Mungkin upah bupati tidak seberapa untuk mengusurs kehidupan keluarga dan lain-lain ongkos, jadi perlu ada tambahan, jalan haram atau halal pokoknya dapat fulus. Kasihan ditangkap, tetapi bagaimana pun kalau masuk penjara itu sekadar istirahat, supaya kelak bisa menikmati hasil panen akal bulus dengan tenang dan nyaman di hari depan.
KPK Tangkap Tangan Bupati Penajam Paser Utara
Kompas.com - 13/01/2022, 08:21 WIB
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur,
Abdul Gafur Mas'ud. (KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON)
Penulis Irfan Kamil | Editor Krisiandi
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu (12/1/2022) malam.
"Perlu kami sampaikan bahwa benar KPK kemarin telah melakukan giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada Kompas.com, Kamis (13/1/2022).
Baca juga: Terjaring OTT KPK, Ini Profil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud
Ghufron mengonfirmasi, salah
satu yang terjaring dalam operasi itu adalah Bupati Penajam Paser Utara
Abdul Gafur Mas'ud. Hingga kini, tim KPK masih terus melakukan pemeriksaan
terhadap pihak-pihak yang terjaring OTT tersebut.
Baca juga: KPK
Tangkap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur di Jakarta
"Sementara ini kami masih melakukan
pemeriksaan selama 1x24 jam untuk memperjelas duduk perkaranya," kata
Ghufron.
"Karena itu, kami minta
masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK untuk bekerja
menyelidik kasus ini, selanjutnya nanti akan kami infokan secara lebih
komprehensif," tutur dia.
Ditemukan sejumlah uang
Abdul Gafur ditangkap tim KPK di Jakarta bersama sejumlah orang. Dalam OTT ini, KPK total mengamankan 11 orang.
"(Diamankan) beberapa orang dan uang," ujar Ghufron.
Baca juga: KPK Amankan Sejumlah Uang Terkait OTT Bupati Penajam Paser Utara
Selain di Jakarta, tim KPK juga melakukan operasi senyap tersebut di Kalimantan Timur. Saat ini, sang bupati dan sejumlah orang lain dalam perjalanan menujung gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Siapa Abdul Gafur Mas'ud?
Nama Abdul Gafur Mas'ud kian mencuat setelah
Presiden Joko Widodo memilih sebagian wilayah Kabupaten Penajem Paser Utara
sebagai ibu kota baru.
Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan tersebut terpilih sebagai Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Periode 2018-2023 dengan Wakilnya Hamdam.
Pria yang kini berusia 34 tahun itu lahir pada 7 Desember 1987 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Ia merupakan anak ke-8 dari pasangan H Mas'ud dan Hj Syarifah Ruwaidah Alqadri.
Baca juga: OTT di Penajam
Paser Utara, KPK Tangkap 11 Orang Termasuk Bupati
Abdul mengenyam pendidikan di SD 09 Margasari
Balikpapan, MTs negeri 1 Balikpapan dan pernah menempa ilmu agamanya di
Darunnajah Islamic Boarding School Ulujami Jakarta.
Pendidikan menengah atasnya ditempuh di SMA Muhammadiyah 1 Samarinda. Kemudian dilanjutkan ke STIE APRIN Palembang mengambil jurusan S1 Ekonomi.
Di Penajem Paser Utara itu juga melanjutkan pendidikannya dengan menempuh jenjang S2 di Universitas Mulawarman, Kalimantan
Timur. Politisi partai Demokrat tersebut menikah dengan perempuan bernama Risna dan memiliki enam orang anak.--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke gelora1945+...@googlegroups.com.
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2CX3jPPa3-LWEjfGXXuMpOgu6XXRq-A%3D72oaDGbQYZAKw%40mail.gmail.com.