Cristina Escobar

13 views
Skip to first unread message

Tatiana Lukman

unread,
Jun 10, 2022, 9:57:12 AM6/10/22
to 'Jonathan Goeij' via GELORA45

Antek remo, anjing jaga rezim Xi Jin ping pernah menertawakan, menghina Kuba, menyamakan sosialisme dengan kemiskinan. Mao pernah bilang tanpa investigasi orang tak punya hak bicara tentang hal ihwal yang tidak diinvestigasinya itu. Apa sih pengetahuan yang dimiliki oleh otak yang ditaruh didengkulnya antek remo ini tentang Kuba? Apakah antek itu tahu tentang apa saja isi dan dampak dari blockade ekonomi AS sejak Kuba membebaskan diri dari cengkeraman imperialisme AS? Bukan untuk pertama kalinya anjing jaga remo  menelanjangi dirinya sebagai anti-komunis, anti-sosialis dan reaksioner…Memang itulah hakekat ideologi dari revisionisme modern. Siapa yang mau mendengar suara dari Kuba, silahkan mendengarkannya dari seorang warga Kuba.

 

Cristina Escobar di “Cumbre de los Pueblos..” (KTT Rakyat), pertemuan tandingan terhadap pertemuan OAS (Organization of American States)

 

https://youtu.be/HYKyeiBRVOY

 

 

Sent from Mail for Windows

 

Chan CT

unread,
Jun 10, 2022, 7:51:21 PM6/10/22
to Tatiana Lukman, GELORA45_In
Nenek Tatiana ekstrimis yang sudah keluar dari akal sehat manusia, ...! Entah komunis macam apa yang dibela mati-matian dan segala yang berbeda dianggap SALAH dan harus dibasmi! Padahal dalam kenyataan hidup perkembangan masyarakat yang terjadi TIDAK seperti yang dibaca dalam buku, ... BAHKAN Uni Sovyet, negara sosialis pertama didunia yang dijadikan teladan itu sudah ambruk, ... Tapi, tetap saja tidak berani melihat kenyataan didunia ini telah muncul RRT yang maju tegak berdiri dan mampu berhadapan melawan AS!
 
Kalau saja masih menganggap kehidupan Cuba yang masih miskin dan terbelakang begitu TETAP menjadi idola dalam mimpi indahnya, yaaa pertahankan saja begitu terus! Hanya saja, dengan pertumbuhan kemajuan yang begitu lambat, bagaimana mengalahkan negara-negara kapitalis didunia ini??? Kenapa tidak berani membandingkan dengan Iran, misalnya, sekalipun bukan komunis, tapi sementara pakar Taiwan yang melihat perkembangan Iran, menyatakan cukup maju dan dalam menghadapi sanksi AS selama ini juga tetap bisa bertahan dan majuuu, ... Setidaknya bikin pusing dan kewalahan Amerika!
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke gelora1945+...@googlegroups.com.
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/666542555.180592.1654869430853%40yahoo.com.

Tatiana Lukman

unread,
Jun 11, 2022, 7:03:32 AM6/11/22
to Chan CT, GELORA45_In

Anjing budukan rezim remo menggonggong lagi!! Kalau kebetulan menggonggong anti AS, itu bukan karena berpihak kepada rakyat yang berjuang untuk kedaulatan dan kebebasannya, tapi karena membela tuannya, imperialis Tiongkok yang sedang bertempur untuk mendapatkan bagiannya sebagai kekautan imperialis yang sedang berkembang… Sedangkan nenek yang sudah dia hujat bertahun-tahun ini, terus bertambah kawan-kawan seperjuangannya di seantero dunia, yang melawan imperialisme AS, melawan SISTEM KAPITALISME, untuk membangun sebuah masyarakat yang betul-betul berpihak kepada rakyat jelata dan untuk sosialisme sejati, bukan sosialisme gadungan tipe China imperialis!! Anjing budukan pasti tidak mau mendengarkan pidato warga Kuba yang hadir dalam Summit di LA, dan juga video di bawah ini… Ha…ha.. Tatiana yang extremis keluar dari akal sehat manusia???? Lihat para wakil rakyat negeri-negeri yang betul-betul berjuang melawan imperialis AS…dan mendukung KUBA dalam eprjuangan Panjang melawan blockade ekonomi kriminal AS…. Bukannya seperti para penguasa remo China yang melawan AS untuk kepentingan pundi-pundinya sendiri!!!

 

We need a new system! WE need a new society!.....

 

https://youtu.be/_tv_ef6ofQ4

 

 

 

Sent from Mail for Windows

 

Chan CT

unread,
Jun 12, 2022, 11:02:31 PM6/12/22
to GELORA45_In, Tatiana Lukman
Bagaimana bukan nenek ekstrimis yang sudah keluar dari akal sehat manusia, ... Kalau saja berani-beraninya menepuk dada dirinyalah yang selama ini telah berhasil menambah kawan-kawan seperjuanga di seantero dunia melawan imperialisme AS, ... untuk membangun sebuah masyarakat yang betul-betul berpihak kepada rakyat jelata! Membangun sosialisme sejati dan bukan sosialisme gadungan tipe China imperialis! Lalu, dimana itu negara sosisme sejati yang sudah berhasil dibangun itu??? Hahahaaa, ....
 
Nenek yang membutakan diri, TIDAK berhasil melihat KENYATAAN pertarungan didunia yang terjadi, khususnya 40-ana tahun terakhir ini, ... dimana perkembangan ekonomi, militer dan teknologi Tiongkok melesat cepat dan dijadikan “ANCAMAN BERAT” bagi imperialisme AS! Begitu yang diteriakkan Trump dan dilanjutkan Biden sekarang ini, ... Bahkan saat setelah meletus perang Rusia-Ukraina, Biden menyatakan ancaman Rusia hanyalah sementara sedang ancaman Tiongkok lebih berat dan jangka lama, ...! Mengapa?
 
Karena kenyatan yang dihadapi, AS kewalahan menghadapi Rusia di Ukraina yang awalnya hendak dijadikan medan pertempuran menghauskan bahkan merobohkan Rusia, ternyata segala langkah yang diambil tidak hanya mengorbankan rakyat Ukraina saja, tapi juga berdampak menimpa banyak negara di Eropah termasuk dirinya sendiri! Akibat sanksi, embargo produksi gas-minyak Rusia yang dijalankan, bukan menggempur jatuh ekonomi Rusia, sebaliknya mengakibatkan inflasi melambung di dunia, dan membuat banyak negara Eropa kewalahan mendapatkan minyak-gas yang sangat dibutuhkan dari Rusia itu, ... Sanksi mencabut Rusia dari Swift yang semula hendak jatuhkan Rubel, justru sebaliknya meningkatkan nilai Rubel! Rusia membalas sanksi AS dengan menuntut negara-negara yang membeli minyak-gas Rusia harus menggunakan Rubel, ...!
 
Kewalahan dimedan perang Ukraina, AS semula hendak alihkan perhatian kembali ke Asia, hendak ketegangan di selat Taiwan, perairan LTS, ...! Bukan hanya nenek Nancy Pelosi hendak berkunjung ke Taiwan, menjadi pejabat AS tertinggi yang berkunjung resmi ke Taiwan! Setelah ditegur keras juru-bicara Kemenlu RRT, sesaat sebelum terbang dari Jepang berakhir, diberitakan nenek terditeksi positif Corona, harus segera terbang pulang dan batalkan kunjungan ke Taiwan. Hehehee, ... Tidak berani nyeruduk!
 
Lalu, diawal bulan Maret, Biden mengundang pertemuan 5 negara Asean, ternyata hanya PM Li Sianlong dari Singapore seorang yang datang, Yang lain termasuk Menlu Retno dari Indonesia justru menemui Menlu RRT, Wang Yi! Ada pernyataan Li Sianlong yang patut diperhatikan, adalah kenyataan RRT sedang tumbuh menjadi negara kuat dan kenyataan itu tidak seharusnya ditekan, juga tidak ada kekuatan didunia ini yang bisa mencegahnya! Dan tidak seharusnya negara-negara Asia dituntut harus berpihak pada AS atau RRT! Bagaimanapun juga RRT telah memainkan peran yang cukup besar dalam kemajuan ekonomi didunia, sudah terjadi perdangan dengan banyak negara-negara di Asia yang tergantung dan saling menguntungkan, tidak lagi bisa diputus dan tanpa RRT lagi!
 
Hanya saja Li tidak melanjutkan, lhaa, kalau kita berpihak AS dan memusuhi RRT, lalu bisa dapatkan apa? Bukankah pertemuan KTT Asean kemarin ini AS hanya bisa kucurkan 150 juta dollar dan itu untuk kepentingan 10 negara! Sedang RRT dalam membangun jalan KA di Laos saja bisa kucurkan kredit 1 milyar dollar, ...!
 
Begitu juga Prabowo di pertemuan IISS, Sangrila-Singapore kemarin, juga dengan tegas menyatakan hendaknya AS tidak menuntut negara-negara Asean untuk berpihak, ...! Lebih menyetujui kebijakan RRT saja, bagi negara yang bersahabat dengan AS selama ini, tetap boleh saja bersahabat dan bekerjasama dengan RRT, tanpa harus memutus persahabatan dengan AS! Betuuul, ... setiap negara hendaknya bisa TETAP bekerjasama dengan negara manapun demi kemajuan dan kepentingan rakyat banyak! Dan berani menolak setiap “bantuan” yang dianggap merugikan kepentingan rakyat dan bangsanya sendiri!
 
Jangan lagi percaya apalagi masih terus menghayalkan “bantuan” AS yang kenyataan selama lebih 77 tahun ini bikin celaka dan penderitaan bagi rakyat Indonesia, ...!
3BAB155AEA0140B9A4648AF8EE23614C.png

Tatiana Lukman

unread,
Jun 13, 2022, 3:20:50 AM6/13/22
to Chan CT, 'Jonathan Goeij' via GELORA45

Sudah lama dibuktikan revisionisme sebagai ideologi borjuis dan berkolaborasi dengan imperialisme… Sudah dibuktikan juga revisionisme modern lah yang membuat sosialisme hancur di Uni soviet dan tiongkok dan hasilnya restorasi kapitalisme… Hanya orang-orang yang  DENGAN SENGAJA MEMBUTAKAN DIRINYA dan karena itu terus bicara tentang Rusia/Putin dan Xi Jin ping yang “komunis” …Bahkan ada jenderal TNI yang jauh lebih cerdas dari orang-orang remo yang sadar dan selalu bilang Tiongkok adalah kapitalis… Hanya mereknya yang dijual seperti pepesan kosong kemana-mana….

 

Sekali lagi bagi orang yang masih membutakan diri dan tidak tahu membedakan antara sosialisme dan kapitalisme, antara sosialisme dan imperialisme: China serta anjing-anjing buduknya berkoar-koar anti AS karena PERSAINGANNYA UNTUK MENDAPATKAN PENGARUH POLITIK YANG MEMBUKA JALAN BAGI PENGURASAN SUMBER BAHAN BAKU DI NEGERI-NEGERI DUNIA KETIGA.. SEMUA VIDEO TENTANG BAGAIMANA KAUM KAPITALIS MEMERAS DAN MENGHISAP RAKYAT NEGERI-=NEGERI TETANGGA SEPERTI LAOS, KAMBOJA DAN NEGERI-NEGERI AFRIKA TAK PERNAH BISA DIJAWAB OLEH CENTENG CHAN!!!!

 

SUNGGUH MENJIJIKKAN….INILAH SALAH SATU ASPEK DARI “SOSIALISME DENGAN CIRI CHINA”…….

 

 



0:02 / 9:26

Prostitution Street in Shanghai China full - 中國上海賣淫街

 

https://youtu.be/w_qVeIUZdbE

3BAB155AEA0140B9A4648AF8EE23614C.png

Chan CT

unread,
Jun 14, 2022, 3:48:06 AM6/14/22
to Tatiana Lukman, GELORA45_In
Bahwa remo PKUS berkolaborasi dengan imperialisme TIDAK ADA yang menyangkal! Dan sudah terbukti akhirnya ambruk dengan sendirinya, ...
 
Tapi, TIDAK begitu dengan PKT, setelah mengoreksi KESALAHAN yang terjadi diawal 30 tahun RRT, dengan kembali meneruskan KEBENARAN Revolusi Demokrasi Baru Mao Zedong yang zenial itu, kembali memperkenankan kapitalis hidup dan berkembang kembali, ... Justru membuktikan lebih lanjut KEBENARAN teori Revolusi Demokrasi Baru Mao Zedong yang mempu mengejar ketertinggalan, keterbelakangan dan kemiskinan masyarakat menjadi sedikit makmur dan, ... akhirnya akan mewujudkan masyarakat sosialisme didunia nyata dengan mengalahkan kapitalisme/imperialisme didunia ini!
 
BRI (Belt and Road Initiative), Satu Jalan Satu Sabuk atau jalan Sutera yang sedang digencarkan RRT belasan tahun terakhir ini jelas disambuat baik banyak negara didunia, sudah mencapai 149 negara tergabung, dan menunjukkan keberhasilan RRT yang luar biasa sehingga menjadi “ANCAMAN BERAT” AS, ...! Jangankan tetangga dekat Laos, Kamboja tahun-tahun terakhir ini GDB nya juga ikutan naik lebih 5%, begitu juga dibanyak negara Afrika, juga negara kecil kepulauan seperti Solomond bahkan negara-negara tetangga Amerika sendiri, mulai berontak melepaskan diri dari cengkram AS dan berpaling pada RRT!
 
Hanya nenek Tatiana menjadi orang aneh yang terkurung dalam tempurung tertidur dalam mimpi ditahun 60-an saja TIDAK MELIHAT keberhasilan RRT, ... Yang disoroti setitik sudut gelap yang tertinggal belum beres, ... dan itulah yang diangkat sebagai gajah besar RRT!
10D459E5AB6C47409325002B65D678D5.png

Chan CT

unread,
Jun 16, 2022, 10:05:41 AM6/16/22
to Tatiana Lukman, GELORA45_In
Sebenarnya saja kontradiksi atau kesatuan dari segi-segi yang bertentangan itu senantiasa terkandung KESATUAN dan PERJUANGAN dari segi-segi yang bertentangan itu. Bahkan “kesatuan” dan “perjuangan” itu akan terjadi silih berganti sesuai perubahan kekuatan kondisi segi-segi yang berkontradiksi itu. TIDAK BISA begitu saja dikatakan berkolaborasi saat terjadi “kesatuan”, ... Sungguh tergantung pada situasi, kondisi kekuatan segi-segi yang bertentangan itu!
 
Filsafat perang Sun Tsu yang dipegang kuat dan dikonsekwenkan dalam perjuangan oleh Mao Zedong itulah yang membimbing perjuangan Revolusi Tiongkok sampai mencapai kemenangan! “Musuh kuat kita menyingkir, musuh lelah kita ganggu, musuh lemah kita gempur!” Jadi, masalah utamanya harus dengan cerdas dan TEPAT menilai kekuatan sendiri dan kekuatan musuh, jangan subjektif menggelembungkan kekuatan sendiri dan mengecilkan kekuatan musuh atau sebaliknya, ...! Artinya, saat kekuatan kita masih kecil dan sangat lemah, jangan melancarkan pertempuran konvensional, melawan berhadapan dengan “gagah berani”, tapi menyingkirlah dahulu. Ajak musuh berputar-putar main kucing-kucingan, ... ganggulah saat musuh lelah dan beristirahat atau temukan tempat dengan posisi yang strategis dan menguntungkan bagi menggempur sebagian kekuatan musuh yang lebih lemah.
 
Tentu, kalau saja sudah saatnya menggempur musuh, tapi kita masih saja menyingkir, itu bisa dikatakan ngiprit, ... melarikan diri! Kalau saja kita tidak melawan hanya untuk mempertahankan kesatuan, itu bisa dikatakan berkolaborasi. Melepas prinsip dan merugikan perjuangan secara menyeluruh, ...
 
Bahkan Mao Zedong berani terbang dari Yen An ke Chong Qing (29-08 s/d 10-10-1945) selama 43 hari melangsungkan perundingan dengan Jiang Jieshe (Tjiang Kaisek). Kenapa? Karena menyadari kekuatan PKT ketika itu masih jauh lebih kecil dan lemah ketimbang kekuatan KMT, berusaha menemukan jalan damai untuk mengurangi pengorbanan rakyat! Setelah jalan kompromi yang bisa diajukan PKT mencapai perdamaian tidak juga bisa diterima KMT, tentu perang pembebasan berlanjut, ... Kalau saja saat itu PKT menerima tuntutan KMT melepas seluruh daerah basis, sedang tentara merah harus sepenuhnya tergabung dalam tentara nasional dibawah komando Jiang, itu namanya berkolaborasi!
 
Setelah mencapai Kemenangan menyeluruh mendirikan RRT, sekalipun menghadapi blokade sejagad AS dan PKUS dengan perlawanan gigih membangkitkan semangat tinggi BERDIKARI, Mao memimpin seluruh rakyat Tiongkok membangun dasar ekonomi dengan baik, sampai tahun 1964 berhasil meledakkan bom-Atom, lalu berlanjut 1971 berhasil meluncurkan satelite pertama, ... Jebollah blokade sejagad AS itu dan akhirnya presiden Nixon terpaksa terbang ke Beijing bersalaman dengan Mao!
 
Hanya saja sayang Mao terlalu cepat meninggal, 9 Sept 1976, seandainya saja bisa 10 tahun lebih lambat, pasti bisa menyetujui langkah Reformasi dan Keterbukaan, “Jalan Sosialisme Berkarakter Tiongkok” yang diambil Deng Xiaoping, karena hakekatnya adalah jalan Revolusi Demokrasi Baru nya Mao Zedong itu! Jadi, dimasyarakat masih sangat miskin, tenaga produksi masih terbelakang, ... tidak melancarkan revolusi sosialisme dengan membabat kapitalis, tapi TETAP memperkenankan kapitalis tumbuh berkembang ikut mendorong maju dan percepat industrialisasi dan meningkatkan kemakmuran masyarakat lebih dahulu! Setelah mencapai kemakmuran cukup tinggi, begitu pernyataan Marx “masyarakat Sosialisme merupakan kelanjutan masyarakat Kapitalisme tingkat tinggi”, dan tidak disaat kapitalis baru tumbuh dan masyarakat masih sangat miskin, ... Dengan kata lain, yang kemudian dikatakan Deng, “Kemiskinan bukan sosialisme!”, “Sosialisme BUKAN meratakan kemiskinan!”
 
Jadi, setelah RRT menempuh Jalan Sosialisme Berkarakter Tiongkok 40 tahun terakhir ini, nampak yang terjadi BUKAN kapitalis yang dilorot, dimiskinkan menjadi proletariat, tapi sebaliknya proletariat, buruh dan tani yang HARUS diangkat menjadi kapitalis-kapitalis pemilik saham, yang juga memiliki rumah, mobil dan segalanya, ... Bersama-sama MAKMUR! Itulah masyarakat adil dan makmur, dengan kata lain masyarakat sosialisme yang kita mimpikan!
 
 
 
Sent: Thursday, June 16, 2022 12:40 AM
To: Chan CT
Subject: RE: [GELORA45] Sosialisme sejati dan gadungan ==> Cristina Escobar
 

Anjing jaga budukan masih terus ngeyel seolah-olah kaum remo China tidak berkolaborasi dengan imperialisme AS…Lha wong modalnya lembaga-lembaga imperialis seperti Bank dunia, IMF juga disambut, kok masih punya muka budukan untuk ngeyeeeel teruuus!!! 

 

Terus membutakan mata yang sudah terjuling-juling tak bias melihat kebenaran lagi…Anti-imperialis AS zaman Mao sama dengan solidaritas dengan perjuangan rakyat AA dan AL seperti jelas tergambar dalam poster di bawah ini…

 

Sekarang berkoar-koar anti AS karena rebutan daerah pengaruh ekonomi dan politik, rebutan bahan baku, rebuatn pasar dunia!! Ya memang hanya kaum remo serta anjing-anjing jaganya yang masih terus berilusi untuk menyelimuti kebusukan dan pengkhianatannya kepada perjuangan anti imperialis rakyat sedunia…

27E2C5F3087D4D8198A4925D5DE73510.jpg
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages