Kehadiran Kepala Negara Tiongkok dan Rusia Patut Di Olimpiade Musim Dingin Patut Dinantikan

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Dec 16, 2021, 8:26:56 PM12/16/21
to GELORA45_In

Kehadiran Kepala Negara Tiongkok dan Rusia Patut Di Olimpiade Musim Dingin Patut Dinantikan

Mengenai pertemuan virtual kepala negara Tiongkok dan Rusia, Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Yue Yucheng mengatakan, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah dengan sukses mengadakan pertemuan virtual ke-2 tahun ini. Ini juga merupakan pertemuan ke-37 kedua kepala negara.

Kali ini, pertemuan kedua kepala negara ini berlangsung selama satu setengah jam, interpretasi simultan juga satu setengah jam, kedua pihak bertukar pendapat secara luas dan mendalam mengenai hubungan kedua negara dan kerja sama pragmatis, kkerja sama strategis internasional dan sejumlah masalah lainnya. Suasananya cukup bersahabat.

Pertemuan kedua kepala negara ini meninggalkan banyak cerita bersahabat selama 8 tahun ini, dan telah memupuk persahabatan yang mendalam. Mereka pernah bersama-sama menonton pertandingan bola, merayakan HUT, dan naik kereta api cepat, kedua kepala negara dapat dikatakan sudah menjadi sahabat baik, teman lama dan sahabat sejati yang sesungguhnya.

Tanggal 4 Februari tahun depan adalah hari pembukaan Olimpiade Musim Dingin, atas undangan, Presiden Putin akan menghadiri acara pembukaan tersebut. Kehadiran Presiden Putin dalam acara pembukaan Olimpiade adalah balasan terhadap percobaan politisasi olahraga. Olimpiade Musim Dingin kali ini kebetulan pada Tahun Baru Imlek Tiongkok, maka kali ini adalah janji Olimpiade Musim Dingin sekaligus janji Tahun Baru Imlek.

Presiden Putin akan menghadiri acara pembukaan sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek, dan ini mempunyai makna yang istimewa. Ini merupakan pertemuan tatap muka petama sejak terjadinya pandemi dan mempunyai makna yang sangat penting. Tiongkok sedang melakukan persiapan, dan pada saatnya kedua pihak juga akan mengemukakan pernyataan bersama yang penting.

Berkenaan pertemuan virtual kepala negara Tiongkok dan Rusia, Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Yue Yucheng mengatakan, tahun ini adalah tahun untuk memperdalam kerja sama strategis kedua negara.  Kepala kedua negara dalam pembicaraannya menyatakan akan dengan tegas membela sistem internasional dengan PBB sebagai inti dan tata tertib internasional yang berdasarkan hukum internasional. Presiden Xi Jinping menunjukkan, demokrasi adalah nilai bersama manusia, adalah hak rakyat berbagai negara.

Baik atau tidaknya demokrasi satu negara, dan bagaimana negara tersebut melakukan demokrasi dengan baik seharusnya ditentukan oleh rakyat negeri masing-masing. Dalam bidang hubungan internasional, demokratisasi hubungan internasional, dan urusan internasional hendaknya dibahas bersama, inilah tren umum yang dapat diterima oleh umum.

Presiden Putin juga menyinggung pendirian pemerintah Tiongkok pada masalah Taiwan, dan Rusia akan memberi dukungan yang paling tegas. Dalam bidang membela tata tertib internasional yang berdasar pada hukum internasional, Rusia akan mengadakan kerja sama yang paling erat dengan Tiongkok, dua ‘paling’ ini sepenuhnya mencerminkan kerja sama strategis paling erat antara Tiongkok dan Rusia.

Selain itu, Presiden Putin juga menyatakan bahwa Rusia dengan tegas menentang unilateralisme dan politik kekuasaan, dengan tegas menentang pembentukan kelompok kecil di Asia Pasifik yang ditujukan pada Tiongkok dan Rusia. Hubungan Tiongkok - Rusia sedang berada pada periode terbaik dalam sejarah, hubungan Tiongkok - Rusia telah menjadi hubungan antar negera besar yang paling tinggi saling percaya, level kerja sama dan nilai strategisnya.


Dalam pertemuan virtual kepala negara Tiongkok dan Rusia, Wakil Menlu Tiongkok Le Yucheng mengatakan, kedua kepala negara mengenang kembali perkembangan hubungan Tiongkok-Rusia selama setahun ini. Dapat dikatakan bahwa tahun 2021 adalah tahun yang menghubungkan sejarah dan masa depan hubungan Tiongkok-Rusia. Tahun ini merupakan genap 20 tahun penandatanganan “Perjanjian Rukun Tetangga dan Persahabatan Tiongkok-Rusia”, kedua kepala negara telah mengumumkan perpanjangan perjanjian tersebut dan memberikan makna zaman yang baru.

Hubungan Tiongkok-Rusia akan berkembang dari titik tolak yang lebih tinggi, sehingga tahun ini juga merupakan tahun panen kerja sama pragmatis hubungan kedua negara. Pemimpin kedua negara juga menyebut bahwa rekor tertinggi perdagangan dalam sejarah telah tercipta tahun ini, yaitu pada 11 bulan pertama tahun ini, sudah tercatat mencapai lebih dari US$130 miliar.

Yang sangat patut disebut ialah, “tahun inovasi iptek” yang baru ditutup tahun ini, yaitu pada tahun lalu dan tahun ini, seribu lebih proyek inovatif iptek telah diadakan, kerja sama serangkaian proyek besar strategis pun telah didorong dengan lancar, di antaranya, kerja sama energi Tiongkok-Rusia sangat luas, meliputi kerja sama migas, batu bara, listrik dan nuklir serta seluruh rantai industri hulu dan hilir. Tahun ini, pasokan energi Rusia kepada Tiongkok bertambah banyak, dan telah memberikan bantuan yang besar terhadap pemanas musim dingin di Tiongkok.

Ciri khas kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Rusia ialah, semakin pragmatis dan praktis, serta menyejahterakan rakyat. Banyak hasil kerja sama memasuki rumah orang biasa. Misalnya, pipa gas alam Tiongkok di bagian timur Tiongkok menyediakan gas alam dari Rusia kepada rakyat setempat.

Dalam CIIE Shanghai ke-4, permen dan es krim dari Rusia laris dijual dalam beberapa detik saja melalui penjualan live streaming, komoditas senilai 4,6 juta RMB habis terjual.

Selain itu, ponsel Huawei dan Xioami Tiongkok menduduki 50% pasar Rusia, mobil Tiongkok juga semakin digemari di pasar Rusia. Menurut statistik, di antara setiap 13 mobil di Rusia terdapat satu mobil dari Tiongkok yang dijual di Rusia.

Semua contoh tersebut mencerminkan bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Rusia semakin menyejahterakan rakyat.



Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages