Selamat untuak Uda Andrinof Chaniago, semoga bisa menjalankan amanah setulus2nya aamiinnn...
Salam,
Dody 35th , Bekasi
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
| From: Nofend St. Mudo Sent: Sunday, 26 October 2014 18:17 To: RN - Palanta RantauNet Reply To: rant...@googlegroups.com Subject: [R@ntau-Net] Selamat.... |
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Selamat menjalankan amanah dan menjaga diri dari godaan kkn, da Andrinof.Semoga sukses meninggalkan track record yg meyakinkan.Mudah2an bisa membuka jalan nyata menuju pemindahan ibukota, walaupun blm ada di misi visi jkwjk.Wassalam
Sent from my iPad
56 tahun/suku caniago
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: Syafrida Syafrida <idah...@hotmail.com>Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sun, 26 Oct 2014 11:08:12 -0400
ReplyTo: rant...@googlegroups.comSubject: Re: [R@ntau-Net] Selamat....
Selamat pak Andrinof atas terpilih sebagai Perencanaan Pembangunan /Kepala Bappenas pada kabinet Jokowi-JK, semoga kariernya berjalan dengan sukses.
Syafrida HasanWashington DC
Sent from my iPhone
Selamat menjalankan amanah dan menjaga diri dari godaan kkn, da Andrinof.Semoga sukses meninggalkan track record yg meyakinkan.Mudah2an bisa membuka jalan nyata menuju pemindahan ibukota, walaupun blm ada di misi visi jkwjk.
Wassalam
Sent from my iPad
Aww. Palanta n.a.h.
aaa) Salamaiek untuk Ddn. AC nan mandapeik kepercayaan dari Angku JKW dan Sumando MJK manjabat Menteri / Kepala Bappenas nan manuruik pandapeik ambo tugas sangeik bareik katiko banyak pihak berkomentar beda.
bbb) Sapangalaman ambo dalam 40tahun maniti ponggawa di kemenperindag dan pembelajaran Development Planning di Maxwell School
of Public Policy, Syracuse University, USA nampak jaleih bahwa "das sollen und das sein" pembangunan nasional dan pembangunan regional di Indonesia sangeik jauh dari apo nan diinginkan dek Founding Fathers kito.
ccc)Pergolakan PRRI/{Permesta adolah salah satu contoh faktual dalam perbedaan penanganan pembangunan di Indonesia. Saran ambo adolah diperlukan suatu kemauan keras dari penguasa pusat bersama penguasa daerah/wilayah dalam kerangka semangat otonomi daerah.
ddd)Walaupun dengan kelompok kecil ambo basamo MCB dkk. masih bergulat mandapeikkan program pro rakyat yaitu pemahaman dan pemikiran pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis Nagori di Provinsi SB.Kami sadang barusao kareih mandapeikkan dana luar negeri nan indak mengikat.
Semoga berhasil baik dan sukses.
Wass.,
Haasma Depok
Pada Senkitoin, 27 Oktober 2014 10:41, Fasberhasil hridjalgat M. Noor Sidin <fashrid...@gmail.com> menulis:n
Sanak2 sa palanta yth.otonomi daerah
Wassalam
Wassalam,
Ju St.Ch./55/Bgr
Syafrida Hasan
Washington DC
Sent from my iPhone
~ ~ ~ ~ ~ ~
| MASA KECIL MENJAJAKAN KUE Senin, 27 Oktober 2014 22:43 Anak yang dulu rajin menjajakan kue bikinan ibu itu sekarang sudah jadi menteri. Bukan saja menjual kue, proses pembuatan kue yang dijajakan juga turut ditekuninya setiap hari. Mulai dari memarut ubi, membuat paduan sampai menyusun kue yang sudah jadi ke atas talam. Semuanya dilakukan dengan hati riang. Bermain sambil belajar dan bekerja adalah moto masa kecilnya. Sekelumit cerita tentang masa kecil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago itu, dikisahkan oleh kakak kandungnya, Siti Fatimah, saat diwawancarai Haluan via telfon genggamnya, sore kemnarin. Meskipun sedang menunggu pesawat take off ke Jakarta untuk menemui sang adik, Siti Fatimah tetap bersuka hati bercerita tentang adiknya. “Selain ucapan syukur, kami keluarga juga beristigfar meminta perlindungan Tuhan. Karena jabatan yang disematkan pada Andri adalah titipan tanggung jawab yang amat besar. Semoga Andri selalu konsisten, idealis dan amanah dalam melaksanakan tugasnya,” harap Siti. Siti Fatimah meneruskan, revolusi mental yang berdengung akhir-akhir ini sudah diterapkan oleh Andrinof sejak tamat sekolah dasar. Umur 10 tahun Andrinof sudah dihadapi kenyataan bahwa ayahnya telah tiada. Tampuk pimpinan keluarga yang beralih pada sang ibu ditanggapi Andrinof dengan memposisikan dirinya sebagai pendamping dalam usaha meringankan beban ekonomi yang mendera keluarga. “Menjual kue, keluar masuk kampung di Mata Air, Padang. Baginya bekerja seperti itu bukan semata-mata tuntutan, melainkan kewajiban dari hati untuk meringankan beban yang dipikul Ibu. Hidup susah bagi Andri bukan untuk diratapi, tapi diatasi. Meskipun seperti anak kecil lain yang kadang nakal dan bandel, membantu ibu serta tekun belajar adalah dua hal yang selalu dipegang teguh oleh Andri,” ujar Siti lagi. Siti melanjutkan, saat dirinya dan Andrinof berada di masa-masa sekolah, perhatian ibu mereka pada pendidikan adalah hal yang paling utama. Meskipun dalam keadaan bekerja, buku tetap dibuka dan dibaca selama tidak membahayakan keselamatan bekerja. Bahkan, menulis adalah rutinitas yang ditekuni oleh Andrinof sejak tamat sekolah dasar. “Andri sekolah di Madrasah Ibtidayah Swasta (MIS) Mata Air, Padang, lalu Tsanawiyah di Parak Laweh, Padang. Melanjutkan pendidikan di ibukota, tepatnya di SMA 56 Cengkareng. Kemudian Andri memilih jurusan Hubungan Internasional UI (Universitas Indonesia) sebagai labuhan akademisnya. Di waktu yang sama juga diterima di IKIP dan Unand (Universitas Andalas), tapi Andri lebih memilih masuk UI. Pada awalnya keluarga agak keberatan dengan keputusan tersebut karena masalah biaya. Tapi waktu itu saya menyanggupi membantu biaya dengan mengambil honor mengajar di Jakarta,” tutur Siti lagi panjang lebar. Siti Fatimah mengakui, menjadi menteri adalah realisasi dari cita-cita masa kecil adiknya. Cita-cita untuk menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara, ikut serta membangun dan memajukan negara. Masa kecil serba susah bukan halangan untuk terdidik. Dan kengototan dalam menempuh pendidikanlah yang menjadikan Andrinof Chaniago sampai pada posisinya saat ini. Namanya telah ditahbiskan dalam formasi Kabinet Kerja yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada hari Minggu (26/10). Tidak banyak yang kaget atas penunjukkannya sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas. Andrinof Chaniago yang lahir di Padang 3 November 1962 selain seorang akademisi, peneliti, dan pengamat kebijakan publik, juga Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia dan pendiri sekaligus direktur eksekutif Cirus Surveyors Group. Andrinof juga seorang penggagas Visi Indonesia 2033, yang menawarkan konsep pembangunan Indonesia menuju negara maju pada tahun 2033 mendatang. Semoga sukses menjalankan amanah. *** Oleh: Juli Ishaq Putra |
| SANG MENTERI ITU LAHIR DI MIS CIK TAM Selasa, 28 Oktober 2014 02:31 Rumah keluarga besar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago sunyi senyap. Belum ada seremonial apapun di rumah sederhana yang berlokasi di Jalan Sutan Syahrir no.266, Mata Air, Padang. Begitupun dengan papan bunga ucapan selamat, belum satupun terpajang di depan rumah, lazimnya rumah keluarga besar orang penting yang baru dilantik. Meskipun suasana rumah itu lengang, di halaman terparkir dua unit mobil yang sepertinya belum dipanaskan, terlihat dari kondisi pagar yang masih terkunci. Haluan kemudian memasuki pekarangan rumah tersebut, membaca salam beberapa kali sebelum seorang wanita menyambut kedatangan. “Silakan masuk,” tutur wanita yang kemudian diketahui adalah adik ipar dari sang menteri. Melihat suasana di luar dan di dalam rumah, satu kata yang akan terlintas dalam benak adalah kesederhanaan. Memang kesederhanaan adalah bukti sebuah perjuangan. Hidup serba susah yang dialami keluarga Andrinof Chaniago telah dijawab dengan kemauan yang tinggi untuk belajar demi meraih sukses. Setelah kesuksesan datang, kesederhanaan tetap menjadi baju kebesaran. Beberapa saat kemudian datanglah lelaki yang tiada lain adalah adik kandung Andrinof Chaniago. Lelaki ramah bernama Guslim Chaniago itu kemudian sedikit membagi cerita tentang keseharian udanya di masa kecil, hingga meniti karir dan melesat tinggi. “Kegigihan dan keteguhan hati untuk belajar, itu yang tak bisa dilepaskan dari sosok Da An. Dari kenyataan hidup susah di masa kecil, kami badunsanak ditempa untuk tekun belajar oleh ibu. Sehingga hasilnya bisa dilihat dari prestasi yang dicapai sejauh ini,” tuturnya. Guslim melanjutkan, sejak sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cik Tam, karakter Da An sebagai anak yang pintar dan berfikiran jauh ke depan sudah terlihat. Karakter tersebut makin terasah pada pendidikan selanjutnya di Madrasah Tsanawiyah Parak Laweh, lalu memutuskan merantau ke Jakarta, bersekolah di SMA 56 Cengkareng hingga memilih Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Indonesia sebagai labuhan akademisnya. Lebih lanjut Guslim beserta sang istri mengungkapkan, belum ada kepastian kapan akan mengadakan acara syukuran di rumah keluarga. Musyawarah keluarga baru akan dilakukan untuk menggelar acara tersebut. Hal itu turut dibenarkan oleh Siti Fatimah, kakak Andrinof Chaniago yang saat dihubungi Haluan via telfon genggamnya, sedang berada di istana untuk menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah Kabinet Kerja. Pantauan Haluan kemudian diteruskan ke MIS Cik Tam tempat Andrinof Chaniago melewati masa-masa kecilnya. MIS Cik Tam. Sekolah setingkat SD yang bernuansa Islam itu dulu bukan sekedar tempat aktivitas sekolah di siang hari, melainkan juga menjadi surau tempat siswa-siswi mengaji di waktu malam. Haji Ansal Gani, tokoh masyarakat setempat yang merupakan teman masa kecil Andrinof Chaniago kemudian menemani Haluan berkeliling di MIS Cik Tam. Sebuah bangunan gaya lama berlantai kayu dan berdinding tadir masih kokoh berdiri di samping bangunan sekolah yang baru. “Bangunan lama itu MIS Cik Tam yang lama, di situ saya dan Andri belajar siang dan malam, tidurpun kami di sana. Belajar pidato, bermain rebana dan mengaji kami lakukan di bangunan tersebut. Sedangkan bangunan yang baru adalah MIS Cik Tam yang sekarang,” ujar Ansal. Ansal kemudian menceritakan, betapa masa kecil Andrinof sebagai seorang teman menjadi contoh bagi yang lainnya. Andrinof sang juara kelas itu selalu membantu ibunya menjual kue talam. Tempat kue dijujung di atas kepala tapi senyum dan hati selalu riang. “Kami dulu suka bermain berbagai macam permainan, yang paling kami sukai itu main alang-alang (layang-layang). Andri itu banyak kawannya. Orangnya tidak bisa marah meskipun terkadang dijahili teman. Tapi sebaliknya Andri kadang juga suka menjahili temannya,” kenang Ansal. Perjalanan ke rumah dan sekolah masa kecil Andrinof Chaniago sekali lagi menjadi bukti. Pendidikan jika ditempuh dengan serius, belajar jika dijalani dengan kesungguhan, maka kata sukses hanya menunggu waktu untuk datang. Siapa mengira siswa MIS Cik Tam, sekolah swasta berlantai kayu dan berdinding tadir itu, sekarang jadi menteri. *** OLEH: JULI ISHAQ PUTRA http://harianhaluan.com/index.php/feature/35242-sang-menteri-itu-lahir-di-mis-cik-tam |
Selamat untuk Pak Adrinof Chaniago.
Semoga bisa manjalankan rugas dengan se baik baik nya, slalau dalam bimbingan dan ridho Allah SWT. Aamiin .
Salam,
Yosnefil
37/L/Tanjuang/ asa Solok. Tingga di Kalbar
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
Selamat untuak Uda Andrinof Chaniago, semoga bisa menjalankan amanah setulus2nya aamiinnn...
Salam,
Dody 35th , Bekasi
On Oct 26, 2014 6:16 PM, "Nofend St. Mudo" <nof...@rantaunet.org> wrote:
Selamat untuak da An (Andrinof Chaniago) nan dipicayoi dek Presiden Jokowi sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas
Semoga amanah dlm mengemban tugas dan sukse..
| From: Dr. Saafroedin Bahar Sent: Thursday, 30 October 2014 2:40 AM Reply To: rant...@googlegroups.com Subject: Re: [R@ntau-Net] Selamat.... |
Ado urang awak dari Batam mangatokan ibu Siti Nurbaya juo barasa dari Kota Padang. Baitu pulo ibu Nina F. Muluk. Apo nakan Nopen St.Mudo ado info tantang kaduonyo? Kalau bana tantu kito ucapkan pulo Selamat kapado baliau2 tu..
Wassalam,
AA
<font color="#00000
| From: Nofend St. Mudo Sent: Thursday, October 30, 2014 09:39 |
To: RN - Palanta RantauNet |
Reply To: rant...@googlegroups.com Subject: Re: [R@ntau-Net] Selamat.... |
Tambahan saketek Nofen,Nina F Muluk ko amak no Padang Panjang, bpak no alm Prof Nizar asa Kubang Putiah.WassalamTan Ameh