Presiden Jokowi temui Presiden Xi Jinping tegaskan kemitraan strategis
1 view
Skip to first unread message
Chan CT
unread,
Jul 26, 2022, 8:41:46 PM7/26/22
Reply to author
Sign in to reply to author
Forward
Sign in to forward
Delete
You do not have permission to delete messages in this group
Copy link
Report message
Show original message
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to GELORA45_In
Presiden Jokowi temui
Presiden Xi Jinping tegaskan kemitraan strategis
Selasa, 26 Juli 2022 18:14
WIB
Presiden RI Joko
Widodo bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di
Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, RRT, Selasa (26-7-2022). ANTARA/HO-Biro
Pers Sekretariat Presiden/Laily
Rachev/pri.
Kunjungan ke Kyiv
dan Moskow dinilai Presiden Xi tunjukkan tanggung jawab Indonesia sebagai negara
besar.
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo
melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT)
Xi Jinping yang menegaskan kemitraan strategis antara kedua negara.
Presiden Xi
dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan menyampaikan kegembiraannya
dapat bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.
"Yang Mulia
adalah Kepala Negara pertama yang diterima pihak Tiongkok setelah Olimpiade
Musim Dingin Beijing. Hal ini cukup membuktikan betapa mesranya antara hubungan
kedua pihak," kata Presiden Xi di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing,
Selasa.
Presiden Jokowi disambut oleh Presiden Xi dan
keduanya langsung melakukan foto bersama. Setelah itu, kedua pemimpin negara
bersama-sama menuju ruang pertemuan.
Presiden Jokowi dalam sambutannya juga
menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat kepada dirinya dan delegasi
Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin
menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kerja sama ekonomi yang saling
menguntungkan bagi kedua negara sekaligus kawasan dan dunia.
"RRT adalah
mitra strategis komprehensif Indonesia. Kita harus mengisi kemitraan tersebut
dengan kerja sama yang menguntungkan untuk negara kita, dan sekaligus untuk
kawasan dan dunia," kata Presiden Jokowi.
Selain kerja sama ekonomi, kata Menteri Luar
Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya usai pertemuan tersebut, kedua pemimpin
juga membahas berbagai isu, antara lain, isu kawasan dan dunia.
"Sebagai
negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki tempat yang penting
bagi RRT dan kawasan. Apalagi, saat ini Indonesia memegang Presidensi G20 dan
tahun depan menjadi Ketua ASEAN," kata Retno.
Isu G20 dan ASEAN juga dibahas dalam pertemuan
tersebut.
"Indonesia menyampaikan penghargaan atas dukungan
RRT terhadap keketuaan Indonesia di G20. Mengenai ASEAN, Indonesia berkomitmen
untuk menjadikan ASEAN relevan, tidak saja bagi masyarakat Indonesia, tetapi
juga untuk kawasan dan dunia," tambah Retno.
Presiden Xi,
lanjut Retno, memberikan apresiasi atas upaya Presiden Jokowi dalam mengupayakan
perdamaian dan memperbaiki situasi kemanusiaan, antara lain, melalui kujungan ke
Kyiv dan Moskow.
"Kunjungan tersebut dinilai Presiden Xi
menunjukkan tanggung jawab Indonesia sebagai negara besar," tambah Retno.
Retno
menambahkan bahwa kedua pemimpin juga membahas mengenai pentingnya kerja sama
konkret yang saling menguntungkan dalam konteks Global Development Initiative
(GDI).
"Jika kerja sama konkret dapat diwujudkan,
diharapkan pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) negara berkembang
dapat lebih baik," ucap Menlu.
Menlu Retno Marsudi mengatakan bahwa RRT
berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama ekonomi hijau, antara lain, melalui
pembangunanGreen
Industrial Park di Kalimantan Utara.
"Presiden Xi juga menegaskan komitmen untuk
meningkatkan impor produk pertanian Indonesia," kata Retno.
Sebelumnya,
dalam pertemuan Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri RRT Li Keqiang dan
Presiden Xi di Beijing pada hari ini, kedua negara telah menyepakati beberapa
kesepakatan, yaitu:
1. Pembaruan MoU Sinergi Poros Maritim Dunia dan
Belt Road Initiative, 2. MoU Kerja sama
Pengembangan dan Penelitian Vaksin dan Genomika, 3. MoU mengenai Pembangunan Hijau, 4. Pengaturan Kerja sama Kelautan, 5. Protokol mengenai ekspor nanas Indonesia, 6. Pengaturan Kerja Sama Pertukaran Informasi dan
Penegakan Pelanggaran Kepabeanan, dan 7.
Rencana Aksi Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Keamanan Siber dan Teknologi.
Turut
mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Presiden Xi Jinping, yaitu
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan,
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri
BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Duta
Besar RI Beijing Djauhari Oratmangun.