sarpin soyo nggleleng

0 views
Skip to first unread message

Bambang Sumarley

unread,
Apr 29, 2015, 11:23:00 PM4/29/15
to grup...@googlegroups.com
MK Perluas Kewenangan Lembaga Praperadilan
29 April 2015
 
JAKARTA, KOMPAS — Polemik mengenai apakah lembaga praperadilan berwenang menilai keabsahan penetapan tersangka atau tidak akhirnya menemui titik akhir. Selain penetapan tersangka, Mahkamah Konstitusi dalam putusannya, Selasa (28/4), di Jakarta, memperluas kewenangan lembaga tersebut dengan memasukkan penggeledahan dan penyitaan sebagai obyek praperadilan.
 
Pasal 77 Huruf (a) Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 jika tidak dimaknai praperadilan dapat memeriksa ketiga tindakan penyidik tersebut.
 
Putusan MK dalam sidang yang dipimpin Ketua MK Arief Hidayat mengabulkan permohonan Bachtiar Abdul Fatah, karyawan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), yang menguji Pasal 1 Angka (14), Pasal 17, Pasal 21 Ayat (1), dan Pasal 77 KUHAP.
 
Dalam putusan tersebut, tiga hakim konstitusi, yakni I Dewa Gede Palguna, Muhammad Alim, dan Aswanto, mengajukan pendapat berbeda (dissenting opinion). Ketiganya berpendapat, MK seharusnya menolak permohonan Bachtiar.
 
Minimal dua alat bukti
 
Mengenai Pasal 1 Angka (24), Pasal 17, dan Pasal 21 Ayat (1) KUHAP, MK memberikan tafsir tentang apa yang dimaksud dengan bukti permulaan, bukti permulaan yang cukup, dan bukti yang cukup.
 
Menurut MK, bukti permulaan yang cukup harus dimaknai dengan minimal dua alat bukti, dan perlu disertai dengan pemeriksaan calon tersangka, kecuali atas tindak pidana yang penetapan tersangkanya dimungkinkan dilakukan tanpa kehadirannya (in absentia).
 
"Pertimbangan Mahkamah yang menyertakan pemeriksaan calon tersangka di samping minimum dua alat bukti tersebut di atas, untuk tujuan transparansi dan perlindungan hak asasi seseorang, agar sebelum seseorang ditetapkan sebagai tersangka sudah memberikan keterangan yang seimbang dengan minimum dua alat bukti yang ditemukan oleh penyidik," ujar Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams.
 
Dalam pertimbangan yang dibacakan Wakil Ketua MK Anwar Usman, MK menyatakan, praperadilan jadi tempat bagi seseorang yang ditetapkan sebagai tersangka untuk memperjuangkan haknya. Hal ini semata-mata melindungi seseorang dari tindakan sewenang-wenang penyidik yang sangat mungkin terjadi ketika menetapkan tersangka.
 
Namun, MK mengingatkan, perlindungan terhadap hak tersangka tak serta-merta diartikan bahwa yang bersangkutan tidak bersalah. Upaya tersebut tidak menggugurkan dugaan adanya tindak pidana sehingga tetap dapat dilakukan penyidikan kembali sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku.

boegels

unread,
Apr 30, 2015, 2:17:54 AM4/30/15
to Jb77
Top tenan sarpin, modiaro saiki hakim raiso nolak penetapan tersangka berdasar psl 77 dipraperadilankan....hidup MK!!
....... Sent from iPhone 6

From: "'Bambang Sumarley' via PaguyubanJB77" <grup...@googlegroups.com>
Date: Thu, 30 Apr 2015 03:22:58 +0000 (UTC)
Subject: sarpin soyo nggleleng

--
Rekening Paguyuban JB77:
BCA 0600191705
A Koesmargono
 
Rekening Koperasi JB77
BCA 2741387117
Petrus Gunarso, Ir. MSc.
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "PaguyubanJB77" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to grupjb77+u...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to grup...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/grupjb77.
To view this discussion on the web, visit https://groups.google.com/d/msgid/grupjb77/90520840.967410.1430364178077.JavaMail.yahoo%40mail.yahoo.com.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

Bambang Sumarley

unread,
May 3, 2015, 9:33:50 AM5/3/15
to grup...@googlegroups.com
Sultan Sampaikan Sabdaraja
Sultan Hamengku Buwono X Menjadi Bawono
 
YOGYAKARTA – Raja Keraton Kasultanan Ngayogakarta Hadiningrat, Sultan Hamengku Buwono X secara mendadak mengubah nama dan gelarnya melalui Sabdaraja yang diucapkan di Sitinggil, Keraton Yogyakarta, Kamis, 30 April 2015 pukul 10.00. 

Jika semula bergelar Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem ingkang Sinuwun Kangjeng Sultan Hamengku Buwana Senapati-ing-Ngalaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Khalifatullah ingkang Jumeneng Kaping Sadasa ing Ngayogyakarta Hadiningrat, maka berubah menjadi Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem ingkang Sinuwun Kangjeng Sultan Hamengku Bawana ingkang Jumeneng Kaping Sepuluh ing Ngayogyakarta Hadiningrat.
 
“Buwono diganti Bawono. Kalifatullah diilangkan. Sadasa diganti sepuluh,” kata sumber Tempo yang merupakan keluarga keraton yang menolak identitasnya disebut saat ditemui di kediamannya di Yogyakarta, Jumat, 1 Mei 2015.
 
Sumber Tempo yang hadir saat Sabdaraja itu menjelaskan ada lima poin yang disampaikan. Hanya saja, dia mengaku lupa isinya karena tidak mendapatkan isi tertulisnya. Yang diingatnya adalah adanya perubahan nama dan gelar tersebut. Buwono yang berarti jagat dunia diubah menjadi Bawono yang artinya hutan belantara.
 
“Arahnya, ya suksesi. Penghilangan nama itu berarti siapapun bisa jadi raja, termasuk perempuan,” kata sumber Tempo.
 
Rencana medhar sabda (menyampaikan sabda) sudah disampaikan empat hari lalu (terhitung dari 30 April 2015).
 
“Tetapi saya tidak tahu, kok isinya begitu,” kata sumber yang mengaku kecewa, apalagi Sabdaraja diucapkan di Sitinggil yang merupakan tempat raja bertahta.
 
Rencananya, acara dimulai pukul 9.00, tetapi molor menjadi pukul 10.00. Sultan saat itu mengenakan pakaian kebesaran raja. Anehnya, kuluk yang dikenakan berwarna biru muda yang biasa digunakan putra mahkota yang akan naik tahta. Semestinya kuluk raja yang sudah bertahta berwarna hitam. Sedangkan anak-anak Sultan mengenakan kebaya warna krem, kecuali anak sulungnya, Gusti Kanjeng Ratu Pembayun yang mengenakan kebaya berwarna biru muda.
 
“Biru muda itu tanda yang akan dinobatkan jadi raja selanjutnya,” kata sumber Tempo.
 
Usai medhar sabda yang hanya berlangsung lima menit, orang-orang yang hadir, yaitu keluarga keraton dan Puro Pakualaman diundang makan siang di Keraton Kilen yang merupakan kediaman Sultan. Ternyata dalam jamuan makan tersebut, Sultan memberikan penjabaran dari Sabdaraja.
 
“Mulai kemarin, Ngarsa Dalem tidak akan mengucapkan Assalamualaikum di dalam keraton,” kata sumber.
 
Menurut Sultan, kata sumber, isi Sabdaraja itu karena Sultan mendapat wahyu dari Allah SWT. Apa yang telah diucapkannya diminta harus dipatuhi.
 
“Edan! Saya misuh sak komplite. Kenapa begitu? Apa yang ada di benak Sultan?” kata sumber yang menyesal datang ke acara tersebut.
 
Adik tiri Sultan, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Prabukusumo enggan menanggapi isi Sabdaraja. Alasannya, karena dia menolak untuk menghadiri acara tersebut.
 
“Aneh-aneh. Saya enggak bisa komentar. SARA pokoknya,” kata Prabukusumo saat dihubungi Tempo, Jumat, 1 Mei 2015.
 
Cucu HB VIII, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Jatikusumo yang akrab dipanggil Romo Tirun juga menolak berkomentar.
 
“Itu fatal,” kata Romo Tirun.

E.Bawa Santosa

unread,
May 3, 2015, 10:10:29 AM5/3/15
to grup...@googlegroups.com

Tak kiro aku ora perlu ngendiko, paring sabdo.

 

Sinuwun Haryo Setiko

--

Rekening Paguyuban JB77:
BCA 0600191705
A Koesmargono
 
Rekening Koperasi JB77
BCA 2741387117
Petrus Gunarso, Ir. MSc.
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "PaguyubanJB77" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to grupjb77+u...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to grup...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/grupjb77.

Bambang Sumarley

unread,
May 3, 2015, 10:34:29 AM5/3/15
to grup...@googlegroups.com
Ha3x. Akan lbih jos klo bukan "aku" tp "ingsun".


From: E.Bawa Santosa <eba...@cbn.net.id>
To: grup...@googlegroups.com
Sent: Sunday, 3 May 2015, 21:10
Subject: RE: ontran2 internal. saru tapi nyata

Sambel goreng krecek enak tenin

unread,
May 3, 2015, 7:07:41 PM5/3/15
to grup...@googlegroups.com

Luwih apik nyonge lah

--
Rekening Paguyuban JB77:
BCA 0600191705
A Koesmargono
 
Rekening Koperasi JB77
BCA 2741387117
Petrus Gunarso, Ir. MSc.
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "PaguyubanJB77" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to grupjb77+u...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to grup...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/grupjb77.

Lik Wah

unread,
May 24, 2015, 2:43:57 PM5/24/15
to grup...@googlegroups.com
Sinuwun Bawa dan Sinuwun Dul akan lebih seru menjadi Sinuwun Kembar. Kratonnya Mbantul sakpengidul

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages