Saya siap tegas
untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Akan tetapi, kali ini mereka
mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko
Polhukam.
Jakarta (ANTARA) -
Menteri Koordinator Bidang Politik,
Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara terkait dengan
massa yang mendatangi kediaman ibunya di Pamekasan, Madura, Jawa Timur,
Selasa.
Mahfud dalam akun Twitternya
@mohmahfudmd, Selasa malam, mengatakan bahwa dirinya selalu berusaha menghindar
jika menindak orang yang menyerang pribadinya.
Hal itu dilakukannya karena dirinya
khawatir akan bertindak egois dan sewenang-wenang, yang berpengaruh pada
jabatannya sebagai Menko Polhukam.
"Saya selalu berusaha menghindar untuk
menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan
sewenang-wenang karena saya punya jabatan," kata Mahfud.
Sebelumnya, beredar video berdurasi 28
detik di aplikasi perpesanan yang memperlihatkan massa yang didominasi para pria
berbaju muslim mendatangi sebuah rumah.
Di video itu terdengar seorang narator
menjelaskan bahwa video diambil di depan rumah Mahfud MD di Pamekasan,
Madura.
"Rumah Mahfud MD yang di Madura,
Pamekasan, digerebek massa," kata narator dalam video itu.
Polri sendiri telah membubarkan massa
yang mendatangi kediaman ibunda Mahfud tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol.
Trunoyudo Wisnu Andiko ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa, mengatakan
bahwa pembubaran berlangsung kondusif.
Setelah Kapolres Pamekasan mengimbau
massa untuk kembali ke rumah masing-masing, mereka pun membubarkan
diri.
"Kapolres langsung turun membubarkan
secara preemtif atau diimbau dan hanya berlangsung 5 menit, (massa) sudah
kembali naik kendaraan masing-masing," kata Trunoyudo.
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: D.Dj.
Kliwantoro