Harga Bawang Merah Meroket Drastis, Pedagang Menjerit Pembelinya

2 views
Skip to first unread message

Sunny ambon

unread,
Jul 18, 2022, 6:45:08 PM7/18/22
to

Apa kabar mafia bawang merah? Apakah sebentar lagi akan ada masalah bawang putih?  Kalau ada bawang merah putih apakah juga krisis?


https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-015035978/pasokan-menipis-buat-harga-bawang-merah-meroket-drastis-pedagang-menjerit-pembelinya-berkurang

 

Pasokan Menipis Buat Harga Bawang Merah Meroket Drastis, Pedagang Menjerit Pembelinya Berkurang

Ririn Nur Febriani

- 18 Juli 2022, 11:16 WIB

PEDAGANG menjajakan aneka macam bawang di pasar, Jumat (1/7/2022). Harga bawang merah mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram kini menjadi Rp 70.000 per kilogram, disebabkan terhambatnya pasokan dari daerah penghasil bawang seperti di Brebes, Jawa Tengah.*

PEDAGANG menjajakan aneka macam bawang di pasar, Jumat (1/7/2022). Harga bawang merah mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram kini menjadi Rp 70.000 per kilogram, disebabkan terhambatnya pasokan dari daerah penghasil bawang seperti di Brebes, Jawa Tengah.* /Antara/ASEP FATHULRAHMAN

PIKIRAN RAKYAT - Harga bawang merah di pasar tradisional di Kota Cimahi naik drastis dalam sebulan terakhir. Pasokan dari daerah penghasil yang terbatas disebut jadi salah satu penyebabnya.

Di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahiharga bawang merah mencapai Rp 60.000-Rp 70.000 per kilogram. Padahal harga normal bawang merah sekitar Rp 30.000 per kilogram.

"Normalnya Rp 30.000, paling mahal Rp 40.000 per kilogram. Naiknya bertahap sejak sebulan terakhir," ujar Idris (50), pedagang Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Minggu 17 Juli 2022.

Menurut Idris, tingginya harga bawang saat ini karena pasokan dari daerah penghasil seperti di Brebes, Jawa Tengah yang belum normal.

Baca Juga: Kemarau Basa Buat Lahan Lembab, Terancam Peningkatan Hama

Hal tersebut, kata Idris, berdampak terhadap penjualan.

"Bawang termasuk bahan utama masakan, ya tetap dibeli masyarakat. Hanya, memang ada pengurangan pembelian," ujarnya.

Baca Juga: Masuk ke Daftar KBBI, Kata Oppa Kini Jadi Bahasa Baku di Indonesia

Cek rutin Pelaksana Tugas Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengakui adanya kenaikan harga bawang merah.

"Sebagian harga komoditas pangan ada yang naik tapi tidak signifikan. Bawang merah yang naik tinggi harganya sampai dua kali lipat," ujarnya.

Pihaknya meminta Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi melakukan pengecekan ke pasar tradisional mengenai kenaikan harga dan suplai komoditas pangan.

"Nanti Disdagkoperin mengecek rutin ke pasar karena pasokan sepertinya terbatas. Seperti bawang merah dikirim dari Brebes dan Yogyakarta, mungkin pasokan terkendala jadi harga naik. Nanti ditelusuri unsurnya apa sampai naiknya dua kali lipat. Asalkan, kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, selain komoditas bawang merah yang harganya terus mengalami kenaikan signifikan, komoditas cabai juga mengalami hal serupa.

Harga cabai merah tanjung Rp 95.000/kilogram bahkan di sejumlah daerah di Jawa Barat menyentuh harga Rp 150.000/kilogram.

Harga cabai merah keriting Rp 90.000/kilogram, cabai hijau keriting Rp 45.000/ - kilogram, cabai rawit merah Rp 100.000/kilogram, cabai rawit hijau Rp 90.000/kilogram.***

 

Berdasarkan informasi, panen bawang merah di daerah tersebut terdampak cuaca seperti hujan deras hingga banjir sehingga berpengaruh terhadap hasil panen.

"Di Brebes katanya ada banjir jadi kerendem hasil panennya. Sepertinya 2 bulan ke depan pasokan dari saya belum normal," kata Idris.

Opsi lain pasokan bawang merah datang dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Hanya, menurut Idris berat biaya ongkos kirim sehingga harganya akan tetap mahal.

"Saya coba pasokan yang dari NTB sama NTT, cuma ongkosnya memang mahal jatuhnya harga tetap tinggi," ucapnya.

 

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages