalam berorganisasi, kenapa kita tidak ikuti 'aturan main' yang ada di dalam organisasi GMAHK?

Saya tentu saja akan heran kalau seseorang yang dipilih menjadi anggota majelis jemaat ternyata belum menunjukkan keteladanan dalam mengembalikan perpuluhan - terlepas dari benar tidaknya jumlah perpuluhannya. Di mana keteladanan dan kedewasaan seseorang dalam berorganisasi kalau sebagai salah seorang yang akan dituakan dan dipercayakan dalam majelis jemaat ternyata belum atau tidak mengembalikan perpuluhan sebagaimana aturan main organisasi? Hmmm ....


Sekarang ....

Mari kita sekilas tengok ke belakang ke masa di mana pekabaran Advent baru datang di rebublik tercinta yang ketika itu harus terus berperang demi kemerdekaan dari penjajahan Belanda dan juga Jepang.

Bayangkan berapa sedikit perpuluhan umat Advent pada waktu itu. Tebalnya tumpukan uang perpuluhan umat Advent saat itu hanyalah bagaikan setipis kain sutera yang konon sering menjadi bahan busana puteri Cina. Tapi kenapa ketika dulu tumpukan uang perpuluhan yang nyaris setipis kain sutera ternyata ada banyak institusi Advent yang bermunculan? Klinik-klinik dan rumah sakit didirikan. Sebuah percetakan didirikan.. Perguruan Tinggi dengan lahan kampus yang luas dimiliki. Wow ...! Puji Tuhan!.

Bayangkan juga berapa banyak perpuluhan umat Advent saat ini. Tipisnya tumpukan uang perpuluhan umat Advent saat ini ternyata justru melebihi tebalnya kain goni yang konon dulu menjadi bahan pakaian serdadu Gurkha. Lalu kenapa ketika sekarang tumpukan uang perpuluhan melebihi tebalnya kain goni ternyata penambahan jumlah institusi Advent justru sangat tidak signifikan? Gak heranlah kalau seorang pengamat yang cermat seperti Pak Tanggor Sihombing - entah di kampung ini atau di kampung sebelah - pernah menanyakan kenapa kita seakan hanya dapat berjalan di tempat sementara yang lain sudah lebih dulu berlari cepat?


Akhirnya ....

Pertama, bahwaa pengembalian perpuluhan tidak serta-merta akan membuat Tuhan senang. Senang atau susahnya Tuhan, itu tergantung bagaimana motif sang pengembali perpuluhan itu sendiri. Tuhan melihat motif dibalik pengembalian perpuluhan.

Kedua, pengembalian perpuluhan tidak seharusnya untuk kemudian membuat para hambaNya hidup bersenang-senang. Namun perpuluhan itu setidaknya harus juga untuk menopang kehidupan sang penginjil.

Allah memang ada menantang.. Silakan uji Aku dong!" Apakah kita berani terima tantangan?

Boleh percaya, boleh juga tidak percaya. Tingkap-tingkap langit akan terbuka mencurahkan hujan berkat bagi umatNya yang mengembalikan perpuluhan dengan setia. Ada banyak warga kampung ini yang bisa menyaksikannya. Puji Tuhan!

Selamat beraktifitas. Tuhan memberkati.

Salam,
Si-Iman


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: samuel simorangkir <simoran...@gmail.com>
Date: Wed, 5 Aug 2015 16:38:35 +0700

P. A. Siboro

unread,
Aug 5, 2015, 9:34:27 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Halo Pdt, Why don't you just offer a prayer saja untuk seorang anggota, tdk usah menjawab lagi?



P. A. Siboro (p...@siboro.com)

From: samuel simorangkir <simoran...@gmail.com>
Date: Thu, 6 Aug 2015 08:30:56 +0700
Subject: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 9:37:06 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Pdt Praban Saputra,

Terimakasih Pak Pendeta, Biarlah case ini kita tutup karena sudah tidak menguatkan iman banyak orang.
dan Terimakasih kalau masih mengingat waktu kita masih di kampus yang hijau dan Indah.
walaupun waktu sudah berlalu begitu lama, dan masih ingat akan daku. Terimakasih Pak Pendeta.

Tuhan Memberkati semua seisi milis ini.

Horas
Satar
Jemaat UNAI

samuel simorangkir

unread,
Aug 5, 2015, 9:40:02 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Syalom!

Sudah pak Siboro.
Tadi malam saya sudah doakan ech....tadi pagi dia kasih tulisan seperti dibawah ini.
Saya berharap, yqng bapak maksud memuakkan itu adalah tulisan sdr Satar bukan tulisan saya.
Kalau mang ada tulisan saya yang memukakan, tolong diberitahu kepada saya via japri.

Satar menulis:

Sangat disayangkan statement pentolan UNI yang mengatakan atau membalikan kata-kata dan membuat suatu ketetapan "Kalau tidak percaya dengan organisasi (working policy) berarti tidak percaya terhadap Alkitab" Pendidikan doktor tapi pembicaraan seperti mandorPredikat Pendeta tapi statementnya pendustaposisi direktur komunikasi tapi tugasnya hanya membuat mis komunikasi.

Salam berkat,

Pdt. S. Simorangkit

Praban Saputro

unread,
Aug 5, 2015, 9:49:11 PM8/5/15
to satar sinaga
Dear Bang Satar Sinaga: masa saya lupa sama mantan koretor saya dulu. Jalannya. Senyumnya. Dan kumisnya pun masih terbayang.‎ Ha ha ha. Salam 

Praban Barnabas

Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
From: satar sinaga
Sent: Wednesday, August 5, 2015 6:37 PM

Fred Truman P Simamora

unread,
Aug 5, 2015, 9:55:36 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear lae Si-Iman/bro Nababan

Saya percaya bagus2 aja tujuan khotbahnya. Motifnya aja diperbaiki sedikit karena akan memoengaruhi cara penyampaian.
Salam,

Terkirim dari: Lenovo P90

Pada 6 Agt 2015 06.38, imanagungsilalahi via Advent Global <advent...@googlegroups.com> menulis:
>
> Dear Pak Bilter Nababan na burju,
>
> Shalom! God is good!
>
> Mohon maaf kalau saya berbeda pemikiran dengan anda dan rekan-rekan sekampung. Saran saya urungkan niat anda untuk berkhotbah kalau niat khotbah anda adalah menekankan bahwa saudara dan sahabat kita yang murtad akan menjadi musuh terbesar bagi kita yang merasa 'selamat' karena namanya masih tercantum dalam buku catatan keanggotaan jemaat.
>
> Musuh terbesar kita adalah diri sendiri karena sering kita membiarkan hati kita menjadi singgasana si penghulu kejahatan gantinya menjadi 'pondokan' bagi Roh Suci. Saya khawatir umat langsung mengambil sikap bermusuhan pada setiap saudara dan sahabat kita yang saat ini dianggap murtad secara organisasi. Padahal jangan-jangan kita yang masih 'nyaman' di bangku gerejalah yang sebenarnya murtad secara rohani.
>
> Kalau saya boleh usulkan - he he he .... Emangnya siapa saya ...? - bagaimana kalau anda mengkhotbahkan perumpamaan Tuhan Yesus tentang anak yang hilang. Itu lho tentang kemurtadan juga sebenarnya, tapi berbalik hanya karena memandang kasih Allah yang ada di rumah.
>
> Sekali lagi, mohon maaf karena berbeda sufut pandang.
>
> Tuhan memberkati.
>
> Salam,
> Si-Iman
> Jakarta

> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
> ________________________________

> From: "'Bilter Nababan' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
> Sender: advent...@googlegroups.com
> Date: Wed, 5 Aug 2015 08:04:04 -0700


> To: advent...@googlegroups.com<advent...@googlegroups.com>
> ReplyTo: advent...@googlegroups.com
> Subject: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.
>

> Dear all,
>
> Sabat ini saya khotbah di jemaat saya salemba, saya mau khotbah tentang pencobaan, mohon bantuannya tertulis dimana di alkitab dan rohnubuat yang menekankan bahwa sebagian orang kristen/umat Tuhan akan murtad /kekuar dan bahkan akan menjadi musuh terbesar/paling susah dihadapi umat Tuhan .
> Tujuan khotbahnya agar jemaat mengetahui dan memahami bahwa dari anggota jemaat itu sendiri yang murtad akan menjadi musuh terbesar, jemaat mempunyai persiapan untuk menghadapinya sehingga tidak ikut murtad. Terimakasih atas bantuannya.
>
> Salam penyerahan kepadaNya.
> Bilter Nababan
>
> Sent from Yahoo Mail on Android
>
> From:"'Maringan Marbun' via Advent Global" <advent...@googlegroups.com>
> Date:Wed, Aug 5, 2015 at 18:30

> Subject:Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.
>

> Haloooooo......haloooooo.
>
> Mohon stop aja topic ini. Kurang baik....dan kurang baik.
>
> Yang ngak mau bayar biarin saja. 
>
> Saran juga buat Pdt Simorangkir....lebih baik tidak berdiskusi di milis ini secara terbuka. Saran...ya melawat saja habis itu berdoa.
>
> Thanks
>
> Mmarbun
>
> Sent from my iPad
>
> On Aug 5, 2015, at 2:40 PM, samuel simorangkir <simoran...@gmail.com> wrote:
>
>> Dear Saudara Satar dan Saudara Jady Sihombing,
>>
>> Syalom!
>>
>> Sepertinya kita harus belajar bersama kembali.
>> Beberapa hari lalu saya ada posting informasi tentang theology Organisasi yang saya ambil dari buku peraturan jemaat. Organisasi gereja kita dibuat oleh Tuhan Yesus sendiri berdasarkan Alkitab dan Roh Nubuat.
>>
>> Keterangan dari Pdt. Praban itu sudah betul.
>>
>> Dari  tulisan saudara saya lihat hampir mirip dengan pekabarannya Randy Tauran yang menyatakan kita harus keluar dari organisasi gereja yang sekarang.
>> Dan tidak percayalagi sama organisasi. Yang penting apa kata Alkitab dan Roh Nubuat, padahal Alkitab dan Roh Nubuatlah yang membuat adanya organisasi.
>>
>> Lihat itu Randy Tauran, tidak percaya sama organisasi tapi dia membuat organisasi sendiri, menerima uang dari pengikutnya bahkan memberkati saudari saya menikah. Siapa yang mengawasi dia dan siapa yang audit pengeluaran keuangannya dan sampai dimana penginjilan yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus sudah dia lakukan bersama pengikutnya?
>>
>> Mohon maaf...kalau saya salah menyebutkan saudara Jady dan Satar seperti mengikuti ajarannya Randy Tauran, semoga hal ini tidak benar.
>>

>> Salam berkat,
>>
>> Pdt. S. Simorangkir
>>

>> On Aug 5, 2015 2:05 PM, "satar sinaga" <satar...@gmail.com> wrote:
>>>

Edi Limbong

unread,
Aug 5, 2015, 9:56:39 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com

Sedikit Sharing,

 

Diskusi Millis itu enak jika yang dibahas topiknya alias Objectnya atau sering dikenal sebagai tulisan yg objective....jadi yg dibahas adalah topik diskusinya,

 

Diskusi Millis akan berubah jadi medan perang jika yang dibahas adalah Subjectnya atau sering dikatakan sebagai tulisan yang subjective...

 

Seringkali tulisan indah seseorang dimilis ternoda hanya karena terbersit sedikit tulisan Subjective...karena subjective setitik rusak Objective sebelanga.

 

Tulisan Subjective biasanya membahas siapa penulisnya, darimana Jemaatnya, apa pekerjaannya, apa jabatannya, apa pendidikannya, apa aliran agamanya, sopan santunnya, tata bahasanya, alamat emailnya kok aneh, ini akun asli apa palsu, siapa bapaknya, siapa istrinya, siapa anaknya dan berbagai macam hal subject lainnya.

 

Dalam menulis di millis diharapkan kita meniadakan hal-hal yg bersifat subjective supaya diskusinya bisa berlanjut dan menarik untuk diikuti.

 

Salam

Edi limbong

victory...@rocketmail.com

unread,
Aug 5, 2015, 10:10:13 PM8/5/15
to samuel simorangkir
Mohon bantuan info bagaimana cara unsubscribe dari milist ini. Saya sdh coba berkali-2 tetapi masih masuk terus setiap email ke tempat saya. Saya memang bukan aktifis Advent tp saya rajin baca tiap email yg masuk, namun skrg jd lahan debat, diskusi yg tdk mjd berkat rohani.

Para Hamba Tuhan (termasuk semua org pengikut Kristus)‎, mari kita lakukan firman Tuhan sj shg ada kesukacitaan dan terbangun semangat persaudaraan pd saat membaca email yg masuk.
Maaf saya terlalu berani memberi himbauan pd sdr-2 yg lebih tahu ttg ajaran Kristus dlm Alkitab drpd saya org yg berlatar belakang presbiterian church.‎ Tp berusaha utk mengkuti ajaran gereja Advent, namun nampaknya gagal tapi berani memberi himbauan.
Ok trm kasih dan bantu saya utk tdk terganggu mendapat kiriman email lg, meskipun mudah sj langsung‎ di delete.

Dari :
Yohanes Prijatno, Th.M
Jln. Villa Kencana Damai F 16, B-7, 17 A, PALEMBANG


Dikirim dari ponsel cerdas BlackBerry 10 saya dengan jaringan Telkomsel.
Dari: samuel simorangkir
Terkirim: Kamis, 6 Agustus 2015 07.27
Perihal: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

imanagun...@yahoo.com

unread,
Aug 5, 2015, 10:24:52 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Pak Satar Sinaga, donganku na burju.

Ijinkan saya menyapa anda ketika anda sedang tancap gas dalam posisi gigi-5 di jalur 'racing' diskusi ini. Kita makan roti dulu yuk .... Berikan saya roti yang ada selai nenasnya yaaa ... Ha ha ha ....

Kadang kita bisa saja bingung bin heran ketika kenyataan jauh berbeda dari impian. Bahkan sering kita menjadi gusar bin galau ketika yang kita dapatkan ternyata juga jauh berbeda dari yang kita harapkan.

Saya sendiri sejak awal berharap agar topik diskusi tentang perpuluhan ini dilayani bukan oleh Pdt. Samuel Simorangkir. Bukankah ada Direktur Penatalayanan tingkat Konferens/Daerah dan Uni di kampung ini? Kenapa mereka diam saja? Apa itu karena diskusinya tidak dilakukan dalam sebuah seminar di daerah tujuan wisata? Mudah-mudahan saja mereka memang mempunyai kesibukan yang lain yang menyebabkan mereka tidak dapat melayani umat Tuhan yang ada di dunia maya saat ini. Tapi kalau mereka sibuk, apakah Pak Pdt. Samuel Simorangkir tak mempunyai kesibukan yang lain yang relatif pas dengan bidang pelayanannya di bidang komunikasi organisasi GMAHK? Saya juga jadi bingung nih ....

Tapi kita patutlah puji Tuhan karena ada hamba-hamba Tuhan - yang tak perlulah saya sebutkan nama-nama mereka - yang walau berperan hanya sebagai gembala jemaat, tapi mau 'melawat' kita di dunia maya ini. Dengan kunjungan mereka itu, rasanya hati ini menjadi agak 'adem' walau mungkin saja kita masih ada berbeda pemahaman dengan mereka tentang perpuluhan. Itu mungkin karena kita masih di akar rumput sementara kata Pak Hans Mandalas yang dulu menjadi dosen kita, kita harus 'terbang' agak ke atas dan melihat dengan 'helicopter view' agar bisa jelas melihat semuanya. Ha ha ha ....

Diskusi tentang perpuluhan ini kalau di kampung sebelah sudah pasti langsung dihentikan oleh Pak Lurah dan aparat pamong desanya. Tapi kita bersyukur kepada Tuhan karena Pak Lurah di kampung ini ternyata cukup bijaksana untuk menyediakan sebuah lahan diskusi sebagai sarana bagi warganya untuk latihan menjadi lebih dewasa sebagai anak-anak bangsa dan anak-anak Tuhan. Untuk itu kita patut mendoakan agar Pak Lurah di kampung ini diberkati Tuhan juga. Bagaimana? Anda setuju juga, bukan?

Sudah dulu ya my friend. Silakan lanjut. Tapi bagaimana kalau kapan-kapan kita nyanyi-nyanyi lagi dengan suara fals tapi merdu yang dulu sempat cetar membahana di langit-langit kamar 205 Annex Dormitory. Hi hi hi ...


Salam,
Si-Iman
Jakarta
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: satar sinaga <satar...@gmail.com>
Date: Thu, 6 Aug 2015 07:43:53 +0700
Subject: Re: [Advent-Global] Pekerja/Hamba Tuhan, pekerjaan Tuhan, Perpuluhan dan persembahan.

--

satar sinaga

unread,
Aug 5, 2015, 10:31:32 PM8/5/15
to advent...@googlegroups.com
Dear Pak Yohanes Prijatno, Th.M

Maafkan sy tidak dapat menjadi contoh yang baik bagi Bpk, tolong jangan dibuatkan jadi batu sandungan tentang perkataan saya.

Regards
Satar
It is loading more messages.
0 new messages