- Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:23 WIB
Arsip - Arsip - Tim Lima Evakuasi WNI dari Wuhan (ki-ka): Arianto Surojo, Kolonel (Pnb) Eko Adi Nugroho, Budi Atyasa, Lambang Andri Prabawa, dan Victory Trimulia Gani. (ANTARA/HO-KBRI Beijing)
SINAR HARAPAN - KOORDINATOR Tim Lima Evakuasi Warga Negara Indonesia dari Wuhan, China, Arianto Surojo, bakal menempati posisi barunya di Kementerian Luar Negeri RI.
Baca Juga: Sudah Setahun, Kondisi Kesehatan Penyintas Wuhan Masih
Bermasalah
Arianto memimpin misi operasi evakuasi dari Wuhan,
Provinsi Hubei, menuju Natuna, Kepulauan Riau, pada 31 Januari 2020 bersama
Kolonel (Pnb) Eko Adi Nugroho yang saat itu menjabat Atase Udara KBRI Beijing.
Mereka juga dibantu oleh Budi Atyasa, Victory Trimulia, dan Lambang Adi
Prabawa--ketiganya dari Fungsi Protokol dan Kekonsuleran KBRI Beijing.
Tim Lima tersebut memasuki wilayah Provinsi Hubei untuk menyisir para WNI melalui
perjalanan darat dari Provinsi Hunan.
Dalam batas waktu yang sangat singkat, sesuai arahan Kantor Urusan Luar Negeri
China (FAO) Provinsi Hubei, para WNI berhasil
diterbangkan dengan menggunakan pesawat komersial Batik Air dari Bandara Internasional
Tianhe di Wuhan.
Baca Juga: Omicron Kembali Serang Kota Wuhan, Menjalar ke Tiga Kota
"Saat itu memang suasananya sangat menegangkan," kata Arianto yang
saat menjalankan misi tersebut menjabat sebagai Koordinator Fungsi Penerangan
Sosial dan Budaya KBRI Beijing.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga dapat
menyelesaikan tugasnya, baik saat masih di KBRI Beijing maupun
di ACC.
Sampai saat ini Tim Lima tinggal menyisakan tiga orang karena Eko Adi Nugroho
sudah bertugas di Indonesia sejak tahun lalu.
"Saya ini dulunya seorang pilot yang sehari-hari berkutat dengan pesawat.
Tapi dalam seumur hidup, baru sekali saya tidur di hanggar, ya waktu
dikarantina di Lanud Natuna bersama WNI dulu,"
kata Eko yang mantan pilot helikopter Super Puma TNI-AU dalam acara perpisahan
di Wisma Duta KBRI Beijing tahun lalu.***