Dahlan Iskan Pasrah Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda
Maikel Jefriando - detikfinance
Selasa, 10/09/2013 13:09 WIB
![]()
Foto: Ilustrasi Proyek Tol (dok.detikFinance)
Jakarta - Keputusan Komisi VI DPR menolak Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk 5 BUMN termasuk PT Hutama Karya berdampak pada diundurnya proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera.
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, anggaran pembangunan proyek tol Trans Sumatera berarti tertahan.
"Jalan tol trans sumatera ya nggak disetujui. Tertunda lah," kata Dahlan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).
Dalam pengajuan PMN tersebut, ada dana suntikan Rp 2 triliun yang diajukan untuk Hutama Karya. Dana ini untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Tahun depan ada lagi PMN untuk Hutama Karya Rp 5,1 triliun untuk proyek ini.
Meski begitu, Dahlan mengaku akan kembali menyerahkan pengajuan PMN ini ke Komisi VI DPR untuk dilakukan pembahasan.
"Saya akan menulis surat lagi untuk ke Komisi VI, untuk melaksanakan UU, yang di situ menyebutkan, yang itu dibahas di Komisi VI, kami akan melaksanakan pembahasan," sebutnya.
Dahlan menyatakan, surat tersebut akan diserahkan dalam beberapa hari ke depan. Sehingga proyek tol Trans Sumatera tidak terlalu lama tertunda. Bila PMN tidak memungkinkan tahun ini, maka akan dimasukkan di 2014.
"Secepatnya, besok atau lusa. Kalau tidak bisa sekarang itu bisa dimasukan ke tahun 2014," jawab Dahlan.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan UMum (PU) Djoko Kirmanto pernah mengatakan, empat ruas tol di Sumatera rencananya akan mulai dikerjakan akhir September 2013 ini adalah:
Ditargetkan paling cepat, salah satu ruas sudah mulai groundbreaking pada September 2013 dan paling akhir di awal 2014, semua ruas telah mulai dikembangkan. Namun rencana ini tampaknya akan tertunda.
Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
Memang lah malang nasib kami penduduk Riau karena jalan Tol Trans Sumatera Dumai Pekanbaru ini sangat kami nanti –nantikan karena merupakan urat nadi Propinsi Riau
Kasihan sekali masyarakat Riau akan selalu terisolir karena jalan Negara Dumai Pekanbaru yang jaraknya + 150 KM bisa ditempuh 4-8 jam karena kendala jalan rusak dan kecelakaan kendaraan yang selalu terjadi .
Kami sangat mendukung Bapak Dahlan Iskan bisa memperjuang hal ini agar Komisi VI DPR RI bisa meloloskanya demi rakyat banyak yang membiutuhkannya .
Pak Syaf Al,
Kalau ado rencana dari Dumai ke Pekanbaru tolong singgah sabanta di Posko kami di Pekanbaru Jl.Sekolah No.8C Rumbai Pekanbaru-Riau
Salam,
Zainul Akhir Tanjung, 51 th, Pku-Riau
Rp203 Triliun Dana Pemerintah Parkir di BI
11 Januari 2013 - 09.49 WIB > Dibaca 849 kali
JAKARTA (RP) - Di tengah ribut-ribut mengenai minimnya infrastruktur karena kurangnya dana.
Ternyata pemerintah justru memiliki ratusan triliun uang yang tak terpakai dan kini diparkir di Bank Indonesia (BI).
Kepala Ekonom Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, hingga akhir November 2012, total dana pemerintah yang tersimpan di BI mencapai kisaran angka Rp203 triliun.
‘’Ini inefisiensi yang sangat besar,’’ ujarnya, Kamis (10/1). Menurut Purbaya, banyaknya uang yang diparkir di BI tersebut menunjukkan rendahnya efektifitas penyerapan belanja pemerintah.
Padahal, dana tersebut mestinya digunakan untuk kegiatan-kegiatan produktif. ‘’Akibatnya, Indonesia kehilangan potensi pertumbuhan ekonomi,’’ katanya.
Karena itu, lanjut dia, adanya wacana menaikkan harga BBM agar penghematan dana subsidinya bisa dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur dinilai tidak akan efektif.
Sebab, dana yang ada saat ini saja masih belum terserap optimal. ‘’Jadi, ini PR (pekerjaan rumah, red) besar bagi pemerintah untuk memperbaiki penyerapan anggaran,’’ ucapnya.
Tingginya dana pemerintah yang menganggur itu juga mendapat sorotan tajam dalam kajian Komite Ekonomi Nasional (KEN).
Ketua KEN Chairul Tanjung menyatakan, setiap Rp100 triliun dana pemerintah yang di BI membuat Indonesia kehilangan potensi pertumbuhan ekonomi sebesar 0,7 persen. ‘’Sebab, program-program pembangunan tidak berjalan dengan baik,’’ ujarnya.
Berdasar kajian KEN tersebut, maka jika saat ini terdapat Rp203 triliun dana pemerintah yang diparkir di BI, maka potensi pertumbuhan ekonomi yang menguap mencapai 1,4 persen.
Artinya, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 2012 sebesar 6,3 persen, maka potensi sesungguhnya pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7,7 persen.
Kajian KEN menyebut, selama ini BI memberikan bunga 60 persen dari BI Rate untuk uang pemerintah yang disimpan di BI. Dengan skema tersebut, seolah-olah BI dan pemerintah sama-sama untung.
Sebab, pemerintah mendapat bunga dan BI mendapat dana murah untuk operasi pasar. Namun, tetap saja hal itu tidak tepat karena hilangnya potensi pertumbuhan ekonomi jauh lebih besar dari keuntungan yang didapat pemerintah dan BI.(owi/jpnn/ila)
. -
http://m.riaupos.co/berita.php?act=full&id=22525&kat=5
Headline >> Pro Otonomi >>
PDRB Riau Rp469,1 Triliun
28 Februari 2013 - 11.03 WIB > Dibaca 865 kali
ANGKAT PLAKAT: Gubri Rusli Zainal mengangkat plakat yang diserahkan Pimpinan Kantor Wilayah BI Pekanbaru Mahdi Muhammad dalam acara sarasehan perbankan, Rabu (27/2/2013). humas pemprov riau for riau pos
PEKANBARU (RP) - Provinsi Riau kembali mengukir sejarah ditingkat nasional. Kali ini di tingkat Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) yang masuk katagori terbaik untuk lima besar nasional.
Informasi itu disampaikan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP di sela-sela acara sarasehan perbankan di Bank Indonesia, Rabu (27/2). Menurutnya, apresiasi positif itu diperoleh setelah nilai PDRB Riau menembus angka Rp469,1 triliun.
‘’Capaian itu menempatkan Riau lima besar nasional dalam perspektif ekonomi. Di mana, Rp469,1 triliun itu sebanding dengan 5,7 persen kontribusi PDRB nasional,’’ tegas Gubri.
Menurutnya, hal itu bukan terjadi begitu saja. Tetapi dicapai dengan kinerja dan kerja sama yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Salah satu yang berperan positif adalah dunia perbankan.
Rusli juga menilai, lembaga keuangan memiliki peran besar sebagai pilar yang sangat penting untuk mendukung perkembangan ekonomi di Riau. Bahkan, dalam percepatan pembangunan, perkembangan bank di Riau terus memperlihatkan tren peningkatan.
‘’Saat ini saja, total aset kita di sektor perbankan mencapai Rp71 triliun. Kegiatan ekonomi kita sangat luar biasa. Dengan pertimbangan itu, pemerintah akan menjadi mediator yang baik. Untuk bagaimana potensi yang besar dapat dimediasikan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah,’’ ulas Gubri.
Capaian itu, dinilai Rusli tidak terlepas dari program K2I yang dikembangkan beberapa tahun terakhir ini. Komitmen lain yang mendukung adalah kerjasama secara sinergis ke kabupaten/kota dan nasional untuk infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
‘’Memang pembangunan tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Jalan bersama saja, kadang-kadang sulit. Itu yang harus menjadi perhatian bersama,’’ imbuh Gubri.
Sementara itu, Pimpinan Kantor Wilayah BI Pekanbaru Mahdi Muhammad mengatakan kontribusi provinsi Riau terhadap nasional memang cukup tinggi. Selain itu inflasi yang terus menurun juga memperlihatkan perkembangan Provinsi Riau.
‘’Untuk angka inflasi tahun 2012 berada di angka 3,3 persen. Ini lebih baik dari skala nasional dengan angka 4,4 persen dan Sumatra 3,5 persen,’’ terangnya.
Hanya saja, dia menilai kontribusi perbankan yang masih sangat besar perlu untuk ditingkatkan. Baik dari sektor jasa perbankan hingga pengembangan UMKM.
Lebih jauh dia mengatakan, sektor perkembangan ekonomi terbesar terlihat dari sisi pengembangan konstruksi mencapai 48,4 persen. Selain itu, sektor pertanian dengan 32,45 persen. Angka itu menunjukkan provinsi Riau terus tumbuh seiring perkembangan tahun.(rio)
-
Kok ado pulo tersiratnyo ?..iko kan sesuatu yang bisa dijalehkan karano ado aturannyo nan alah ditetapkan apolai berhubungan jumlah atau angka2 uang (Rupiah)
Kalo awak diskusi masalah puisi, gurindam, pantun,mamangan,pituah okelah ambo bisa memahami apoi yang tersirat dibalik yang tersurat.
Uda bukan atau masalah anggap enteng atau indak, hanyo mempertanyakan apo ado pitih Riau 40 T tu tasimpan di BI, lah kalo apo nan disampaikan media online detik dan riau pos tu lah pas-pas sajo kok nan balewakan tu, malah dek mambaco tu anwar baru bisa bacarito atau mengutip beberapa istilah untuak manjalehkan sarupo nan terakhir dibawah ko, sabalun ado mancari online di internet awal pertanyaan ambo ndak ado dijawek bantuak dibawah ko
Kok batua ambo ?
Ya carikanlah ma nan batua tu
Insya Allah ka jadi wawasan dek ambo
Kalau ribuik dikoran kecek anwar, ambo percuma urang pku dll
Nan Uda tahu anwar sejak era otonomi memang ado ribuik2 euforia disangkuikan jo "Riau Merdeka" kalo seharusnya sajak propinsi Riau alah ado dana atau punyo kepeang nan fantastis dari minyak Riau bisa jadi itung2annyo labiah dari 40 T, iko semacam "Riau Menggugat" atas ketidak adilan pembagian dari hasil minyak dibeberapa diskusi dan talk show,jadi bukan dalam konteks tata kelola anggaran pusat dan daerah
Nah dek ambo penasaran baa nan batuanyo , ambo what's app adiak ambo nan banamo Nilam di Padang nan bakarajo di BPKP nan memang tupoksinyo memeriksa APBD berhubungan dengan keuangan negara pusat dan daerah (teknis adiak ambo ko S1 akutansi)
Iko ambo lewakan kasiko
Jepe :
Lam, Abang ka batanyo iko ado diskusi di milist RN, masalah pembangunan jalan TOL di Sumatera khususnyo Jalan TOL Pekanbaru-Dumai senilai 14,7 T, lalu ditolak dek komisi VI DPR, nah ado kawan bapandapaik bantuak iko, Abang copy paste :
Kan ado Dana Infrastruktur Riau nan numpuk di BI nan alun tapakai sajak zaman Gubri 1 sampai nan kini, lk 40 Trilliun tuh, masak indak bisa dipakai untuak itu? Labiah dari itu bisa bana mah...
Nilam :
Klu dana infrastruktur biasonyo dr apbn dijdkan apbd..atau.bantuan luar negri
Nah klu ndk dipakai akan memjadi SILPA dan boleh dianggarkan kembali utk thn berikutnya
Jepe :
Apo SILPA ?
Nilam :
Selisih lebih penggunaan anggaran artinya selisih dana thn skrg menjadi saldo thn berikutnya
Jepe :
Jadi kalo Riau punyo dana Infrastruktur nan tasimpan di BI kecek kawan 40 T...apo bado atau bisa bantuak itu
Nilam :
Ma lo ado dana apbd disimpan di BI...
Bi tu hbgannyo dgn lalu lintas perdagangan uang
Jepe :
APBD Riau tahun 2013 sekitar 8 T lebih dalam hal iko konteks pernyataan kawan nan Abang maraso Aneh , apo memang Riau tu sajak gubernur pertamo sampai kini bisa manyimpan uang infrastruktur di BI nan jumlahnyo fantastis 40 T tu
Nilam :
Ma lo boleh dana sebesar itu dlm bentuk kas...ado peraturannyo bara besar dana yg boleh on hand atau cash
Jepe :
oke Lam, lah jaleh abang tu
Nilam :
Yooo...Bang
Klu nyo apbd tu hrs melalui dprd riau
Tp klo apbn hrs melalui dpr
Tp biasonyo utk jalan tol dana Loan hrs melalui menkeu
Jepe :
APBD Riau tahun 2013 sekitar 8 T lebih dalam hal iko konteks pernyataan kawan nan Abang maraso Aneh , apo memang Riau tu sajak gubernur pertamo sampai kini bisa manyimpan uang infrastruktur di BI nan jumlahnyo fantastis 40 T tu
Nilam :
ma lo bisa on hand atau cash daerah punyo pitih sabanyak tu disimpan di BI, ado aturannyo kok indak bisa sembarangan
***
Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 12:11:41
To: Rant...@googlegroups.com<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR
Setuju bana jo Kanda Syaf Al ko..!
Sumatera 1000 kali labiah kayo dari Brunei..
Sangenek,
Wassalam,
anwardjambak 44+,
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),
"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!
Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile
From: syaf...@gmail.comSender: rant...@googlegroups.comDate: Tue, 10 Sep 2013 12:04:31 +0000To: <rant...@googlegroups.com>ReplyTo: rant...@googlegroups.comSubject: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPRMerdeka! Sumatra Merdeka!!!!
Salam
Syaf AL/sedang di Dumai
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
From: "Tasrilmoeis" <tasri...@banuacitra.com>Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Tue, 10 Sep 2013 17:05:13 +0700To: <rant...@googlegroups.com>ReplyTo: rant...@googlegroups.comSubject: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPRDahlan Iskan Pasrah Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda
Maikel Jefriando - detikfinance
Selasa, 10/09/2013 13:09 WIB
<image001.gif>
<image002.jpg>Foto: Ilustrasi Proyek Tol (dok.detikFinance)
Jakarta - Keputusan Komisi VI DPR menolak Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk 5 BUMN termasuk PT Hutama Karya berdampak pada diundurnya proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera.
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, anggaran pembangunan proyek tol Trans Sumatera berarti tertahan.
"Jalan tol trans sumatera ya nggak disetujui. Tertunda lah," kata Dahlan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).
Dalam pengajuan PMN tersebut, ada dana suntikan Rp 2 triliun yang diajukan untuk Hutama Karya. Dana ini untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Tahun depan ada lagi PMN untuk Hutama Karya Rp 5,1 triliun untuk proyek ini.
Meski begitu, Dahlan mengaku akan kembali menyerahkan pengajuan PMN ini ke Komisi VI DPR untuk dilakukan pembahasan.
"Saya akan menulis surat lagi untuk ke Komisi VI, untuk melaksanakan UU, yang di situ menyebutkan, yang itu dibahas di Komisi VI, kami akan melaksanakan pembahasan," sebutnya.
Dahlan menyatakan, surat tersebut akan diserahkan dalam beberapa hari ke depan. Sehingga proyek tol Trans Sumatera tidak terlalu lama tertunda. Bila PMN tidak memungkinkan tahun ini, maka akan dimasukkan di 2014.
"Secepatnya, besok atau lusa. Kalau tidak bisa sekarang itu bisa dimasukan ke tahun 2014," jawab Dahlan.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan UMum (PU) Djoko Kirmanto pernah mengatakan, empat ruas tol di Sumatera rencananya akan mulai dikerjakan akhir September 2013 ini adalah:
- Tol Medan-Binjai 16,8 km dengan investasi Rp 2 triliun
- Tol Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun
- Tol Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 triliun
- Tol Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 triliun
Ditargetkan paling cepat, salah satu ruas sudah mulai groundbreaking pada September 2013 dan paling akhir di awal 2014, semua ruas telah mulai dikembangkan. Namun rencana ini tampaknya akan tertunda.
Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
| From: syaf...@gmail.com Sent: Sunday, September 15, 2013 16:07 PM Reply To: rant...@googlegroups.com Subject: Bls: Re: Bls:
Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR |
Pulang kapatang awak naiak oto dari Dumai ka Pakan. Rupo e sabagian jalan ko alah mulai dibeton, tampak urang sadang bakarajo di jalan. Tapi masih banyak nan 'bagelombang', dek taraso di awak duduak di bangku balakang oto: gak badakuak2 buni pinggang dek sopir agak alun aluih lai aweian sitang oto dek e. Kok ado nan mambao bini sadang sarek, hati2lah mambao oto di jalur Dumai - Pakan ko.
Tibo di Minas awak baranti di satu musajik (Musajik Minas?) andak sumbayang luhua. Kabatulan awak basarawa pontong dek angek ari. Rang rumah baorok tapi indak bajilbab. Mukasuik hati andak sumbayangluhua di musajik tu. Tibo di laman musajik datang maambek sorang bajangguik: "Apa Anda tidak lihat, di depan ada papan pengumuman 'Kawasan Wajib berpakaian muslimah'. Eik....tagagau Ambo. 'Maaf, ndak baca', kecek ambo. Sempat basoal jawek jo urang ko. 'Jadi, kalau orang Muslim seperti kami ini, apapun penilaian Anda, kebetulan dalam pajalanan dan hendak mampir salat di mesjid ini, apa tidak boleh?", kecek ambo. "Anda cari sajalah mesjid lain", kecek e. Mandanga baitu, kami kalua sae lai dari laman musajik tu. Bapacu oto yg didorong mestinyo kereta apiliak, ndak lamo sudah tu sobok surau kenek. Sumbayang kami di situ.