Laporan Investigasi Pertama Terkait Kecelakaan Pesawat China Eastern Arlines MU5735 Dirilis ; Tiongkok Prihatin atas Aktivitas Web Berbahaya Pemerintah AS

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Apr 21, 2022, 9:33:31 PM4/21/22
to GELORA45_In

Laporan Investigasi Pertama Terkait Kecelakaan Pesawat China Eastern Arlines MU5735 Dirilis

 
 

Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC) pada hari Rabu kemarin (20/4) mengeluarkan laporan investigasi pertama terkait kecelakaan pesawat China Eastern Airlines MU5735 yang terjadi tanggal 21 Maret 2022.

Pada tanggal 21 Maret lalu, pesawat Boeing 737-800 milik Maskapai China Eastern Airlines yang terbang dari Kunming ke Guangzhou jatuh di dekat Kota Wuzhou, Provinsi Guangzhou. Kecelakaan penerbangan ini mengakibatkan sebanyak 123 penumpang dan 9 awak tewas.

Menurut Konvensi Penerbangan Sipil Internasional, dalam waktu 30 hari sejak kecelakaan terjadi, negara pelaku investigasi harus menyerahkan laporan pemeriksaan pertama kepada Organisasi Penerbangan Sipil Internasional dan negara peserta investigasi, isinya biasanya adalah informasi riil yang diperoleh sejauh ini, tidak termasuk analisa kesimpulan kecelakaan.

Menurut investigasi, kualifikasi tim pilot, tim awak dan personel perbaikan pesawat memenuhi standar, surat kelayakan pesawat itu masih berlaku, sedangkan pemeriksaan A (31A) dan pemeriksaan C (3C) terakhir pesawat itu belum melampaui batas waktu pemeriksaan, tidak terdapat laporan kesalahan sebelum terbang, tidak ada barang-barang berbahaya di atas pesawat, fasilitas navigasi dan pengawasan sepanjang rute penerbangan pesawat tersebut berada dalam kondisi normal, dan tidak ada ramalan cuaca yang berbahaya.

Sebelum menyimpang dari ketinggian jelajah, tidak terdapat keabnormalan dalam komunikasi dengan pemandu lalu lintas udara dan perintah kendali, komunikasi antara udara dan darat yang terakhir kali terjadi di pukul 14:16, dua alat perekam pesawat rusak serius dalam tabrakan, sejauh ini, pekerjaan pemulihan data dan analisa sedang dilakukan.

 

Tiongkok Prihatin atas Aktivitas Web Berbahaya Pemerintah AS

 

 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers rutin hari Rabu kemarin (20/4) menyatakan, pihak Tiongkok menyatakan keprihatinan serius terhadap aktivitas web berbahaya pemerintah Amerika Serikat yang tidak bertanggung jawab, mendesak pihak AS untuk memberikan penjelasan dan segera menghentikan aktivitasnya tersebut.

Dilaporkan, Pusat Tanggap Darurat Virus Komputer Nasional Tiongkok (CVERC) baru-baru ini mengeluarkan peringatan dan laporan terkait serangan siber yang dilancarkan oleh pemerintah AS terhadap negara lain. Laporan tersebut mengungkap senjata siber “tipe ringan” yang digunakan secara khusus oleh pemerintah AS, dan platform serangan siber yang dipasang oleh AS di seluruh dunia, serta jumpserver dan jalur VPN yang dipasang AS di Prancis, Jerman, Kanada, Turki dan Malaysia.

Dalam menjawab pertanyaan terkait, Wang Wenbin menyatakan, laporan yang dirilis oleh CVERC tersebut menunjukkan, dalam jaringan utama internet internasional dan infrastruktur informasi penting di seluruh dunia, apabila terdapat perangkat lunak dan keras buatan perusahaan AS, kemungkinan besar dipasang berbagai jenis aplikasi backdoor, oleh karena itu, jaringan utama internet internasional dan infrastruktur informasi penting di seluruh dunia menjadi sasaran serangan siber pemerintah AS.

Wang Wenbin menunjukkan, “selama beberapa waktu ini, dengan dalih meningkatkan kemampuannya, AS dengan sekuat tenaga menghasut berbagai negara, lebih-lebih negara-negara di sekitar Tiongkok, untuk menjalin kerja sama keamanan siber dengan AS, bahkan melaksanakan “penempatan baris depan” kekuatan militer siber. Apakah kerja sama tersebut akan membuka backdoor aktivitas web berbahaya AS? Apakah AS akan menjadikannya sebagai bidak catur untuk menghasut konfrontasi geopolitik? Kami yakin, negara-negara terkait memiliki kesimpulannya sendiri.”

 
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages