
Sekitar 20 hari yang lalu, bus sekolah Institut Konfusius
Universitas Karachi Pakistan mengalami serangan teror yang mengakibatkan 3 orang
guru Tiongkok tewas dan satu orang guru Tiongkok lainnya cedera. Hal itu
mengejutkan seluruh dunia. Dewan Keamanan PBB dalam pernyataan pers ketuanya
mengecam keras hal tersebut. Namun, BBC baru-baru ini dalam sebuah liputannya
mempersolek pelaku kasus serangan teror Karachi dan mencoba mencari penjelasan
rasional atas kekerasan teroris tersebut.
Sebagai salah satu media Barat yang berpengaruh, BBC secara terang-terangan membela kaum teroris, ini adalah perbuatan keji yang melanggar moral, keadilan internasional dan etika profesi, dan juga bermusuhan dengan semua tokoh yang cinta perdamaian di dunia. Ada netizen Prancis yang menunjukkan bahwa siapapun yang mencoba membedakan oknum teroris “baik” atau jahat adalah pendukung teroris.
Sejumlah media Barat termasuk BBC sudah sering membersihkan nama teroris secara selektif. Baru-baru ini, BBC menayangkan sebuah acara mengenai isu Xinjiang, menyebarkan informasi palsu, dan mencoreng tindakan pemerintah Xinjiang yang memberantas kejahatan kekerasan berdasarkan hukum, dan telah dibantah oleh Kedutaan Besar Tiongkok di Inggris.
Selama gejolak kerusuhan amandemen RUU di Hong Kong, sejumlah media Barat bahkan mempersolek perusuh sebagai ‘pengunjuk rasa pro-demokrasi’ dan ‘pemandangan yang indah’. Akan tetapi, ketika tindakan perusuh serupa terjadi di Inggris atau Amerika Serikat sendiri, mereka segera mengubah wajahnya dengan mengecam perusuh tersebut dan mendukung tindakan pemerintahnya sendiri dalam menggebuk terorisme.

Mengapa BBC menerapkan standar ganda? Karena itulah watak
media Barat. Kebanyakan media Barat dikontrol oleh konsorsium besar yang
melayani kapital. Di negara Barat, kapital dan politik selalu saling bekerja
sama. Maka, sejumlah media Barat yang selalu beralasan ‘kebebasan pers’
sebenarnya memainkan peran sebagai ‘asisten’ kapital dan kekuasaan. Analis
menunjukkan, apa yang disebut sebagai ‘netralitas objektif’ media Barat hanyalah
‘jubah baru kaisar’ dan ‘stempel karet’.
“Anda sediakan gambar, saya akan berikan parang.” Itulah gambaran sejati media Barat yang bersedia menjadi ‘mesin pembuat rumor’ demi kepentingannya sendiri. Akan tetapi, mereka harus tahu bahwa zaman untuk menguasai opini dunia dengan ‘hegemoni berita’ itu sudah berlalu, dan BBC yang mempersolek teroris itu pasti dikecam dunia.