Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

51 views
Skip to first unread message

Tasrilmoeis

unread,
Sep 10, 2013, 6:05:13 AM9/10/13
to rant...@googlegroups.com

Dahlan Iskan Pasrah Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda

Maikel Jefriando - detikfinance

Selasa, 10/09/2013 13:09 WIB

Description: http://newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=261&campaignid=3&zoneid=152&loc=1&referer=http%3A%2F%2Ffinance.detik.com%2Fread%2F2013%2F09%2F10%2F130932%2F2354357%2F4%2Fdahlan-iskan-pasrah-proyek-tol-trans-sumatera-tertunda&cb=fb154f39c9

Description: http://images.detik.com/content/2013/09/10/4/jorr2.jpgFoto: Ilustrasi Proyek Tol (dok.detikFinance)

Jakarta - Keputusan Komisi VI DPR menolak Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk 5 BUMN termasuk PT Hutama Karya berdampak pada diundurnya proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, anggaran pembangunan proyek tol Trans Sumatera berarti tertahan.

"Jalan tol trans sumatera ya nggak disetujui. Tertunda lah," kata Dahlan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Dalam pengajuan PMN tersebut, ada dana suntikan Rp 2 triliun yang diajukan untuk Hutama Karya. Dana ini untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Tahun depan ada lagi PMN untuk Hutama Karya Rp 5,1 triliun untuk proyek ini.

Meski begitu, Dahlan mengaku akan kembali menyerahkan pengajuan PMN ini ke Komisi VI DPR untuk dilakukan pembahasan.

"Saya akan menulis surat lagi untuk ke Komisi VI, untuk melaksanakan UU, yang di situ menyebutkan, yang itu dibahas di Komisi VI, kami akan melaksanakan pembahasan," sebutnya.

Dahlan menyatakan, surat tersebut akan diserahkan dalam beberapa hari ke depan. Sehingga proyek tol Trans Sumatera tidak terlalu lama tertunda. Bila PMN tidak memungkinkan tahun ini, maka akan dimasukkan di 2014.

"Secepatnya, besok atau lusa. Kalau tidak bisa sekarang itu bisa dimasukan ke tahun 2014," jawab Dahlan.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan UMum (PU) Djoko Kirmanto pernah mengatakan, empat ruas tol di Sumatera rencananya akan mulai dikerjakan akhir September 2013 ini adalah:

  • Tol Medan-Binjai 16,8 km dengan investasi Rp 2 triliun
  • Tol Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun
  • Tol Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 triliun
  • Tol Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 triliun

Ditargetkan paling cepat, salah satu ruas sudah mulai groundbreaking pada September 2013 dan paling akhir di awal 2014, semua ruas telah mulai dikembangkan. Namun rencana ini tampaknya akan tertunda.

 

image001.gif
image002.jpg

syaf...@gmail.com

unread,
Sep 10, 2013, 8:04:31 AM9/10/13
to rant...@googlegroups.com
Merdeka! Sumatra Merdeka!!!!

Salam

Syaf AL/sedang di Dumai
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: "Tasrilmoeis" <tasri...@banuacitra.com>
Date: Tue, 10 Sep 2013 17:05:13 +0700
Subject: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
image001.gif
image002.jpg

JePedotCom

unread,
Sep 10, 2013, 8:31:45 AM9/10/13
to rant...@googlegroups.com
Apo alasan penolakan anggota DPR di Komisi VI tu kanda TA..indak dijalehkan di berita ko

Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

Date: Tue, 10 Sep 2013 12:04:31 +0000
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR
image001.gif
image002.jpg

rizal...@yahoo.com

unread,
Sep 10, 2013, 8:28:25 AM9/10/13
to Rantaunet
Dewan gubernur Sumatera harus tanyakan ke DPR alasannya.
Sebelumnya investor jembatan Malaka juga ditolak katanya tunggu jembatan Selat Sunda selesai dulu
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Date: Tue, 10 Sep 2013 12:04:31 +0000
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR
image001.gif
image002.jpg

Imran Al

unread,
Sep 10, 2013, 8:57:29 AM9/10/13
to rant...@googlegroups.com
alhamdulillah ditulak...

sebab, jalan tol tak akan memakmurkan daerah sekitarnya.. Karena, jalan tol tak tak dilengkapi persimpangan yang notaben,  tak bisa mambuek  urang awak manggaleh ketek-ketek.....  

imran, 37+
tingga di padang


Dari: JePedotCom <andi...@rantaunet.org>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Selasa, 10 September 2013 19:31
Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR
image001.gif
image002.jpg

tasri...@banuacitra.com

unread,
Sep 10, 2013, 9:22:06 AM9/10/13
to rant...@googlegroups.com
JePe,
Sabana no nan ditulak DPR ko adolah Penyertaan Modal Negara untuak BUMN sabanyak 7T nan salah satu no senilai 2T untuak Hutama Karya nan kadipakai mamuloi karajo jalan tol ko.
Kebetulan kini ambo sadang ma ota2 kampuang jo Amwazi Idrus. (direktur pengembangan pemukiman PU) di kantua baliau. Kecek no PU jo BUMN akan mengusulkan ulang khusus untuak Hutama Karya sajo senilai 2T tu dan diharapkan bisa diloloskan DPR.
Nampak bana kini legislatif labiah bakuaso dari eksekutif, harus manyambah dulu kalau paralu pakai saweran baru bisa lolos.

Tan Ameh

Sent from my BlackBerry 10 smartphone.

Akhir, Zainul (zainula)

unread,
Sep 10, 2013, 9:08:01 PM9/10/13
to rant...@googlegroups.com

Memang lah malang nasib kami penduduk Riau karena jalan Tol Trans Sumatera Dumai Pekanbaru ini sangat kami nanti –nantikan karena merupakan urat nadi Propinsi Riau

Kasihan sekali masyarakat Riau akan selalu terisolir karena jalan Negara Dumai Pekanbaru yang jaraknya +  150 KM bisa ditempuh 4-8 jam karena kendala jalan rusak dan kecelakaan kendaraan yang selalu terjadi  .

Kami sangat mendukung Bapak Dahlan Iskan bisa memperjuang hal ini agar Komisi VI DPR RI bisa meloloskanya demi rakyat banyak yang membiutuhkannya .

 

Pak Syaf Al,

Kalau ado rencana dari Dumai ke Pekanbaru tolong singgah sabanta di Posko kami di Pekanbaru Jl.Sekolah No.8C Rumbai Pekanbaru-Riau

 

Salam,

Zainul Akhir Tanjung, 51 th, Pku-Riau

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 10, 2013, 11:15:07 PM9/10/13
to Rant...@googlegroups.com
Pak Tas jo sanak nan tatagun,

Kan ado Dana Infrastruktur Riau nan numpuk di BI nan alun tapakai sajak zaman Gubri 1 sampai nan kini, lk 40 Trilliun tuh, masak indak bisa dipakai untuak itu? Labiah dari itu bisa bana mah...



Sangenek,




Wassalam,
anwardjambak 44+,
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

JePedotCom

unread,
Sep 10, 2013, 11:34:41 PM9/10/13
to rant...@googlegroups.com
ADj

Fantastis yo..dima dapek data tu..apo iyo ado dana nan manumpuak sagitu banyak di BI punya pempro Riau

Bagi ambo nan urang awam agak taraso ganjia terutama dalam pengelolaan dana, APBN, APBD nan harus suatu daerah punya dana cadangan yang jumlahnya fantastis

Buliah Anwar jalehkan dulu baa status dana 40 T nan manumpuak di BI atas nama punya Riau

Atau

Pak ZD nan latar belakangnya per bank an bisa manjalehkan baa seputar pengelolaan dana daerah ko apo iyo bisa manumpuak sagitu banyaknyo di BI



Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

payakum...@yahoo.com

unread,
Sep 11, 2013, 2:47:23 AM9/11/13
to rant...@googlegroups.com
Karena anggota dpr kiruptor


Sent from Samsung Mobile


-------- Original message -------- Subject: Re: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR From: alhaqir...@yahoo.com To: Rant...@googlegroups.com CC:

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 4:30:26 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com

Setuju bana jo Kanda Syaf Al ko..!

Sumatera 1000 kali labiah kayo dari Brunei..

Sangenek,



Wassalam,
anwardjambak 44+,
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

Date: Tue, 10 Sep 2013 12:04:31 +0000
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR
image001.gif
image002.jpg

Chairul Djamal

unread,
Sep 12, 2013, 4:46:09 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Sanak di Palanta,

Ass wr wb,

Manuruik ambo nan tasurek DPR manulak, sabananyo nan tasirek indak manulai gai tu doh, sabab anggota DPR tu jo DI sajak daulu bakalawanan bana, jadi dek anggota DPR tu nyo cubo pulo ba a bantuak negosiasi DI jo anggota DPR supayo anggaran tu bisa disatujui dek mereka, indak lain jo indak bukan dan lah manjadi rahasio umum satiok proyek nan disodorkan dek Pemerintah ado dana negosiasi 7% dikaluakan labiah daulu, luruih jalan nyo tu mah langsung masuk ka BANGGAR tu mah, karano komisi kiniko bakuaso sampai ka pembahasan satuan 3.

Ba a ga nyo dek sanak????

CDRSampono/64+snek/guci/manompang di Windhoek- Namibia


image001.gif
image002.jpg

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 5:15:31 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Sanak Anwar

Sudah melempar komen dana Riau ado 40 T tasimpan di BI, batanyo ndak di jawek..dima dapek sumber bantuak itu.

Angko ko fantastis..kok iyo ndak paralu Riau "manyambah2" ka pusat minta dana dan persetujuan DPR

syaf...@gmail.com

unread,
Sep 12, 2013, 5:08:53 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Uwan Jepe, apokoh itu nan namonyo lempar batu sembunyi tangan?

Salam,

Syaf AL
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 5:24:56 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Uwan Syaf Al

Itulah

Bagi ambo paling tidak manambah pengetahuan dan wawasan, di RN luar biasa bagi ambo manambah wawasan diluar disiplin/basic edu ambo

Apo bisa pemdaprov manyimpan dana2 infrastruktur sebesar 40 T di BI, iko ndak masuak logika ambo ditangah sasak ango daerah minta dana ka pusat bagi pembangunan infrastruktur


Baa mekanisme dan aturan dalam tata kelola keuangan darerah dan lain sebagainyo

Komen nan dilemparkan Anwar..bagi ambo masalah yang cukuik serius juo..angko fantastis 40 T,


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 5:46:10 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Dunsanak Palanta RN n.a.h

Terlepas dari komen Sanak Anwar yang menyebutkan ada dana infrastruktur Riau di BI ( BI mana juga gak jelas apa BI Pusat atau BI daerah) angkanya sangat fantastis 40 T !

Ambo ingin batanyo ka members RN nan ahli terutama yang pernah berkecimpung mengelola dana (APBN dan APBD)

Apa daerah (pemprov) ada dana infrastruktur bisa disimpan di BI dan dari mana sumbernya..apa semacam devisa cadangan daerah dan atau memang ada dana simpanan masing2 daerah di BI berapapun jumlah dan bentuk alokasinya


Terima kasih atas penjelasannya

Tasrilmoeis

unread,
Sep 12, 2013, 5:41:35 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
JeP, nan ambo tau APBD Riau taun 2013 ko 8 T labiah saketek dan pitih tu
masih disimpan DepKeu sampai ado realisasi pemakaian daerah.
Pak Zaid pasti labiah tau baa caro no dek baliau dulu di Bapenas.

Wassalam
Tan Ameh

-----Original Message-----
From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On
Behalf Of JePedotCom
Sent: Thursday, September 12, 2013 16:46
To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi,
ditulak DPR

Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerryR

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 6:05:29 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Kanda TA

Ya...itu kan lah samo tahu awak tiok daerah (pemprov) ado APBD nan dibagikan pusat satiok tahun jumlahnyo babeda2 sarupo nan kanda sampaikan Riau 8 T labiah untuk tahun 2013

Nah nan simpanan kecek Sanak Anwar ko, dari Gubri 1 (red:Gubernur Riau pertama) sampai nan kini (Gubernur 2013) ado 40 T di BI..baa tu, yo bisa ?

Semisal Gubri 1 APBD ndak habis jaman jadul tarok lah 1 juta pitih lamo (alah gadang dulu) lalu disimpan indak dibaliakan ka pusat, dst setiap tahun sampai 2012 satiok ado nan tasisa APBD lalu disimpan di BI, indak dibaliakan ka Pusat sahinggo angkonyo sampai 40 T sarupo nan disampaikan sanak Anwar

Ditambah pulo penegasan dek sanak Anwar terhadap postingan kanda awalnya tentang pembangunan infrastruktur jalan Tol di Riau sebesar (Pekanbari-Dumai) Rp 14,7 T

"masak indak bisa dipakai untuak itu? Labiah dari itu bisa bana mah..."

Ambo pikia Sanak Anwar bukan salah tulis semisal 4 T salah tulis jadi 40 T ! Dalam konteks kalimat "labiah dari itu bisa mah...."


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Tasrilmoeis" <tasri...@banuacitra.com>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 16:41:35
To: <rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com

Tasrilmoeis

unread,
Sep 12, 2013, 5:58:58 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Sambia manunggu Pak Zaid, raso no kalau balabiah itu dianggap anguh alias
indak bisa diambiak, dan kalau ado daerah ado dana APBD no balabiah atau
indak taserap ado sanksi pengurangan di taun berikut.

Tan Ameh

-----Original Message-----
From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On
Behalf Of JePedotCom
Sent: Thursday, September 12, 2013 17:05
To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi,
ditulak DPR

Kanda TA

Ya...itu kan lah samo tahu awak tiok daerah (pemprov) ado APBD nan dibagikan
pusat satiok tahun jumlahnyo babeda2 sarupo nan kanda sampaikan Riau 8 T
labiah untuk tahun 2013

Nah nan simpanan kecek Sanak Anwar ko, dari Gubri 1 (red:Gubernur Riau
pertama) sampai nan kini (Gubernur 2013) ado 40 T di BI..baa tu, yo bisa ?

Semisal Gubri 1 APBD ndak habis jaman jadul tarok lah 1 juta pitih lamo
(alah gadang dulu) lalu disimpan indak dibaliakan ka pusat, dst setiap tahun
sampai 2012 satiok ado nan tasisa APBD lalu disimpan di BI, indak dibaliakan
ka Pusat sahinggo angkonyo sampai 40 T sarupo nan disampaikan sanak Anwar

Ditambah pulo penegasan dek sanak Anwar terhadap postingan kanda awalnya
tentang pembangunan infrastruktur jalan Tol di Riau sebesar
(Pekanbari-Dumai) Rp 14,7 T

"masak indak bisa dipakai untuak itu? Labiah dari itu bisa bana mah..."

Ambo pikia Sanak Anwar bukan salah tulis semisal 4 T salah tulis jadi 40 T !
Dalam konteks kalimat "labiah dari itu bisa mah...."


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerryR

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 6:18:45 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com
Ndeh Da Jepe,

Baserak-serak beritanyo di koran2 Riau dulu mah dan itu lah berita lamo.

Percuma se Da Jepe jadi urang Pku salamoko hehehehe

Antah kok kura2 dlm perahu...?


Sangenek,

Wassalam,
anwardjambak 44+,
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 6:39:13 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Koran apo ? Bisa disabuikan
Anwar

Serius memang ambo ndak tahu. Atau kura2 dalam perahu (pura-pura tidak tahu)


Memang ambo lamo di Pekanbaru..kalo dalam konteks ribuik2 tentang kekayaan Riau dari minyak dll memang pernah begini begitu jumlah uangnyo nan fantastis
Itu etongan diateh karateh, biasalah sejak era otonomi, nan ambo baco di koran dan beberapa diskusi (talk show di TV daerah)

Cubo baco elok2 baliak komen anwar, ado tasimpan di BI 40 T sajak gubri 1...kalo dalam konteks tasimpan di BI ko yo raso2nyo ndak ado ditulis di koran do

Tapi kalo seharusnyo (bukan tata kelola keuangan negara baik pusat atau daerah) nan diribuikan tu Riau bisa jadi punyo kekayaan atau dapek 40 T dari bagi hasil Minyak misalnyo

Pokok permasalahannyo

"Tasimpan di BI jumlah 40 T"

Pertanyaannya

Apa memang ada sekarang dana pemprov Riau itu di BI 40 T

Bukan masalah ribuik di koran sanak Anwar
Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 6:34:56 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com
Masoko kalau ndak salah Da,



http://m.detik.com/finance/read/2007/01/17/150039/731500/4/


Rabu, 17/01/2007 15:00 WIB
Dana Bagi Hasil Daerah Diusulkan Masuk Trust Fund
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Jakarta - Daripada numpuk lagi di sertifikat bank indonesia (SBI), Pemerintah daerah sebaiknya membentuk trust fund yang menampung dana bagi hasil (DBH). Nantinya trust fund ini akan digunakan untuk infrastruktur atau pendidikan bagi generasi mendatang. Konsep trust fund ini merupakan hal yang lumrah di negara-negara yang sumber daya alam di daerahnya melimpah. Hal tersebut dipaparkan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (17/1/2007). "Jadi kan seperti Riau, Kaltim, itu kan dapat minyak dan minyaknya nggak akan terus-terusan ada. Suatu saat daerah itu tidak akan punya lagi dana bagi hasil. Sehingga mereka perlu memanfaatkan dana itu di dalam penggunaannya, tidak hanya untuk kepentingan generasi sekarang tapi juga untuk generasi yang akan datang," paparnya. Dengan adanya trust fund, kata Sri Mulyani, daerah bisa me-manage keuangannya lebih baik. Sri Mulyani mencontohkan di negara-negara maju trust fund dipakai untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bea siswa, pengadaan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan dan program laindi daerah, tak lupa manajemen trust fund dibentuk juga. "Nah yang terjadi sekarang kan daerah-daerah itu kalau memang ada surplus masuk ke SBI aja. Jadi penggunaan dan lain-lainnya masih belum. Mungkin itu salah satu yang perlu kita bisa gali," ujarnya.

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 6:40:57 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com
Iko ciat lai Da,


Rabu, 23/08/2006 12:51 WIB
SBY Minta Pemda Tak Simpan Dana di SBI
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minta para pemerintah daerah (pemda) tak lagi menyimpan dananya ke Sertifikat Bank Indonesia (SBI). SBY meminta pemda mengelola APBD sesuai dengan aturan yang berlaku. "Saya memantau adanya keterlambatan pembelanjaan APBD, bahkan ada beberapa daerah yang menyimpan dananya secara berlebihan di bank ataupun SBI. Hal ini sesungguhnya tidak perlu terjadi. Lakukanlah pengelolaan keuangan APBD sesuai rencana dan aturan yang berlaku," pesan SBY. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan pidato kebijakan pembangunan daerah dalam sidang paripurna DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (23/8/2006). Lebih jauh SBY menyoroti soal pemberantasan korupsi yang sangat intensif dan kini telah menghasilkan dampak yang positif. "Munculnya sikap hati-hati dan bertindak selalu berdasarkan aturan serta rasa takut akan melakukan korupsi merupakan indikasi yang sehat bagi tumbuhnya sikap dan kultur baru di jajaran penyelenggaran negara," ujar SBY. Menurutnya, masyarakat harus tetap memelihara momentum pemberantasan korupsi ini ini sehingga dapat berkembang menjadi budaya hidup bersih dan budaya untuk tidak korupsi. "Memang dalam membentuk budaya baru ini diperlukan masa transisi yang kadangkala tidak menguntungkan seperti kekhawatiran yang berlebihan di sektor perbankan untuk menyalurkan kredit dan di sektor pemerintah pusat maupun daerah untuk membelanjakan anggaran yang dikelolanya," paparnya. SBY mengakui bahwa masa transisi yang kadang tidak menguntungkan seperti saat ini memang selalu terjadi dalam tahapan awal pemberantasan korupsi. "Namun dengan kejelasan aturan main dan penegakan disiplin di semua jajaran dan seluruh lapisan penegak hukum, saya berharap rasa khawatir yang berlebihan itu dapat dikikis," tandasnya.

--



Wassalam,
anwardjambak 44+,
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 10:34:56
To: Rant...@googlegroups.com<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 6:50:38 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Lah ambo baco Anwar

Iko SBI dan DBH

Ndak ado disabuikan Riau punyo pitih 40 T tasimpan di BI

Ambo ndak talalu paham bana SBI dan dikatakan ada Uang Segar 40 T apolai ko jaman Sri Mulyani..lalu dana 40 T tu basabuikan lo jaman saisuak sajak Gubri pertama

Kito tunggu lu penjelasan nan lain


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 10:34:56
To: Rant...@googlegroups.com<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 6:59:50 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Ya kalo anwar komen postingan kanda TA dari awal

Semisal

"Da Tas..apo ndak bisa digunakan dana daerah Riau yang dalam tersimpan dalam bentuk SBI untuk pembangunan infrasturktur jalan Tol tu"

Iko ambo bisa maklumi

Menjadi masalah komen Anwar ko katiko

"Sajak gubri1 sampai kini ado 40T pitih Riau di BI"


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 6:56:42 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com
Kalau iko baa Da,


Rp203 Triliun Dana Pemerintah Parkir di BI
11 Januari 2013 - 09.49 WIB > Dibaca 849 kali
 
JAKARTA (RP) - Di tengah ribut-ribut mengenai minimnya infrastruktur karena kurangnya dana.

Ternyata pemerintah justru memiliki ratusan triliun uang yang tak terpakai dan kini diparkir di Bank Indonesia (BI).

Kepala Ekonom Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, hingga akhir November 2012, total dana pemerintah yang tersimpan di BI mencapai kisaran angka Rp203 triliun.

‘’Ini inefisiensi yang sangat besar,’’ ujarnya, Kamis (10/1).  Menurut Purbaya, banyaknya uang yang diparkir di BI tersebut menunjukkan rendahnya efektifitas penyerapan belanja pemerintah.

Padahal, dana tersebut mestinya digunakan untuk kegiatan-kegiatan produktif. ‘’Akibatnya, Indonesia kehilangan potensi pertumbuhan ekonomi,’’ katanya.

Karena itu, lanjut dia, adanya wacana menaikkan harga BBM agar penghematan dana subsidinya bisa dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur dinilai tidak akan efektif.

Sebab, dana yang ada saat ini saja masih belum terserap optimal. ‘’Jadi, ini PR (pekerjaan rumah, red) besar bagi pemerintah untuk memperbaiki penyerapan anggaran,’’ ucapnya.  

Tingginya dana pemerintah yang menganggur itu juga mendapat sorotan tajam dalam kajian Komite Ekonomi Nasional (KEN).

Ketua KEN Chairul Tanjung menyatakan, setiap Rp100 triliun dana pemerintah yang di BI membuat Indonesia kehilangan potensi pertumbuhan ekonomi sebesar 0,7 persen. ‘’Sebab, program-program pembangunan tidak berjalan dengan baik,’’ ujarnya.

Berdasar kajian KEN tersebut, maka jika saat ini terdapat Rp203 triliun dana pemerintah yang diparkir di BI, maka potensi pertumbuhan ekonomi yang menguap mencapai 1,4 persen.

Artinya, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 2012 sebesar 6,3 persen, maka potensi sesungguhnya pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7,7 persen.

Kajian KEN menyebut, selama ini BI memberikan bunga 60 persen dari BI Rate untuk uang pemerintah yang disimpan di BI. Dengan skema tersebut, seolah-olah BI dan pemerintah sama-sama untung.

Sebab, pemerintah mendapat bunga dan BI mendapat dana murah untuk operasi pasar. Namun, tetap saja hal itu tidak tepat karena hilangnya potensi pertumbuhan ekonomi jauh lebih besar dari keuntungan yang didapat pemerintah dan BI.(owi/jpnn/ila)
   . -


http://m.riaupos.co/berita.php?act=full&id=22525&kat=5

fashrid...@gmail.com

unread,
Sep 12, 2013, 7:03:29 AM9/12/13
to Rantaunet, alhaqir...@yahoo.com
Sanak Anwar jo para sanak sapalanta yth.
Rp203 Triliun Dana Pemerintah Parkir di BI itu tentu ada bunganya. Apakah bunganya cara pemerintah nyari uang?
Juga dana utk daerah2 banyak yg tersisa pd akhir tahun anggaran
Salam
Fashridjal M. Noor Sidin
L65bdg
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 10:56:42
To: Rant...@googlegroups.com<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 7:09:06 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com
Iko Ciat lai Da,


Headline >> Pro Otonomi >>
PDRB Riau Rp469,1 Triliun
28 Februari 2013 - 11.03 WIB > Dibaca 865 kali
 

ANGKAT PLAKAT: Gubri Rusli Zainal mengangkat plakat yang diserahkan Pimpinan Kantor Wilayah BI Pekanbaru Mahdi Muhammad dalam acara sarasehan perbankan, Rabu (27/2/2013). humas pemprov riau for riau pos
 
PEKANBARU (RP) - Provinsi Riau kembali mengukir sejarah ditingkat nasional. Kali ini di tingkat Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) yang masuk katagori terbaik untuk lima besar nasional.
Informasi itu disampaikan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP di sela-sela acara sarasehan perbankan di Bank Indonesia, Rabu (27/2). Menurutnya, apresiasi positif itu diperoleh setelah nilai PDRB Riau menembus angka Rp469,1 triliun.
‘’Capaian itu menempatkan Riau lima besar nasional dalam perspektif ekonomi. Di mana, Rp469,1 triliun itu sebanding dengan 5,7 persen kontribusi PDRB nasional,’’ tegas Gubri.

Menurutnya, hal itu bukan terjadi begitu saja. Tetapi dicapai dengan kinerja dan kerja sama yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Salah satu yang berperan positif adalah dunia perbankan.

Rusli juga menilai, lembaga keuangan memiliki peran besar sebagai pilar yang sangat penting untuk mendukung perkembangan ekonomi di Riau. Bahkan, dalam percepatan pembangunan, perkembangan bank di Riau terus memperlihatkan tren peningkatan.

‘’Saat ini saja, total aset kita di sektor perbankan mencapai Rp71 triliun. Kegiatan ekonomi kita sangat luar biasa. Dengan pertimbangan itu, pemerintah akan menjadi mediator yang baik. Untuk bagaimana potensi yang besar dapat dimediasikan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah,’’ ulas Gubri.

Capaian itu, dinilai Rusli tidak terlepas dari program K2I yang dikembangkan beberapa tahun terakhir ini. Komitmen lain yang mendukung adalah kerjasama secara sinergis ke kabupaten/kota dan nasional untuk infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

‘’Memang pembangunan tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Jalan bersama saja, kadang-kadang sulit. Itu yang harus menjadi perhatian bersama,’’ imbuh Gubri.

Sementara itu, Pimpinan Kantor Wilayah BI Pekanbaru Mahdi Muhammad mengatakan kontribusi provinsi Riau terhadap nasional memang cukup tinggi. Selain itu inflasi yang terus menurun juga memperlihatkan perkembangan Provinsi Riau.

‘’Untuk angka inflasi tahun 2012 berada di angka 3,3 persen. Ini lebih baik dari skala nasional dengan angka 4,4 persen dan Sumatra 3,5 persen,’’ terangnya.

Hanya saja, dia menilai kontribusi perbankan yang masih sangat besar perlu untuk ditingkatkan. Baik dari sektor jasa perbankan hingga pengembangan UMKM.

Lebih jauh dia mengatakan, sektor perkembangan ekonomi terbesar terlihat dari sisi pengembangan konstruksi mencapai 48,4 persen. Selain itu, sektor pertanian dengan 32,45 persen. Angka itu menunjukkan provinsi Riau terus tumbuh seiring perkembangan tahun.(rio)

-

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 7:19:25 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Iko ndak baa do Anwar

Rancak2 sajo, apo nan ditulis media

Itu Dana Pemerintah Parkir di BI

Kalau komen awal anwar semisal

"Da Tas, Rp203 Triliun Dana Pemerintah Parkir di BI tu apo ndak bisa digunokan mambangun infrastruktur jalan Tol di Riau, labiah dari cukuik tu ma"

Tu lah pas bana

Bedakan lah jo komen awal nan jadi masalah

'Kan ado Dana Infrastruktur Riau nan numpuk di BI nan alun tapakai sajak zaman Gubri 1 sampai nan kini, lk 40 Trilliun tuh, masak indak bisa dipakai untuak itu? Labiah dari itu bisa bana mah..."

Alah tu dicarikan juo berita takah tu..kecuali ado berita atau referensi nan manyabuik sajak gubri pertamo sampai kini ado dana Riau 40 T di BI


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 10:56:42
To: Rant...@googlegroups.com<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 7:22:31 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Samo sajo alah ambo baco ndak ado

"Kan ado Dana Infrastruktur Riau nan numpuk di BI nan alun tapakai sajak zaman Gubri 1 sampai nan kini, lk 40 Trilliun tuh, masak indak bisa dipakai untuak itu? Labiah dari itu bisa bana mah...
"


Jalehkan apo nan dimasud

Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), apo iko uang samo jo uang cash

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 7:19:56 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com
Dek pernah tabaco di koran Riau mako ambo tau Da, cuma dek lah lamo, korantu indak lo ambo simpan kabaa lai.

Mungkin narasi beritanyo tdk sama persis seperti nan ambo sampaikan tapi mukasuiknyo lk baitu.

Ambo cubo tanyo jo kawan nan karajo di Riau Pos nanti Da..

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 7:33:59 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Oke kalau baitu kan rancak bana Anwar..dari awal

Kito harus bisa bedakan

APBN, APBD, SBI, PDRB dan Aset

Kalo mukasuik koran nan dibaco ado dana Riau 40 T dalam bentuk SBI tersimpan di BI, indak samo lo 40 T tersimpan di BI dari gubri1


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 11:19:56
To: Rant...@googlegroups.com<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 7:50:15 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
oh yo..ditunggu jawaban kawan nan di Riau Pos tu Anwar

Jaan sampai ndak ado lo atau ndak jadi diam sajo....sekedar buek mailak sajo bantuak diskusi jo Akmal

alhaqir...@yahoo.com

unread,
Sep 12, 2013, 8:11:41 AM9/12/13
to Rant...@googlegroups.com

Intinyo bukan disinan Da,

Intinyo sabananyo Daerah ado punyo dana infrastruktur nan Parkir bahkan Pemerintah Pusat pun ado dana infrastruktur nan PARKIR di BI.

Nan sabananyo labiah dari cukuik utk mambuek negara awak infrastrukturnyo satandiang jo negara2 maju kalau indak ka labiah dari negara2 maju tu. Semisal utk Jalan Tol Trans Sumatera tu.

Di Malaysia sajo hampia tiok taun urg mambuek jalan tol. Dan hampia tiok 4 taun lo pintu tol nan lah dibongka dek lah tamaik konsesinyo.

Jadi dek awak di Indonesia bukan dek masalah dana sabananyo.


Apolo kaitannyo jo diskusi jo sanak Akmal?

Dek ndak tabaco dek Uda koran tu jadi ambo nan salah?

Kalau ambo batua baa?

Berarti Uda sangajo manganggap enteng apo nan ambo sampaikan?

Baalo perbandingan jo berita nan ambo sampaikan, copas dari link Riau Pos dan Detik.Com tu?

Kan labiah kurang mukasuik nan tersirat dlm berita tu, yaitu masalah dana pemerintah (daerah dan pusat) yg numpuk/parkir di BI?

Sangenek sajo,

Lies Suryadi

unread,
Sep 12, 2013, 9:11:37 AM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Kok io je awak ambiak liak baa nyeh? To buek puncak rumah bagonjong baameh lai.
 
 
Salam,
Suryadi

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 8:47:11 PM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Dinda Anwar

Kok ado pulo tersiratnyo ?..iko kan sesuatu yang bisa dijalehkan karano ado aturannyo nan alah ditetapkan apolai berhubungan jumlah atau angka2 uang (Rupiah)

Kalo awak diskusi masalah puisi, gurindam, pantun,mamangan,pituah okelah ambo bisa memahami apoi yang tersirat dibalik yang tersurat.

Uda bukan atau masalah anggap enteng atau indak, hanyo mempertanyakan apo ado pitih Riau 40 T tu tasimpan di BI, lah kalo apo nan disampaikan media online detik dan riau pos tu lah pas-pas sajo kok nan balewakan tu, malah dek mambaco tu anwar baru bisa bacarito atau mengutip beberapa istilah untuak manjalehkan sarupo nan terakhir dibawah ko, sabalun ado mancari online di internet awal pertanyaan ambo ndak ado dijawek bantuak dibawah ko

Kok batua ambo ?

Ya carikanlah ma nan batua tu

Insya Allah ka jadi wawasan dek ambo

Kalau ribuik dikoran kecek anwar, ambo percuma urang pku dll

Nan Uda tahu anwar sejak era otonomi memang ado ribuik2 euforia disangkuikan jo "Riau Merdeka" kalo seharusnya sajak propinsi Riau alah ado dana atau punyo kepeang nan fantastis dari minyak Riau bisa jadi itung2annyo labiah dari 40 T, iko semacam "Riau Menggugat" atas ketidak adilan pembagian dari hasil minyak dibeberapa diskusi dan talk show,jadi bukan dalam konteks tata kelola anggaran pusat dan daerah


Nah dek ambo penasaran baa nan batuanyo , ambo what's app adiak ambo nan banamo Nilam di Padang nan bakarajo di BPKP nan memang tupoksinyo memeriksa APBD berhubungan dengan keuangan negara pusat dan daerah (teknis adiak ambo ko S1 akutansi)

Iko ambo lewakan kasiko

Jepe :

Lam, Abang ka batanyo iko ado diskusi di milist RN, masalah pembangunan jalan TOL di Sumatera khususnyo Jalan TOL Pekanbaru-Dumai senilai 14,7 T, lalu ditolak dek komisi VI DPR, nah ado kawan bapandapaik bantuak iko, Abang copy paste :

Kan ado Dana Infrastruktur Riau nan numpuk di BI nan alun tapakai sajak zaman Gubri 1 sampai nan kini, lk 40 Trilliun tuh, masak indak bisa dipakai untuak itu? Labiah dari itu bisa bana mah...


Nilam :

Klu dana infrastruktur biasonyo dr apbn dijdkan apbd..atau.bantuan luar negri

Nah klu ndk dipakai akan memjadi SILPA dan boleh dianggarkan kembali utk thn berikutnya

Jepe :

Apo SILPA ?

Nilam :

Selisih lebih penggunaan anggaran artinya selisih dana thn skrg menjadi saldo thn berikutnya

Jepe :

Jadi kalo Riau punyo dana Infrastruktur nan tasimpan di BI kecek kawan 40 T...apo bado atau bisa bantuak itu

Nilam :

Ma lo ado dana apbd disimpan di BI...

Bi tu hbgannyo dgn lalu lintas perdagangan uang

Jepe :


APBD Riau tahun 2013 sekitar 8 T lebih dalam hal iko konteks pernyataan kawan nan Abang maraso Aneh , apo memang Riau tu sajak gubernur pertamo sampai kini bisa manyimpan uang infrastruktur di BI nan jumlahnyo fantastis 40 T tu

Nilam :

Ma lo boleh dana sebesar itu dlm bentuk kas...ado peraturannyo bara besar dana yg boleh on hand atau cash


Jepe :

oke Lam, lah jaleh abang tu

Nilam :

Yooo...Bang
Klu nyo apbd tu hrs melalui dprd riau
Tp klo apbn hrs melalui dpr
Tp biasonyo utk jalan tol dana Loan hrs melalui menkeu

Jepe :
APBD Riau tahun 2013 sekitar 8 T lebih dalam hal iko konteks pernyataan kawan nan Abang maraso Aneh , apo memang Riau tu sajak gubernur pertamo sampai kini bisa manyimpan uang infrastruktur di BI nan jumlahnyo fantastis 40 T tu

Nilam :

ma lo bisa on hand atau cash daerah punyo pitih sabanyak tu disimpan di BI, ado aturannyo kok indak bisa sembarangan

***


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: alhaqir...@yahoo.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Thu, 12 Sep 2013 12:11:41
To: Rant...@googlegroups.com<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR


ET Hadi Saputra

unread,
Sep 12, 2013, 4:59:22 AM9/12/13
to RantauNet
Jankan Sumatra nan sagadang tu, kleurahan Melawai nan mbo pijak kini sajo pasti mintak Merdeka kalau diagiah opsi.

Sambut merdeka sekali setahun,
 
Darah tacurah pejuang berjasa;
Sumatraku merdeka pergantian tahun,
Tak ada sumbangan lagi buat mereka.


Bunga raya bunga kebanggaanku,
Jatuh terjemur kelopaknya rata;

Majulah Sumatra tanah airku,
Semoga makmur tak ada sengketa.

Sudah baralek balabiah makanan,
basusun kuciang maminta jatah.
Sudah talambek tuan bajalan,
Urang lah sudah babagi jatah.


Salam,



Zubir Amin

unread,
Sep 12, 2013, 10:01:44 PM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
He,he,he!Tagalak sengeang mak JB mambaco puisi Hadi ko.Jan acok2 bana buek nn comantun,beko katulahan dek samuik salimbado,Bangkak2 kaki or bdn awak digigik 'e.Selamat bekarya n jangan menyerah!
Mak JB,DtRJ,74thn,Bonjer.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: ET Hadi Saputra <ha...@rantaunet.org>
Date: Thu, 12 Sep 2013 15:59:22 +0700
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

JePedotCom

unread,
Sep 12, 2013, 10:14:36 PM9/12/13
to rant...@googlegroups.com
Nah kalo puisi Hadi ko baru pas bisa di baco nan tersirat dibalik nan tersurat sebagai contoh sajo ambo kutip :


"Sudah baralek balabiah makanan,
basusun kuciang maminta jatah."

Disiko nan tasurek kan "kuciang maminta jatah'

Tersiratnya tantu bagi ambo bisa dipahami kama arahnya "sia nan dimaksud "kuciang minta jatah" jiko kito baco secara utuh puisi atau pantun nan dibuek Hadi


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Zubir Amin" <zubir...@rantaunet.org>
Date: Fri, 13 Sep 2013 02:01:44 +0000

syaf...@gmail.com

unread,
Sep 13, 2013, 12:41:43 AM9/13/13
to rant...@googlegroups.com
Uwan Jepe n.a.h!

Nampak e ko samo ota di lapau kopi. Ota urang nan diotakan, kalau salah den ndak sato.....he....he....

Salam

Syaf AL/lah di Bogor


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "JePedotCom" <andi...@rantaunet.org>
Sender: rant...@googlegroups.com

JePedotCom

unread,
Sep 13, 2013, 1:05:02 AM9/13/13
to rant...@googlegroups.com
Uwan Syaf Al n.a.h

Nampak e iyo mah jadi ingek salah atau lah samo jo lirik salah satu lagi Iwan falls :

"Kawanku punya teman, temanku punya kawan, kawan temenku bercerita,bahwa di ......

Maturidi Donsan

unread,
Sep 13, 2013, 10:14:24 PM9/13/13
to rant...@googlegroups.com
Kawan-kawan sapalanta n.a.h
Satolo awak sangenek.
Mandanga proyek Trans Sumatra ko tatundo, tabaco lo posting kawan Syaf AL "Merdeka Sumatra Merdeka!!!, io tagalompa lo darah mudo baliek, takanalah maso PRRI nan lalu.

 Antah apolah nan manggoda urang pusat ko , kama lo kanyo aliahkan danatu, untuak jalan tol Jakarta Surabaya pulo, kok sulit bana magiah dana untuk kemajuan pulau Sumatra ko
.
Urang Indonesia ko memamg palupo, lah lupa sajo jo kejadian PRRI, kanapo urang barontak karano dipasulik , mambangun daerahnyo, Lah bacakak dulu baru dipa-oncek-oncek-an danatu.

Ambo ingek bana  sasudah PRRI  1961-an daerah nan malawan karano daerahnyo tak dibangun dioncek-an lah dana pa-antok-an tangih barupo proyek,

 Nan maa  nan balun ado proyek disuruah buek proyek asal jadipun dak apo,  sepaya ada dasar paoncek-an dana tu.

Muncullah proyek serampangan - hantam kromo diantaronyo untuk SUMUT Pabrik Ketas Pematang Siantar dibangun 1960-an 1964 bubar.

Untuk SUMBAR Pabrik Kertas Batang Anai, antah dibangun antah tidak tapi bantuaknyo adoh bakeh bengkenyo di Batang Anai, yang jelas dananyo alah dioncek-an ka SUMBAR.

Untuk Kalimantan Pabrik Kertas Martapura 1970 dibangun 1976 bubar,

Untuk SULSEL Pabrik Kertas Gowa dibangun mulai operasi  normal sekitar  1975-an, 1994 bubar.

IItu semua memang proyek pa-antok-an tangih, proyek nan dibuek asal asalan.

Beda denga proyek Tol Tran Sumatra yang sudah  dengan perencanaan rapi yang diputuskna Asosiasi Gubenur se Sumatra (Dewan Gubenur?)  kalau tak salah tahun 2011 di Palembang.

Jadi perencanaanya sudah matang. kenapo masih dicarikan rintangan,  bagi awak jadi pertanyaang besar.

Sairiang jo jalan tol ko kalau tak salah, rancana Gubenur se Sumatra di Palembang tu  tamasuak rencana mambuek jalan kuretapi dari Aceh ka Lampuang.

Jalan kuretapi ko nan paralu bana sabannyo, awaka alah angok-angok bawuang jo BBM.

Sulit kito pakai roda karetko pulang kampuang beko lai. Makonyo kalau capek dibuek jalan kuretapi dari Aceh -Lampuangko, kito nan diluar ranah, banyak kemudahan pulang kampuang.

Kalau sakali angkek KA ko bisa mambao 600-700 urang, aratinyo 100-150 AVANZA bisa istirahat jo bensinnyo dalam kandang.

Kalau iko bisa 3 trip dalam sahari berati alah 300 AVANZA  bisa dilalokan atau awak tak paralu AVANZA lai.

Iko nan di palambek taruih dari tahun 1970-an apolah alasannyo, nampaknya masih banyak nan ingin mobil atau suku cadang oto lua go masuak kamari.

Mungkin masih banyak petinggi nagari ko (tamasuak oknum DPR tu)  nan ingin dapek FEE RECEHAN  dari pabrik oto luar tu.

Awak masih ingek pak Mantari Kabinert ikut memamrerkan Toyota mulai dari Manado sampai ka Aceh dengan l/k 200 Toyota roda 4 sekitar tahun 80-an.

Mungkin io Demo seluruh Sumatra dulu , baru pusat tu takajuik baru dana maloncek.

Ditutuik sajo jalan lintas Lampuang -Aceh agak tigo hari , Jakrta tu mungkilah kalabakan, kama ka dijua barang dari Jakarta tu. kiniko kan Sumatra ko jadi pasar raksasa.

Awak di Sumatra, kok putuih bana hubungan jo Jakrta alun kamati dak makan, tapi kalau barang dari Jakrta tu tak bisa dijua  ka Sumatra bitapakiaklah nan kamakan di Jakarta. mungkin juo kanai urang kito, tapi demi perjuangan mereka akan toleran.
 Pangalaman jo Papua dipandang entiang sajo nampaknyo,lah nyo angke sanjato, lah teriak pulo ingin jajak pandapek dsb. baru di paoncek-ocekan OTSUS kian, baserak seraklah danatu

Jadi kok dapek jaan ditunggulo bacakak dulu baru dana di-onceeeeek-an.

Tausiek ambo dek  Merdeka Sumatra Merdeka !!!
Tarimo kasih kawan Syaf -Al, tajago nan lalok.

Maturidi (75)
Asal Talang-Solok-Kutianyia
Duri Riau

Dr. Saafroedin Bahar

unread,
Sep 14, 2013, 4:41:49 AM9/14/13
to rant...@googlegroups.com, Rant...@googlegroups.com
Kok baitu, apo karajonyo tu Pak Irman Gusman, capres Demokrat, sarato ampek anggota DPD lain; Pak Gamawan Fauzi , Mendagri; ampek baleh anggota DPR nan mawakili Sumbar ? Dek Bung Dahlan Iskan iko indak bagai alah juo deknyo doh. Gemblung, kato Pak Bambang. 

Merdeka ? Jan disabuik juo lai. Malu awak. Alah cukuik tu. 

Sent from my iPad

On 12 Sep 2013, at 15:30, alhaqir...@yahoo.com wrote:


Setuju bana jo Kanda Syaf Al ko..!

Sumatera 1000 kali labiah kayo dari Brunei..

Sangenek,




Wassalam,
anwardjambak 44+,
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

Date: Tue, 10 Sep 2013 12:04:31 +0000
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

Merdeka! Sumatra Merdeka!!!!

Salam

Syaf AL/sedang di Dumai

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
From: "Tasrilmoeis" <tasri...@banuacitra.com>
Date: Tue, 10 Sep 2013 17:05:13 +0700
Subject: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

Dahlan Iskan Pasrah Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda

Maikel Jefriando - detikfinance

Selasa, 10/09/2013 13:09 WIB

<image001.gif>

<image002.jpg>Foto: Ilustrasi Proyek Tol (dok.detikFinance)

Jakarta - Keputusan Komisi VI DPR menolak Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk 5 BUMN termasuk PT Hutama Karya berdampak pada diundurnya proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, anggaran pembangunan proyek tol Trans Sumatera berarti tertahan.

"Jalan tol trans sumatera ya nggak disetujui. Tertunda lah," kata Dahlan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Dalam pengajuan PMN tersebut, ada dana suntikan Rp 2 triliun yang diajukan untuk Hutama Karya. Dana ini untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Tahun depan ada lagi PMN untuk Hutama Karya Rp 5,1 triliun untuk proyek ini.

Meski begitu, Dahlan mengaku akan kembali menyerahkan pengajuan PMN ini ke Komisi VI DPR untuk dilakukan pembahasan.

"Saya akan menulis surat lagi untuk ke Komisi VI, untuk melaksanakan UU, yang di situ menyebutkan, yang itu dibahas di Komisi VI, kami akan melaksanakan pembahasan," sebutnya.

Dahlan menyatakan, surat tersebut akan diserahkan dalam beberapa hari ke depan. Sehingga proyek tol Trans Sumatera tidak terlalu lama tertunda. Bila PMN tidak memungkinkan tahun ini, maka akan dimasukkan di 2014.

"Secepatnya, besok atau lusa. Kalau tidak bisa sekarang itu bisa dimasukan ke tahun 2014," jawab Dahlan.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan UMum (PU) Djoko Kirmanto pernah mengatakan, empat ruas tol di Sumatera rencananya akan mulai dikerjakan akhir September 2013 ini adalah:

  • Tol Medan-Binjai 16,8 km dengan investasi Rp 2 triliun
  • Tol Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun
  • Tol Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 triliun
  • Tol Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 triliun

Ditargetkan paling cepat, salah satu ruas sudah mulai groundbreaking pada September 2013 dan paling akhir di awal 2014, semua ruas telah mulai dikembangkan. Namun rencana ini tampaknya akan tertunda.

 

Maturidi Donsan

unread,
Sep 14, 2013, 10:55:15 AM9/14/13
to rant...@googlegroups.com
   Maturidi- Rantaunet googlgroup.com 

Maaf  kawan-nkawan sapalanta n.a.h.
Kapalo samo itam , isinyo babedo juo. Elok juo kito tanamkan  salah satu sifat per kaanak mudo, per kalau diinjak, malawannyo.

Lah kasifat  manusia ko, memamg serigala atas manusia lainnya, cuma dizaman modern permainannyo  ado nan halus mulus dengan semua legalitas dan ado juo nan kareh itupun diusahokan dapek legalitas. Lunak nyo sudu, kareh nyo takiek,

Tapi asal per main,  kok nyo takiek bana samo kupak-kupak lah baliwuang tu.

Baitulah nan tajadi maso PRRI,  maso 1966-penghujung orde lamo, maso-1998-penghujung ord baru, tapi kiniko era reformasi  mungkin  indak kacoitu bana, kito alah bulieh mangecek, kalau tak sanang io demo lah tak ado jalan lain, itu nan tabuka pintu. Disikolah,  tantu apo nan kadisabuik, dek hati tasakik akan kalua dimuntahkan sadoalahe.

Tantu io  dipaliekan  katidak sanangan awak dipalakukan sorupo itu, paroyek  lah dibuek handaknyo  samo samo konsekwen dijalankan. Jaan disabalah dijlankan dengan mulus, sabalah lain diambek-ambek.

DPD walaupun katuanyo pak IG dan 14 orang di DPR pusat mungkin minoritas, kalau pak Mendagri mungkin terserah suaro di DPR.

Memang  Dari dulu DPR agak sulit diarok marubah tingkah laku barek sabalah tu, paralu jo suaro sibanyak ko walaupun dari ditangah jalan.

Sakali lagi maaf kawan-kawan kalau kito alun sapandapek


Maturidi (75)
Asal Talang-Solok- Kutianyia
Duri - Riau

Zaid Dunil

unread,
Sep 14, 2013, 2:23:05 PM9/14/13
to Rantaunet
Ass ww
Sanak Jepe dan sanak sapalanta n a h
Masalah dana Riau nan manuruik  pak Anwar Djambak ado  40 T disimpan di BI, pasti  indak ado do. Kalau ado pasti nampak di Neraca Bank Riau. Bank Riau ko adolah Bank Daerah nan manyimpan pitih pitih milik Pemda nan alun  tapakai dek Pemda.
Pemda Riau dapek pitih dari PAD (Pendapatan asli Daerah ) Dan dana Primbangan dari Pusat. Tiok tahun Pamda Riau dapek dana perimbangan nan ditransfer bisa melalui BI atau melalui  Bank Pemerintah lain.    Pemda Riau juga dapat droping  dana PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) . PBB Minyak dipungut di pusat (Dep Keu/ Pemerintah pusat) dan kemudian sebagian dikembalikan ke daerah . Dana itu masuk ke Bank Riau karena Rekening Pemerintah daerah ada di Bank Riau.
PAD Riau itu terdiri dari : (Sebagai contoh , data thn 2011)
Laba usaha Perusahaan Daerah   Rp 2,2  M
Pajak Daerah                                    Rp. 1,9 M
Retribusi daerah                               Rp. 1,8 M
Pendapatan lain 2                             Rp. 1,4 M
Dana perimbangan dari Pusat             Rp. 3,3 T
Pemda sendiri menggunakan dana itu sesuai APBD , karena semua sudah dianggarkan melalui APBD, baik penerimaan maupun pengeluaran.
Dana  Pemda semua  disimpan di BPD Riau, dan ditarik apabila ada pemakaian untuk keperluan tertentu dengan menggunakan mekanisme tertentu, baik melalui cek  maupun sarana lainnya. 
Oleh BPD, sebagai bank dia harus mengelola dana itu dengan sebaik baiknya dengan catatan  setiap saat diminta oleh pemiliknya
 (  Pemda ) , BPD harus menyediakan dana itu sesuai permintaan Pemda. Lalu  dana yang berlebih yang sifatnya sementara biasanya dibelikan Sertifikat Bank Indonesia oleh BPD Riau dan sebagian disimpannya dalam bentuk Deposito di Bank Pemerintah setempat.
BPD RIau termasuk bank yang kelebihan likiditas.
Dari Neraca BPD Riau, per 31 JUli 2013 terlihat bahwa Tagihannya kepada BI  Hanya Rp. 1.8 T. Diperkirakan itu adalah SBI sebagai perwujudan dari kelebihan dana (sementara) yang disimpan di BI. Sebesar Rp. 5 T  merupakan tagihan kepada Bank Lain, dan ini adalah Deposito yang disimpan BPD di Bank Pemerintah setempat (Bunganya lebih tinggi dibanding SBI dan jangka waktu penyimpanan Deposityo biasanya lebih panjang) 
Jadi dari hal tersebut jelas , tidak ada itu uang Pemda Riau 4o T yang disimpan di BI.   Dari dana BPD yang disimpan di BI Dan Bank Pemerintah setempat tidak  semuanya dana Pemda, karena sebagai Bank, BPD juga mengumpul dana dari masyarakat.
Mengenai dana instansi Pemerintah yang dibelikan SBI, biasanya itu terjadi menjelang akhir tahun anggaran, yaitu merupakan anggaran yang belum direalisasi, ditarik melalui mekanisme tertentu (biasanya dana proyek) agar tidak masuk sebagai "sisa anggaran' tahun yang bersangkutan , supaya anggarannya tidak angus, Biasanya proyek sdh rampung, tinggal menunggu Berta Acara , anggaran bisa dicairkan dengan persyaratan tertentu. Dana proyek yang dicairkan diamankan dengan menympannya dalam bentuk SBI yang dibeli biasanya melalui Bank dimana instansi  itu mempunyai rekening (Bank berfungsi juga sebagai Sentral Registry, yang bisa mengelola SBI atas nama nasabah.)
Satantang pertanyaan Pak Tasril Moeis, Pemda itu indak ado sangkuik pauik anggaran jo Dekeu Pak. Kecuali tentang 'Dana Perimbangan' dan 'Droping dana PBB" karena Pemda punya APBD sendiri, semua pemasukan dan pengeluaran diatur sendiri , kecuali dua  pos penerimaan diatas (dana perimbangan dan PBB Minyak).
Wassalam.


2013/9/14 Maturidi Donsan <matur...@gmail.com>

Dr. Saafroedin Bahar.

unread,
Sep 14, 2013, 4:01:32 PM9/14/13
to Rantau Net Rantau Net
Sanak Maturidi, rancak juo dicubo maorganisir demo urang awak. Sia nan ka jadi janangnyo ?
Wassalam,
SB.

Maturidi Donsan

unread,
Sep 14, 2013, 8:27:23 PM9/14/13
to rant...@googlegroups.com
Maturidi ke rantaunet

Pak Saaf, juo sanak sapalanta n.a h

Tertundanyo Trans Sumatera (TS) ko, beritanyo kan masih prematur, kito menanggapinyo juo prematur, tanpa data terinci dari dasar pembicaraan dan  keputusan DPR, mungkin sajo ado jalan kalua, namun awak mandanga barita  tatudonyo TS ko tantu angek juo talingo.

Biasonyo, kalu tanyato kamudian,io kesengajaan maambek pembangunan TS ko, pangalaman nan sudah-sudah, ormas, BEM dari Aceh sampai Lampung tak paralu pulo dijanangan, janangnyo iolah pemicu / kezaliman itu sendiri itu sendiri, mereka bergerak sendiri untuk mendemo kezaliman itu, tapi kedepan caliaklah dulu, awak indak surang. wass,

Maturidi (75)
Asal Talang-Solok Kutianyia
Duri-Riau   








JePedotCom

unread,
Sep 14, 2013, 11:11:16 PM9/14/13
to rant...@googlegroups.com
Waalaikumsallam wr wb, Pak ZD n.a.h

Tarimo kasih penjelasan panjang lebanya, ini sesuatu yang bisa dijelaskan karena sudah ada aturannya dalam tata kelola keuangan negara baik pusat dan daerah yang tidak bisa sembarangan.

Ambo dulu 90-an pernah ikuik proyek insfrastrukur di daerah (Bengkulu) tapi yo dana bantuan luar negeri dima waktu tu kontrak waktu proyek alah jatuah tempo tapi fisik alun salasai, iko memang dana dek pemerintah daerah bisa ditahan indak dikembalikan , kontrak di Adendum (diperpanjang untuk menyelesaikan fisik yang masih tersisa)


Pastinya ada audit mengenai APBD ko satiok tahunnyo,jikopun ado dana infrastuktur semisal indak tapakai dalam tahun berjalan, atau bersisa harus dikembalikan lagi dan bisa dianggarkan baliak untuak tahun selanjutnya

Angka 40 T ! Ya tentunya sesuatu yang fantastis jumlahnya yang merupakan simpanan di BI sejak gubernur Riau pertama, memang indak ado takah tu kalopun ado tidak terakumulasi dari gubernur pertama sampai sekarang seperti penjelasan adik saya dan bapak di bawah ini hanya dalam bentuk SBI itupun seperti Bapak jelaskan tidak sampai pada angka lk 40 T sebagaimana yang dimaksud Anwar



Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

From: Zaid Dunil <zdu...@gmail.com>
Date: Sun, 15 Sep 2013 01:23:05 +0700
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

syaf...@gmail.com

unread,
Sep 15, 2013, 2:17:06 AM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Pak Saaf, Pak Maturidi, Pak ZD dan sanak di Palanta Yth:

Katiko DPR manulak penyertaan modal negara ka BUMN nan badampak terhadap teetundanya pembangunan jalan tol Trans Sumatra ko, ambo kebetulan sadang di Dumai. Lah 30 tahun ambo indak ka daerah itu.

Sapanjang perjalanan dari Pekanbaru sampai ka Dumai, ambo caliak duo pipa manjala di bumi Lancang Kuning. Ciek gadang dari badan ambo, ciek lai agak ngenek. Ndak tahu ambo lah bara tahun pipa ko tabantang. Tahun 80-an, senior ambo nan jadi wartawan Tempo waktu tu, mancaliak an foto utama majalah tempo tentang beberapa orang anak batilanjang dado bajalan di ateh pipa tu. Ironi dengan daerahnyo nan kayo minyak tapi penduduk miskin.

Kemudian, setelah menjadi koresponden Harian Riau Mandiri (kini Haluan Riau), ambo acok mandanga keluh kesah Gubri atas galia-nyo pemerintah pusat soal DBH (Dana Bagi Hasil). Bara negara dapek dari penjualan hasil bumi Riau ko ndak pernah transparan. DBH Riaulah dionggok kan sajo, itu pun ndak langsuang ditransfer. Marengek lo dulu baru nyo agiah.

Jalan tol Pekanbaru - Dumai ko yo lah lamo diminta dek rang Riau sebagai daerah penghasil Minyak 60 persen dari produksi nasional dan penghasil CPO 70 persen dari produksi nasional. Alasannyo, ndak ado jalan yang tahan dek banyaknyo truk basileweran di samping kondisi tanah yang labil. Tapi rengek an tu jarang direspons. Jan kan jalan tol, jalan negara Kampar-Pekanbaru sajo tapaso dibiayai dengan APBD.

Jadi, (walau ambo bukan urang Riau) yo agak taburansang ambo mandanga DPR manulak penyertaan negara tu dengan alasan sepele, pemerintah tak transparan dalam penyertaan modal ka BUMN (Iko masalah politik Dahlan Iskan jo DPR, nan taniayo urang Sumatra). Lah tahua aia mato rang Riau maminta jalan tol ko dibangun, ndak juo diagiah, Padohal, akhir bulanko Kemen PU sudah menargetkan pembangunannyo sudah harus dimulai. Tapi akhirnyo terhenti sampai batas waktu nan indak ditentukan. Samantaro, tiok datiak Jakarta maisok minyaknyo.

Kasihan rang Riau nan indak punyo SDM di pusat. Kok ado bana, banyak lalok dari tidua. Iseng2, ambo pernah mausul ka Gubernur Riau agar Sumbar jo Riau digabuang, bia labiah kuat lobby ka pusat. Tapi ditulaknyo pulo, dengan alasan (bagarah), Rang Minang cadiak-cadiak, pasti wee lo nan jadi Gubernur...kecek e. He...he.... Iyo tagalak ambo mandanga.

Bilo jalan tol ko salasai, Pekanbaru - Dumai cuma 2 jam perjalanan. Minggu lalu, katko koran ambo tabik edisi pertama di Dumai nan masih dicetak di Pekanbaru, tibonyo di Dumai jam 7 malam gara2 macet. Pingsan awak.

Kalau tol ado, memang bakurang razaki rumah makan Padang di perjalanan. Tapi efek ekonominyo labiah gadang kalau jalan rtol ko ado, sehinggo produsen di Riau labiah banyak dapek untuang dengan berkurangnyo kost transportasi.

Salam

Syaf AL/50, Bogor


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Maturidi Donsan <matur...@gmail.com>
Date: Sat, 14 Sep 2013 09:14:24 +0700
Subject: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

Dr. Saafroedin Bahar.

unread,
Sep 15, 2013, 4:03:50 AM9/15/13
to Rantau Net Rantau Net
Al, rancaknyo sanak kito di Riau labiah panyaba dan labiah saulah dari urang awak. Tipak di urang awak, rarau sajo nan gadang. Kok diajak baiyo bana, habih malucuih surang-surang.
Jadi, kadipangaan lai koha ?
Wassalam,
SB.

syaf...@gmail.com

unread,
Sep 15, 2013, 5:06:34 AM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Yo Pak, itulah ha, urang Riau ko lai cubo mararau, tapi ndak didanga urang jakarta doh. Nyo ingin lo sarupo Rang Aceh mararau. Kalau urang awak mararau, apo nan kadipanggaan....

Salam,

AL/Bogor
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Dr. Saafroedin Bahar." <saafroed...@rantaunet.org>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sun, 15 Sep 2013 08:03:50
To: Rantau Net Rantau Net<rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda
lagi, ditulak DPR

Dr. Saafroedin Bahar.

unread,
Sep 15, 2013, 5:38:30 AM9/15/13
to Rantau Net Rantau Net
Bana Al. Awak sabana alah jadi mantimun bungkuak, masuak lai dihetong indak. Syukur masih ado hongeh saketek.

tasri...@banuacitra.com

unread,
Sep 15, 2013, 7:54:42 AM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
SumBar baa lo ka mararau kini ko, PAD seny kauah dibawah APBN, lah disubsidi dati pusat.
Kalau sato lo awak mandukuang Riau untuak daprk pembagian hasil labiah banyak sasuai jo hasil daerah mereka bakalan SumBar gigik jari, tanti dana perimbangan daerah tapaso dikurangi pulo.
APBD Riau makin gadang dan takiak pejabat no makin gadang pulo samantaro APBD SumBar bakurang banyak.

Tan Ameh

Sent from my BlackBerry 10 smartphone.

tasri...@banuacitra.com

unread,
Sep 15, 2013, 7:57:23 AM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
SumBar baa lo ka mararau kini ko, PAD seny kauah dibawah APBN, lah disubsidi dati pusat.
Kalau sato lo awak mandukuang Riau untuak daprk pembagian hasil labiah banyak sasuai jo hasil daerah mereka bakalan SumBar gigik jari, tanti dana perimbangan daerah tapaso dikurangi pulo.
APBD Riau makin gadang dan takiak pejabat no makin gadang pulo samantaro APBD SumBar bakurang banyak.

Tan Ameh

Sent from my BlackBerry 10 smartphone.

Sent: Sunday, September 15, 2013 16:07 PM

syaf...@gmail.com

unread,
Sep 15, 2013, 8:02:50 AM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Ha...ha.... Ongeh kon nan tingga lai yo Pak, nyali nan indak ado.

Salam,

AL, Bogor

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Dr. Saafroedin Bahar." <saafroed...@rantaunet.org>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sun, 15 Sep 2013 09:38:30
To: Rantau Net Rantau Net<rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera
Tertunda lagi, ditulak DPR

Lies Suryadi

unread,
Sep 15, 2013, 8:17:33 AM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Pulang kapatang awak naiak oto dari Dumai ka Pakan. Rupo e sabagian jalan ko alah mulai dibeton,  tampak urang sadang bakarajo di jalan. Tapi masih banyak nan 'bagelombang', dek taraso di awak duduak di bangku balakang oto: gak badakuak2 buni pinggang dek sopir agak alun aluih lai aweian sitang oto dek e. Kok ado nan mambao bini sadang sarek, hati2lah mambao oto di jalur Dumai - Pakan ko.
 
Tibo di Minas awak baranti di satu musajik (Musajik Minas?) andak sumbayang luhua. Kabatulan awak basarawa pontong dek angek ari. Rang rumah baorok tapi indak bajilbab. Mukasuik hati andak sumbayangluhua di musajik tu. Tibo di laman musajik datang maambek sorang bajangguik: "Apa Anda tidak lihat, di depan ada papan pengumuman 'Kawasan Wajib berpakaian muslimah'. Eik....tagagau Ambo. 'Maaf, ndak baca', kecek ambo. Sempat basoal jawek jo urang ko. 'Jadi, kalau orang Muslim seperti kami ini, apapun penilaian Anda, kebetulan dalam pajalanan dan hendak mampir salat di mesjid ini, apa tidak boleh?", kecek ambo. "Anda cari sajalah mesjid lain", kecek e. Mandanga baitu, kami kalua sae lai dari laman musajik tu. Bapacu oto liak, ndak lamo sudah tu sobok surau kenek. Sumbayang kami di situ.
 
Dalam hati ambo: kok iduik Nabi Muhammad, baa lo lah kecek Rasulullah ka urang sarupo tu ko?
 
Wassalam,
Suryadi

Dari: "tasri...@banuacitra.com" <tasri...@banuacitra.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Kamis, 1 Januari 1970 1:00
Judul: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR
SumBar baa lo ka mararau kini ko, PAD seny kauah dibawah APBN, lah disubsidi dati pusat.
Kalau sato lo awak mandukuang Riau untuak daprk pembagian hasil labiah banyak sasuai jo hasil daerah mereka bakalan SumBar gigik jari, tanti dana perimbangan daerah tapaso dikurangi pulo.
APBD Riau makin gadang dan takiak pejabat no makin gadang pulo samantaro APBD SumBar bakurang banyak.

Tan Ameh
Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
Sent: Sunday, September 15, 2013 16:07 PM
Subject: Bls: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR
Yo Pak, itulah ha, urang Riau ko lai cubo mararau, tapi ndak didanga urang jakarta doh. Nyo ingin lo sarupo Rang Aceh mararau. Kalau urang awak mararau, apo nan kadipanggaan....Salam,AL/BogorSent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!-----Original Message-----From: "Dr. Saafroedin Bahar." <saafroed...@rantaunet.org>Sender: rant...@googlegroups.comDate: Sun, 15 Sep 2013 08:03:50 To: Rantau Net Rantau Net<rant...@googlegroups.com>Reply-To: rant...@googlegroups.comSubject: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPRAl, rancaknyo sanak kito di Riau labiah panyaba dan labiah saulah dari urang awak. Tipak di urang awak, rarau sajo nan gadang. Kok diajak baiyo bana, habih malucuih surang-surang.Jadi, kadipangaan lai koha ?Wassalam,SB.Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!-- .* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.===========================================================UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:* DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner.* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.===========================================================Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.-- .* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.===========================================================UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:* DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner.* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.===========================================================Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Zaid Dunil

unread,
Sep 15, 2013, 10:19:56 AM9/15/13
to Rantaunet
Ass ww
Sanak Syaff Al dan sanak sapalanta n a h
Ambo 3 tahun dinas di Pekanbaru. Acok bana manampuah jalan Pekanbaru -Dumai tu. Nan liwat di jalan tu iyo truck nan mambao CPO dari berbagai tempat di Riau untuk di eksport atau dikirim ke Jawa. Dumai adalah satu satunya pelabuhan Samudera di Riau, Dari pelabuhan inilah dikirim hasil bumi Riau keluar daerah, termasuk untuk eksport. Jadi jalan Pekan baru -Dumai itu amat fital bagi perekonomian Riau.  Karena jalan itu setiap hari tidak pernah sepi dari truck truck besar pengangkut hasil kayu olahan (plywood ) yang akan dikirim ke Jawa dan eksport , truck tangki CPO dan truck pembawa barang dagangan ,  maka jalan ini cepat sekali rusaknya. Jalan ini sama dengan jalan Pantura, setiap tahun diperbaiki tapi tidak pernah selesai  perbaikannya. Karena itu  jalan toll Pekanbaru -Dumai itu benar benar merupakan kebutuhan dan akan sangat membantu memperlancar ekonomi bagi daerah ini. Ditolaknya kebutuhan  anggaran untuk pendanaan jalan toll itu oleh DPR , bisa jadi memang karena yang minta adalah Dahlan Iskan, yang sering ngomong mendikreditkan anggota Dewan, menuduh korupsi tapi ketika diminta untuk membuktikan, alih alih menunjukkan bukti atas ucapannya, Dahlan malahan meralat tuduhannya. 
Jalan toll Pekanbaru-Dumai itu menurut saya merupakan proyek yang menguntungkan. Akan menghemat waktu tempuh , memperlancar aktivitas (efisien dan ekonomis) dan investasi akan kembali dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama. Hanya biayanya besar karena jalan itu tergolonmg panjang  (126 KM)  Lihat saja perkembangan jalann toll yg sudah ada , tarif bisa disesuaikan secara berkala, dan tidak ada investor  yang mengeluh rugi. PT Jasamarga,pengelola jalan toll untungnya  tahun 2012 mencapai 1,5 T dengan trend yang meningkat dari tahun ke tahun. Pemda Jabar saja (tidak punya ekses  likiditas sebaik Pemda Riau) bisa investasi Jalan Tol melalui Perusahaan Daerah dan sekarang sudah mulai menikmati hasilnya.  Menurut saya kalau Pemda Pekanbaru berani mereka bisa investasi untuk pembangunan jalan toll Pekanbaru-Dumai itu. Bisa Joint venture dengan swasta.  Pemda Riau  punya ekses likiditas yang lumayan dan sekarang tiap tahun memperoleh 'dana perimbangan' dari pusat antara 3 s/d 4 T , dan itu cukup untuk membiayai  secara bertahap proyek Toll Pekanbaru- Dumai itu.
Soal dana perimbangan Pusat -Daerah  yang dikemukakan sanak Syaff  Al , memang betul. Sejak GUB Riau dipegang oleh Suripto ( thn 1990) , hampir tiap kesempatan beliau mengeluh, Riau hanya dapat remah remahnya saja. Sekarang situasi sudah berubah dan dana perimbangan yang diterima cukup besar, malahan Pemda tidak siap, mau dipakai apa dana yang cukup besar itu, karena dana itu sepertinya masih tersimpan di BPD Riau  sebagai kelebihan likiditas BPD, karena BPD sendiri ternyata belum lagi berfungsi sebagai sebenar benarnya Bank, tidak dapat menyalurkan kelebihan dananya kepada sektor produktif. Kelebihan dana itu hanya disimpan dlm bentuk SBI dan Deposito di Bank Pemerintah lain, sama sekali tidak punya dampak apa apa pada sektor riil. Ini juga soal SDM ,  Manajemen Bank itu betul betul seorang 'safety player'. Itulah jeleknya penetapan jabatan Manajemen Bank, harus dipegang  orang asli daerah, padahal kapasitasnya  belum memenuhi.  Seharusnya  Bank itu bisa memberikan aselerasi bagi pertumubhan  ekonomi di daerah itu apabila manajemen bank itu  bisa memainkan perannya sebagai Bankir.
Wassalam.
Dunil Zaid, 70 + 7/12. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg.


2013/9/15 Lies Suryadi <niad...@yahoo.co.id>

asfari...@yahoo.com

unread,
Sep 15, 2013, 12:07:37 PM9/15/13
to rant...@googlegroups.com, rant...@googlegroups.com
Kanda, yg penting tu sabananyo bukan tol, tetapi kereta api. Sabanyo basyukur awak dg tdk dibangunnyo, tetapi didorong utk kereta, baik barang maupun urang.
Ingek ndak bagaimana Matianginnyo kota Purwakarta. Alun lo lai, diliek kota kota nan ado tolnyo, samo nasibnyo dg puwarkata. 

Nanang, sadang di Trowulan 

Sent from my iPad

On 15 Sep 2013, at 19:17, Lies Suryadi <niad...@yahoo.co.id> wrote:

Pulang kapatang awak naiak oto dari Dumai ka Pakan. Rupo e sabagian jalan ko alah mulai dibeton,  tampak urang sadang bakarajo di jalan. Tapi masih banyak nan 'bagelombang', dek taraso di awak duduak di bangku balakang oto: gak badakuak2 buni pinggang dek sopir agak alun aluih lai aweian sitang oto dek e. Kok ado nan mambao bini sadang sarek, hati2lah mambao oto di jalur Dumai - Pakan ko.
 
Tibo di Minas awak baranti di satu musajik (Musajik Minas?) andak sumbayang luhua. Kabatulan awak basarawa pontong dek angek ari. Rang rumah baorok tapi indak bajilbab. Mukasuik hati andak sumbayangluhua di musajik tu. Tibo di laman musajik datang maambek sorang bajangguik: "Apa Anda tidak lihat, di depan ada papan pengumuman 'Kawasan Wajib berpakaian muslimah'. Eik....tagagau Ambo. 'Maaf, ndak baca', kecek ambo. Sempat basoal jawek jo urang ko. 'Jadi, kalau orang Muslim seperti kami ini, apapun penilaian Anda, kebetulan dalam pajalanan dan hendak mampir salat di mesjid ini, apa tidak boleh?", kecek ambo. "Anda cari sajalah mesjid lain", kecek e. Mandanga baitu, kami kalua sae lai dari laman musajik tu. Bapacu oto yg didorong mestinyo kereta apiliak, ndak lamo sudah tu sobok surau kenek. Sumbayang kami di situ.

Zubir Amin

unread,
Sep 15, 2013, 7:39:50 PM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Sjaff. Al nn baik n sanak palanta kasadonyo.
Ado sisi lain nn paralu pulo disigi Sjaff.
JB lah cukuik acoklo ka Pakanbaru pulang baliak baik via jln darek dari Kik Tinggi ataupun via Udara dari Jakarta tahun2 2006 sampai thn 2009.
JB nginap di Rumbai(dirumah adiak ipa) nn bakarajo di Caltex(kini cevron?).

Dari percakapan2 dgn masyarakaik aka rumpuik,sampai ughang nn mamacik 'key position and policy making' di Riau tu(Pemda n DPRD),ukatu tu JB io timbua bingik ka Prov Riau jiko dibandiangkan dgn Prov Sumbar.

Ruponyo ado sebagian 'kecil' dari hasil minyak nn diolah oleh Caltex dibumi Riau itu,diperuntukan bagi Pem pusat n Pemda Riau.
Walaupun 'kecil' dari produksi keseluruhan minyak mentah Riau nn diterima oleh Pemda,namun cukup 'basah' bagi Riau cq aparat Pemda n DPRDnya.
Rakyat badarai di Riau cq Pekanbaru ukatu tu tampaknyo masih hidup dlm taraf garis kemiskinan. Mereka hanya menyaksikan 'kemewahan nn berminyak' nn dinikmati oleh Aparat Pemda n kalangan DPRD.

Pembangunan sarana n prasarana nn menyentuh kebutuhan Rakyaik Riau masih semacam utopia.Upeti dari Caltex dlm bentuk minyak mentah tu belum/tidak menyentuh keperluan hidup mereka.

Tragis memang,tapi itulah kondisi nn JB amati di Riau,rakjaiknyo masih banyak nn hiduik miskin sedangkan Pimpinan Pemda n anggota DPRDnya hidup dlm gelimangan minyak bumi Riau.
Iko kondisi dulu Al, antahlah baa nn 'sabananyo' kondisi terkini di Riau tu.
Namun demikian thread Al ttg iko cukup elok tuk bhn bandiang dlm memerhatikan kondisi Riau n Sumbar.

JB,DtRJ,74thn,Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Date: Sun, 15 Sep 2013 06:17:06 +0000
Subject: Bls: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR

Zubir Amin

unread,
Sep 15, 2013, 10:35:24 PM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Sjaff Al n Uda Sjaafroedin Bahar nn baik.

Ongeh tu kan 'tipikal' ughang awak kebanyakan tu.Pasti ado sesuatu kondisi di badan 'e nn di 'andokkannyo' antah dek bansaik 'e,antah de lapa 'e,antah dek gensi 'e,antah dek bodoh 'e,antah dek buruak bantuak 'e.Antah2 je lah.He3x.

Jadi, io kanai bana sindiran ka ughang awak ko Da Sjaaf n Al nn parangai 'e coman tsb diateh:'Bialah bansaik asa lai sombong','Bialah tusuk gigi di gigik2 juo walaupun paruik alun basidak'(alun makan)

JB,DtRJ,74thn,sk Mandahiliang, IVAngkek Padusunan,Pariaman Timur,kini di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: syaf...@gmail.com
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sun, 15 Sep 2013 12:02:50
To: <rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com

syaf...@gmail.com

unread,
Sep 15, 2013, 11:31:56 PM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Mak JB Yth. Batua bana tu mak bahwa pimpinan daerah, DPRD hidup balimpah, PNS juo kanyang. Banyak dokter dan guru dari Sumbar pindah ka Riau dek Tunjdanyo gadang dari Sumbar.

Soal pemimpin Riau nan diduga bagalimang jo kepeng tu, ado pameo yang beredar. Kalau jadi Gubernur di Sumbar, ado kans jadi menteri di kabinet, tapi kalau jadi Gubernur di Riau, ado kans masuak pinjaro atau ......

Satantang Tol Pekanbaru-Dumai, akan ado efek positifnyo nanti ka Sumbar. Kalau nanti Tol Padang-Pekanbaru dibangun lo, produk Sumbar akan bisa dialirkan ke dumai untuk diekspor. Lebih efektif ketimbang Teluk Bayur yang harus baputa jauah ka aceh atau lampung.

Samantaro baitu dari ambo.

Salam hormat

AL/Bogor

Maturidi Donsan

unread,
Sep 16, 2013, 2:43:02 AM9/16/13
to rant...@googlegroups.com
Tasrilmoeis tasri...@banuacitra.com lewat googlegroups.com

   
ke rantaunet
Maturidi ke RN

Ralat: mungkin tadi ambo salah tampek

Kawan-kawan sapalanta  n. a . h.

Diskusi kito manganai : Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda” “
Lah dietong-etong saminggu bakuampeh dari tanggal 10/9  sampai tgl 16/9 jam  06:39 pagi, alah 59 kali gayuang basambuik – kato bajawab di RN tapi dalam sabanyak itu interaktifnyo  dialog,  sekitar 32 kali  berkisar angko  40 T,  sekitar 15 dialognyo bekisar antarao sumangek, rarau, dsb,dsb, hanyo kiro-kiro 12 dialog nan agak cocok jo topik awal “Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda” “ kiro-kiro 20 % nyo.
Jadi mungkin yo awak lah sasek ditangah jalan sahingo tgl 15/9  sasudah jam 19:17 tibo warning dari RANG DAPUA.

Topik nan sabananyo  alun kanai langsuang ranah lai,  nan kanai iolah:
1.    SUMUT
2.    RIAU
3.    SUMSEL
4.    LAMPUNG
 (Tol Medan-Binjai 16,8 km dengan investasi Rp 2 triliun                                  SUMUT
•  Tol Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun                       RIAU
•  Tol Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 triliun                         SUMSEL
•  Tol Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 triliun)        LAMPUNG
Kemungkinan besar tertunda.

14 Anggota DPR dari minang tu mungkin io duduk manis sajo baru sabab indak manyangkuik daerahnyo, kalau pak IG jo Pak Gamawan mungkin tasangkuik moral.
Jadi anggota DPR ka ampek propinsi diatehlah nan kito indak tau apo karajonyo.
Tapi interaktif kito lah manukiak tak terkendali  meuju ranah minang.
Ambo sabagai masyarakat Riau, mandanga Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda”  ko , apolagi manyangkuik Riau , io kalua jo darah mudo sangenek,  kudian baru takana, saharusnyo ambo mandanga dulu apo reaksi pak Tabrani Rab , jo pak Yusmar Yusuf sebagai urang tuo kami di Riau  nan salamoko dirasokan agak kristis melalui Riau Pos  dan media lain di Riau, talambek awak baco  media Riau.

Cuma  wakatu mambuka-buka  komputer  tacaliaklah  duluan di RN nan di posting kan pak Tasrilmoeis  “Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda” , lah sato lo awak sangenek. ruponyo lah ambo caliek posting-memposting  io  banyak pulo nan tarambau manangggapi. Marancak-an juolah tandonyo kito paduli. Cuma  bakarui-karuiklah banangtu saketek.

Tapi kambalilah kito ka nasihat urang tuo-tuo itulah  “Kok  sasek diujuang jalan kambalilah kapangka jalan”, artinyo kambalilah ka topik awal 
“Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda” sambia abih gawa jo karilahan . Wass,


Maturidi (75)
Asal Talang-Solok-Kutianyia
Duri Riau.


Arman Bahar

unread,
Sep 15, 2013, 7:54:09 PM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Heee ... 33x

Biaso no kok  nan taralah go eh, kok di kecekan sajo ka inyo awak mualaf, insya Allah akan di hormati dan di izinkan dek urang nan urang bajangguik tu tumah
wasalam
abp

2013/9/15 Lies Suryadi <niad...@yahoo.co.id>

doef...@yahoo.com

unread,
Sep 15, 2013, 4:42:55 AM9/15/13
to rant...@googlegroups.com
Urang bulando mati dek tanah
Urang cino mati dek pitih
Urang malayu mati dek agak..


Carito gadang ota balapoh
Kok ka karajo inyo mailang.
Rapek mancik kicek urang

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Dr. Saafroedin Bahar." <saafroed...@rantaunet.org>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sun, 15 Sep 2013 08:03:50
To: Rantau Net Rantau Net<rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: Re: Bls: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda
lagi, ditulak DPR

Lies Suryadi

unread,
Sep 18, 2013, 7:25:25 PM9/18/13
to rant...@googlegroups.com
Kok ka karajo balabiah pangkua, kok ka makan kurang piriang.
 
Suryadi
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages