Kasih Sayang Ayah Bagaikan Gunung ; Hadiah Istimewa Hari Ayah dari Seniman Tiongkok Han Meilin

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Jun 19, 2022, 9:46:58 PM6/19/22
to GELORA45_In

Kasih Sayang Ayah Bagaikan Gunung

 
 

Lukisan cat minyak ‘Ayah’ adalah karya seniman Tiongkok Luo Zhongli pada tahun 1980. Sosok ayah dalam lukisan ini membuat banyak warga Tiongkok mengenang kembali perasaan kasih-sayang ayah.

Bagi orang Tiongkok umumnya, citra ayah memang selalu serius, diam tetapi giat berkerja, menjadi tulang punggung sekeluarga. Terima kasih atas pengorbanan dan perjuangan ayah bagi sekeluarga. Selamat Hari Ayah!


 

“Kehangatan Kasih-Sayang” Ayah,

Hadiah Istimewa Hari Ayah dari Seniman Tiongkok Han Meilin


 

 

Berkenaan Hari Ayah yang jatuh pada 19 Juni, Profesor Han Meilin yang sekaligus seniman terkemuka dari Universitas Tsinghua Tiongkok mempersembahkan kepada ayah-ayah di berbagai sudut dunia sebuah hadiah istimwa “kehangatan kasih-sayang” alias rangkaian karya porselin berupa baju tebal khas Tiongkok dengan motif atau coraknya seperti aksara piktografis zaman kuno Tiongkok.

Kasih sayang dari seorang ayah selalu terasa hangat, murni dan sedikit “keras”. Cinta ayah yang tercurah untuk anak-anaknya adalah yang sungguh-sungguh dan padat, begitu pula sebaliknya, mereka nampaknya tidak menantikan “balas jasa” dari anak-anak, melainkan hanya sehelai “baju tebal cilik” yang hangat sebagai tanda cinta dari anak-anaknya.

Karya Han Meilin tersebut mengkombinasi aksara zaman kuno dengan baju tebal porselin sehingga memberikan rasa yang sama seperti cinta ayah, sehingga secara visual memberikan kesan sangat kuratif,  lembut, dan hangat. Selagi dipegang di tangan akan terasa sangat keras, berat, dan tahan digembleng, dibakar atau pun diuji oleh waktu.

Motif aksara huruf kuno yang tertera di karya baju tebal porselin adalah hasil penelitian dan ketekunan Han Meilin selama puluhan tahun silam. Dia sejak dulu telah mulai mencatat atau mendokumentasikan puluhan ribu tanda huruf atau aksara piktografis yang terukir di benda-benda budaya peninggalan berupa tulang kura-kura, ukiran batu, mural, tembikar, perunggu, porselin, batu nisan dan genderang batu yang menjadi koleksinya.

Melalui peniruan dan penelitian terhadap aksara piktografis tersebut, Han Meilin pun telah menyelesaikan sebuah buku berjudul “Tianshu” atau “Buku dari Langit”.

Karya “baju tebal” dalam bentuk porselin adalah hasil senirupawan Chao Ziwei yang dulu berguru kepada Han Meilin setelah tamat dari Universitas Tsinghua. Oleh karena itu, karya baju tebal porselin dengan corak aksara kuno tersebut boleh dikatakan adalah hasil ciptaan bersama antara guru dan anak asuhannya.

 


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages