116 Uji Pelepasan Hidrokortison Dalam penelitian ini, uji pelepasan hidrokortison dilakukan secara in vitro dengan menggunakan sel difusi Franz. Uji pelepasan bertujuan untuk mengetahui jumlah hidrokortison yang terlepas melalui membran cellophane tiap satuan luas dan tiap satuan waktu. Hidrokortison yang terlepas dari basis akan menuju kompartemen reseptor melalui membran cellophane. Kompartemen reseptor diisi dengan larutan dapar fosfat ph 7,4. Dapar fosfat ph 7,4 dipilih sebagai cairan reseptor karena simulasi kondisi ph cairan biologis manusia yaitu ph 7,4. Membran cellophane diletakkan diantara kompartemen donor dan kompartemen reseptor. Sediaan (nanoemulsi dan nanoemulsi gel) sebanyak 1 gram diaplikasikan pada permukaan membran. Membran harus kontak dengan cairan reseptor agar sediaan yang diaplikasikan pada membran dapat berpenetrasi menembus membran dan masuk dalam cairan reseptor. Ketika membran diletakkan diatas kompartemen reseptor, pengambilan sampel atau penambahan cairan reseptor diusahakan tidak ada gelembung udara agar membran dapat kontak dengan cairan reseptor. Pengadukan pada kompartemen reseptor berfungsi untuk menghomogenkan bahan aktif yang terpenetrasi dalam cairan reseptor. Pengadukan dilakukan dengan menggunakan magnetic stirrer dengan kecepatan 150 rpm. Selama proses berlangsung, suhu dijaga menggunakan water bath pada 37 o C menggunakan termometer, dimana suhu ini menggambarkan suhu tubuh manusia. Pengujian dilakukan selama 6 jam dan pengambilan sampel dilakukan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Paparan sinar matahari dapat memicu berbagai respon biologis seperti sunburn, eritema hingga kanker kulit (Patil et al., 2015). Radiasi UV dari sinar matahari
aa06259810