Dewan HAM PBB Luluskan Resolusi Pendorongan dan Perlindungan Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Apr 2, 2022, 9:36:08 PM4/2/22
to GELORA45_In

Xi Jinping: Tiongkok dan Eropa Harus Sediakan Faktor Penstabil untuk Situasi Dunia yang Bergejolak

 

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan virtual dengan Ketua Dewan Eropa Charles Michel dan Ketua Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen pada hari Jumat malam kemarin (1/4).

Xi Jinping menunjukkan bahwa 8 tahun yang lalu, dirinya berkunjung ke Markas Besar Uni Eropa, menyatakan bahwa Tiongkok bersedia bersama dengan Eropa membangun sebuah jembatan persahabatan dan kerja sama di Eurasia, membentuk empat hubungan kemitraan Tiongkok dan Eropa, yaitu perdamaian, pertumbuhan, reformasi dan peradaban, membangun hubungan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Eropa yang lebih mempunyai daya pengaruh global. Harapan Tiongkok ini masih belum berubah sampai saat ini, keadaan saat ini lebih realistis.

Saat ini, wabah virus COVID-19 sedang merajalela, pemulihan ekonomi dunia sangat sulit, dan krisis Ukraina datang melanda. Dalam keadaan ini, Tiongkok dan Eropa sebagai dua kekuatan global, dua pasar dan dua peradaban yang besar, harus meningkatkan komunikasi mengenai hubungan Tiongkok dan Eropa, serta masalah-masalah penting yang berkaitan dengan perdamaian dan pembangunan dunia, memainkan peran konstruktif dan menyediakan beberapa faktor penstabil untuk situasi dunia yang bergejolak.

Xi Jinping menekankan bahwa sejak tahun lalu, hubungan Tiongkok dan Eropa mewujudkan perkembangan yang baru dalam tantangan, kerja sama Tiongkok dan Eropa mencapai hasil baru dalam kesulitan. Fakta membuktikan bahwa Tiongkok dan Eropa mempunyai kepentingan bersama dan landasan kerja sama yang mendalam, hanya kerja sama dan koordinasilah yang bisa menyelesaikan masalah dan mengatasi tantangan. Kebijakan Tiongkok terhadap Eropa terpelihara dengan stabil dan koheren, diharapkan pihak Eropa dapat membentuk pendirian yang mandiri terhadap Tiongkok, menjunjung kebijakan yang mandiri terhadap Tiongkok, serta bersama dengan Tiongkok mendorong hubungan Tiongkok dan Eropa berkembang dengan stabil dan berjangka panjang.


 

Dewan HAM PBB Luluskan Resolusi Pendorongan dan Perlindungan Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya

 
 

Hari Jumat kemarin (1/4), Sidang ke-49 Dewan HAM PBB telah meluluskan resolusi seputar pendorongan dan perlindungan hak ekonomi, sosial dan budaya serta pemberantasan kesenjangan yang diserahkan bersama oleh Tiongkok, Pakistan, Mesir, Afrika Selatan, Bolivia, total terdapat 66 negara yang berpartisipasi dalam penyerahan tersebut.

Resolusi tersebut menyatakan keprihatinan serius terhadap kemunduran pembangunan global, meningkatnya fenomena kemiskinan, dan semakin seriusnya kesenjangan di dalam negeri dan antara bangsa.

Resolusi mengimbau berbagai negara semaksimal mungkin menggunakan sumber daya yang ada untuk mendorong dan melindungi hak ekonomi, sosial dan budaya, menanam modal di bidang kesehatan publik, pendidikan, jaminan sosial dan bahan pangan, untuk mencegah peningkatan beban ekonomi terhadap kelompok kurang mampu.

Resolusi juga mengimbau berbagai pihak untuk meningkatkan persatuan internasional, berorientasi pada rakyat, dan mengambil tindakan inklusif dalam menangani pandemi dan mendorong rehabilitasi pasca pandemi, serta menjamin aksesibilitas kesetaraan vaksin dan obat, mendorong lembaga moneter internasional agar tidak melakukan pengetatan anggaran yang mungkin akan menghalangi hak ekonomi, sosial dan budaya, serta memberikan dana pinjaman dengan suku bunga rendah, bantuan dan dukungan kepada program hak ekonomi, sosial dan budaya; mengimbau Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM meningkatkan pekerjaannya di bidang hak ekonomi, sosial dan budaya, serta memberikan bantuan yang efektif kepada berbagai negara.

Resolusi tersebut juga menyatakan sambutan baik terhadap inisiatif pembangunan yang bermanfaat bagi pelaksanaan ‘Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan’.


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages