- Kamis, 24 Maret 2022 | 08:49 WIB
Ambon masih menunggu kondisi cuaca membaik untuk melakukan
operasi SAR dengan kapal Basarnas mencari 11 penumpang longboat yang dilaporkan
tenggelam di sekitar perairan Pulau Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.
"Kapal Basarnas sekarang dalam posisi siaga
menunggu kondisi cuaca agak membaik agar bisa langsung bergerak menuju lokasi
kecelakaan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon
Mustari di Ambon, Kamis (24/3/2022).
Anggota tim SAR maupun seluruh unsur potensi SAR
yang akan dilibatkan dalam operasi pencarian hari pertama ini, mereka sudah
mempersiapkan diri sejak pagi hari.
Sebuah longboat dilaporkan mengalami musibah di
sekitar Perairan Pulau Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur pada Rabu (23/3/2022) sekitar
sore hari saat membawa rombongan pegawai Inspektorat dan Bappeda kabupaten
setempat.
Dalam rombongan itu juga dilaporkan terdapat Camat
Teor Indah Adhayati Rumakway, seorang anak berusia tiga tahun bernama Hairudin,
serta tiga orang warga bernama Jafar Rumatiga, Idrus Retob, dan Saida Keliobas.
Sedangkan pegawai Inspektorat masing-masing Rinto,
Ismail Hatala, Ibrahim Kilwouw dan tiga pegawai Bappeda Kabupaten Seram Bagian Timur, yakni Gusti Pattikupang, Uya
Kilkoda, serta Fajrin.
Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur Umar Gazam yang dihubungi
secara terpisah membenarkan adanya musibah kecelakaan di laut yang menimpa
Camat Teor dan rombongan Inspektorat serta Bappeda setempat.
"Saya sementara melakukan tugas di luar
daerah, namun ada laporan yang diterima dan beritanya ramai di media sosial.
Rombongan ini sementara melakukan tugas pengawasan rutin pengelolaan DD-ADD di
wilayah itu," kata Umar.
Namun, longboat yang ditumpangi mereka dilaporkan
tenggelam antara Perairan Pulau Bam dan Pulau Teor, dan satu orang dilaporkan
selamat setelah berenang sekitar delapan jam menuju pantai Pulau Teor. (*)